Anda di halaman 1dari 11

DISKUSI PENENTUAN

LOKASI EMBUNG
AIR BAKU

DETAIL DESAIN PENYEDIAAN AIR BAKU


DI KELURAHAN RUMBAI, KECAMATAN RUMBAI
KOTA PEKANBARU
T.A. 2017
Latar belakang :
Balai Wilayah Sungai Sumatera III akan terus meningkatkan pendaya gunaan
sumber daya air khususnya program penyediaan air baku untuk berbagai
keperluan. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pada tahun anggaran 2017
berlokasi di Kelurahan Rumbai Bukit Kecamatan Rumbai Provinsi Riau.
Semakin meningkatnya jumlah penduduk di Kecamatan Rumbai, maka
kebutuhan akan air baku terutama untuk air bersih (air minum) dirasakan
sangat perlu untuk dikembangkan pula seiring dengan pembangunan yang
semakin pesat dan terbatasnya ketersediaan sumber air, maka pengembangan
dan pemanfaatan sumber air yang ada tersebut perlu di upayakan secara
efisien dan optimal. Kelurahan Rumbai Bukit terdapat sumber air di Sungai
Takuana. Untuk memenuhi beragam kebutuhan air, Penduduk/Masyarakat
Rumbai Bukit saat ini memanfaatkan beberapa sumber air, seperti dari sungai,
sumur dan air hujan.
Disamping keterbatasan sumber air yang ada, faktor pemanfaatan sumber air
juga perlu diperhatikan mengingat pada umumnya sebagian besar penduduk
setempat masih memanfaatkan sumber air secara tradisional dan sederhana
sekali, sehingga konsep pengembangan dan pemanfaatan yang efisien secara
optimal masih belum tercapai.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka harus dibuat suatu konsep
pengembangan yang mengarah kepada pemanfaatan sumber air untuk
kebutuhan air baku secara optimal dengan menggunakan teknologi yang bisa
diterima oleh masyarakat setempat. Diharapkan pengembangan sumber air
untuk kebutuhan air baku dapat membantu meningkatkan pelayanan air
bersih di Kelurahan Rumbai Bukit Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru.
Kota Pekanbaru

Kecamatan Rumbai
Deskripsi Lokasi Pekerjaan :
Kelurahan Rumbai Bukit
Kota Pekanbaru merupakan ibukota sekaligus kota terbesar di Provinsi Riau. Secara geografis
Kota Pekanbaru berada antara 101 14 - 101 34 Bujur Timur dan 0 25 - 0 45 Lintang
Utara serta diapit oleh Kabupaten Siak, Kampar dan Pelalawan. Luas wilayah Kota Pekanbaru
sebesar 632,26 km2 atau 0,71 persen dari total luas wilayah Provinsi Riau.
Struktur daratan Kota Pekanbaru relatif datar dengan struktur tanah pada umumnya terdiri
dari jenis aluvial dengan pasir. Sedangkan daerah pinggiran kota pada umumnya terdiri
dari jenis tanah organosol dan humus yang merupakan rawa-rawa yang bersifat asam, sangat
kerosif untuk besi.
Orientasi Lapangan :
Arahan dari direksi pekerjaan dan PDAM Kota
Pekanbaru, lokasi yang akan dibuat embung air baku
sebagai berikut :

N
E
X
T

S
L
I
D
E
Sungai Takuana
Identifikasi
Telah ada pengambilan air dari Sungai Takuana oleh perusahaan penangkaran ikan.
Pengambilan air tersebut dijadikan embung/tampungan air
Jika dibuat embung lagi disisi intake perusahaan tersebut akan mengakibatkan
konflik dengan perusahaan tersebut.
Ketersediaan air sangat kecil, apabila dibuat embung dibahagian hilir intake
perusahaan tersebut.
Untuk mengatisipasi akan terjadinya permasalahan dikemudian hari, perlu dilakukan
pengalihan lokasi rencana embung/waduk air baku
Rencana titik point bendung untuk embung disarankan dihulu titik point pengambilan
perusahaan tersebut dengan catatan perlu dilakukan rapat mediasi dengan
perusahaan tersebut, mengingat apabila titik point bendung untuk embung/waduk
air baku yang akan direncanakan dihulu dari titik point pengambilan perusahaan ini
akan mengakibatkan pasokan air ke embung/waduk perusahaan tersebut akan
terganggu.
Perlu dievaluasi SIPA (surat izin pengambilan air) perusahaan tersebut, apakah telah
ada atau belum ada, dimana SIPA dikeluarkan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera 3.
Berikut diberikan rencana alternatif lokasi titik point bendung untuk embung/waduk
Rencana Alternatif :