Anda di halaman 1dari 20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMAN 2 Garut


Mata pelajaran : Matematika (Wajib)
Materi Pokok : Fungsi
Kelas/Semester : X/ 1
Alokasi Waktu : 12 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia
KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.4 Menjelaskan dan menentukan - Menentukan notasi suatu fungsi
fungsi (terutama fungsi linear, linear, fungsi kuadrat, dan
fungsi kuadrat, dan fungsi fungsi rasional.
rasional) secara formal yang - Menentukan daerah asal suatu
meliputi notasi, daerah asal, fungsi linear, fungsi kuadrat,
daerah hasil, dan ekspresi dan fungsi rasional melalui grafik.
simbolik, serta sketsa grafiknya - Menentukan daerah hasil suatu
fungsi linear, fungsi kuadrat, dan
fungsi rasional melalui grafik.
- Menentukan hasil operasi
penjumlahan pada fungsi.
- Menentukan hasil operasi
penjumlahan dan pengurangan
pada fungsi.
- Menentukan hasil operasi
perkalian dan pembagian fungsi.
- Menentukan hasil operasi
komposisi pada fungsi.
3.5 Menjelaskan fungsi invers - Memahami definisi fungsi invers.
dan sifat-sifatnya serta - Menentukan invers suatu fungsi.
menentukan eksistensinya. - Menemukan sifat-sifat fungsi
invers.
4.3 Menyelesaikan masalah - Menggunakan konsep daerah
kontekstual yang berkaitan asal fungsi untuk menyelesaikan
dengan daerah asal dan masalah kontekstual tentang
daerah hasil fungsi. fungsi.
- Menggunakan konsep daerah hasil
fungsi untuk menyelesaikan
masalah kontekstual tentang
fungsi.
4.4. Menyelesaikan masalah - Menyelesaikan masalah
yang melibatkan operasi kontekstual yang berkaitan
aritmetika dan operasi dengan operasi aritmetika fungsi.
komposisi. - Menyelesaikan masalah
kontekstual yang berkaitan
dengan operasi komposisi
fungsi.

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang
dipadukan dengan teknik ATM, dan pendekatan saintifik yang menuntun peserta
didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan
mempresentasikan hasilnya di depan kelas, peserta didik dapat menjelaskan dan
menentukan fungsi (terutama fungsi linear, fungsi kuadrat, dan fungsi rasional)
secara formal yang meliputi notasi, daerah asal, daerah hasil, dan ekspresi simbolik,
serta sketsa grafiknya. Selain itu, peserta didik dapat Menyelesaikan masalah
kontekstual yang berkaitan dengan daerah asal dan daerah hasil fungsi, dengan rasa
rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin selama proses pembelajaran, bersikap jujur,
santun, percaya diri dan pantang menyerah, serta memiliki sikap responsif (berpikir
kritis) dan pro-aktif (kreatif), serta mampu berkomukasi dan bekerjasama dengan
baik.

D. Materi
Materi Pokok : Fungsi, Komposisi fungsi dan Invers Fungsi
Materi Prasyarat : Relasi dan Fungsi

Fakta :
Masalah kontekstual yg berkaitan dengan Fungsi

Konsep :
Definisi fungsi, invers dan komposisi fungsi

Prinsip :
osisi fungsi dan invers fungsi serta opersi aritmatika pda fungsi

Prosedur :
Langkah-langkah menentukan invers fungs dan komposisi fungsi.

E. Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran


Pendekatan : saintifik
Metode : teknik ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi), diskusi kelompok,
tanya jawab, penugasan
Model : discovery learning
F. Media/Alat
Media/Alat : Lembar Kerja, Penggaris, Papan Tulis/White Board.

G. Sumber Belajar :
1. Buku Matematika Guru (Wajib) Kelas X, Kementerian dan Kebudayaan Tahun
2016.
2. Buku Matematika Siswa (Wajib) Kelas X, Kementerian dan Kebudayaan Tahun
2016.
3. Internet.

H. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1 (2 JP)

Pendahuluan (10 menit)


1. Siswa memberi salam, berdoa dan membaca AlQuran (ODOJ) untuk kelas yang
masuk di jam pertama;
2. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan (mengecek kehadiran
siswa);
3. Siswa memahami gambaran yang diberikan guru tentang pentingnya memahami
Operasi pada fungsi dan memberikan gambaran tentang penggunaan fungsi
dalam kehidupan sehari-hari.
4. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahusiswa sehingga diharapkan
dapat aktif dalam proses pembelajaran, siswa diajak memecahkan masalah biaya
proses cetak dan editing.
5. Siswa memahami gambaran yang diberikan guru tentang pentingnya relasi dan
fungsi, yaitu materi ini akan sangat penting untuk pembelajaran selanjutnya,
misalnya Persamaan dan Fungsi Kuadrat.
6. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu dan berpikir kritis, siswa
diajak memecahkan masalah yang mengaitkan antara himpunan dengan relasi
dan fungsi.
7. Siswa termotivasi untuk mengaplikasikan relasi dan fungsi dalam kehidupan
sehari-hari dengan memberi contoh.

Kegiatan Inti (65 menit)

Stimulation (memberi stimulus)


1. Siswa mengamati masalah 1 yang tertera pada Lembar Aktivitas Siswa (LAS)
dengan bantuan IT (power point).
2. Siswa memahami masalah secara individu dan mengajukan hal-hal yang belum
dipahami terkait masalah yang disajikan untuk didiskusikan
ProblemStatement (Mengidentifikasi masalah)
3. Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru mempersilahkan siswa lain untuk
memberikan tanggapan. Bila diperlukan, guru memberikan bantuan secara
klasikal melalui pemberian scaffolding.
Data Collecting (Mengumpulkan data)
4. Dengan bimbingan gurupeserta didik mencari dan mengumpulkan data /
informasi tentang hasil identifikasi masalah dari sumber lain atau internet.
Data Processing (Mengolah data)
5. Siswa menyelesaikan masalah yang sudah dirumuskan
Verivication (Memverifikasi)
6. Siswamembandingkan hasil diskusi antar kelompok untuk memverifikasi
penyelesaian masalah.
7. Peserta didik diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi
Generalization (Menyimpulkan)
8. Siswa menuliskan informasi yang terdapat dari masalah tersebut secara teliti
dengan menggunakan bahasa sendiri.

Penutup (15 menit)

1. Siswa diminta membuat rangkuman tentang konsep nilai mutlak.


2. Guru dan siswa melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah
berlangsung.
3. Guru memberikan tugas (PR) kepada siswa.
4. Guru menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan
berikutnya.
5. Guru melakukan penilaian untuk mengetahui tingkat ketercapaian indikator.
6. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran.

Pertemuan 2 dan 3 (4 JP)

Pendahuluan (10 menit)


1. Siswa memberi salam, berdoa dan membaca AlQuran (ODOJ) untuk kelas yang
masuk di jam pertama;
2. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan (mengecek kehadiran
siswa);
3. Siswa memahami gambaran yang diberikan guru tentang pentingnya memahami
Operasi pada fungsi dan memberikan gambaran tentang penggunaan fungsi
dalam kehidupan sehari-hari.
4. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya memahami Operasi pada
fungsi dan memberikan gambaran tentang penggunaan fungsi dalam kehidupan
sehari-hari.
5. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahusiswa sehingga diharapkan
dapat aktif dalam proses pembelajaran, siswa diajak memecahkan masalah biaya
proses cetak dan editing.
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai
7. Guru mengingatkan kembali , domain, kodomain dan range

Kegiatan Inti (65 menit)


Stimulation (memberi stimulus)
1. Guru meminta siswa membaca buku siswa, mengamati dan mencermati masalah
yang ada dibuku siswa.
2. Siswa mencermati Contoh pada Buku Siswa dan Alternatif Penyelesaiannya
3. Guru membimbing siswa agar mampu mengajukan pertanyaan tentang hasil
pengamatan masalah.
ProblemStatement (Mengidentifikasi masalah)
4. Dengan bimbingan guru peserta didik mengidentifikasi unsur-unsur masalah
Data Collecting (Mengumpulkan data)
5. Dengan bimbingan gurupeserta didik mencari dan mengumpulkan data /
informasi tentang hasil identifikasi masalah dari sumber lain atau internet.
Data Processing (Mengolah data)
6. Peserta didik menyelesaikan masalah yang sudah dirumuskan
Verivication (Memverifikasi)
7. Peserta didik membandingkan hasil diskusi antar kelompok untuk
memverifikasi penyelesaian masalah.
8. Peserta didik diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi
Generalization (Menyimpulkan)
9. Peserta didik menggeneralisasikan hasil kesimpulannya pada masalah Operasi
Aritmatika (Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian, Pembagian) pada Fungsi
10. Dengan bimbingan guru peserta didik mengerjakan masalah pada LKS yang
telah tersedia.

Penutup (15 menit)

1. Siswa diminta membuat rangkuman tentang konsep operasi fungsi.


2. Guru dan siswa melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah
berlangsung.
3. Guru memberikan tugas (PR) kepada siswa.
4. Guru menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan
berikutnya.
5. Guru melakukan penilaian untuk mengetahui tingkat ketercapaian indikator.
6. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran.

Pertemuan 4 (2 JP)

Pendahuluan (10 menit)


1. Siswa memberi salam, berdoa dan membaca AlQuran (ODOJ) untuk kelas yang
masuk di jam pertama;
2. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan (mengecek kehadiran
siswa);
3. Siswa memahami gambaran yang diberikan guru tentang pentingnya memahami
Operasi pada fungsi invers dan memberikan gambaran tentang penggunaan
fungsi dalam kehidupan sehari-hari.
4. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahusiswasehingga diharapkan
dapataktif dalam proses pembelajaran, siswa diajak memecahkan masalah
belanja barang di took
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai
6. Guru mengingatkan kembali pada pengertian fungsi, domain, kodomain dan
range.

Kegiatan Inti (65 menit)


Stimulation (memberi stimulus)
1. Guru meminta siswa membaca buku siswa, mengamati dan mencermati masalah
yang ada dibuku siswa.
2. Siswa mencermati Contoh pada Buku Siswa dan Alternatif Penyelesaiannya
3. Guru membimbing siswa agar mampu mengajukan pertanyaan tentang hasil
pengamatan masalah.
ProblemStatement (Mengidentifikasi masalah)
4. Dengan bimbingan guru peserta didik mengidentifikasi unsur-unsur masalah
Data Collecting (Mengumpulkan data)
5. Dengan bimbingan gurupeserta didik mencari dan mengumpulkan data /
informasi tentang hasil identifikasi masalah dari sumber lain atau internet.
Data Processing (Mengolah data)
6. Peserta didik menyelesaikan masalah yang sudah dirumuskan
Verivication (Memverifikasi)
7. Peserta didik membandingkan hasil diskusi antar kelompok untuk
memverifikasi penyelesaian masalah.
8. Peserta didik diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi
Generalization (Menyimpulkan)
9. Peserta didik menggeneralisasikan hasil kesimpulannya pada masalah Operasi
Aritmatika (Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian, Pembagian) pada Fungsi
10. Dengan bimbingan guru peserta didik mengerjakan masalah pada LKS yang
telah tersedia.
mengenai pengajaran

Penutup (15 menit)

7. Siswa diminta membuat rangkuman tentang konsep nilai mutlak.


8. Guru dan siswa melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah
berlangsung.
9. Guru memberikan tugas (PR) kepada siswa.
10. Guru menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan
berikutnya.
11. Guru melakukan penilaian untuk mengetahui tingkat ketercapaian indikator.
12. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran.

I. Penilaian
1. Teknik Penilaian:
a) Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b) Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
c) Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja/ Praktik dan Proyek
2. Bentuk Penilaian :
1. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik
2. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja
3. Instrumen Penilaian (terlampir)
4. Remedial dan Pengayaan
Setelah melakukan pembelajaran siswa yang belum mencapai nilai kkm
diberikan remedial ( dengan instrumen remedial terlampir) dan yang telah
memenuhi nilai kkm di berikan pengayaan dengan memberi tugas membaca
buku materi nilai mutlak diperpustakaan atau melalui internet.

Garut, Agustus 2017


Mengetahui
Kepala SMA Negeri 2 Garut, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Dadang Argo Purnomo, M.Pd Tita Susilawati, S.Pd


NIP. 19620303198703101 NIP. 197111162006042005
Lampiran Uraian Materi
1. Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah hubungan yang memasangkan
anggota-anggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B.
2. Suatu relasi dapat dinyatakan dengan tiga cara, yaitu dengan diagram panah,
diagram Cartesius, dan himpunan pasangan berurutan.
3. Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah relasi khusus yang
memasangkan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B. Relasi yang
demikian dinamakan fungsi (pemetaan).
4. Syarat suatu relasi merupakan pemetaan atau fungsi
a. setiap anggota A mempunyai pasangan di B
b. setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B
5. Fungsi yang memetakan x anggota himpunan A ke y anggota himpunan B dapat
ditulis dengan notasi fungsi sebagai berikut: f : x y
Keterangan:
dibaca: fungsi f memetakan x anggota A ke y anggota B
Himpunan A disebut domain (daerah asal).
Himpunan B disebut kodomain (daerah kawan).
Himpunan C B yang memuat y disebut range (daerah hasil).
6. Fungsi dapat dinyatakan dalam diagram panah, diagram Cartesius, dan
himpunan pasangan berurutan
7. Sifat-sifat fungsi
a. Fungsi surjektif (Onto)
Fungsi f: A B disebut fungsi onto atau surjektif, apabila setiap anggota B
mempunyai pasangan anggota A.

b. Fungsi injektif (satu-satu)


Fungsi f: A B disebut fungsi injektif apabila setiap anggota daerah asal
(domain) mempunyai pasangan yang berbeda di daerah kawan
(kodomain). Atau setiap anggota B yang mempunyai pasangan pada
anggota A hanya tepat satu saja
c. Fungsi bijektif (korespondensi satu-satu)
Suatu fungsi merupakan fungsi bijektif jika memenuhi sifat surjektif dan
memenuhi sifat injektif.
8. Relasi adalah suatu aturan yang memasangkan anggota himpunan satu ke
himpunan lain. Suatu relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah
pemasangan atau korespondensi dari anggota-anggota himpunan A ke anggota-
anggota himpunan B.
9. Suatu relasi dapat disajikan dengan tiga cara, yaitu diagram panah, diagram
Cartesius, dan himpunan pasangan berurutan.
10. Suatu relasi dari himpunan A ke himpunan B disebut fungsi dari A ke B, jika
setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B.
11. Jika f adalah suatu fungsi dari A ke B, maka:
a. Himpunan A disebut domain (daerah asal)
b. Himpunan B disebut kodomain (daerah kawan)
c. Himpunan anggota B yang berpasangan (himpunan C) disebut range (hasil)
12. Aljabar fungsi
a. Penjumlahan f dan g berlaku (f + g)(x) = f(x) + g(x)
b. Pengurangan f dan g berlaku (f g)(x) = f(x) g(x)
c. Perkalian f dan g berlaku (f . g)(x) = f(x) . g(x)
f f(x)
d. Pembagian f dan g berlaku x = , g(x) 0

g g(x)
13. Misalkan f dan g merupakan fungsi, maka fungsi komposisi f dan g dapat
dirumuskan sebagai berikut:
a. (g o f)(x) = g(f(x))
b. (f o g)(x) = f(g(x))
14. Nilai fungsi komposisi dan komponen pembentuknya
Untuk menjelaskan nilai fungsi komposisi terhadap komponen pembentuknya,
dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
a. Dengan menentukan rumus komposisinya terlebih dahulu, kemudian
disubstitusikan nilainya.
b. Dengan mensubstitusikan secara langsung nilai pada fungsi yang akan
dicari.
15. Misal diketahui f(x) dan g(x), maka Anda dapat mencari nilai (f o g)(x) dan
(g o f)(x). Jika diketahui f(x) dan (f o g)(x), maka Anda bisa mencari nilai
g(x), dan seterusnya.
16. Sifat-sifat komposisi fungsi
a. Tidak komutatif: (f o g)(x) (g o f)(x)
b. Asosiatif: (f o (g o h))(x) = ((f o g) o h)(x)
c. Identitas
Dalam operasi komposisi fungsi-fungsi terdapat sebuah unsur identitas,
yaitu fungsi identitas I(x) = x. Fungsi identitas I(x) = x mempunyai sifat (f o
I)(x) = (I o f)(x) = f(x).
17. Invers suatu fungsi disebut pula kebalikan suatu fungsi. Invers dari fungsi f
dilambangkan dengan f-1.
18. Untuk menentukan fungsi invers dari suatu fungsi dapat dilakukan dengan
cara berikut:
a. Buatlah permisalan f(x) = y pada persamaan.
b. Persamaan tersebut disesuaikan dengan f(x) = y, sehingga ditemukan
fungsi dalam y dan nyatakanlah x = f(y).
c. Gantilah y dengan x, sehingga f(y) = f-1(x).
19. Sifat-sifat fungsi invers dari fungsi komposisi
a. (g o f)-1(x) = (f-1 o g-1)(x) b. (f o g)-1(x) = (g-1 o f-1)(x)

Garut, Agustus 2017


Mengetahui
Kepala SMA Negeri 2 Garut, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Dadang Argo Purnomo, M.Pd Tita Susilawati, S.Pd


NIP. 19620303198703101 NIP. 197111162006042005
INTRUMEN PENILAIAN SIKAP
Nama Satuan pendidikan : SMA Negeri 2 Garut
Tahun pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester :X/I
Mata Pelajaran : Matematika Wajib

Indikator sikap aktif (keaktivan) dalam pembelajaran sifat-sifat pangkat bulat


positif
1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum ajeg/konsisten
3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas
kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten

Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok.


1. Kurang baik jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
kelompok.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
kelompok tetapi masih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan
kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten.

Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan
kreatif.
1. Kurang baik jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkansudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
ajeg/konsisten.

Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

Sikap
No Nama Siswa Aktif Bekerjasama Toleran
KB B SB KB B SB KB B SB
1
2
3
4
5

Keterangan:
KB: Kurang baik
B : Baik
SB: Sangat baik

Garut, Agustus 2017


Mengetahui
Kepala SMA Negeri 2 Garut, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Dadang Argo Purnomo, M.Pd Tita Susilawati, S.Pd


NIP. 19620303198703101 NIP. 197111162006042005
INSTRUMEN TES TERTULIS

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Garut


Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Kelas/ Semester : X/ 1
Materi Pokok : Fungsi

PERTEMUAN 1

1. Tentukan daerah asal, daerah kawan dan daerah hasil dari relasi berikut
ini:

a. b.

2. Gambarkan dalam diagram panah dan diagram garis, jika diketahui :


Daerah asal (A) : {1, 2, 3, 4, 5, 6}
Daerah kawan (B) : {1, 2, 3, . 12}
Relasi : setengah dari dari

3. Nyatakan diagram panah berikut ini ke dalam himpunan pasangan


berurutan :
a. b.

4. Diketahui suatu relasi dari himpunan A ke himpunan B yang dinyatakan


dengan himpunan pasangan berurutan {(1, -1),(3, 1),(5, 3)}
a. Sebutkan anggota himpunan A dan B
b. Sebutkan relasi yang mungkin dari pasangan berurutan tersebut
c. Gambarkan diagram garis dan panahnya
Penyelesaian dan Pedoman Penskoran
NO Uraian Jawaban Skor

1. a. Daerah asal : {a, b, c, d, e} 15


Daerah kawan : {1, 2, 3, 4, 5}
Daerah hasil : {1, 2, 4, 5}
b. Daerah asal : {2, 3, 4, 6, 7}
Daerah kawan {2, 4, 6, 7}
Daerah hasil : {2, 4, 6, 7}
15
a. Diagram panah

2 10

b. Diagram garis

10
a. {(a, g), (b, d), (c, e), (c, f)}
b. {(1, b), (2, c), (3, b), (4, c)}

a. P : {1, 3, 5} dan Q : {-1, 1, 3} 5

b. dua kurang dari 5


c. diagram garis

5
5
15
NO Uraian Jawaban Skor

15

Skor maksimum 100

Skor Maksimal = 100

SkorPerolehan
Nilai Perolehan = 100
skor maksimal

Garut, Agustus 2017


Mengetahui
Kepala SMA Negeri 2 Garut, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Dadang Argo Purnomo, M.Pd Tita Susilawati, S.Pd


NIP. 19620303198703101 NIP. 197111162006042005

PERTEMUAN 2
Diketahui fungsi f ( x) x 2 4 dan g ( x ) x 2 . Tentukan fungsi fungsi berikut
dan daerah asalnya !
1. ( f g )( x)
2. ( f g )( x)
3. ( f g )( x)
f
4. ( )( x)
g
Penyelesaian dan Pedoman Penskoran
NO Uraian Jawaban Skor

1 Diketahui fungsi f ( x) x 2 4 dengan D f {x | x R} dan


g ( x) x 2 dengan D g {x | x R}

( f g )( x) f ( x) g ( x)
( x 2 4) ( x 2) 3

x2 4 x 2
x2 x 2

Daerah asal ( f g )( x) adalah D f g D f D g


2
D f g D f Dg
{x | x R} {x | x R}
{x | x R}

2
( f g )( x) f ( x) g ( x)
( x 2 4) ( x 2) 3

x2 4 x 2
x2 x 6

Daerah asal ( f g )( x) adalah D f g D f D g

D f g D f Dg
2
{x | x R} {x | x R}
{x | x R}

( f g )( x) f ( x) g ( x)
3
( x 2 4) ( x 2)
x 2 x 2x 2 4x 8
x 3 2x 2 4x 8 3

Daerah asal ( f g )( x) adalah D f g D f D g

D f g D f Dg
{x | x R} {x | x R}
2
{x | x R}

4
NO Uraian Jawaban Skor

f f
( )( x) ( )( x)
g g
f ( x)

g ( x)
3
( x 2 4)

( x 2)
( x 2)( x 2)

( x 2)
x2

f
Daerah asal ( )( x) adalah D f D f Dg
g g
2
D f D f Dg
g

{x | x R} {x | x R}
{x | x R}

Skor maksimum 20

PERTEMUAN 3
Diketahui fungsi : dengan () = 2 4 + 2 dan fungsi : dengan
() = 2. Tentukanlah
a). ( )()
b).( )(2)
Penyelesaian dan Pedoman Penskoran
NO Uraian Jawaban Skor

1 Diketahui fungsi : dengan () = 2 4 + 2 dan fungsi 1


: dengan () = 2.

Ditanya :
a. ( )()
Jawab :
2
( )() = (())

( )() = ( 2)2 4( 2) + 2
2
= 2 4 + 4 4 + 8 + 2

= 2 8 + 14

1
b. ( )(2)
NO Uraian Jawaban Skor

Jawab :

( )() = (()) 2

( )() = 2 4 + 2 2

= 2 4 2

( )(2) = 22 4(2)

= 4 8 = 4
Alternatif : 3

(2) = 22 4(2) + 2 = 2 2

((2)) = 2 2 = 4

Skor maksimum 10

PERTEMUAN 4

1. Seorang pedagang kain memperoleh keuntungan dari hasil penjualan setiap x


potong kain sebesar f(x) rupiah. Nilai keuntungan yang mengikuti fungsi f(x) =
100x + 500 rupiah, x merupakan banyaknya kain yang terjual.
a) Jika dalam suatu hari pedagang tersebut mampu menjual 100 potong kain,
berapa keuntungan yang diperoleh ?
b) Jika keuntungan yang diharapkan sebaesar Rp 500.000, berapa potong kain
yang terjual?

Penyelesaian dan Pedoman Penskoran


NO Uraian Jawaban Skor

1 a. Fungsi f ( x) 100 x 500 5


Untuk x = 100 diperoleh :
5
f (100) 100.100 500
10
= 10.000 + 500
= 10.500
Jadi untuk kain yang terjual 100 potong, diperoleh keuntungan 5
Rp. 10.500

b. Untuk f(x) = 500.000 diperoleh : 5


NO Uraian Jawaban Skor

f ( x) 100 x 500 5
500.000 = 100x +500 5
500.000 - 500 = 100x
499.500 = 100x
5
499.500
x =
100
x = 4995
Jadi agar diperoleh keuntungan Rp 500.000, maka harus terjual
kain 4995 potong.

Skor maksimum 50

Catatan:
Penskoran bersifat komprehensif/menyeluruh, tidak saja memberi skor untuk jawaban
akhir, tetapi juga proses pemecahan masalah yang terutama meliputi pemahaman, tata
cara penulisan, ketepatan penggunaan simbol, penalaran (logis) serta ketepatan strategi
memecahkan masalah.
INTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN
Nama Satuan pendidikan : SMA Negeri 2 Garut
Tahun pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : X / Semester I
Mata Pelajaran : Matematika Wajib

Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan
kreatif.
1. Kurang terampil jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan Persamaan dan
Pertidaksamaan Nilai Mutlak Bentuk Linear Satu Variabel dengan Persamaan dan
Pertidaksamaan Linear Aljabar lainnya
2. Terampil ,jika menunjukkan mampu menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan Persamaan dan Pertidaksamaan
Nilai Mutlak Bentuk Linear Satu Variabel dengan Persamaan dan Pertidaksamaan
Linear Aljabar lainnya dalam waktu normal.
3. Sangat terampil ,jika menunjukkan mampu menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan Persamaan dan
Pertidaksamaan Nilai Mutlak Bentuk Linear Satu Variabel dengan Persamaan dan
Pertidaksamaan Linear Aljabar lainnya dalam waktu yang lebih singkat.

Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

Keterampilan
Menerapkan konsep/prinsip dan strategi
No Nama Siswa
pemecahan masalah
KT T ST
1 Ade Dian Prayoga
2 Amelia Tri Yuniasih
3 Ardan Yuwafi
4 Bening brilianti Pamungkas
5 Caesaria Amalia Rahmawati
Keterangan:
KT: Kurang Terampil
T : Terampil
ST: Sangat Terampil
Garut, Agustus 2017
Mengetahui
Kepala SMA Negeri 2 Garut, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Dadang Argo Purnomo, M.Pd Tita Susilawati, S.Pd


NIP. 19620303198703101 NIP. 197111162006042005