Anda di halaman 1dari 8
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Nomor : $-907/MK.02/2016 31 Oktober 2016 Sifat Segera Lampiran Satu berkas Hal Penyampaian Pagu Alokasi Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga Tahun Anggaran 2017 Yth. 1. Para Menteri Kabinet Kerja 2. Jaksa Agung RI 3. Kepala Kepolisian RI 4, Para Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian 5. Para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara Jakarta Menindaklanjuti Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI dengan Pemerintah dan Bank Indonesia dalam rangka Pembicaraan Tingkat |/Pembahasan Rancangan Undang — Undang tentang APBN TA 2017 tanggal 25 Oktober 2016 dan Rapat Paripuma DPR RI tanggal 26 Oktober 2016, dengan ini disampaikan hal ~ hal sebagai berikut 1. Besaran Belanja Kementerian Negara/Lembaga TA 2017 ditetapkan sebesar Rp763.575,1 miliar, dengan rincian per K/L sebagaimana tercantum dalam Lampiran |. 2. Dalam mengalokasikan anggaran dimaksud, K/L diminta untuk memedomani: i) Arahan- arahan Presiden, antara lain money follow program (prioritas), penyederhanaan nomenklatur. anggaran, dan pengurangan proporsi belanja_untuk aparatur serta peningkatan proporsi anggaran yang bermanfaat untuk rakyat. i) Kebijakan dan Kriteria Pemanfaatan Anggaran Belanja TA 2017 sebagaimana tercantum dalam Lampiran Il 3. Dalam rangka penyusunan dan penyelesaian Peraturan Presiden tentang Rincian APBN TA 2017, RKA-K/L TA 2017 yang dilengkapi data dukung disampaikan kepada Menteri Keuangan c.g. Direktur Jenderal Anggaran selambat-lambatnya pada _tanggal 7 November 2016. Jadwal penyelesaian RKA-K/L TA 2017 dan Peraturan Presiden tentang Rincian APBN TA 2017 sebagaimana tercantum dalam Lampiran Ill Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. > Menteri Kevengan, aan N { aye YMpee “fg, SriMulyani Indrawati J» ‘Gedung Djuanda | Lantai 3, Jalan Dr. Wahidin Nomor 1, Jakarta 10710 Tel90n (021) 3500840 Faksimilo (021) 3500842 Situs www.kemenkeu:go.id MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA ‘aipu RuPIAN) PAGU ALOKASI ANGGARAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA TAHUN 2017 Joie gai sb rene ems 7 rien Lampiran Il Surat Menteri Keuangan Nomor :S- 907 JMK.02/2016 Tanggal 31 Oktober 2016 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA KEBIJAKAN DAN KRITERIA PEMANFAATAN ANGGARAN BELANJA KIL TA 2017 A. Kebijakan Umum Belanja Pemerintah Pusat TA 2617 Mempertajam efisiensi dan efektivitas belanja pemerintah pusat; 2. Mendukung pencapaian sasaran pembangunan dengan jalan, memacu pertumbuhan ‘ekonomi, mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan mengendalikan inflasi; 3. Meningkatkan kualitas dan efektivitas program perlindungan sosial (al. KIP, KIS, PKH, Rastra, Bidik Misi) melalui perbaikan sistem dan akurasi data; 4, Meningkatkan efektivitas pelayanan dan keberlanjutan program SJSN melalui perbaikan mutu layanan dan manajemen program; 5. Memantapkan reformasi birokrasi_ dengan menjaga kesejahteraan aparatur negara, melalui pemberian THR dan penyesualan uang makan PNS dan uang lauk pauk TNUPolri; 6. Memperkuat kepastian dan penegakan hukum, stabilitas pertahanan dan keamanan, serta politik dan demokrasi; 7. Mengantisipasi ketidakpastian perekonomian melalui dukungan cadangan risiko fiskal dan mitigasi bencana serta konservasi terhadap lingkungan; dan 8. Melanjutkan kebijakan efisiensi subsidi yang lebih tepat sasaran melalui perbaikan mekanisme penyaluran dan akurasi basis data penerima, B. Kebijakan Belanja K/L TA 2017 4. Meningkatkan kinerja aparatur pemerintah dengan didukung kebijakan reformasi birokrasi serta melanjutkan perbaikan kesejahteraan aparatur negara; 2. Melanjutkan kebijakan efisiensi dan penajaman belanja_non operasional_ di Kementerian Negara/Lembaga dengan tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat; 3. Melanjutkan dan memperkuat pembangunan infrastruktur dan konektivitas untuk memperbaiki kualitas pembangunan; 4, Memperkuat pelaksanaan program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, kedaulatan pangan dan energi, kemaritiman dan kelautan, serta pariwisata dan industri; 5. Mendukung penegakan hukum (penanganan perkara) serta stabilitas pertahanan dan keamanan (alutsista dan pencegahan terorisme); 6. Mendukung peningkatan pengembangan kualitas demokrasi dan kehidupan berpolitik. Gedung Diuanda | Lantal 3, Jl. Dr. Wahitin No 1, Jakarta 10710 TTelepon (021) 3500840; Faksimie (021) 3500642 Situs wwra.Kemenkeu-g0Jd MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA C. Kriteria Penggunaan Tambahan Belanja Prioritas 1. Sejaian dengan prioritas dalam RKP tahun 2017; 2. Dialokasikan secara efision dan efektif dengan output yang terukur; 3. Memenuhi akuntabilitas dan governance. D. Penyesuaian dan Penelaahan RKA-K/L TA 2017 1, Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga harus memperhatikan : a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355) Undang-Undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400); Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 152, Tambahan Lembaran Negara Repul Indonesia Nomor 5178); Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2015 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2017 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 137); Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 214/PMK.05/2013 tentang Bagan Akun Standar; Peraturan Menteri Keuangan Nomor 114/PMK.02/2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 127/PMK.02/2015 Tentang Klasifikasi ‘Anggaran; Peraturan Menteri Keuangan Nomor 106/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2017; Peraturan Menteri Keuangan Nomor 33/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2017; Peraturan Menteri Keuangan Nomor 196/PMK.02/2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 143/PMK.02/2015 Tentang Petunjuk Penyusunan Dan Penelaahan Rencana Kerja Dan Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga dan Pengesahan Dafiar Isian Pelaksanaan Anggaran; Gedung Duende | Lanta 3, J. Dr. Wahidin No 1, Jakarta 10710 TTolopon (021) 3500840; Faksimie (021) 3500842 Situs www Kemenkeu.goid MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA |. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 238/PMK.02/2015 tentang Tata Cara Pengajuan Persetujuan Kontak Tahun Jamak (Multi Years Contract) Dalam Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah Kepada Menteri Keuangan; m. Surat Menteri Keuangan Nomor S-635/MK.02/2016 tanggal 5 Agustus 2016 tentang Penyesuaian (Penghematan) Pagu Anggaran K/L TA 2017; 1. Kesimpulan Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI dengan Pemerintah dan Bank Indonesia tanggal 25 Oktober 2016; ©. Surat Menteri Keuangan Nomor S-841/MK.02/2014 tanggal 16 Desember 2014 tentang Penundaan/Moratorium Pembangunan Gedung Kantor Kementerian Negara/Lembaga 2. Melakukan penyesuaian (update referensi kinerja K/L) terhadap RKA-K/L TA 2017 dengan menggunakan rumusan Arsitektur dan Informasi Kineja (ADIK) Kementerian/Lembaga; 3. RKA-K/L Alokasi Anggaran Kementerian Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2017, telah memperhitungkan hal-hal sebagai berikut : 2. Anggaran untuk membiayai seluruh belanja penyelenggaraan program/kegiatan prioritas dan penunjang dalam Tahun Anggaran 2017; Anggaran untuk Rupiah Mumi Pendamping; ‘Anggaran untuk membiayai kegiatan Kontrak Tahun Jamak (Multi Years Contract) Dana yang bersumber dari Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN); Dana yang bersumber dari Pinjaman dan Hibah Dalam Negeri (PHDN); Dana yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP/BLU); Dana yang bersumber dari Surat Betharga Syariah Negara Project Base Sukuk (SBSN PBS), . Anggaran untuk pemberian gaji bulan ketiga belas. 4, RKA-KIL terlebih dahulu ditelti oleh Sekretariat Jenderal/Sekretariat Utama/Sekretariat cq. Biro PerencanaanUnit Perencanaan K/L dan direviu oleh Aparat Pengawas Intemal Kementerian Negara/Lembaga, agar RKA-K/L TA 2017 berkualitas sesuai RKP 2017 dan siap dilaksanakan sejak bulan Januari TA 2017, serta telah dilengkapi dengan dokumen pendukung; 5. RKA-K/L sebagaimana tersebut pada butir 4, yang belum mendapatkan persetujuan Komnisi terkait di DPR, pengalokasiannya ke dalam RKA-K/L adalah sebagai berikut : ‘a. Apabila telah dirinci ke dalam program, kegiatan, dan satker, maka dalam RKA-K/L dicantumkan sebagai “Catatan” Halaman IV DIPA; atau b. Apabila belum dirinci ke dalam program, kegiatan, satker, dan masih dialokasikan secara terpusat dan/atau belum ada peruntukannya, maka dalam RKA-K/L dicantumkan sebagai output cadangan dan “Catatan” Halaman IV DIPA; 7 @>—en09c Kecuali angggaran untuk belanja operasional pegawai dan operasional barang. ‘Gedung Diuanda I Lansl 3, Jt. Dr. Wahigin No 1, Jakarta 10710 TTolepon (021) 3500840; Faksimie (021) 3500842 Situs ywra.Kemenkougo.id 4&3 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 6. Dalam hal K/L mendapatkan tambahan belanja prioritas, maka program/kegiatan yang menampung perubahan/penyesuaian tersebut dicantumkan pada catatan penelaahan; 7. Alokasi belanja operasional pegawai yang dicantumkan dalam lampiran Surat Menteri Keuangan ini adalah angka minimal yang harus dipenuhi dan tidak dapat direalokasikan menjadi belanja non pegawai; 8. Alokasi anggaran pendidikan dan anggaran Kesehatan yang dicantumkan dalam lampiran Surat Menteri Keuangan ini adalah angka minimal yang harus dipenuhi; 9. Untuk kegiatan yang dananya bersumber dari pinjaman luar negeri dan/atau hibah luar negeri mengacu asumsi kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sebesar Rp13.300/USD (tiga belas ribu tiga ratus rupiah per dolar Amerika Serikat); 10. Softcopy dan hardcopy RKA-K/L TA 2017 yang disertai data dukung disampaikan ke petugas Pusat Layanan Direktorat Jenderal Anggaran; 11. Dalam rangka penetapan Perpres Rincian APBN TA 2017 dan pengesahan DIPA TA 2017 dilaksanakan tepat waktu, maka RKA-K/L TA 2017 berdasarkan Alokasi Anggaran TA 2017 agar segera disampaikan kepada Menteri Keuangan c.q. Direktur Jenderal Anggaran oleh Menteri/Pimpinan Lembaga atau Pejabat yang ditunjuk sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku mulai tanggal 31 Oktober 2016. Batas waktu penyampaian RKA-K/L dimaksud selambat-lambatnya pada tanggal 7 November 2016. 42.RKA-K/L yang disampaikan kepada Menteri Keuangan c.q. Direktur Jenderal ‘Anggaran, sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku, adalah RKA-K/L yang telah : - disetujui oleh komisi terkait di DPR Rl; ~ direviu oleh Aparat Pengawas Internal Kementerian Negara/Lembaga; - dilakukan update referensi kinerja K/L melalui aplikasi ADIK; - dilengkapi dengan data pendukung : (i) surat pengantar RKA-K/L yang ditandatangani oleh Menteri/Pimpinan Lembaga atau pejabat yang ditunjuk; (ii) daftar rincian pagu alokasi per satker/eselon I; (ii) RKA Satker, (iv) Lembar persetujuan komisi terkait di Dewan Perwakilan Rakyat. 4. Penelaahan RKA-K/L dilakukan oleh K/L, Kementerian Keuangan cq. Difjen Anggaran, dan Kementerian PPN/Bappenas; 14. Seluruh proses Penelaahan dan penyelesaian dokumen RKA-KIL dilaksanakan di Kantor Direktorat Jenderal Anggaran sesuai SOP dan Jadwal Penelaahan yang telah ditetapkan; Gedung Djuanda | Lantal 3, J. Dr. Wahidin No 1, Jakarta 10710 Telepon (021) 3600840; Faksimie (021) 3500842 Sits wnw.Kemenkou god 4 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 15. Petugas dari Kementerian Negara/Lembage yang melakukan penelaahan adalah Pejabat/pegawai yang mendapatkan penugasan dari Kementerian NeGera/Lembaga, E, Penyusunan dan Penyelesaian KPJM berdasarkan ADK RKA-KIL TA 2017 4, Setelah selesai melakukan perbaikan RKA-KL Alokasi Anggaran 2017 hasil penelaahan, K/L diminta menyampaikan backup data RKA-KL dalam bentuk .s17 (file ekstensi kirim data ke SPAN, hasil backup melalui aplikasi RKA-K/L Tahun 2017) ke mitra kerja K/L di DJA; 2. Mitra kerja K/L di DJA akan melakukan Konversi backup data RKA-KL Alokasi Anggaran 2017 menjadi xm; 3. Berdasarkan backup data xml tersebut, Biro Perencanaan/Unit Perencanaan K/L didampingi oleh mitra kerja K/L di DJA melakukan perhitungan dan penyusunan prakiraan maju 2018, 2019, 2020 dengan menggunakan Aplikasi KPJM; 4, Penghitungan dan Penyusunan angka Prakiraan Maju (PM) tersebut dilakukan secara bersama-sama_ untuk seluruh Kementerian NegaralLembaga pada tanggal 11 November 2016 bertempat di Kantor DJA (undangan resmi menyusul); 5. Hasil Prakiraan Maju 2018, 2019, dan 2020 dicetak melalui aplikasi KPJM dan diparaf bersama oleh petugas penelaah dari Perwakilan Biro Perencanaan/Unit Perencana K/L dan petugas penelaah dari Direktorat Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman/Direktorat Anggaran Bidang = Pembangunan Manusia dan Kebudayaan/Direktorat Anggaran Bidang Politik Hukum Pertanahan dan Keamanan dan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara; 6. K/L kemudian menyampaikan Prakiraan Maju 2018, 2019, dan 2020 bersama-sama dengan RKA-KL Alokasi Anggaran 2017 ke Pusat Layanan DJA. Gedung Djuanda | Lanai 3, Jl. Dr. Wahiin No 1, Jakarta 10710 TTelepon (021) 1500840; Faksimie (021) 3500842 Situs ww. Kemenkeu.g0.d conan sas 2 open ps ze, ‘omer enw 0 mr nn Brote 2102 VLN@dW UejoUrY seldieg uereduesued) L102 VL Nady Ueloury saudieg ueunsnAuad| Tray Senay UeyeURBBueU ep Ueyeeisuad SEH 1102 1O-yold BIeG UeXJesepied nleW UeEIeLd eySuy UeUNsNfued ‘seuaddeg uep yrd ‘bo neyuewey “Ii UeIO LLOZ VL Vi-voie UeYEEIOUad sevaddeg uep yrd ‘bo neyusuley epedex ni UeIO LLOZ VL TO-WHe UBreduIekUed| TID diay WS10 MOIRSI UEP Tp] URBUETRTEd Lolig Yolo ueReued ynseWIe}) “Yp4 Y8IO_LL0Z V.L It wry IsesyeUuly/UEUNsNAUed| pl epeday L107 Wu UEIeDBUY ISexOTY BueWe) UeBUENey UeIUEW yeINS UeFedWIEAUed| 1.02 VL UereBBuy Isexyory Sueque) ueGueNsy Lee; yeINS| 2102 VL Nad NN ueseyequeg Buea IY Ydd BUNdued YedeY| ~lafel=|elel=|ole [oz [ox [ar zt or [er |or|er |zr]ielor[e]@ 1219 |s [ele le] + |r lor|ez [ee|az|se ‘9402 U3RBAON ‘9102 NBBOLNO ween L102 VL N&dV ueloulY BuejUE} Usp|selg UeINyeJed UEP 102 VL /-Ve UelesejeAued jemper VISSNOQNI ¥IIENdSe NVONWNSW 1SSLNSW stoz seqeyo re :eBBueL 9102/20'NMi/ Eos: JOWON, UweBuena Levey yeuns | Ueuidwiey