Anda di halaman 1dari 2

ALKOHOL

Jenis : Minuman tradisional (contoh tuak, ballo, dll). Minuman lokal (bir bintang, dll).
Minuman import (Wine, Vodka, Jack Daniels, XO, Whisky).
Gejala intoksikasi : Euforia, cadel, nistagmus, bradikardi, hipotensi, kejang, koma. Pada
intoksikasi berat, refleks menjadi negatif.

OPIOID
Beberapa golongan opioid : morfin, petidin, heroin, metadon, kodein. Opioid yang paling
sering disalahgunakan adalah heroin.
Akibat penyalahgunaan heroin : infeksi (hepatitis, HIV), trauma lokal pada jaringan saraf
akibat injeksi, gejala withdrawal (perilaku agresif), depresi berat hingga skizofrenia,
kematian (akibat overdosis, dll).

AMFETAMIN
Jenis dan sediaan : Amfetamin (injeksi atau tablet), Ectasy (pil, tablet atau kapsul), Shabu
(berbentuk kristal putih).
Akibat penyalahgunaan heroin : Gangguan fisik (takikardia, gangguan ginjal, hepatitis, HIV-
AIDS), gangguan psikiatri (euforia, perilaku agresif, confusional state, psikosis paranoid
sampai skizofrenia, halusinasi, depresi berat).

GANJA
Sediaan : Berbentuk serpihan daun, dikonsumsi dengan cara dihisap.
Akibat penyalahgunaan ganja : Gangguan sistem reproduksi (infertilitas, impotensi,
kehilangan libido, menstruasi terganggu), kanker (mengandung agen karsiogenik), gangguan
saraf (sakit kepala), gangguan psikiatri (gangguan memori, anxietas, panik, depresi, perilaku
antisosial).

KOKAIN
Sediaan : Berbentuk bubuk putih.
Akibat penyalahgunaan kokain : Penggunaan snorfing: pilek terus menerus, luka pada
rongga hidung, sinusitis. Penggunaan inhalasi (merokok): tenggorokan, bronkitis,
bronkopneumoniae. Penggunaan injeksi: infeksi lokal, infeksi sistemik, HIV, AIDS, hepatitis.
BENZODIAZEPIN
Sediaan : Tablet (nitrazepam, diazepam, flurazepam, bromazepa, dll) dan injeksi (diazepam)
Akibat penyalahgunaan heroin : Perilaku agresif (terutama dalam keadaan intoksikasi),
anxietas, panik, confusional state, withdrawal state menyebabkan perilaku agresif dan
violence.