Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tanah merupakan bagian pendukung pondasi dari suatu bangunan. Bangunan harus didukung oleh tanah yang bagus sehingga dapat menopang bangunan diatasnya. Sebelum membuat suatu bangunan langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat pondasi. Pondasi merupakan bagian dari suatu bangunan yang langsung berhubungan dengan tanah. Pondasi adalah bagian terendah dari bangunan yang meneruskan beban bangunan ke tanah atau batuan yang ada dibawahnya (Hardiyatmo, H.C, 2011). Tanah yang berada di bawah bangunan harus dapat menahan beban dari bangunan yang akan dibangun diatasnya. Pembangunan gedung kampus baru Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang dilaksanakan di Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang terdiri dari beberapa bangunan gedung, salah satu diantaranya adalah gedung Fakultas Hukum. Pembangunan gedung Fakultas Hukum ini menggunakan sistem pondasi konstruksi sarang laba-laba. Pondasi konstruksi sarang laba-laba atau disingkat KSLL ditemukan oleh Ir. Ryantori dan Ir. Soetjipto pada tahun 1976. Pada tahun 2004 hak patennya dipegang oleh PT Katama Suryabumi dan juga sebagai pelaksana khusus pondasi KSLL. KSLL adalah sistem pondasi dangkal yang kaku dan tahan gempa yang merupakan kombinasi antara pondasi plat beton bertulang dengan perbaikan tanah. KSLL merupakan solusi untuk tanah yang memiliki daya dukung rendah seperti tanah lunak, atau tanah gambut. Sekarang KSLL lebih banyak digunakan untuk bangunan tahan gempa. Perancangan pondasi harus memenuhi kriteria stabilitas dan kriteria penurunan. Persyaratannya yaitu faktor aman terhadap keruntuhan akibat terlampauinya kapasitas daya dukung tanah harus terpenuhi dan penurunan yang terjadi harus masih dalam batas-batas nilai yang ditoleransikan (Hardiyatmo H.C, 2011). Pembangunan gedung kampus baru Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dibangun di Kabupaten Serang, Provinsi Banten yang termasuk zona rawan gempa

karena berada pada pertemuan tiga lempeng (kerak bumi) aktif. Ketiga lempeng aktif tersebut adalah Lempeng Indo-Australia di bagian selatan, Lempeng Eurasia di bagian utara, dan Lempeng Pasifik di bagian timur. Penelitian ini akan membahas analisis tentang daya dukung dan penurunan pondasi konstruksi sarang laba-laba (KSLL). Perhitungan daya dukung akan dihitung dengan menggunakan persamaan Meyerhof. Perhitungan penurunan segera dihitung dengan menggunakan persamaan Timoshenko dan Goodier, sedangkan penurunan konsolidasi menggunakan persamaan Terzaghi. Tambahan tegangan tanah dihitung dengan persamaan Boussinesq.

B. Rumusan Masalah

Perumusan masalah pada tugas akhir ini adalah :

1. Berapa nilai daya dukung pondasi KSLL dalam menahan beban gedung Kampus Baru Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa?

2. Berapa nilai penurunan yang terjadi pada pondasi KSLL?

3. Berapa perbandingan nilai antara analisis perhitungan daya dukung pondasi dan penurunan dengan pembebanan statik dan dinamik secara empiris dan menggunakan software Plaxis v.8.2?

C. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian tugas akhir berada di Banten yaitu Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

D. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah:

1. Mengetahui nilai daya dukung pondasi KSLL untuk menahan beban gedung Kampus Baru Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

2. Mengetahui nilai penurunan yang terjadi pada pondasi KSLL.

3. Mengetahui nilai perbandingan analisis perhitungan daya dukung pondasi dan penurunan dengan pembebanan statik dan dinamik secara empiris dan menggunakan software Plaxis v.8.2.

2

E. Manfaat Penelitian

Adapun penelitian ini ditujukan agar mendapatkan manfaat sebagai berikut:

1. Sebagai tambahan ilmu dalam bidang analisis geoteknik tentang pondasi KSLL.

2. Menambah pengetahuan lebih dalam tentang pondasi KSLL khususnya dalam menghitung penurunan dan daya dukung pondasi dengan menggunakan rumus- rumus empiris maupun dengan menggunakan software Plaxis v.8.2.

3. Sebagai pertimbangan atau referensi pemecahan masalah yang dikembangkan untuk penelitian tahap lanjut dikemudian hari khususnya bagi mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa maupun civitas akademik lainnya.

F. Batasan Masalah

Dalam penelitian ini, ada beberapa hal yang menjadi batasan yang diterapkan,

yang bertujuan untuk menghindari penyimpangan dari tujuan semula, antara lain:

1. Terbatas pada proyek pembangunan gedung Kampus Baru sindangsari Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng tirtayasa.

2. Menggunakan data N-SPT dan data parameter tanah hasil uji laboratorium.

3. Menggunakan metode Meyerhof untuk menghitung daya dukung pondasi.

4. Perhitungan penurunan menggunakan asumsi penurunan seragam.

5. Tidak menghitung penurunan konsolidasi sekunder.

6. Tidak menganalisis RAB.

7. Pembebanan yang digunakan adalah beban statik dan dinamik.

8. Hasil output pada analisis menggunakan Plaxis v.8.2 dalam bentuk 2D.

9. Tidak menghitung dan mendesain ulang struktur pondasi.

10. Tidak memperhitungkan pelaksanaan pekerjaan pondasi.

G. Keaslian Penelitian

Pada tugas akhir ini yaitu analisis pondasi konstruksi sarang laba-laba pada

gedung Kampus Baru Sindangsari Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini belum ada yang menganalisa.

3

BAB I

BAB II

BAB III

BAB IV

BAB V

BAB VI

H. Sistematika Penulisan : PENDAHULUAN Berisi latar belakang, perumusan masalah, lokasi penelitian, tujuan penelitian, manfaat penelitian, batasan masalah, keaslian penelitian dan sistematika penulisan : TINJAUAN PUSTAKA Berisi tentang referensi tugas akhir yang dipakai dalam penyusunan tugas akhir. : LANDASAN TEORI Berisi landasan teori tentang pengertian tanah, sifat-sifat teknis tanah, pengertian pondasi, jenis-jenis pondasi, pondasi konstruksi sarang laba-laba dan parameter penelitian. : METODOLOGI PENELITIAN Berisi tentang data umum, lokasi pengujian lapangan, metode pengumpulan data, proses prancangan, dan flow chart metodologi penelitian. : ANALISIS DATA DAN PERHITUNGAN Berisi perhitungan pondasi konstruksi sarang laba-laba berdasarkan keadaan tanah dan pembebanan pada struktur, serta analisisnya terhadap daya dukung, dan penurunan (settlement). : PENUTUP Berisi tentan g kesimpulan hasil perhitungan dan analisis konstruksi sarang laba-laba dan juga saran-saran berdasarkan kesimpulan yang telah diambil.

hasil perhitungan dan analisis konstruksi sarang laba-laba dan juga saran-saran berdasarkan kesimpulan yang telah diambil.
hasil perhitungan dan analisis konstruksi sarang laba-laba dan juga saran-saran berdasarkan kesimpulan yang telah diambil.
hasil perhitungan dan analisis konstruksi sarang laba-laba dan juga saran-saran berdasarkan kesimpulan yang telah diambil.
hasil perhitungan dan analisis konstruksi sarang laba-laba dan juga saran-saran berdasarkan kesimpulan yang telah diambil.
hasil perhitungan dan analisis konstruksi sarang laba-laba dan juga saran-saran berdasarkan kesimpulan yang telah diambil.

4