Anda di halaman 1dari 1

RS BRAYAT MINULYA TIME OUT

SURAKARTA

No.Dokumen No.Revisi Halaman

0 1/1
01 01 02 00 018

Standar Tanggal Terbit Ditetapkan oleh:


10 Januari 2014 Direktur Utama
Prosedur
Operasional
dr. C.Sri Gunawan,M.Kes.

Pengertian Adalah tindakan verifikasi sebelum pasien dilakukan insisi pembedahan

Tujuan Umum :
Meningkatkan keselamatan pasien yang akan menjalani tindakan
pembedahan
Khusus :
1. Mencegah terjadinya kesalahan pasien, lokasi pembedahan dan
prosedur pembedahan
2. Meningkatkan kerjasama tim bedah

Kebijakan Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Brayat Minulya Surakarta No:
001/SK/Keb-RSBM/I/14 tentang Kebijakan Pelayanan di Rumah Sakit
Brayat Minulya Surakarta

Prosedur 1. Pasien sudah dalam keadaan terbius, siap di meja operasi ,sudah
dilakukan antiseptik dan draping.
2. Anggota tim bedah memperkenalkan diri sesuai dengan perannya
masing -masing.
3. Operator menyebutkan nama pasien, lokasi (sisi) yang akan
dioperasi, prosedur yang akan dilakukan dan kemungkinan kendala
atau penyulit
4. Dokter anestesi menyampaikan kemungkinan ada atau tidaknya
kesulitan dalam proses anestesi dan langkah antisipasinya
5. Perawat instrumen menyampaikan tentang kelengkapan dan jumlah
kasa, alat, jarum, dan kesterilan secara verbal.
6. Perawat sirkuler menyampaikan tentang foto rotgen sudah
terpasang/belum, profilaksis sudah masuk atau belum
Bila semua sudah dikonfirmasi dan setuju, perawat sirkuler
memimpin doa sebelum tindakan pembedahan dimulai

Unit/ Instalasi Terkait Instalasi Bedah Sentral

Standar Prosedur Operasional Instalasi Bedah Sentral RS Brayat Minulya Surakarta 24