Anda di halaman 1dari 2

BAB I PENDAHULUAN

Sindrom koroner akut (SKA) merupakan keadaan darurat jantung dengan


manifestasi klinis rasa tidak enak di dada atau gejala lain sebagai akibat
iskemia miokardium. SKA terdiri atas angina pektoris tidak stabil, infact
myocard acute (IMA) yang disertai elevasi segmen St dan penderita dengan
infark miokardium tanpa elevasi S. SKA ditetapkan sebagai
m a n i f e s t a s i k l i n i s p e n ya k i t a r t e r i koroner.

Penyakit jantung koroner (!"K) merupakan manifestasi utama proses


aterosklerosis. #aitu suatu fase akut dari Angina !ektoris ak Stabil (A! S) yangdisertai
IMA gelombang $ (IMA%$) dengan non S elevasi (&S 'MI) atau tanpagelombang $
(IMA% $) dengan S elevasi (S 'MI) yang terjadi karena adanyat r o m b o s i s a k i b a t
d a r i r u p t u r p l a k a t e r o s k l e r o s i s ya n g t a k s t a b i l ( u l n e r a b l e ) . Sindrom
ini menggambarkan suatu penyakit yang berat, dengan mortalitas tinggi.Mortalitas
tidak tergantung pada besarnya prosentase stenosis (plak) koroner, namun lebi
sering ditemukan pada penderita dengan plak kurang dari *+ -+ y a n g t i d a k
s t a b i l , ya k n i f i b r o u s c a p d i n d i n g ( p u n g g u n g ) p l a k ya n g t i p i s d a n

muda erosi atau ruptur. erminologi sindrom koroner akut berkembang selama/ +
ta un terak ir dan tela digunakan secara luas. 0al ini berkaitan
d e n g a n patofisiologi secara umum yang diketa ui ber ubungan dengan kebanyakan
kasusangina tidak stabil dan infark miokard1 baik Angina tidak stabil, infark
miokardt a n p a gelombang $, dan infark miokard gelombang $
m e m p u n ya i s u b s t r a t patogenik umum berupa lesi aterosklerosis pada arteri korone

erminologi yang akan sering dipakai pada penderita Angina !ectoris adala
perasaan 2berat3, 2sesak3, 2ditekan3, 2didorong3 atau 2diremas3.
Angina! e c t o r i s yang k as biasanya akan terasa di tenga
d a d a 4 b e l a k a n g s t e r n u m (retrosternal) dan akan menjalar ke dagu dan4atau ke
lengan. Angina bisa rasanyad a r i n ye r i r i n g a n s a m p a i k e p a l i n g n ye r i d a n
t i m b u l k e r i n g a t a n d i n g i n d a n perasaan cemas. Kadang kala akan berserta dengan
sesak nafas. Angina seringdipicu dengan aktivitas fisik terutama setela makan dan pada
cuaca yang dingin,dan kebanyakan dicetus ole perasaan mara atau gembira.
&yeri akan ilang

2
cepat (biasanya berapa menit) dengan istira at. Kadang kala perasaan itu
akan ilang sendiri dengan teruskan aktivitas. Istila A5S banyak digunakan
saat iniuntuk menggambarkan kejadian yang ga6at pada pembulu dara koroner.
A5Sm e r u p a k a n s a t u s i n d r o m ya n g t e r d i r i d a r i b e b e r a p a p e n ya k i t
k o r o n e r ya i t u , unstable angina, Acute Myocardial Infarction dengan segmen S
elevasi (S 'MI)dan Acute Myocardial Infarction tanpa segmen S elevasi
(&S 'MI), maupunangina pektoris pasca infark atau pasca tindakan
intervensi koroner perkutan.Alasan rasional menyatukan semua penyakit itu dalam
satu sindrom adala karenamekanisme patofisiologi yang sama. Semua
disebabkan ole terlepasnya plak yang merangsang terjadinya agregasi
trombosit dan trombosis, se ingga padaak irnya akan menimbulkan stenosis atau
oklusi pada arteri koroner dengan atautanpa emboli. Sedangkan letak perbedaan
antara angina tak stabil, infark &on% elevasi S dan dengan elevasi S adala
dari jenis t rombus yang menyertainya.A n g i n a t a k s t a b i l d e n g a n t r o m b u s
mural, &on%elevasi S dengan t r o m b u s inkomplet4nonklusif, sedangkan
pada elevasi S adala trombus komplet4oklusif.