Anda di halaman 1dari 35

TRANSFORMATOR

Transformator adalah suatu alat yang


berfungsi memindahkan daya listrik arus
bolak balik (AC) dari satu rangkaian ke
rangkaian lainnya melalui suatu
gandengan magnet dan berdasarkan
prinsip-prinsip elektromagnetik
Rangkaian Trafo

inti

Fb

I1 I2

V1 ep
~ Np Ns es V2 ZL
Prinsip Kerja
Apabila ada arus listrik bolak balik yang mengalir
mengelilingi suatu inti besi maka inti besi itu akan berubah
menjadi magnit dan apabila magnit tersebut dikelilingi oleh
suatu belitan maka pada kedua ujung belitan tersebut akan
terjadi beda tegangan mengelilingi magnit, maka akan
timbul gaya gerak listrik (GGL)
TRANSFORMATOR DAYA

Transformator daya merupakan peralatan listrik


yang berfungsi untuk memindahkan daya dari
satu rangkaian ke rangkaian yang lain pada tingkat
tegangan yang berbeda.
Di pusat pembangkit,transformator daya
dipergunakan untuk menaikkan tegangan.
Sedangkan di Gardu Indukdigunakan untuk
menurunkan tegangan, Transformator daya yang
digunakan pada Gardu Induk Tegangan EktraTinggi
(EHV) terdiri 3 buah transformator 1 phasa.masing-
masing 500 MVA.
Unit Transformator Daya , terdiri dari 3 buah
Transformator 1 phasa 500 MVA
Bagian Penting Transformator

Bushing Primer &


Sekunder
Radiator
Konservator
Bucholz Tangki Utama
Bucholz OLTC (Jansen)
Box OLTC
Fan Radiator
Marshalling Kiosk
Unit trafo :
Tangki konservator trafo.
Bushing primer trafo
Bushing sekunder trafo
Kabel out going 20 kV trafo.
Sirip radiator pada trafo.
Body trafo
Pondasi

Rele Bucholz
Rele Sudden Presure
Tabung Silcagel
Box Kontrol OLTC
Pressure Relief OLTC
BAGIAN-BAGIAN RANSFORMATOR

Bagian-bagian utama:
Inti besi: untuk mempermudah jalanya fluksi
Kumparan trafo: alat transformasi tegangan
dan arus
Kumparan tersier: memperoleh tegangan
tersier
Minyak trafo: media pendingin dan isolasi
Inti besi
berfungsi untuk
mempermudah jalan
fluksi, yang ditimbulkan
oleh arus listrik yang
melalui kumparan.
Dibuat dari lempengan-
lempengan besi tipis
yang berisolasi, untuk
mengurangi panas
(sebagai rugi-rugi besi)
yang ditimbulkan oleh
Eddy Current
Kumparan
lilitan kawat berisolasi
yang membentuk suatu
kumparan. Kumparan
tersebut terdiri dari
kumparan primer dan
kumparan sekunder yang
diisolasi baik terhadap inti
besi maupun terhadap
antar kumparan dengan
isolasi padat seperti
arton, pertinak dan lain-
lain.
Bagian Penting Transformator

Bushing Primer &


Sekunder
Radiator
Konservator
Bucholz Tangki Utama
Bucholz OLTC (Jansen)
Box OLTC
Fan Radiator
Marshalling Kiosk
Unit trafo :
Tangki konservator trafo.
Bushing primer trafo
Bushing sekunder trafo
Kabel out going 20 kV trafo.
Sirip radiator pada trafo.
Body trafo
Pondasi

Rele Bucholz
Rele Sudden Presure
Tabung Silcagel
Box Kontrol OLTC
Pressure Relief OLTC
Minyak Transformator

merupakan salah
satu bahan isolasi
cair yang
dipergunakan
sebagai isolasi dan
pendingin pada
transformator
Bushing: penghubung kumparan trafo
ke jaringan luar
Tangki: tempat bagian2 trafo yg
terendam minyak trafo
Konservator: menampung pemuaian
minyak trafo
Peralatan bantu
Pendingin: menyalirkan panas keluar
trafo
Tap Changer: perubah perbandingan
transformator untuk mendapatkan
tegangan operasi sekunder sesuai yg
diinginkan dari tegangan primer yg
berubah-ubah
Alat pernafasan: mengatur keluar
masuknya udara dari dalam trafo
Indikator: untuk mengawasi selama
trafo beroperasi.
Indikator suhu minyak
Indikator permukaan minyak
Indikator sistem pendingin
BUSHING
konduktor kumparan
transformator ke
jaringan luar yang
diselubungi oleh
isolator, Bushing
sekaligus berfungsi
sebagai penyekat
antara konduktor
tersebut dengan
tangki transformator
Tanki Konservator
berfungsi untuk menampung minyak
cadangan dan uap/udara akibat
pemanasan trafo karena arus beban
On Load Tap Changer

Alat ini disebut


sebagai sadapan
pengatur tegangan
tanpa terjadi
pemutusan beban
maka disebut On
Load Tap Cahnger
(OLTC)
Alat Pernapasan (Dehydrating Breather)

Berfungsi untuk
melindungi
minyak dari
kontaminasi uap
air akibat
kelembaban
udara
Indikator

Thermometer
Permukaan
minyak
Peralatan proteksi
Rele bucholz: rele alat/rele untuk
mendeteksi dan mengamankan
terhadap gangguan di dalam trafo
yang menimbulkan gas.
Pengaman tekanan lebih:
pengaman tangki trafo terhadap
kenaikan tekan gas yang timbul
didalam tangki.
Rele tekanan lebih: pengaman di
dalam trafo apabila ada kenaikan
tekanan gas secara tiba2 dan langsung
mentripkan PMT.
Rele diferensial: mengamankan
gangguan didalam trafo terhadap
flashover.
Rele arus lebih: mengamankan trafo
dari arus yang melebihi batas.
Rele tangki tanah: mengamankan trafo
bila ada hubung singkat pada bagian2
trafo.
Rele hubung tanah: mengamankan trafo
bila ada hubung singkat satu phasa ke
tanah.
Rele thermis: mengamankan trafo dari
kerusakan isolasi kumparan,akibat
adanya panas lebih yg ditimbulkan oleh
arus lebih.
Proteksi Internal Bucholz Relay

mengamankan
transformator yang
didasarkan pada
gangguan
Transformator seperti
: arcing, partial
discharge, over
heating yang
umumnya
menghasilkan gas
Proteksi Internal
Jansen membran

bekerja karena tekanan


lebih akibat gangguan
didalam transformator,
karena tekanan melebihi
kemampuan membran
yang terpasang, maka
mamran akan pecah dan
minyak akan keluar dari
dalam transformator
Proteksi Internal Sudden Pressure Relay

Memproteksi dari tekanan berlebih sesaat


Tidak bereaksi pada tekanan berlebih, hal
ini telah ditangani oleh relief vent
SOURCE TRIP COMMAND

MEMBRAN
KENAIKAN
TEKANAN KAPILER
MENDADAK MEMBRAN

TANGKI TRAFO
Neutral Grounding Resistance

Adalah tahanan yang


dipasang antara titik
neutral trafo dengan
pentanahan dimana
berfungsi untuk
memperkecil arus
gangguan yang terjadi
ISOLASI

Isolasi berfungsi untuk memisahkan


bagian yg mempunyai beda tegangan agar
supaya diantara bagian2 tersebut tidak
terjadi lompatan listrik (flashover) atau
percikan (sparkover).
Minyak sebagai bahan isolasi dalam trafo

Syarat yang harus dipenuhi :


Kekuatan isolasi tinggi
Berat jenis kecil,sehingga partkel2 didalam
minyak dapat mengendap dengan cepat
Viskositas yang rendah,agar lebih mudah
bersirkulasi dan kemampuan pendinginan
menjadi lebih baik
Titik nyala yang tinggi,tidak mudah
menguap sehingga tidak meMbahayakan
Tidak merusak bahan isolasi padat
Sifat kimia yang stabil
Pemurnian minyak trafo

Metode pemurnian minyak trafo:


a. Mendidihkan (Boiling)
minyak dipanaskan hingga titik didih air
dalam alat yang disebut boiler,air dalam
minyak akan menguap karena titik didih
minyak lebih tinggi daripada titik didih
air.
b. Alat sentrifugal
minyak dipanaskan hingga 45 55 C dan
diputar dengan cepat dalam alat
sentrifugal.Pengotor akan tertekan kesisi
bejana oleh gaya sentrifugal sedangkan
minyak yang bersih tetap berada ditengah
bejana
c. Penyaringan
minyak disaring melalui kertas penyaring
sehingga pengotor tidak dapat melalui
pori2 penyaring yang kecil,sementara air
diserap oleh kertas dengan higroscopicity
yang tinggi.
d. Regenerasi
regenerasi dengan menggunakan
adsorben.
Adsorben adalah substansi partikel2 yg
dpt menyerap pdoduk2 penuaan dan
kelembaban pada permukaan.