Anda di halaman 1dari 5

KONSEP TERAPI MUSIK 1.

Untuk memulai melakukan terapi musik, khususnya untuk relaksasi, peneliti dapat
16 Januari 2009 oleh Ramadhan memilih sebuah tempat yang tenang, yang bebas dari gangguan. Peneliti dapat juga
OLEH : ERFANDI menyempurnakannya dengan aroma lilin wangi aromaterapi guna membantu
http://forbetterhealth.wordpress.com/2009/01/16/konsep-terapi-musik/ menenangkan tubuh.
2. Untuk mempermudah, peneliti dapat mendengarkan berbagai jenis musik pada
A. Pengertian awalnya. Ini berguna untuk mengetahui respon dari tubuh responden. Lalu anjurkan
Terapi musik adalah keahlian menggunakan musik atau elemen musik oleh responden untuk duduk di lantai, dengan posisi tegak dan kaki bersilangan, ambil
seorang terapis untuk meningkatkan, mempertahankan dan mengembalikan kesehatan nafas dalam dalam, tarik dan keluarkan perlahan lahan melalui hidung.
mental, fisik, emosional dan spritual. Dalam kedokteran, terapi musik disebut sebagai 3. Saat musik dimainkan, dengarkan dengan seksama instrumennya, seolah olah
terapi pelengkap (Complementary Medicine), Potter juga mendefinisikan terapi musik pemainnya sedang ada di ruangan memainkan musik khusus untuk responden.
sebagai teknik yang digunakan untuk penyembuhan suatu penyakit dengan menggunakan Peneliti bisa memilih tempat duduk lurus di depan speaker, atau bisa juga
bunyi atau irama tertentu. Jenis musik yang digunakan dalam terapi musik dapat disesuai menggunakan headphone. Tapi yang terpenting biarkan suara musik mengalir
dengan keinginan, seperti musik klasik, intrumentalia, slow music, orkestra, dan musik keseluruh tubuh responden, bukan hanya bergaung di kepala.
modern lainnya. Tetapi beberapa ahli menyarankan untuk tidak menggunakan jenis musik 4. Bayangkan gelombang suara itu datang dari speaker dan mengalir ke seluruh tubuh
tertentu seperti pop, disco, rock and roll, dan musik berirama keras (anapestic responden. Bukan hanya dirasakan secara fisik tapi juga fokuskan dalam jiwa.
beat) lainnya, karena jenis musik dengan anapestic beat (2 beat pendek, 1 beat panjang Fokuskan di tempat mana yang ingin eneliti sembuhkan, dan suara itu mengalir ke
dan kemudian pause) merupakan irama yang berlawanan dengan irama jantung. Musik sana. Dengarkan, sembari responden membayangkan alunan musik itu mengalir
lembut dan teratur seperti intrumentalia dan musik klasik merupakan musik yang sering melewati seluruh tubuh dan melengkapi kembali sel sel, melapisi tipis tubuh dan
digunakan untuk terapi musik (Potter, 2005) organ dalam responden.
5. Saat peneliti melakukan terapi musik, responden akan membangun metode ini
B. Manfaat Musik melakukan yang terbaik bagi diri sendiri. Sekali telah mengetahui bagaimana tubuh
Menurut Spawnthe Anthony (2003), musik mempunyai manfaat sebagai berikut: merespon pada instrumen, warna nada, dan gaya musik yang didengarkan, responden
1. Efek Mozart, adalah salah satu istilah untuk efek yang bisa dihasilkan sebuah musik dapat mendesain sesi dalam serangkaian yang telah dilakukan sebagai hal yang
yang dapat meningkatkan intelegensia seseorang. paling berguna bagi diri sendiri.
2. Refresing, pada saat pikiran seseorang lagi kacau atau jenuh, dengan mendengarkan 6. Idealnya, peneliti dapat melakukan terapi musik selama kurang lebih 30 menit
musik walaupun sejenak, terbukti dapat menenangkan dan menyegarkan pikiran hingga satu jam tiap hari, namun jika tak memiliki cukup waktu 10 menitpun jadi,
kembali. karena selama waktu 10 menit telah membantu pikiran responden beristirahat
3. Motivasi, adalah hal yang hanya bisa dilahirkan dengan feeling tertentu. Apabila ada (Pandoe,2006).
motivasi, semangatpun akan muncul dan segala kegiatan bisa dilakukan.
4. Perkembangan Kepribadian. Kepribadian seseorang diketahui mempengaruhi dan D. Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Terapi Musik
dipengaruhi oleh jenis musik yang didengarnya selama masa perkembangan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam terapi musik :
5. Terapi, berbagai penelitian dan literatur menerangkan tentang manfaat musik untuk 1. Hindari interupsi yang diakibatkan cahaya yang remang-remang dan hindari
kesehatan, baik untuk kesehatan fisik maupun mental. Beberapa gangguan atau menutup gorden atau pintu.
penyakit yang dapat ditangani dengan musik antara lain : kanker, stroke, dimensia dan 2. Usahakan klien untuk tidak menganalisa musik, dengan prinsip nikmati musik ke
bentuk gangguan intelengisia lain, penyakit jantung, nyeri, gangguan kemampuan mana pun musik membawa.
belajar, dan bayi prematur. 3. Gunakan jenis musik sesuai dengan kesukaan klien terutama yang berirama
6. Komunikasi, musik mampu menyampaikan berbagai pesan ke seluruh bangsa tanpa lembut dan teratur. Upayakan untuk tidak menggunakan jenis musik rock and
harus memahami bahasanya. Pada kesehatan mental, terapi musik diketahui dapat roll, disco, metal dan sejenisnya. Karena jenis musik tersebut mempunyai karakter
memberi kekuatan komunikasi dan ketrampilan fisik pada penggunanya. berlawanan dengan irama jantung manusia.

C. Prosedur Terapi Musik Pengertian Terapi Musik


Terapi musik tidak selalu membutuhkan kehadiran ahli terapi, walau mungkin Terapi musik adalah usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental
membutuhkan bantuannya saat mengawali terapi musik. Untuk mendorong peneliti dengan rangsangan suara yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni, timbre,
menciptakan sesi terapi musik sendiri, berikut ini beberapa dasar terapi musik yang dapat bentuk dan gaya yang diorganisisr sedemikian rupa hingga tercipta musik
anda gunakan untuk melakukannya. yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental (Eka, 2011). Christandy
Andrean menyatakan bahwa musik memiliki tiga bagian penting yaitu beat, dan dioptimalkan perkembangannya melalui musik sejak masa dini.
ritme dan harmoni. Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa Menurut Djohan (2006) bahwa dengan bantuan alat musik, klien juga
sedangkan harmoni mempengaruhi roh. Musik klasik ini memiliki irama dan didorong untuk berinteraksi, berimprovisasi, mendengarkan atau aktif
nada-nada yang teratur, bukan nada-nada miring (Surilena, 2008).Terapi bermain musik.Peran terapis musik berjalan sejajar dengan masalah kesehatan
musik terdiri dari dua hal yaitu aktif dan pasif, dengan pendekatan aktif maka yang sedang banyak disorot.Beberapa waktu lalu, terapi musik dilaporkan
pasien dapat turut serta aktif berpartisipasi. Misalnya pada saat mendengarkan banyak berkaitan dengan penanganan bayi prematur.Terapi musik sekarang
musik mereka dapat ikut serta bersenandung, menari, atau sekedar bertepuk sedang digunakan secara lebih komperehensif termasuk untuk mengatasi rasa
tangan.sedangkan yang sifatnya pasif jika pasien hanya bertindak sebagai sakit, menejemen stress, atau stimulasi pertumbuhan dan perkembangan bayi.
pendengar saja, meski sebagai motorik mereka tampak pasif, namun b. Efek Musik Terhadap Respon Tubuh
sesungguhnya aktivitas mentalnya tetap bekerja (Kurniawan, 2011). Menurut Nurseha & Djafar (2002) musik klasik mempunyai fungsi
10 menenangkan pikiran dan katarsis emosi, serta dapat mengoptimalkan tempo,
Berdasarkan uraian tersebut dapat diartikan bahwa terapi musik klasik 12
adalah usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan rangsangan nada ritme, melodi dan harmoni yang teratur sehingga menghasilkan gelombang
atau suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, alfa serat gelombang beta dalam gendang telinga sehingga memberikan
dan keharmonisan yang merupakan suatu karya sastra zaman kuno yang ketenangan yang membuat otak siap menerima masukan baru, efek rileks, dan
bernilai tinggi yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni, bentuk dan gaya yang menidurkan. Secara umum musik menimbulkan gelombang vibrasi yang
diorganisir sedemikian rupa sehingga tercipta musik yang bermanfaat untuk dapat menimbulkan stimulus pada gendang pendengaran. Stimulasi itu
kesehatan fisik dan mental. ditransmisikan pada susunan saraf pusat (limbic system) di sentral otak yang
Getaran udara (vibrasi) yang dihasilkan oleh alat musik mempengaruhi merupakan ingatan, kemudian pada hypothalamus atau kelenjar sentral
getaran udara yang ada di sekeliling kita.Harmonisasi nada dan irama musik memiliki susunan saraf pusat akan mengatur segala sesuatunya untuk
mempengaruhi kesaan harmoni di dalam diri.Jika harmoni musik setara mengaitkan musik dengan respon tertentu.
dengan irama internal tubuh, maka musik akan memberikan kesan yang Terdapat tiga sistem saraf dalam otak yang akan terpengaruh oleh
menyenangkan, sebaliknya jika harmoni musik klasik setara dengan irama musik yang didengar, yaitu :
internal tubuh, maka musik akan memberikan kesan yang kurang 1) Sistem otak yang memproses perasaan
menyenangkan. Karena musik dihasilkan oleh adanya getaran udara, bukan Musik merupakan bahasa jiwa yang mampu membawa perasaan
hanya organ pendengaran atau telinga saja yang mampu menangkap stimulus kearah mana saja. Musik yang didengar akan merangsang sistem saraf
musik, tetapi saraf pada kulit juga turut merasakannya.Demikian pula organ yang akan menghasilkan suatu perasaan. Rangsangan sistem saraf ini
vestibul (pada sekitar belakang telinga) yang merupakan alat kesinambungan mempunyai arti penting bagi pengobatan, karena sistem saraf merupakan
manusia memperoleh dampak yang berarti dari adanya musik (Green & bagian dalam proses fisiologis. Dalam ilmu kedokteran jiwa, jika emosi
Hertin, 2004). tidak harmonis maka akan mengganggu sistem lain dalam tubuh,
Vibrasi yang dihasilkan musik mempengaruhi secara fisik, sedangkan misalnya sistem pernapasan, sistem endokrin, sistem imun, sistem
harmoni yang dihasilkan mempengaruhi secacara psikis.Padahal fisik dan kardiovaskuler, sistem metabolik, sistem motorik, sistem nyeri, sistem
psikis memiliki hubungan yang timbal balik.Dengan menggunakan musik temperatur dan lain sebagainya. Semua sistem tersebut dapat bereaksi
11 positif jika mendengar musik yang tepat.
keadaan fisik dan psikis seseorang dapat dipengaruhi. Jika vibrasi dan 13
harmoni musik yang digunakan tepat, pendengar akan merasa nyaman. Jika 2) Sistem otak kognitif
pendengar merasa nyaman ia akan merasa tenang. Jika metabolisme tubuhnya Aktivitas sistem ini dapat terjadi walaupun seseorang tidak
berfungsi maksimal ia akan merasa lebih bugar, sistem pertahanan tubuhnya mendengarkan atau memperhatikan musik yang sedang diputar. Musik
akan bekerja lebih sempurna, dan kemampuan kreatifnya akan berkembang akan merangsang sistem ini secara otomatis, walaupun seseorang tidak
lebih baik (Green & Hertin, 2004; Salampessy, 2004). menyimak atau memperhatikan musik yang sedang diputar. Sistem ini
Campbell (2001) dalam bukunya efek Mozart proses mendengarkan dirangsang maka seseorang akan meningkatkan memori, daya ingat,
musik merupakan suatu bentuk komunikasi afektif dan memberikan kemampuan belajar, kemampuan matematika, analisis, logika, intelegensi
pengalaman emosional. Emosi merupakan suatu pengalaman subyektif yang dan kemampuan memilah disamping itu juga adanya perasaan bahagia
terdapat pada setiap manusia.Untuk dapat merasakan dan menghayati serta dan timbulnya keseimbangan sosial.
mengevaluasi makna dari interaksi dan lingkungan, ternyata dapat dirangsang 3) Sistem otak yang mengontrol kerja otot
Musik secara langsung bisa mempengaruhi kerja otot kita.Detak membantu olahragawan meningkatkan daya tahan, meningkatkan
jantung dan pernapasan bisa melambat atau cepat secara otomatis, mooddan mengalihkan olahragawan dari setiap pengalaman yang tidak
tergantung alunan musik yang didengar.Bahkan bayi dan orang tidak nyaman selama olahraga. Jenis musik terbaik untuk olahraga adalah
sadar pun tetap terpengaruh oleh alunan musik.Bahkan ada suatu musik dengan musik tempo tinggi seperti hip-hop atau musik dansa
penelitian tentang efek terapi musik pada pasien dalam keadaan (Muttaqin,dkk., 2008).
koma.Ternyata denyut jantung bisa diturunkan dan tekanan darah kembali
naik.Fakta ini juga bermanfaat bagi penderita hipertensi karena musik CHA P T E R 7
bisa mengontrol tekanan darah (Eka, 2011).
c. Manfaat Musik Klasik
1) Musik sebagai hiburan
Music Intervention
Musik dapat mempengaruhi hidup seseorang, hanya dengan musik Linda Chlan
suasana ruang batin seseorang dapat dipengaruhi.Entah apakah itu Music has been used throughout history as a treatment modality. From
14 the time of the ancient Egyptians, the power of music to affect health
suasana bahagia ataupun sedih, bergantung pendengar itu sendiri.Musik has been noted. Nursings pioneering leader Florence Nightingale recognized
dapat memberi semangat pada jiwa yang lelah, resah dan lesu.Apalagi the healing power of music (1860). Today nurses can use music in
bagi seseorang yang sedang jatuh cinta, musik seakan-akan dapat menjadi a variety of settings to benefit patients and clients.
kekuatan untuk menyemangati perjalanan cinta seseorang. DEFINITIONS
2) Musik dan terapi kesehatan The American Heritage Dictionaryof the English Language defines
Musik dapat berfungsi sebagai alat terapi kesehatan. Ketika music as the art of arranging sounds in time so as to provide a continuous,
seseorang mendengarkan musik, gelombang listrik yang ada diotaknya unified and evocative composition, as through melody, harmony,
dapat diperlambat atau dipercepat dan pada saat yang sama kinerja sistem rhythm, and timbre (2000). Alvin (1975) delineated five main elements
tubuh pun mengalami perubahan. Bahkan, musik mampu mengatur of music. The character of a piece of music and its effects depend on the
hormon-hormon yang mempengaruhi stress seseorang, serta mampu qualities of these elements and their relationships to one another:
meningkatkan daya ingat. Musik dan kesehatan memiliki kaitan erat, dan Frequency or pitch is produced by the number of vibrations of
tidak diragukan bahwa dengan mendengarkan musik kesukaannya a soundthe highness or lowness of a musical tone noted by the
seseorang akan mampu terbawa ke dalam suasana hati yang baik dalam letters A, B, C, D, E, F, G. Rapid vibrations tend to act as a
waktu singkat. stimulant, whereas slow vibrations bring about relaxation.
3) Musik dan kecerdasan 79
Musik memiliki pengaruh terhadap peningkatan kecerdasan 80 MindBody Therapies
manusia. Salah satu istilah untuk sebuah efek yang bisa dihasilkan sebuah Intensity creates the volume of the sound, related to the amplitude
musik yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan intelegensia, of the vibrations. A persons like or dislike of certain music
seseorang ibu yang sedang hamil duduk tenang, seakan terbuai alunan partially depends on intensity, which can be used to produce
musik tadi yang juga ia perdengarkan diperutnya. Hal ini dimaksudkan intimacy (soft music) or power (loud music).
agar kelak si bayi akan memiliki tingkat intelegensia yang lebih tinggi Tone color or timbre is a nonrhythmical, subjective property that
dibandingkan dengan anak yang dibesarkan tanpa diperkenalkan pada results from harmony. Psychological significance results from
15 the timbre of music because of associations with past events
musik. Dengan cara tertentu, otak pun akan distimulasi untuk belajar or feelings.
segala sesuatu lewat nada-nada musik. Selain itu, musik-musik yang Interval is the distance between two notes related to pitch, which
berirama klasik adalah jenis musik yang dianjurkan banyak pakar buat ibu creates melody and harmony. Melody results from how musical
hamil dan si bayi, yaitu bisa mencerdaskan bayi dan juga bisa memberi pitches are sequenced and the interval between them. Harmony
ketenangan untuk ibu yang sedang hamil. results from the way pitches are sounded together, described by
4) Musik dan kepribadian the listener as consonant (conveying the feeling of restfulness)
Musik diyakini dapat meningkatkan motivasi seseorang.Bagi orang or dissonant (conveying the feeling of tension). Cultural norms
yang berolahraga musik dapat meningkatkan motivasi untuk melakukan determine what a listener deems enjoyable and pleasant.
olahraga yang lebih baik.Untuk selanjutnya pada saat berolahraga musik Duration creates rhythm and tempo. Duration refers to the length
of sounds, and rhythm is a time pattern fitted into a certain speed. of listening to music may be to relax whereas others may prefer music
Rhythm is what influences one to move with music in a certain that stimulates and invigorates. After assessment data have been gathered,
manner and can convey peace and security, whereas repetitive appropriate techniques with specific music can then be implemented.
rhythms can elicit feelings of depression. Continuous sounds that Techniques
are repeated at a slow pace and become gradually slower produce The use of music can take many forms, from listening to selected tapes
decreased levels of responsiveness. Strong rhythms can awaken or compact discs (CDs) to singing or drumming. A number of factors
feelings of power and control. should be kept in mind when considering the specific technique: the type
From a nursing perspective, music intervention is the use of music of music and personal preferences, active versus passive involvement, on
for therapeutic purposes to promote patient/client health and well-being. an individual basis or use in a group, length of time to use music, and
Music therapists are employed in many health care facilities, and countless desired outcomes. Two of the more commonly used music intervention
situations exist in which nurses can implement music intervention in a techniques will be discussed here: individual listening and group work.
patients plan of care. In order not to confuse the practice of music Individual Music Listening
therapy with the use of music from a nursing perspective, the term music Providing the means for patients to listen to music is the intervention
intervention will be used in this chapter. technique most frequently implemented by nurses. Cassette tapes and
SCIENTIFIC BASIS 82 MindBody Therapies
Music is complex and affects the physiological, psychological, and spiritual CDs make it easy to provide music intervention for patients/clients in all
aspects of human beings. Individual responses to music can be influenced types of settings. Tape or CD players are relatively inexpensive; they are
by personal preferences, the environment, education, and small and can be used even in the most crowded confines such as critical
cultural factors. care units. Auto-reverse capabilities of tape players allow patients to listen
Entrainment, a physics principle, is a process whereby two objects to music for any length of time without having to turn the tape over.
vibrating at similar frequencies will tend to cause mutual sympathetic CD players have superior sound clarity and track-seeking that allows
Music Intervention 81 immediate selection of a desired piece. Comfortable headphones allow
resonance, resulting in their vibrating at the same frequency (Maranto, patients private listening that does not disturb others. Equipment selected
1993). Music and physiological processes (heartbeat, blood pressure, for music intervention should be easy for patients to use with minimal
body temperature, adrenal hormones) are composed on vibrations that effort.
occur in a regular, periodic manner and consist of oscillations (Saperston, With only a very modest outlay of money, a nursing unit can establish
1995). Rhythm and tempo of music can be used to synchronize or entrain a tape orCD library containing a wide variety of selections to meet various
body rhythms (e.g., heart rate, respiratory pattern) with resultant changes music preferences. The Public Radio Music Source (www.prms.org) offers
in physiological states. Certain properties of music (less than 80 beats a great variety of music for purchase. It is also easy to individualize tapes
per minute with fluid, regular rhythm) can be used to promote relaxation or CDs to meet the preferences of each patient. (Attention to copyright
by causing body rhythms to slow down or entrain with the slower laws is necessary when reproducing tapes or downloading music from
beat and regular, repetitive rhythm of selected music (Robb, Nichols, Internet sites.)
Rutan, Bishop, & Parker, 1995). Although various music genres are available on the radio, commercial
Likewise, music can decrease anxiety by occupying attention channels messages and talking are deterrents to using them for music intervention.
in the brain with meaningful, distractive auditory stimuli (Bauldoff, Likewise, one cannot control the quality of the radio signal reception or
Hoffman, Zullo,&Sciurba, 2002). Music intervention provides a patient/ the specific music selections.
client with a familiar, comforting stimulus that can evoke pleasurable Group Music Making
sensations while refocusing the individuals attention onto the music Music can be used for patient groups as a powerful integrating force.
instead of on stressful thoughts or other environmental stimuli. Music creates interrelationships among the members and between the
INTERVENTION listener and the music. One method of group music making is drumming,
Determination of a persons music preferences through assessment is a form of rhythmic auditory stimulation. Drumming circles induce relaxation
essential; among the tools developed for use by nurses is one by Chlan by entraining theta and alpha brain waves, leading to altered states
and Tracy (1999). This assessment instrument elicits information on how of consciousness by activation of the limbic brain region with the lower
frequently music is listened to, the type of preferred musical selections, brain (Winkelman, 2003). Drumming circles have been used effectively
and the reason a person listens to music. For some people the purpose to reduce burnout and improve mood in nursing students (Bittman et al.,
2004) and to enhance recovery from a variety of chemical addictions divert attention from unpleasant thoughts (Thaut, 1990). A minimum of
(Winkelman, 2003). 20 minutes is necessary to induce relaxation along with some form of
Nurses should consult with experts in drumming prior to implementing 84 MindBody Therapies
this type of group music making. The American Music Therapy relaxation exercise, such as deep breathing, prior to initiating music
Association web site (www.musictherapy.org) can provide assistance in intervention (Guzzetta, 1995).
locating a music therapist. Further, diversity in the preferences, interests, Although the definition of relaxing music may vary by individual,
and abilities of individuals in a group or securing an appropriate site for factors affecting response include musical preferences, familiar selections,
a group session may necessitate implementing music on an individual and cultural background. Relaxing music should have a tempo at or
basis; groups also require more planning than do individual sessions. below a resting heart rate (less than 80 beats); predictable dynamics; fluid
Music Intervention 83 melodic movement; pleasing harmonies; regular rhythm without sudden
Types of Music for Intervention changes; and tonal qualities that include strings, flute, piano, or specially
Careful attention to the selection of the music contributes to its therapeutic synthesized music (Robb et al., 1995). One of the most widely used
effect. For example, music to induce relaxation has a regular rhythm, classical music selections for relaxation is Pachelbels Canon in D Major,
less than 80 beats per minute, no extreme pitch or dynamics, and a which is frequently included in commercially available relaxation tapes.
melodic sound that is smooth and flowing (Robb et al., 1995). Past Table 7.1 outlines the basic steps for implementing music intervention
experiences can influence ones response to music as well. Specific selections for promoting relaxation.
may be associated with happy or sad occasions and events, and Measurement of Outcomes
cultural influences will also impact ones musical preferences. Across five The outcome indices for evaluating the effectiveness of music vary, depending
pain intervention studies Caucasian persons preferred orchestra music, on the purpose for which music is implemented. Outcomes may
African American persons jazz, and Taiwanese persons harp music (Good be physiological or psychological alterations and include a decrease in
et al., 2000). However, other investigators have found that minority anxiety or stress arousal, promotion of relaxation, increase in social
elders tend to prefer music that is familiar to their own cultural background, TABLE 7.1 Guidelines for Music Intervention for Relaxation
rather than Western music (Lai, 2004). These disparate findings 1. Ascertain that patient has adequate hearing.
highlight the need for careful music preference assessment prior to intervention. 2. Ascertain patients like/dislike for music.
Older persons may prefer patriotic and popular songs from an earlier 3. Assess music preferences and previous experience with music for relaxation.
4. Provide a choice of relaxing selections; assist with tape/CD selections as
era or hymns with slower tempos played with familiar instruments needed.
(Moore, Staum, & Brotons, 1992). Religious music may be welcomed 5. Determine agreed-upon goals for music intervention with patient.
by persons unable to attend religious services. 6. Complete all nursing cares prior to intervention; allow for a minimum of
Classical music is thought to evoke greater enjoyment and interest 20 minutes of uninterrupted listening time.
with repeated listening, whereas popular music declines in effectiveness 7. Gather equipment (CD or cassette tape-player, cassettes/CDs, headphones,
with repetition (Bonny, 1986). Bonny believes that patients in a weakened batteries) and ensure all are in good working order.
state respond less to popular music and are more receptive to the stimulus 8. Assist patient to a comfortable position as needed; ensure call-light is within
of classical music that has endured over time. In any event, providing a easy reach and assist patient with equipment as needed.
choice and considering a persons musical preferences are imperative. 9. Enhance environment as needed (draw blinds, close door, turn off lights,
etc.).
New Age, synthesized, or nontraditional music has become very 10. Post a Do Not Disturb sign to minimize unnecessary interruptions.
popular. This type of music differs from traditional music, which is 11. Encourage
characterized by tension and release (Guzzetta, 1995). However, some
experts think that this type of synthesized music is not appropriate for
relaxation due to the novelty of the stimulus and the absence of the usual
forms found in more traditional and American music (Bonny, 1986;
Hanser, 1988). Music perceived as unfamiliar will cause an orienting
response that may undermine goals for intervention (Maranto, 1993).
Guidelines
Music intervention for the purpose of relaxation utilizes music as a pleasant
stimulus to block out sensations of anxiety, fear, and tension and to