Anda di halaman 1dari 3

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu
Pendahuluano Guru memberi salam kepada siswa dilanjutkan
berdoa untuk memulai pelajaran

o Guru menanyakan kabar siswa


Guru menggunakan metode ceramah plus, dimana
adanya tanya jawab terkait apabila ada siswa yang 10 Menit
terlihat lesu atau sakit

o Guru mengabsen siswa

o Guru menanyakan apakah siswa sudah sarapan atau


belum

o Guru mengajak siswa bernyanyi sebelum memulai


pelajaran

o Guru meminta siswa berhitung mulai dari 1 hingga


seluruh jumlah siswa, mulai dari depan hingga belakang.
Tujuan guru melakukan ini yaitu agar siswa mengetahui
jumlah keseluruhan di kelasnya, agar guru dengan
mudah menerapkan model Think Pair and Share(TPS)

Inti o Guru menjelaskan materi tentang hak


Pada saat guru menjelaskan materi tentang hak anak baik
di rumah, guru menggunakan metode ceramah plus, yaitu
dimana guru sedikit ceramah dan didominasi dengan
tanya jawab kepada siswa. Tanya jawabnya terkait
dengan apa yang mereka tahu tentang hak.

o Guru mengambil studi kasus


Ketika ada yang terlihat tidak semangat belajar dan 20 menit
terlihat lesu, disitu guru dapat meneliti apakah anak
tersebut sudah sarapan atau belum. Ketika anak tersebut
belum sarapan, maka anak ini bisa dijadikan contoh
terkait hak anak yang tidak terpenuhi di rumah, yaitu hak
untuk mendapatkan makanan.

o Guru meminta setiap siswa berpikir tentang hak apa


saja yang didapat di rumah
Disini lah model TPS dimulai, yaitu pada saat siswa
diminta untuk berpikir tentang hak yang mereka dapat
sebelum berangkat sekolah, disini siswa sudah
menerapkan Think

o Guru membagi siswa dalam beberapa pasangan,


setiap kelompok atau pasangan terdiri dari dua
orang.
Disini guru telah menggunakan strategi kooperatif,
dimana belajar bukanlah secara individual. Setiap siswa
bebas memilih pasangannya, akan tetapi supaya lebih
efesien maka pasangannya akan lebih baik jika teman
sebangku saja.

o Siswa masing-masing duduk dengan pasangan masing-


masing

o Guru meminta siswa saling bertukar pikiran dengan


pasangan atau kelompoknya dan mencatat apa saja
hak yang didapatkan temannya di rumah.
Disini awalnya siswa diminta berpikir sendiri mengenai
hak itu apa dan apa saja hak yang mereka dapat di
rumah.
Setelah itu, siswa saling bertukar pikiran atau mengajak
pasangannya saling membantu apabila hasil
pemikirannya kurang tepat, hal ini menggunakan metode
peer teaching.
Maka pada saat ini lah siswa mulai PAIR, yaitu mencari
sebuah kesimpulan dengan temannya. Pair merupakan
salah satu bagian dari model TPS.

o Guru mengamati siswa yang sedang berdiskusi


Pada saat ini lah guru menilai proses pembelajarannya,
apakah siswa aktif atau tidak. Karena pada strategi
kooperatif harapan pencapainnya yaitu siswa dapat aktif.

o Guru meminta setiap pasangan atau kelompok maju


ke depan kelas untuk menceritakan hak yang mereka
dapat di rumah maupun di sekolah
Pada saat inilah situasi SHARING akan terlaksana,
Sharing merupakan salah satu bagian dari model TPS.
Dimana siswa akan mengkomunikasikan hasil diskusi
dengan pasangannya di depan kelas. Pada saat itu juga
akan terjadi metode ceramah plus, akan ada tanya jawab
ketika ada pasangan lainnya yang belum paham.
Penutup o Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
bertanya mengenai materi yang belum dimengerti.
Pada saat ini lebih ditekankan kepada metode ceramah
plus 5 menit

o Siswa bersama-sama membuat kesimpulan tentang


materi yang diajarkan.
Pada saat ini ditekankan pada metode resitasi, yaitu
siswa bersama-sama membuat kesimpulan terkait hak
anak dirumah seperti hak untuk bermain, belajar dengan
gembira, dan bahkan hak untuk didengar pendapatnya.

o Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan


berdoa bersama-sama.