Anda di halaman 1dari 10

Tutorial Pembuatan Peta Poligon Thiessen

Polygon thiessen merupakan salah dari tiga metode pembagian wilayah


yang memiliki curah hujan yang sama. Selain dikerjakan secara manual
polygon thiessen ini dapat pula dikerjakan atau di analisis dalam aplikasi
system informasi Geographis yaitu ArcGis. Dan type ArcGis yg digunakan
dalam tutorial ini ialah Arcgis 9,3. Dengan langkah langkah kerja sebagai
bertikut :

1. Pastikan sebelum memulai mengerjakannya dalam aplikasi ArcGis kita


sudah memiliki data curah hujan yang telah diolah ke dalam bentuk
decimal degree yang dilengkapi dengan data koordinat masing - masing
stasiun.
2. Untuk membuka aplikasi ArcGis : klik Start > All Programs >ArcGis
> Arcmap. Seperti pada gambar berikut :

3. Tunggu computer anda akan melakukan loading. Setelah loading selesai


maka akan tampil jendela kerja seperti gambar di bawah ini , dan dalam
jendela kerja muncul kotak dialog , pada kotak dialog klik saja ok.

pg. 1
4. Setelah itu masukkan data curah hujanya dengan cara klik add data
(segitiga warna kuning dengan tanda + ditengahnya) pada toolbar. Lalu
cari folder penyimpanan data curah hujannya , missal data curah
hujannya bernama 1983- 2012 (format xlsx). Tandai lalu klik add.
Seperti gambar berikut :

pg. 2
5. Karena datanya dalam bentuk Microsoft Excel maka pilih sheet dimana
data tersebuta diolah. (Contoh sheet 1) , tandai lalu klik Add, tunggu
computer anda akan melakukan loading.

6. Karena dalam data sheet 1 terdapat data koordinat maka untuk


menginput data koordinatnya, klik kanan pada sheet 1 lalu pilih display
XY data.

pg. 3
7. Setelah melakukan loading akan muncul kotak dialog, pada X field isi
dengan variable X (bujur) dan pada Y field isi dengan Variable Y
(lintang), lalu klik edit untuk merubah proyeksinya.

8. Muncul kotak dialog special reference properties, untuk merubah


proyeksi klik select > geographic coordinate System > world > WGS
1984 lalu klik add. Maka jendela kerja akan muncul sebagai berikut, lalu
klik ok.

pg. 4
9. Maka akan muncul seperti gambar di bawah ini : dan pada layers akan
muncul sheet 1 events.

10. Kemudian data di ubah ke dalam bentuk Vektor, dengan cara klik kanan
sheet 1 events pad layers > Data > export Data .

pg. 5
11. Pilih folder penyimpanan lalu klik ok. Setelah itu pada layers akan
muncul item export output seperti pada gambar berikut :

pg. 6
12. Langkah selanjutnya klik arcToolbox > analysis tools > proximity >
klik 2 kali create thiessen Polygon.

13. Maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut : pada input features
masukkan Export_Output . lalu pada output features pilih lokasi untuk
memnyimpannya, lalu Klik ok.

pg. 7
14. Tunggu computer anda akan melakukan proses hingga muncul tampilan
sebagai berikut :

15. Karena data curah hujan ini merupakan data curah hujan se- Sulawesi
Selatan maka maka kita harus masukkan peta Sulawesi (format shp)
dengan cara : klik ArcToolbox > analysis tools > extract > lalu klik 2
kali pada clip, seperti gambar di bawah ini :

pg. 8
16. Setelah itu muncul kotak dialog seperti gambar berikut : pada input
features masukkan PoligonThiessen (hasil ekstrak Export_Output yang
tadi), dan pada clip features masukkan peta Sulawesi misal nama file
( idkabu.shp), lalu pilih folder untuk menyimpannya. Sebagai tambahan,
agar hasil Clipping sesuai bentuk Idkabu..Shp,, atur pada bagian
Environments (mirip pada tutorial Isohyet),, pilih Processing Extent >
lalu pilih Same as layer Idkabu_20100628,, Kemudian klik ok.

17. Tunggu sampai computer anda akan melakukan proses, setelah itu layar
kerja kan menampilkannya seperti gambar berikut :

pg. 9
18. Peta polygon thiessen Sulawesi selatan telah jadi. Untuk layoutnya sama
seperti pada layout peta Administratif yang telah di bahas di awal.

pg. 10