Anda di halaman 1dari 15

BAB III

SKRINING RESEP

Resep 1

R/ Zyloric 300 mg no XIV


S 1 dd 1
R/ Atorvastatin 20 mg no XIV
S 1 dd 1
R/ amlodipin 5 mg no XIV
S 1 dd 1

Pro: Tn Dede
Umur: -
Npk:-
PT: FNG

a. Persyaratan administrasi

No Aspek Ada Tidak


1. Nama Pasien -
2. Umur -
3. Jenis Kelamin -
4. Berat badan -
5. Tinggi badan -
6. Nama dokter -
7. Nomor Izin -
8. Paraf dokter -
9. Tanggal resep -
10. Ruang/ unit asal resep -

8
b. Persyaratan Farmasetis
Skrining Obat yang diminta
Nama Kandungan Bentuk Kekuatan Dosis Jumlah Dosis
Obat sediaan sediaan obat terapi
zyloric Allopurinol tablet 300 mg 1 x 300 14 300 mg
mg /hari
atorvastatin Atorvastatin Tablet 20 mg 1x 20 14 20mg/hari
mg
amlodipin Amlodipin Tablet 5 mg 1 x 5 mg 14 5mg/hari

c. Klinis

Zyloric (IONI, 2008)


Indikasi Profilaksis dan batu asam urat dan batu asam urat dan kalsium oksalat diginjal
Dosis Dosis awal 100 mg sebagai dosis tunggal, secara bertahap dinaikkan selama 1-3
minggu sesuai dengan kadar asam urat dalam plasma atau urin
peringatan Gangguan fungsi hati , gangguan fungsi ginjal, kehamilan
Efek Ruam, gangguan saluran cerna, jarang malaise, sakit kepala, vertigo, mengantuk,
samping gangguan pengecapan,

Atorvastatin (IONI, 2008 hal 168)


Indikasi Sebagai terapi tambahan pada diet untuk mengurangi peningkatan kolesterol total,
LDL, apolipoprotein B dan trigliserida pada pasien dengan hiperkolesterolemia
primer
Dosis 10 mg sekali sehari, bila perlu dapat ditingkatkan dengan interval 4 minggu
hingga maksimal 80 mg sekali sehari
Efek Insomnia, angio udema, anoreksia, neuropati perifer, alopesia, hipoglikemik dan
samping hiperglikemik

Amlodipin (IONI hal 126)


Indikasi Hipertensi, profilaksis angina
Dosis Dosis awal 5 mg sekali sehari; maksimal 10 mg sekali sehari
Efek Nyeri abdomen, mual, palpitasi, wajah memerah, edema, gangguan tidur, sakit
samping kepala, pusing, gangguan pencernaan

9
Kesimpulan:
1. Kelengkapan administrasi resep diatas belum lengkap alasannya karena dokter tidak
mencamtumkan umur, berat badan, dan tinggi badan dari pasien
2. Untuk farmasetis (bentuk sediaan dan dosis obat) dari resep diatas rasional dan
tidak ada duplikasi

10
Resep 2

R/ Clonidin 0,150 mg no XXX


S pagi 1 tab sore tab
R/ Amlodipin 5 mg no XX
S 1 dd 1 tab
R/ Ambroxol tab no XV
S 3 dd 1 tab
R/ Amoksan 500 mg no XII
S 3 dd 1 caps a.c
R/ Vitazym no XII
S 3 dd 1 tab p.c
R/ Dexametason no IV
S 3 dd tab p.c

Pro: ny mursiah
Umur: -
PT: FGN

a. Persyaratan administrasi

No Aspek Ada Tidak


1. Nama Pasien -
2. Umur -
3. Jenis Kelamin -
4. Berat badan -
5. Tinggi badan -
6. Nama dokter -
7. Nomor Izin -
8. Paraf dokter -
9. Tanggal resep -
10. Ruang/ unit asal resep -

11
b. Persyaratan Farmasetis
Skrining Obat yang diminta

Nama Obat Kandungan Bentuk Kekuatan sediaan Dosis Jumlah Dosis


sediaan obat tera
pi
clonidine Klonidin hcl tablet 0,150 mg 1x 30 1 tab
0,150mg, pagi
1x hari,
0,075mg tab
sore
hari
amlodipin amlodipin Tablet 5 mg 1 x 8 mg 20 8 mg
/hari
ambroxol ambroxol tablet 30 mg 3x1 15 1
tablet
setiap
8 jam
Amoksan amoksisilin kapsul 500 mg 3 x 1000 12 1
mg kapsul
setiap
8 jam
vitazym pankreatin tablet 3x1 12 1 tab
per 8
jam
Deksametason deksametason tablet 0,5 mg 3 x tab 4 tab
tiap 8
jam

c. Klinis

clonidin ( BNF )
Indikasi Hipertensi, migrain
Dosis 50 100 mg 3 kali sehari
Efek samping bradikardia, mulut kering, retensi cairan , sedasi

amlodipin (IONI hal 126)


Indikasi Hipertensi, profilaksis angina
Dosis Dosis awal 5 mg sekali sehari; maksimal 10 mg sekali sehari
Efek Nyeri abdomen, mual, palpitasi, wajah memerah, edema, gangguan tidur, sakit
samping kepala, pusing, gangguan pencernaan

12
ambroxol ( IONI hal 224)
Indikasi Sebagai sekretolitik pada ganguan saluran nafas akut dan kronis
khususnya pada eksaserbasi bronchitis kronis
Dosis 1 tablet 30 mg 2-3 kali sehari
Interaksi Pemberian bersamaan dengan antibiotik (amoksisilin, sefuroksim,
eritromisin, doksisilin) menyebabkan peningkatan penerimaan antibiotik
ke dalam jaringan paru paru
Efek samping Reaksi intoleran setelah pemberian ambroksol pernah dilaporkan tetapi
jarang, efek samping yang ringan pada saluran saluran cerna pernah
dilaporkan pada beberapa pasien

Amoxsan (IONI Hal. 185 )


Indikasi Pengobatan eksaserbasi bronchitis kronis, infeksi telinga bagian tengah,
infeksi pada mulut, profilaksis endokarditis, terapi tambahan untuk
listeral meningitis, eradikasi H. Pylori
Dosis 250 mg tiap 8 jam
Efek samping Ruam makulopapular

Vitazym ( IONI Hal. 80 )


Indikasi Suplemen pankreatin
Dosis Oral dewasa dan anak 0,5 2 gr sehari dalam dosis terbagi bersama
makanan
Efek samping iritasi perianal, gangguan saluran cerna termasuk mual, muntah,
ketidaknyamana pada perut

Dexametason (ISO volume 50, 2016)


Indikasi Imunosupresan/ antialergi/ antiinflamasi
Dosis Sehari awal 0,75-9 mg

Kesimpulan:
1. Kelengkapan administrasi resep diatas belum lengkap alasannya karena dokter tidak
mencamtumkan umur, berat badan, dan tinggi badan dari pasien
2. Untuk farmasetis (bentuk sediaan dan dosis obat) dari resep diatas rasional dan
tidak ada duplikasi obat

13
Resep 3

R/ Lancid no X
S 1 dd 1
R/ nofilex no III
S 1 dd 1
R/ Spasmacine no X
S 2 dd 1
R/ Fludane plus no X
S 2 dd 1
R/ L-Core no X
S 1 dd 1

Pro: Tn haryanto
Umur: -
Npk: 17471
PT: IGP

a. Persyaratan administrasi

No Aspek Ada Tidak


1. Nama Pasien -
2. Umur -
3. Jenis Kelamin -
4. Berat badan -
5. Tinggi badan -
6. Nama dokter -
7. Nomor Izin -
8. Paraf dokter -
9. Tanggal resep -
10. Ruang/ unit asal resep -

14
b.Persyaratan Farmasetis

Skrining Obat yang diminta

Nama Obat Kandungan Bentuk Kekuatan Dosis Jumlah Dosis


sediaa sediaan obat terapi
n
lancid lanzoprazole kapsul 30 mg 1 x 30 10 1 tab per
mg hari

lopamid Loperamid Hcl Tablet 2 mg 1x2 3 2mg


mg /hari
spasmacine Hyoscine tablet 2x1 10 1 tablet
butylbromida, setiap 12
metamizol jam
Fludane plus Parasetamol, kapsul Parasetamol 2X1 10 1 kapsul
fenilpropanolamina 500mg, setiap 8
hcl, klorfeniramina fenilpropanolamin jam
maleat, a hcl 12,5 mg,
dekstrometorfan- hbr, klorfeniramina
fenilpropanilamina maleat 2 mg,
Hcl. dekstrometorfan-
hbr 15 mg,
parasetamol 125
mg,
klorfeniramina
maleat 5mg
fenilpropanilamina
Hcl 3,125mg,
dekstrometorfan-
Hbr 3,75mg .
L- Core D-ribose, L-carnitine Bubuk D-ribose 5 gr, L- 1x1 10 1 sachet
fumarate, coenzyme untuk carnitine fumarate sachet perhari
Q10, Mg. larutan/ 500mg, coenzyme
sachet Q10 50mg, Mg
200mg.

c.klinis

Lancid (IONI Hal. 56)


Indikasi Tukak duodenum,tukak lambung ringan, refluks esofagitis.
Dosis 30 mg sehari, dosis pemeliharaan 15 mg sehari
Efek samping Alopepsia, paraestesia, bruising, lelah, vertigo, halusinasi, gangguan
saluran cerna

15
Lopamid (IONI Hal. 65)
Indikasi Pengobatan simptomatik diare akut sebagai tambahan dehidrasi pada
dewasa dengan diare akut dan anak anak usia lebih dari 4 tahun
Dosis Dosis awal 4 mg, diikuti dengan 2 mg setiap setelah buang air besar
hingga maksimal 5 hari
Kontraindikasi Kondisi dimana penghambatan peristaltik harus dihindari, terjadi kejang
perut, atau pada kondisi seperti colitis, ulseratif akut
Efek samping Kram abdomen, pusing, mengantuk, dan reaksi kulit termasuk urtikaria

Spasmacine (IONI,Hal. 41)


Indikasi Terapi tambahan gangguan saluran cerna dan saluran kemih yang
ditandai dengan spasmus otot polos
Dosis Dws: 20 mg 4 kali sehari
Efek samping Konstipasi, bradikardia, sulit berkemih, mulut kering

Fludane plus ( IONI hal 303; ISO INDONESIA VOL. 50 Hal. 465 )
Indikasi Influenza disertai demam, sakit kepala, hidung tersumbat, pilek dan
batuk
Dosis Dws: 3x1 kapl sehari
peringatan Gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal
Efek samping Kerusakan hati dan kerusakan ginjal dengan frekuensi lebih kecil

L core ( MIMS INDONESIA VOL. 15 Hal. 76 )


Indikasi Memulihkan energy sesudah sakit dan pasca pembedahan, pasien dengan
nyeri otot seperti fibromyalgia, sindrom kelelahan kronik; penyakit
jantung seperti iskemik akut dan kronik, gagal jantung kongestif,
penyakit arteri koroner, angina; stroke
Dosis 1-2 sachet 1x sehari

Kesimpulan:
1. Kelengkapan administrasi resep diatas belum lengkap alasannya karena dokter tidak
mencamtumkan umur, berat badan, dan tinggi badan dari pasien
2. Untuk farmasetis (bentuk sediaan dan dosis obat) dari resep diatas rasional dan tidak
ada duplikasi obat

16
Resep 4

.
R/ Zitrhax No V
S 1 dd 1 (pc) habiskan
R/ Hexilon 8 mg no X
S 2 dd 1
R/ andonex no 1
S 2 dd 1 1-1-0
R/ imunos plus no XX
S 1 dd 1

Pro: Tn Miftantul
Umur: -
Npk: 30198
PT : IGP

a. Persyaratan administrasi

No Aspek Ada Tidak


1. Nama Pasien -
2. Umur -
3. Jenis Kelamin -
4. Berat badan -
5. Tinggi badan -
6. Nama dokter -
7. Nomor Izin -
8. Paraf dokter -

17
b.Persyaratan Farmasetis
Skrining Obat yang diminta
Nama Obat Kandungan Bentuk Kekuatan Dosis Jumlah Dosis
sediaan sediaan obat terapi
Zithrax Azitromisin kapsul 500 mg 1 x 500 5 1 kapsul
mg per hari

Hexilon Methilprednisolon Tablet 8 mg 2 x 8 mg 10 2 tab/


hari
andonex Difenhidramin hcl, sirup Difenhidramin 2x1 1 2
dekstrometorfan Hbr, hcl 7,5 mg, sendok/h
fenilefrina HCl, dekstrometorfa ari
gliserilguaikolat, n Hbr 10 mg,
tingtur ipeka fenilefrina HCl
5 mg,
gliserilguaikola
t 100 mg,
tingtur ipeka
0,5 ml/ 5 ml

Imunos plus Echinacea, zinc kaplet Echinacea 500 1x1 20 1 kaplet/


picolinate, selenium, mg, zinc hari
ascorbic acid picolinate
10mg,
selenium 15
mcg, ascorbic
acid50 mg

C.klinis

Zithrax (IONI hal 396)


Indikasi infeksi saluran pernafasan atas (tonsilitas, pharingitis) dan saluran nafas bawah
(bronchitis, pneumonia), kulit dan jaringan lunak, penyakit hubungan seksual
(STD) spturetritis, servisitis yang berkaitan dengan C. Trachomatis, U.
Urealyticum dan N. Gonorhoe.
Dosis 500 mg sekali sehari selama 3 hari
Efek samping Dyspepsia, flatulens, konstipasi, prankreatitis
kontraindikasi Gangguan fungsi hati

Hexilon ( IONI hal 512)


Indikasi Supresi inflamasi dan gangguan alergi; udema serebral, penyakit rematik

18
Dosis Oral umumnya 2 40 mg/ hr,
Peringatan Supresi adrenal, pasien dengan riwayat TB, hipertensi, infark miokard,
gangguan ginjal
Efek samping Dyspepsia, tukak lambung,

Andonex ( IONI hal 231; ISO INDONESIA VOL. 50 Hal. 440 )


Indikasi Menyembuhkan batuk dengan dahak kental, batuk alergi, batuk karena
rangsangan pada selaput pernafasan
Dosis Dws: sehari 3-4 x 1-2 sdk teh ; anak> 4 th sehari 3-4 x - 1 sdk teh

Imunos ( MIMS Ed. 10 Hal. 302 )


Indikasi Suplemen nutrisi untuk menstimulir sistem imun tubuh selama terjadi
infeksi saluran napas akut dan kronik, terapi penunjang untuk infeksi akut
dan kronik.
Dosis Kaplet dewasa 1 kapl 1x hari

Kesimpulan:
1. Kelengkapan administrasi resep diatas belum lengkap alasannya karena dokter tidak
mencamtumkan umur, berat badan, dan tinggi badan dari pasien
2. Untuk farmasetis (bentuk sediaan dan dosis obat) dari resep diatas rasional dan tidak
ada duplikasi obat

19
Resep 5

R/ Cefixime 200 mg no XV
S 2 dd 1 , harus habis
R/ Codein 20 mg
Transbroncho 1 tab
Ctm 1/3 tab
m. f cap dtd no XV
S 3 dd 1 pc
R/ sanexon no X
S 3 dd 1 pc

Pro: Tn kemal hendra


Umur: -
Npk: -
PT : -

a. Persyaratan administrasi

No Aspek Ada Tidak


1. Nama Pasien -
2. Umur -
3. Jenis Kelamin -
4. Berat badan -
5. Tinggi badan -
6. Nama dokter -
7. Nomor Izin -
8. Paraf dokter -

b.Persyaratan Farmasetis
Skrining Obat yang diminta
Nama Obat Kandungan Bentuk Kekuatan Dosis Jumlah Dosis
sediaan sediaan obat terapi
cefixime cefixime kapsul 200 mg 2 x 200 mg 15 2 kapsul
per hari
codein codein Tablet 20 mg 3x1 15 3 kapsul/

20
hari
transbroncho Ambroxol hcl tablet 30 mg 3x1 15 3 kapsul/
hari
ctm ctm tablet 3x1 5 3 kapsul/
hari
sanexon Methyl prednisolon tablet 4 mg 3x1 10 3
tablet/har
i

c.klinis

Cefixime (IONI hal 374)


Indikasi Infeksi saluran kemih ringan yang disebabkan oleh E. coli dan Proteus
mirabilis, otitis media, bronkhitis akut dan kronik,
Dosis Dewasa dan anak > 30 kg dosis umum yang direkomendasi 50 100 mg oral
dua kali sehari
Efek samping konstipasi

peringatan Sensitivitas terhadap antibakteri beta lakta, Gangguan ginjal, hamil dan
menyusui
kontraindikasi Hipersensitivitas terhadap sefalosporin

codein (BNF 57th edition)


Indikasi Batuk kering atau batuk berdahak, analgesik, diare
Dosis Dewasa, indikasi sebagai Pereda batuk: 15-30 mg 3-4 kali/ hari. dws indikasi
sebagai analgesik: 15-60 mg 3-4 kali per hari
Anak-anak, indikasi sebagai Pereda batuk: usia 2-5 tahun 3 mg, usia 6-12
tahun 7,5 15 mg 3 4 kali/ hari
indikasi sebagai analgesik: <12 th 0,5-1 mg/kg setiap 4-6 jam per hari

transbroncho (MIMS VOL. 15 Hal. 92 )


Indikasi Penyakit saluran napas akut dan kronik yang berhubungan dengan sekresi
mucus yang berlebihan dan kental, pada bronchitis kronik dan akut,
bronkiektasis, bronchitis asmatik, emfisema, pengobatan pra dan pasca op &
untuk mencegah komplikasi pada paru pada perawatan intesif.
Dosis Dws & anak > 12 tahun 1 tab 3x/hri, anak 5-12 tahun tab 3x/hri
Efek samping Gangguan GI ringan dan reaksi alergi

CTM ( ISO INDONESIA VOL. 49 Hal 66 )


Indikasi Mengobati keadaan alergi seperti rhinitis, urticaria, Hay fever

21
Dosis Dewasa: Sehari 3-4 kali 1 tab. Anak-anak 6- 2 thn : sehari 3-4 kali tab.
Anak-anak 2-6 thn tab. Atau atas petunjuk dokter.

Sanexon (MIMS VOL. 15 Hal. 156 )


Indikasi Asma bronkial, rhinitis alergi, urtikaria, ekszema, dermatitis, demam rematik
akut, RA, anemia hemolitik, idiopatik trombositopenik purpura pada orang
dewasa, mieloblastosis, limfogranulomatosis, colitis
Dosis Dws: 4-80 mg/hri. Anak: 0,8-1,1 mg/kgBB
Efek samping Moonface, obesitas, kelemahan otot, hipertensi, osteoporosis, penurunan
toleransi glukosa, DM, gangguan sekresi hormone sex, ulkus peptikum,
gangguan respon antibody, penghambatan pertumbuhan pada anak, katarak,
thrombosis, pankreatitis, sakit kepala, vertigo, peningkatan TIK dengan
papiledema, gangguan elektrolit dan retensi cairan, dermatologi, gangguan
imonologi.
Interaksi obat Glikosida jantung, diuretik, antidiabetik, rifampisin, fenitoin, barbiturate, asam
asetilsalisilat, siklosporin, ketokonazol, troleandomisin.

Kesimpulan:
1. Kelengkapan administrasi resep diatas belum lengkap alasannya karena dokter tidak
mencamtumkan umur, berat badan, dan tinggi badan dari pasien
2. Untuk farmasetis (bentuk sediaan dan dosis obat) dari resep diatas rasional dan
tidak ada duplikasi

22