Anda di halaman 1dari 7

CONTOH PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN

PENGADAAN UNIT HAND TRACTOR KEMENTERIAN


PERTANIAN
Berikut ini adalah contoh penyusunan proposal permohonan bantuan pengadaan alat tani kelompok
tani resmi terdaftar pada dinas terkait setempat melalui Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian
Kementerian Pertanian.

PROPOSAL
PENGADAAN MESIN HAND TRAKTOR
KELOMPOK TANI BUNGUNG LOMPOA
Dusun Parigi Desa Bonto Cinde

Draf 1
Contoh Berita Acara Pembentukan Kelompok Tani

BERITA ACARA
RAPAT PEMBENTUKAN KELOMPOK TANI

Pada hari Sabtu, 01 Desember Tahun 2007 bertempat di Kantor Kelurahan Bonto
Manai Kec. Bissappu Kab. Bantaeng, telah di adakan rapat umum pembentukan
Kelompok Tani yang di hadiri oleh Kepala Kelurahan, Pemuka Masyarakat, dan
Elemen Masyarakat.
Bahwa rapat telah dibuat notulen susunan acara sebagai berikut :
Pembukaan
Penjelasan
Pemilihan / Pengangkatan Pengurus Kelompok
Pemberian Nama Kelompok
Penutup
Hasil Keputusan rapat selengkapnya sebagai berikut :
1. Acara pertama, pembukaan Oleh pimpinan rapat.
2. Acara kedua, Penjelasan umum dan tata tertip di setujui oleh peserta rapat.
3. Acara ketiga, Sebelum dilakukan pemilihan / pengangkatan kedua, sekretaris dan
bendahara. Terlebih dahulu di jel;askan oleh pimpinan rapat tentang tanggung jawab dan
tugasnya, maka dipilih susunan pengurus sebagai berikut :
Ketua : BADDU
Sekretaris : JAMAL
Bendahara : HALWIYAH
Acara keempat, pemberian nama kelompok tani MELATI III
Acara kelima, penutup dan di akhiri dengan Doa bersama.
Demikian berita Acara rapat dibuat dengan sebenarnya untuk digunakan sebagai dasar dalam
pembetukan Kelompok Tani MELATI III

Bantaeng 01 Desember 2007

Mengetahui ;
Kepala Kelurahan Bonto Manai Kecamatan Bissapu
Kabupaten Bantaeng

---------------------------

Draf 2
Contoh Berita Acara Rapat Usulan Program

BERITAACARA
RAPAT PENGUSULAN PROGRAM
KELOMPOK TANI MELATI III

Pada hari Senin Tanggal 1 AGUSTUS Tahun 2011 telah dilaksanakan rapat
Kelompok Tani MELATI III yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Bonto
Manai, dengan hasil rapat sebagai berikut :

Semua Anggota Kelompok sepakat untuk mengusulkan bantuan pengadaan


5 Unit pengadaan Hand Traktor.
1 unit Mesin Penggiling Jagung.
Adapun Nama-Nama Anggota Kelompok Tani (terlampir)
Demikian berita acara ini dibuat untuk dapat dilaksanakan dan dipertanggung jawabkan.
Bantaeng 1 Agustus 2011

Ketua Sekretaris Bendahara

BADDU AMIN JAMAL HALWIYAH

Mengetahui :
Kepala Kelurahan Bonto Manai Kecamatan Bissapu
Kabupaten Bantaeng
----------------------------------

Draf 3
Contoh Isi Proposal

PENDAHULUAN
Dasar Pemikiran
Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, bertujuan
antara lain mewujudkan kesejahtraan secara umum dan mencerdaskan kehidupan
bangsa. Pemerintah bertekad untuk meningkatkan kesejahtraan rakyat dan
pengurangan kemiskinan, tema tersebut diterjemahkan salah satunya adalah
peningkatan pelayanan dasar dan pembangunan pedesaan serta percepatan
pertumbuhan yang berkualitas dengan memperkuat daya tahan ekonomi yang
didukung oleh pembangunan pertanian. Iklim Negara kita sangat menunjang
terhadap kegiatan sektor pertanian, berkat upaya pemerintah melalui program
pembangunan pertanian terutama dalam penyediaan kebutuhan dasar masyarakat
yaitu bahan pangan terutama beras, pada tahun 1984 pertama kali mencapai
swasembada beras, dan syukurlah pada tahun 2008 swasembada beras tercapai
lagi mengulangi kesuksesan tahun 1984. Sebagai lanjutan program pemerintah
dalam pembangunan pertanian selain mempertahan kan swasembada beras juga
lebih dititik beratkan kepada peningkatan pendapatan dan kesejahtraan petani.
Kontribusi para petani pada pembangunan pertanian cukup besar kerena posisi
petani merupakan pelaku utama sebagai pengelola sektor pertanian secara luas.
Tetapi tujuan pemerintah untuk menciptakan tingkat pendapatan dan kesejahtraan
petani secara keseluruhan belum dapat dirasakan. Faktor penyebab yang menjadi
hambatan terhadap lajunya program pembangunan pada sektor pertanian adanya
perubahan-perubahan yang sangat besar pengaruhnya terhadap kegiatan pertanian. Faktor tersebut
diantaranya :
1. Beralihnya tenaga kerja muda di pedesaan ke sektor industri.
2. Berkurangnya tenaga kerja dibidang pertanian.
3. Kurangnya penggunaan alat alat pertanian yang lebih modern.
4. Mahalnya alat-alat pertanian yang modern.
Dari perubahan tersebut diatas dampak yang dirasakan khususnya oleh para petani yang tergabung
pada kelompok tani BUNGUNG LOMPOA adalah sukarnya tenaga kerja untuk pengolahan lahan,
sehingga pengolahan lahan mempunyai rentang waktu yang lama, yang mengakibatkan sebagian
lahan petani menjadi tidak serentak dalam tanam. Kurang optimalnya pengolahan lahan.
Peluang untuk meningkatkan produktivitas padi sawah melalui sentuhan teknologi mekanisasi
pertanian masih cukup terbuka melalui pemanfaatan potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara
optimal, melihat peluang yang ada diwilayah kelompok tani BUNGUNG LOMPOA Dusun Parigi Desa
Bonto Cinde adalah Pemenuhan Kebutuhan Pengadaan Traktor untuk pengolahan lahan pertanian
yang cocok dengan kondisi hamparan kelompok.

Tujuan
Tujuan diadakannya pengadaan Traktor di lahan hamparan kelompok adalah:
1. Tepatnya waktu pengolahan lahan sawah untuk tanam lebih serempak.
2. Untuk menjadikan pengolahan lahan secara optimal.
3. Meningkatnya produktivitas komoditi padi sawah.
4. Untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian.
5. Meningkatkan efektivitas para petani dalam usaha tani.
6. Meningkatkan pemerintah dalam pelaksanaan program pertanin
terutama Peningkatan Produksi Beras Secara Nasional.
KEADAAN

Kelompok tani BUNGUNG LOMPOA jarak dari pemerintah desa kurang lebih 1 km
dengan topograpi daerah sedikit berbukit, dengan ketinggian 700 diatas
permukaan laut. Pada umumnya anggota kelompok bermata pencaharian sebagai
petani baik pangan maupun sayuran, dan hasil kerajinan olahan kapas (kapok)
seperti kasur dan bantal. Dengan kehidupan yang sederhana dan kebanyakan
masih berpendidikan sekolah dasar tetapi masih menjalankan kehidupan bergotong
royong dan beragama Islam yang dianutnya. Sarana transportasi berupa ojek
dengan prasarana jalan yang sudah lancar dan masuk kendaraan, sehingga
pengankutan hasil pertanian cukup berjalan lancar.

Kelompok tani BUNGUNG LOMPOA berdiri berdasarkan kepentingan bersama


dalam mengelola lahan pertanian berupa sawah di Dusun Parigi Desa Bonto Cinde
dengan luas arel sawah 25 Hektar dengan data sebagai berikut :Jumlah pemilik
172 orang dengan tingkat produktivitas/ha padi 4,9 ton dengan pola tanam sebagian
besar pad-padi. Apabila melihat tingkat produktivitas pada padi berdasarkan data
faktual belum begitu optimal, salah satunya dengan pengadaan sarana mekanisasi
pertanian berupa teraktor untuk meningkatkan produktivitas/ha menjadi 5,8 ton/ha.

RENCANA KEGIATAN PENGADAAN TRAKTOR

Lokasi Areal Pertanian.


Lokasi areal pertanian yang diupayakan untuk dapat menggunakan mesin traktor
pada saat pengolahan lahan di Dusun Parigi Seluas 25 Ha.

Pemberdayaan Kelembagaan Petani


Dalam rangka pemberdayaan kelompok tani BUNGUNG LOMPOA upaya yang
sedang dilakukan adalah meningkatkan aktivitas petani, penumbuhan kerjasama
anggota dalam kelompok tani dan kerjasama antar kelompok tani, serta
meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan para petani dalam menerapkan
teknologi anjuran, dan pemupukan modal kelompok.

Peningkatan Produksi Pertanian


Dengan tersedianya alat pertanian traktor di kelompok tani BUNGUNG LOMPOA
diharapkan mampu meningkatkan selain produktivitas lahan dan dapat
meningkatkan produksi padi serta efektivitas petani dalam mengelola lahan,
sehingga petani mampu memanfatkan waktu dalam mengelola pertanian selain
lahan sawah untuk meningkatkan pendapatannya, terutama kerajinan dari bambu.
Dan diharapkan dapat merubah pola tanam dari padi padi menjadi padi padi
palawija.

KEBUTUHAN DAN PELAKSANAAN


Alat.
Alat yang dibutuhkan dalam pengadaan mekanisasi pertanian adalah Traktor merek
Kubota.

Pelaksanaan.
Pelaksanaan pengadaan traktor di kelompok tani BUNGUNG LOMPOA Dusun
Parigi Desa Bonto Cinde diharapkan pelaksanaannya dapat terselenggara pada
tahun 2011.

Kondisi Lokasi
Kondisi Lokasi Untuk pelaksanaan pengadaan Traktor Kubota pada lahan kelompok
tani sebagai berikut :
1. Tersedianya jalan produksi ditengah lokasi lahan hamparan kelompok.
2. Memungkinkannya penggunaan traktor pada lahan sawah kelompok.
Apabila melihat keadaan kondisi lokasi maka pengadaan traktor sangat
memungkinkan dalam penggunaan pengolahan lahan di sawah hamparan kelompok
tani.

Sumber Pendanaan
Sumber pendanaan dalam rangka pengadaan traktor di kelompok BUNGUNG
LOMPOA terdiri dari :
Swadaya kelompok
Bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng.
HARAPAN DAMPAK DARI ADANYA PENGADAAN TRAKTOR

Sebagai upaya yang sesuai dengan keinginan dan tujuan kegiatan melalui
pengadaan traktor pada lahan sawah kelompok tani BUNGUNG LOMPOA dalam
rangka :
Peningkatan Pendapatan para petani dari efektivitas pengolahan lahan, diluar
hasil usaha lahan sawah, seperti kerajinan kasur.
Adanya peningkatan produktivitas hasil padi dari 2,5 ton /ha menjadi 3 ton/ha.
Peningkatan produktivitas lahan sawah dari pola tanam 1 tahun, padi padi
menjadi padi padi Palawija,

PENUTUP
Demikian proposal ini kami buat, berdasarkan kebutuhan yang sesuai dengan
kondisi lapangan, serta mudah-mudahan upaya pengadaan traktor ini dapat
perhatian pemerintah melalui bantuan traktor guna mendukung kegiatan para petani
dalam mengelola usaha taninya. Atas segala perhatiannya kami sampaikan ucapan
terimakasih.

Sukasari, 10 Mei 2011

Ketua Kelompok Tani Sekretaris Kelompok tani


Bungung Lompoa
OMAN WARSITA

Mengetahui :
Kepala Desa Bonto Cinde

--------------------------------------

Draf 4
Contoh Surat Rekomendasi Dinas terkait setempat

KOP SURAT PEMERINTAH KABUPATEN


BANTAENG
DINAS PERTANIAN DAN
PETERNAKAN
Jl. A. Manappiang No. Bantaeng 92411

Bantaeng 5 Januari 2012

Nomor :
Lampiran : 1 (satu ) Berkas
Perihal : Permohonan Bantuan Hand Traktor

Kepada Yang terhormat,


Bapak Menteri Pertanian dan Peternakan
Republik Indonesia ( RI )
Di,-
Jakarta
Dengan Hormat,

Dalam rangka menunjang peningkatan produksi dan produktifitas pertanian yang


difokuskan Oleh Pemerintah pada komunitas unggulan, maka diperlukan sarana dan
prasarana yang memadai serta dukungan terhadap teknologi budidaya maupun
penanganan pada panen dan pasca panen. Efesiensi biaya produksi pada tingkat
penanganan pemasaran pada hasil panen.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas, dengan ini kami memohon Kepada Bapak
Menteri Pertanian dan Peternakan Republik Indonesia ( RI ) agar kiranya dapat
mengalokasikan anggaran untuk pengadaan 1 (satu) unit hand traktor diwilayah
Desa / Kelurahan Kabupaten Bantaeng.
Demikian usulan kami dengan harapan dapat dipertimbangkan dan direalisasikan
sebagai wujud kesyukuran kami, atas segenap perhatian dan bantuannya tentunya
akan terbangun sebuah kerja sama yang baik maka sepatutnyalah kami
mengucapkan terimah kasih.

KEPALA DINAS PERTANIAN DAN


PETERNAKAN
KABUPATEN BANTAENG

DR. Ir. Syamsu Alam, M.Si


Pangkat : Pembina Tk. I
NIP : 19590420 198503 1003

Tebusan :
1. Bappenas Jakarta
2. Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian RI
3. Ketua Badan Anggaran DPR-RI
4. Ketua KOmisi IV DPR-RI
5. Pertinggal