Anda di halaman 1dari 16

STRATEGI KOMUNIKASI RADIO KOMUNITAS

USUKOM FM DALAM MEMPERTAHANKAN


EKSISTENSINYA
Corry Novrica AP Sinaga
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3
Medan 20238
e-mail: cnovrica@yahoo.com

Abstract
This research is based on important and its strategic radio community university campus
in north sumatra, specialized in field broadcasting , so for is important to increase
strategy management in this world broadcasting radio community .Radio community is
mass media that move in broadcast , formed by a group of people and used for the
masyakat also, hence if a radio slowly have lost its existence in the eyes of the
community, who to be the case is a threat ke-matia-an in penyiarannya, this needs to an
increase in the quality of management broadcasting according to recitation needs for a
community. Type used in this research was a sort of descriptive set qualitative , by
adopting of observation, interviews and documentation. The findings of this research is,
that strategy communication and management a broadcast that is carried usukom fm less
spoke in terms of his application, because less than maximum in the implementation of
the management broadcasting. Maintain existensi a broadcast via the command of the
broadcast schedule announcer as well as opened interaction directly and indirectly, as is
the case to open a request through sms, telephon and served promotion for student
activities campus on demand they.

Keywords: the communications strategy , radio community , existence

Abstrak
Penelitian ini mengkaji tentang pentingnya radio komunitas di Sumatera Utara, khusus
dalam bidang penyiaran , jadi penting untuk meningkatkan manajemen di dunia
penyiaran radio. Radio komunitas adalah media massa yang bergerak dalam siaran,
dibentuk oleh sekelompok orang dan dipergunakan untuk masyarakat juga, oleh karena
itu jika radio perlahan-lahan telah kehilangan keberadaannya di mata masyarakat, yang
menjadi kasus adalah ancaman ke-matia-an di penyiarannya, untuk itu perlu adanya
peningkatan kualitas manajemen sesuai dengan kebutuhan untuk komunitas. Tipe
penelitian ini adalah secara deskriptif kualitatif, dengan mengadopsi pengamatan,
wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah, bahwa strategi komunikasi dan
manajemen siaran yang dilakukan usukom fm kurang berbicara dalam hal aplikasi nya,
karena kurang maksimal dalam pelaksanaannya. Menjaga existensi siaran melalui
program serta membuka interaksi langsung maupun tidak langsung, seperti halnya untuk
membuka permintaan melalui sms, telephon dan disajikan langkah untuk
mempromosikan keperluan mahasiswa sesuai kebutuhan mereka

Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Radio Komunitas, Keberadaan

1
2 Jurnal Interaksi | Volume : 1 | Nomor : 1 | Edisi : Januari 2017 | hlm 1-16

Pendahuluan bahasa tubuh (gesture), gambar,


Manusia diciptakan Tuhan warna, penampilan fisik, dan lain-
dibekali dengan dua peran sekaligus lain. Komunikasi merupakan syarat
yaitu sebagai makhluk pribadi dan utama dalam menyampaiakan pesan
makhluk sosial. Untuk menjalankan yang berbentuk informasi ataupun
kedua peran tersebut, manusia yang lainnya melalui media yang
memerlukan sebuah sarana yang dipilih dan dianggap sesuai dengan
disebut komunikasi, Komunikasi kebutuhan dasar manusia untuk
menjadi semacam jembatan menggapai sebuah tujuan pribadi
penghubung antara manusia dengan maupun kelompok. Perjalanan media
lingkungannya dan manusia dengan massa banyak menciptakan sejarah
dirinya sendiri. Dengan kata lain yang mempengaruhi pola hidup
tanpa adanya komunikasi, interaksi manusia dari masa ke masa, diawali
antar manusia tidak akan terjadi. dari media tradisional sampai pada
Komunikasi mempunyai dua sifat media yang berbau modern.
umum, yaitu langsung dan tidak Dalam perkembangannya
langsung. Komunikasi langsung media terus memperbaiki bentuknya
berupa proses tatap muka (face to sesuai kebutuhan, diawali dari
face) antara manusia satu dengan munculnya papan pengumunan
manusia lain. komunikasi tidak kerajaan romawi kuno pada masa
langsung memerlukan perantara atau pemerintahan Julius Caesar pada
media untuk menghubungkan tahun 59 sebelum masehi yang dapat
manusia satu dengan manusia lain, menyebarkan informasi melalui
misalnya : TV, internet, surat kabar, tulisan, disusul dengan ditemukan
dan lain-lain. cara mencetak tulisan beserta mesin
Dari dua sifat di atas, dapat pembuat kertas tahun 1423 yang
dibagi lagi menjadi dua sifat, yaitu membuat dunia persurat kabaran
verbal dan non verbal. Komunikasi semakin pesat.
verbal berupa percakapan lisan (oral) Saat ini informasi memegang
dan tulisan (written), Sedangkan kendali perkembangan dunia, bahkan
komunikasi nonverbal dapat berupa tidak dapat dipungkiri menjadi
Corry Novrica AP Sinaga I Strategi Komunikasi Radio........ 3

kebutuhan pokok masyarakat, Selain kebutuhan manusia akan


yang berarti pola konsumsi informasi ada pula faktor lain yaitu
masyarakat terhadap informasi hiburan, sebagai penyeimbang
layaknya makanan utama. Karena (semacam calling down) setelah
sirkulasinya yang sangat luas dalam melakukan ativitas, radio mungkin
bidang penyampaian pesan itu pilihan yang begitu simple untuk
sebabnya para komunikator akan mendapatkan kedua hal tersebut.
lebih cenderung memilih media Menurut Sendjaja, S. Duarsa
terbaik dalam penjaringan 1993:18 radio memiliki tiga
komunikan (audience) untuk kekuatan;
menyampaikan isi pesan yang 1. Mobilitas tinggi
diharapkan tentunya media yang Radio bisa membawa audien
sesuai dengan keinginan khalayak. kemanamana walaupun pendengan
Radio merupakan salah satu berada dalam satu lokasi, selain itu
alternatif pilihan komunikator dalam orang bisa menikmati acara radio
penyampaian pesan, menurut Onong dengan tidur-tiduran bekerja bahkan
Uchjana Effendy, radio adalah sarana sambil mengemudikan kendaraan.
hiburan, penerangan, pendidikan dan 2. Realitas
propaganda. Oleh karena itu radio Menggiring audien kedalam
mempunyai julukan The Fifth Estate kenyataan dengan suara suara aktual
(kekuasaan ke lima) setelah surat dan bunyi yang terekam dan
kabar yang mempunyai julukan The disiarkan.
Four Estate. 3. Kesegaran
Media siaran ini memiliki Menyajikan informasi dan penyejuk
kemampuan tinggi untuk yang dibutuhkan komunikan secara
mengantarkandan menyebarkan langsung cepat pada saat kejadian.
pesan-pesan pembangunan secara Radio Komunitas (Community
cepat dan serentak kepada khalayak Radio) termasuk lembaga penyiaran
luas, yang berada di tempat yang yang resmi diakui pemerintah
terpencar, tersebar luas, sampai ke berdasarkan UU No. 32 Tahun 2002
tempat-tempat yang jauh terpencil. tentang Penyiaran, bersama tiga jenis
4 Jurnal Interaksi | Volume : 1 | Nomor : 1 | Edisi : Januari 2017 | hlm 1-16

lembaga penyiaran lainnya lembaga and by the community (Louie


penyiaran publik, lembaga penyiaran Tabing).
swasta, dan lembaga penyiaran Memang Sebelum disahkannya
berlangganan. UU no 32 tahun 2002 tentang
Radio Komunitas (RK) Penyiaran, radio komunitas di
merupakan lembaga penyiaran yang Indonesia sering disebut radio ilegal
bergerak di bidang pelayananan atau radio gelap dan sering juga
siaran yang berbentuk badan hukum disebut-sebut sebagai pencuri
Indonesia, didirikan oleh komunitas frekuensi oleh pemerintah. Namun
tertentu, bersifat independen, dan semenjak UU no 32 tahun 2002
tidak komersial, berdaya pancar tentang Penyiaran tersebut berlaku
rendah, luas jangkauan wilayah efektif pada Desember 2002, maka
terbatas, serta untuk melayani peta dunia penyiaran di Indonesia
kepentingan komunitasnya. Yang langsung berubah, setidaknya dengan
dimaksud komunitas (community) disahkannya keberadaan Lembaga
adalah kelompok masyarakat di Penyiaran Komunitas dalam sistem
daerah atau wilayah tertentu secara penyiaran nasional.
geografis (geographical community), Undang-undang Nomor 23
bukan komunitas profesi semisal Tahun 2002 tentang Penyiaran
komunitas wartawan, komunitas mengakui keberadaan lembaga
penggemar burung, dan sebagainya. penyiaran komunitas disamping
Per definisi, RK dipahami lembaga penyiaran publik, swasta
sebagai yakni radio yang dijalankan dan berlangganan. UU Penyiaran
dalam komunitas, untuk komunitas, memberikan kewenangan terhadap
tentang komunitas, dan oleh komunitas untuk menyelenggarakan
komunitas atau ringkasnya dari, penyiaran, asalkan memenuhi
oleh, dan untuk komunitas. A ketentuan bahwa siaran komunitas
community radio station is one that is tersebut bersifat independen, dan
operated in the community, for the tidak komersial, dengan daya pancar
community, about the community, rendah, luas, jangkauan wilayah
Corry Novrica AP Sinaga I Strategi Komunikasi Radio Komunitas........ 5

terbatas, serta untuk melayani merupakan media yang hadir dari,


kepentingan komunitasnya. oleh, dan untuk komunitasnya
Penyelenggaraan penyiaran sendiri.
komunitas ditujukan untuk mendidik Partisipasi dalam pengelolaan
dan memajukan masyarakat dalam maupun mengisi acara akan
mencapai kesejahteraan, dengan mendorong kreatifitas warga
melaksanakan program acara yang sehingga nantinya dapat
meliputi budaya, pendidikan, dan mengembangkan pembelajaran
informasi yang menggambarkan mengenai demokrasi. Demokrasi itu
identitas bangsa. Khalayak Lembaga sendiri memungkinkan munculnya
penyiaran komunitas berasal dari ide ide baru yang bermanfaat bagi
komunitas tertentu, pemecahan masalah yang
Lembaga penyiaran komunitas berlandaskan situasi masyarakat itu
dikelola oleh komunitas itu sendiri sendiri.
secara swadaya dan independen Menurut Wilbur Schram
mulai dari proses pendirian, (1964), peranan utama yang dapat
pengelolaan, serta proses evaluasi dilakukan media massa dalam
dan monitoring. Ide dasar lahirnya pembangunan adalah membantu
lembaga penyiaran komunitas memperkenalkan perubahan sosial.
muncul dari komunitas itu sendiri Dalam hal ini media massa dapat
yang membutuhkan media sebagai dimanfaatkan untuk merangsang
sarana untuk berkomunikasi di antara proses pengambilan keputusan,
mereka. memperkenalkan usaha modernisasi,
Lembaga penyiaran komunitas serta menyampaikan program
menyediakan tempat bagi warga pembangunan kepada masyarakat
komunitas untuk berbincang, perdesaan. Dengan kata lain peranan
berdiskusi, berkesenian, ataupun media massa adalah sebagai agen
menyampaikan pendapat yang pembaharu (Agent of social change).
berkenaan dengan kepentingan Lembaga penyiaran komunitas
bersama, sehingga dapat dikatakan ini menekankan pada pelayanan dan
bahwa lembaga penyiaran komunitas berorientasi pada partisipasi anggota
6 Jurnal Interaksi | Volume : 1 | Nomor : 1 | Edisi : Januari 2017 | hlm 1-16

komunitasnya sehingga materi tidak perlu dengan persyaratan harus


siarannya dekat dengan keseharian tinggal disuatu wilayah geografis
komunitas tersebut. Isi siaran media tertentu.
komunitas ini mengedepankan unsur Radio USUKOM merupakan
kedekatan dengan situasi lokal, sebuah stasiun radio yang lahir dari
misalnya dengan menghadirkan hasil pemikiran komunitas
kekayaan sosial dan budaya intelektual yang berada di kampus
setempat. Lembaga Penyiaran FISIP USU yang Universitas
komunitas memberi peluang bagi Sumatera Utara memiliki kepedulian
eksplorasi diri dan menemukan terhadap perkembangan kualitas
identitas diri warga sesuai dengan komunikasi dan informasi. Proses
kekhasan lingkungan serta karakter pendirian radio USUKOM telah
sosial dan budaya setempat. dimulai sejak September 2005
Menurut Luie N Tabing, melalui diskusi-diskusi intensif di
stasiun radio komunitas atau radio tingkat komunitas FISIP USU.
swadaya masyarakat adalah suatu Gagasan ini kemudian dimatangkan
stasiun radio yang dioperasikan di dengan disusunnya Anggaran Dasar
suatu lingkungan atau wilayah atau dan Anggaran Rumah Tangga (AD-
daerah tertentu, yang diperuntukan ART) yang diajukan ke Dewan
khusus bagi warga setempat, yang Pertimbangan Fakultas (DPF) FISIP
berisikan acara dengan ciri utama USU, yaitu baik mereka yang laki-
informasi daerah (local content) laki maupun perempuan yang
setempat diolah dan dikelola oleh merupakan bagian dari sekelompok
warga setempat. Lingkungan atau orang yang tergabung di FISIP USU.
wilayah yang dimaksud bisa Pendirian Radio USUKOM
didasarkan atas faktor geografisnya telah mendapatkan dukungan atau
(bisa dalam kategori teritori kota, persetujuan oleh seluruh komunitas
desa, wilayah atau kepulauan). USUKOM yang terdiri dari
Tetapi, bisa juga kumpulan dari komunitas staf pengajar dan
masyarakat tertentu tetapi dengan mahasiswa FISIP USU yang berada
tujuan yang sama dan karenanya di departemen sosiologi,
Corry Novrica AP Sinaga I Strategi Komunikasi Radio Komunitas........ 7

kesejahteraan sosial, administrasi, dengan berbagai macam Universitas


komunikasi, antropologi, politik, dan Sumatera Utara program acara
perpajakan. Selain itu pendiriannya seperti: Coffee Morning, Request
juga mendapat dukungan atau Time, Lunch Break, Indoholic,
persetujuan dari komunitas Staf Mens Corner, Ladies Vaganza,
Administrasi FISIP USU dan Afternoon Show, Movie Time, Sobat
masyarakat sekitar USU yang Kampus On The Air dan info-info
dukungannya berupa dukungan yang berhubungan dengan komunitas
tertulis atau tanda tangan. Setelah akademis Universitas Sumatera
mendapat perhatian serta dukungan Utara.
dari pihak yang berwenang, Waktu siaran kemudian
selanjutnya Radio USUKOM secara mengalami pengurangan durasi yang
legal dikuatkan dengan adanya Akte disesuaikan dengan kebutuhan
Notaris Junita Ritonga, SH Nomor siaran, begitu juga jenis program
30 Tanggal 31 Januari 2007. acaranya yang berkurang namun
Radio USUKOM mulai mengalami peningkatan dari segi
mengudara dan melaksanakan uji konten siaran. Saat ini Radio
siarannya pada Tanggal 2 Mei 2007 USUKOM FM telah memperoleh
atau tepat pada Hari Pendidikan Izin Prinsip Penyiaran (IPP) dari
Nasional. Setelah melalui proses Komisi Penyiaran Indonesia (KPID)
verifikasi administrasi faktual Sumatera Utara.
evaluasi dengar pendapat dan forum
rapat bersama dengan Komisi
Penyiaran Indonesia (KPID)
SUMUT, pada Tanggal 25 Agustus
2007 dilakukan Grand Launching di
pelataran parkir kampus FISIP dan
Studio Radio USUKOM. Selama
periode tersebut, Radio USUKOM
mulai siaran secara reguler dari Gambar 1 : Logo Radio USUKOM
107,7 FM
pukul 08.00 s/d 17.00 WIB diisi
8 Jurnal Interaksi | Volume : 1 | Nomor : 1 | Edisi : Januari 2017 | hlm 1-16

Sebagai institusi sosial yang dalam mempertahankan


lahir dari komunitas intelektual, eksistensinya di tengah-tengah
Radio USUKOM diharapkan dapat kerumunan radio komersil sebagai
mendedikasikan dirinya guna sarana informasi dan hiburan
mencapai masyarakat atau komunitas komunitasnya?
yang sejahtera di bidang komunikasi
dan informasi. Di samping itu, bagi Metode Penelitian
Departemen Ilmu Komunikasi yang Teori adalah tujuan akhir ilmu
bertanggung jawab secara pengetahuan, teori merupakan
operasional, Radio USUKOM pernyataan umum yang merangkum
diharapkan mampu memenuhi pemahaman kita tentang cara dunia
permintaan bagi tersedianya pelaku- bekerja (Werner J. Severin And
pelaku komunikasi yang profesional James W. Tanmkad, 2001: 12).
sesuai dengan visi, misi, maksud, dan Penelitian yang menggunakan
tujuan pendiriannya. pendekatan secara Deskriptif
Secara umum tujuan penelitian Kualitatif, dengan menggunakan
adalah : teknik berupa observasi, wawancara
1. untuk menemukan, dan dokumentasi yang bertujuan
mengembangkan dan untuk mengetahui eksistensi radio
membuktikan pengetahuan komunitas di tengah-tengah radio
tentang radio komunitas, komersial yang semakin menjamur.
khususnya Radio USUKOM FM Dalam hal ini teori komunikasi
2. Penelitian ini bertujuan untuk yang digunakan adalah teori-teori
mendapatkan pemahaman dan tantang penataan manajemen radio
deskripsi tentang strategi komunitas dan juga beberapa teori
komunikasi yang dibangun radio komunikasi lain sebagai
komunitas, USUKOM FM, pendukungnya, bertujuan sebagai
3. Dan dapat disimpulkan bahwa pisau pembedah fenomena yang
permasalahan yang menjadi titik dihadapi radio komunitas dalam
perhatian adalah bagaimana nasib mempertahankan eksistensinya
radio komunitas USUKOM FM didunia penyiaran. Radio dianggap
Corry Novrica AP Sinaga I Strategi Komunikasi Radio Komunitas........9

salah satu media penyampai khalayak yang dihasilkan dari survei


informasi pada khalayak, tentunya kebutuhan khalayak terhadap
pesan yang diharapkan bisa program siaran.
mempengaruhi khalayak secara Dalam penggarapan penataan
umum. Pada level produksi siaran (manajemen siaran) dibantu dengan
serta strukturalnya yang ditujukan study komperatif di stasiun radio lain
untuk melihat bagaimana kinerja yang berlabel komunitas maupun
sebuah radio komunitas dalam komersial, setidaknya sebagai bahan
melaksanakan program siarannya pertimbangan yang matang untuk
digunakan metode analisis structural sebuah manajemen penyiaran.
(Wahyudi, J,B, 1994). Penerapan manajemen siaran secara
Selain menganalisa menejemen profesional akan menghasilkan
penyiarannya, penelitian ini juga Output siaran yang berkualitas, baik
menganalisis sisi audiennya sebagai dan benar, sebagai hasil kerja
pengukur kesuksesan program siaran kolektif (kerja tim), karena tujuan
yang telah ditetapkan oleh radio yang harus dicapai oleh organisasi
komunitas pada khalayak sasaran. penyiaran adalah antara sifat idiil dan
Teori agenda seting sebagai acuan materiil dan bahkan keduaduanya.
untuk melihat sejauh mana Strategi seperti halnya sebuah
keberhasilan program siaran pada jembatan, jika dibangun dengan
khalayak. kokoh dan struktur yang baik maka
akan mudah dan lancar pula
Hasil Penelitian dan Pembahasan kendaraan yang melaju di atasnya,
Manajemen siaran adalah lain halnya jika hanya dengan
manajemen yang diterapkan dalam perencanaan dan strategi yang bagus
organisasi penyiaran, yaitu organisasi akan tetapi tidak dilakukan dengan
yang mengelola siaran. Manajeman maksimal, sama halnya tidak adanya
siaran berfungsi sebagai motor strategi.
penggerak dunia siaran. Manajemen Menurut hasil wawancara
siaran ditata sedemikian rupa dengan dengan Kepala Stasiun USUKOM
tidak mengesampingkan kebutuhan FM, Emilia Ramadhani S.Sos, MA,
10 Jurnal Interaksi | Volume : 1 | Nomor : 1 | Edisi : Januari 2017 | hlm 1-16

manfaat dari manajemen yang baik Secara global Manajemen


adalah sebagai acuan untuk mengandung tiga pengertian, yaitu:
melaksanakan program selama satu Pertama, manajemen sebagai suatu
bulan kedepan agar supaya apa yang proses, Kedua, manajemen sebagai
akan dilaksanakan bisa dicapai kolektivitas orang-orang yang
secara maksimal. Menurut Wahyudi melakukan aktivitas manajemen,
(1994) manajemen siaran dapat Ketiga, manajemen sebagai suatu
diartikan sebagai kemampuan seni. Untuk mendapatkan program
seseorang untuk mempengaruhi / yang baik dan bermutu, staf radio
memanfaatkan kepandaian / komunitas setidaknya menyusun
keterampilan orang lain, untuk strategi dalam penyiaran tentang
merencanakan, memproduksi, dan program yang akan disiarkan, desain
menyiarkan siaran, dalam usaha isi program yang sejalan dan bisa
mencapai tujuan bersama. mendkung program tersebut.
Secara garis besar manfaat Hasil wawancara menyatakan
terbesar dari manajemen siaran bagi bahwasanya pengawasan tidak
radio komunitas adalah sebagai alat dilakukan secara rutin, karena terlalu
untuk merencanakan, dan banyaknya kegiatan yang dilakukan
melaksanakan siaran radio selama oleh pimpinan sehingga tidak
satu minggu, bulan dan tahun memungkinkan untuk melakukan
kedepan, dengan keinginan mencapai pengawasan secara intensif.
target yang telah ditentukan. Namun Demikian juga dengan staf dari
menurut Emilia, secara pelaksanaan, kalangan mahasiswa, yang juga
jadwal siaran sering tidak bisa padat dengan jadwalnya.
dilaksanakan dengan sempurna Mempertahankan lebih sulit
karena SDM dalam hal ini para daripada membuat, ungkapan ini
penyiar, nota bene adalah mahasiswa cocok sebagai pegangan orgnisasi
sering mengalami perubahan jadwal terutama organisasi membidangi
kuliah. Ini juga otomatis media penyiaran. Mempertahankan
mengganggu jadwal dia bersiaran. juga berarti berusaha
Corry Novrica AP Sinaga I Strategi Komunikasi Radio Komunitas........ 11

mengembangkan sesuatu yang telah Kekuatan sebuah radio


di mulai. menurut Onong uchjana adalah
Radio komunitas berdiri dari musik, kata-kata serta effek suara
untuk dan oleh Masyarakat, oleh yang bersifat serba hidup dan
sebab itu kekuatan terbesar radio disukai oleh hampir semua
komunitas adalah kelompok tersebut golongan masyarakat.
yang menjadi audiennya, dan jika Selain itu radio juga
kepercayaan mereka sudah hilang mempunyai beberapa kelebihan
maka seiring dengan berjalannya a. Radio adalah sarana tercepat
waktu radio komunitas juga akan penyebar informasi
terkikis dan mati. b. Radio dapat diterima didaerah
Menurut Dimmick dan yang belum terjangkau listrik,
Rothenbuhler terdapat tiga sumber produksi siarannya singkat dan
kehidupan media: biayanya murah
1. Capital. disini terdapat pemasukan c. Radio lebih merakyat, buta huruf
media yang didapatkan dari hasil bukan kendala, harga murah, dan
iuran, iklan dan hasil penjualan mudah dibawa kemana-mana.
media. 3. Type of audience (jenis khalayak
2. Type of content (jenis media), sasaran), walaupun radio
radio merupakan salah satu jenis komunitas adalah radio yang tidak
media yang mempunyai beberapa komersial dan mempunyai audien
keunggulan dari pada media yang tetap (komunitasnya). Akan tetapi
lain dan akan lebih memudahkan hal ini tidak bisa di anggap remeh,
radio untuk tetap eksis didepan karena ketika kepuasan komunitas
khalayaknya. akan hiburan dan informasi tidak
Keunggulan tersebut adalah didapatkan dari radio
bahwa radio sebagai sarana komunitasnya maka tidak
hiburan serta informasi yang bisa menutup kemungkinan audien
di akses dimanapun serta tetap tersebut akan berpindah
kapanpun bahkan ketika sedang haluan dan tidak memutar channel
melakukan suatu kegiatan. radio komunitasnya. Hal ini yang
12 Jurnal Interaksi | Volume : 1 | Nomor : 1 | Edisi : Januari 2017 | hlm 1-16

ditakutkan akan menjadi cikal bakal program siaran yang menjadi


matinya sebuah radio komunitas. keinginan dari para audien dan juga
Sumber penunjang kehidupan membuka interaksi secara langsung
radio komunitas yang paling utama dan tidak langsung, seperti halnya
adalah dana yang diperoleh bukan membuka program request melalui
dari iklan akan tetapi berupa iuran, SMS, Telphon dan Atensi serta
sumbangan ataupun lainnya yang melayani pempromosian kegiatan
tidak berbau mengkomersilkan radio atau usaha dari khalayak sesuai
komunitas, dikatakan dana karena permintaan mereka.
tonggak kehidupan utama adalah
pemasukan untuk kelangsungan Simpulan
hidup radio komunitas. Setelah menelaah hasil
Untuk mempertahankan apa penelitian tentang Strategi Radio
yang menjadi sumber kehidupan Komunitas USUKOM FM Dalam
Radio komunitas, perlu adanya Mempertahankan Eksistensinya,
pembacaan secara terperinci mulai dapat diambil kesimpulan sebagai
dari apa yang diinginkan sampai berikut:
sesuatu yang tidak disukai oleh a. Manajemen.
audien. Apa yang disiarkan oleh Kemampuan pengelolaan
radio komunitas seyogjanya tidak manajemen penyiaran Radio
monoton sebuah informasi semata, komunitas USUKOM FM
akan tetapi didalam penyiarannya harusnya dilakukan sepenuhnya
dewasa ini lebih banyak mengarah dengan baik, mulai dari
pada esensi hiburan yang diselingi perencanaan, pelaksanaan,
dengan informasi, hiburan yang pengevaluasian dan sampai pada
berupa musik ataupun yang lainya controling, oleh karena itu timbul
bisa digunakan sebagai wadah untuk adanya proses siaran yang tidak
menarik audien. sempurna dalam artian proses
Untuk mempertahankan audien siaran yang dilakukan tidak jarang
supaya tidak lari dari program siaran tanpa adanya penyiar yang
alangkah baiknya jika merancang memandu siaran di radio
Corry Novrica AP Sinaga I Strategi Komunikasi Radio Komunitas........ 13

komunitas. Konsekwensinya, jumlanya ribuan orang. Mereka


pendengar akan pindah channel, lebih kenal radio komersil yang
karena tdak mendengar suara proses penyiarannya lebih
penyiar yang disukainya. profesional.
b. Jadwal Siaran d. Sarana Prasarana Pendukung
Jadwal siaran yang sering berubah Secara teknis pun radio komunitas
bahkan ada jam siar yang tidak USUKOM FM, masih mengalami
ada penyiarnya dan ini sering ketertinggalan. Seperti Telepon
terjadi karena penyiar tidak masuk yang tidak bisa berfungsi karena
dengan alasan bentrok dengan tidak ada perbaikan yang
jadwal kuliah, juga diberikan kampus, sehingga harus
membahayakan eksistensi Radio berganti ganti no telepon untuk
USUKOM FM di mata audience/ program request lagu, dan
pendengarnya. program interaktif lainnya.
c. Dukungan Civitas Akademika Masalah seringnya pemadaman
Kampus listrik, juga kendala bersiaran
Dukungan pihak Kampus, Dekan yang cukup signifikan efeknya
hingga Rektor, belum maksimal kepada pendengar.
sehingga banyak peluang Radio e. Kreatifitas Program
USUKOM FM untuk Kemampuan membuat program
memantapkan posisinya di antara siaran di tentukan melalui
audiencenya, tidak terealisasi. berbagai kebutuhan khalayak
Seharusnya Radio Komunitas ini sesuai dengan kriteria usia dan
benar benar menjadi sumber yang lainnya.
informasi dari untuk dan oleh f. Kemampuan mempertahankan
civitas akademika, yang audien
didalamnya ada mahasiswa, Kemampuan mempertahankan
dosen, dekanant hingga rektorat. audien yang dilakukan oleh Radio
Efeknya Radio Komunitas komunitas seyogjanya
USUKOM FM tidak dirasakan dilaksanakan dengan baik serta
dikalangan Mahasiswa USU, yang memaksimalkan kemampuan
14 Jurnal Interaksi | Volume : 1 | Nomor : 1 | Edisi : Januari 2017 | hlm 1-16

manajerial dalam siaran yang informasi dari untuk dan oleh


tidak sepenuhnya diterapkan civitas akademika, yang
dalam proses siaran. didalamnya ada mahasiswa,
Berdasarkan hasil penelitian dosen, dekanant hingga rektorat.
tersebut, peneliti kiranya dapat Bentuknya dukungan adalah
memberikan beberapa saran terkait kebijakan, diantaranya : 1)
perbaikan manajemen radio menetapkan semua kantin di
komunitas khusunya radio usufm masing masing fakultas, wajib
sebagaimana berikut: memutar channel 107,7
a. Perlu ada komitmen yang jelas USUKOM FM, agar dapat
antara manajemen radio dengan didengar oleh semua mahasiswa
para penyiar yang notabene yang ada disana. 2) menyebarkan
adalah mahasiswa USU dari informasi seputar masalah
berbagai fakultas, dalah hal perkuliahan, baik dari dekan
schedulling siaran. Sehingga tidak masing masing fakultas maupun
ada jam siar yang tidak ada informasi yang dikeluarkan
penyiarnya. Ini sering terjadi Rektorat, melalui USUKOM FM.
karena penyiar tidak masuk c. Efek dari 2 kebijakan itu, akan
dengan alasan bentrok dengan memantapkan eksistensi Radio
jadwal kuliah. Selain itu, juga ada Komunitas USUKOM FM
patron yang jelas, kemana arah diantara audiencenya, membuat
radio ini akan dituju. Mengingat audience merasakan terikat dan
ini adalah radio komunitas, yang ada adding value yang didapat
didirikan sesuai kebutuhan audience karena akses informasi
komunitasnnya. kampus yang sangat dibutuhkan,
b. Manajemen dalam hal ini adalah mudah didapat. Pihak kampus
pihak Kampus, Dekan hingga juga diuntungkan, karena
Rektor, harus mensupport secara penyebaran informasi ke
totalitas, sehingga radio mahasiswa tak ada halangan yang
komunitas USUKOM FM ini, berarti lagi.
benar benar menjadi sumber
Corry Novrica AP Sinaga I Strategi Komunikasi Radio Komunitas........ 15

d. Dukungan juga sangat diperlukan Komunitas 107,7 USUKOM FM


dalam bentuk bantuan tekhnis. ini.
Selama ini Telepon yang dipakai
dari Telkom yang sudah tidak bisa Daftar Pustaka
diperbaiki lagi. Genset untuk Arifin, Anwar. 1998. Ilmu
radio komunitas USUKOM FM, Komunikasi Sebuah Pengantar
masih berbagi dengan kebutuhan Ringkas. Jakarta. Raja
manajemen FISIP USU, karena Grafindo Persada.
studio USUKOM FM, berada satu Effendy, Onong, Uchjana. 2003.
gedung dengan bangunan milik Ilmu Teori Dan Filsafat
FISIP USU. Akibatnya, jika Komunikasi. Bandung. Citra
terjadi pemadaman listrik, maka Aditya Bakti.
otomatis siaran dari 107,7 Manullang, M. 1988. Dasar Dasar
USUKOM FM lah yang Manajemen. Jakarta. Balai
dikorbankan untuk tidak naik Aksara.
siar, demi berbagi pasokan listrik Masduki. 2007. Radio Komunitas
untuk kebutuhan proses belajar Belajar Dari Lapangan. Jakarta.
mengajar di FISIP USU. Kantor Perwakilan Bank Dunia
e. Manajemen radio USUKOM FM McQuail, Denis. 2011. Teori
saat ini punya wacana, agar Radio Komunikasi Massa. Jakarta.
ini dijadikan Laboratorium Siaran, Salemba Humanika.
tempat mahasiswa mendapat ilmu Littlejohn, Stephen. W & Foss,
dibidang Broacasting Radio. Karen. A. Teori Komunikasi.
Sehingga ke depan, mungkin bisa Edisi Sembilan. Jakarta.
dimasukkan dalam mata kuliah Salemba Humanika.
tertentu, dan mahasiswa wajib Mulyana, Deddy. 2010. Ilmu
mendapatkan pengalaman di Komunikasi Suatu Penghantar.
Laboratorium Radio ini. Secara Bandung. PT. Remaja Rosda
otomatis, mau tak mau, kampus Karya.
akan ikut terlibat langsung Pane, Teddy. Resmisari. 2004. Speak
mendukung operasional Radio Out: Panduan Praktis Dan Jitu
16 Jurnal Interaksi | Volume : 1 | Nomor : 1 | Edisi : Januari 2017 | hlm 1-16

Memasuki Dunia Broadcasting Dan Sobur, Alex. 2009. Analisis Teks


Publick Speaking. Jakarta. PT. Media: Suatu Penghantar
Gramedia Pustaka Utama. Untuk Analisi Wacana, Analisi
Rakhmat, Jalaluddin. 2007. Psikologi Semiotik, Dan Analisis
Komunikasi. Bandung. PT. Framing. Bandung. PT.Remaja
Remaja Rosda Karya. Rosda Karya.
Rahmawati, Indah & Rusnandi, Soutopo, Hendyat. 2010. Perilaku
Dodoy. 2011. Berkarir Di Organisasi: Teori Dan Praktik
Dunia Broadcaster Televisi Dibidang Pendidikan.
Dan Radio. Jakarta. Laskar Bandung. PT. Remaja
Aksara. Rosdakarya.
Severin, Warner. J & Tankard, Tubbs, Stewart L, dan Sylvana Moss.
James. W. 2008. Teori 2001. Human Comunication
Komunikasi: Sejarah, Metode Prinsip-Prinsip Pasar.
Dan Terapan Dimedia Massa. Bandung. Remaja Rosdakarya.
Edisi Ke Lima. Jakarta. Wahyudi, J,B, 1994. Dasar Dasar
Kencana Prenada Meia Group. Manajemen Penyiaran. Jakarta.
Gramedia Pustaka Utama.