Anda di halaman 1dari 1

rehabilitasi kognitif pada pasien dengan skizofrenia: berbasis komputer

PENGANTAR

rehabilitasi kognitif pada skizofrenia tengah digemari dalam beberapa tahun terakhir. Kognisi kini
secara luas dianggap defisit inti dalam gangguan ini. Ditemukan menjadi prediktor yang baik dari
hasil fungsional (Green et al. 2004) dan tetap menjadi salah satu target utama pengembangan
metode pengobatan baru (matriks). terapi remediasi kognitif bertujuan untuk meningkatkan kognisi
pasien dan dengan demikian mempromosikan hasil fungsional yang lebih baik.

RehaCom, program remediasi kognitif berbasis komputer, adalah salah satu dari banyak alat klinis
dikembangkan untuk meningkatkan kognisi. Studi yang berbeda menunjukkan kemanjurannya
mengenai perhatian, belajar verbal dan pemecahan masalah (d'Amato et al., 2011).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perubahan neuropsikologi berikut rehabilitasi
kognitif pada sampel pasien yang menderita skizofrenia.

REHACOM

RehaCom adalah rehabilitasi berbasis komputer program stimulasi kognitif banyak digunakan
menawarkan berbagai latihan dengan gelar adaptif kesulitan. Empat modul yang dipilih untuk
penelitian ini:

1.Attention dan Konsentrasi - dalam prosedur ini, berdasarkan metode perbandingan pola, pasien
diberikan gambaran sasaran, dan diminta untuk menemukan satu yang cocok dari set. Modul ini
membutuhkan konsentrasi, perhatian selektif dan eksplorasi visual.

2. Membagi perhatiandan mengatur lingkungan pelatihan dalam konteks mesin mengemudi, dengan
pasien diminta untuk memantau kabin pengemudi, mengatur kecepatan dan bereaksi dengan tepat
untuk sinyal yang berbeda. Prosedur ini membutuhkan perhatian yang berkelanjutan dan
kewaspadaan.

3. Penalaran logika - pasien diminta untuk menyelesaikan serangkaian angka dan dengan berbuat
demikian mengakui mendasari Aturan logis (atau kombinasi dari aturan) untuk setiap baris. Latihan
ini membutuhkan pemikiran abstrak dan pemecahan masalah keterampilan.

4.Verbal Memory - pasien disajikan dengan cerita pendek, masing-masing berisi informasi target
untuk mengingat. Tujuan dari prosedur ini adalah untuk meningkatkan kemampuan memori jangka
pendek dan jangka panjang dan mengajarkan pasien terstruktur encoding strategi.