Anda di halaman 1dari 3

judul penulis

FORMULASI SEDIAAN GEL TANGAN SANITIZER EKSTRAK MISS SORBAREEYAH LATEH


ETANOL BUAH ASAM GELUGUR (Garcinia atroviridis Griff. et Anders)
SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus

APLIKASI MINYAK ATSIRI PADA PEMBUATAN PRODUK ARNIS SINTA WIDYASTUTI


PEMBERSIH TANGAN (HANDSANITIZER)
bahan
1. Buah asam gelugur
2. Staphylococcus aureus
3. akuades steril

dan standar Mc. Farland (1,5108 CFU/mL), carbomer 940, TEA, metilparaben, gliserin,
Oleum Citrus aurantifolia Swingle dan akuades.

Bahan utama yang digunakan dalam penelitian adalah minyak atsiri,


polimer dan bioetanol. Poliakrilat digunakan sebagai bahan pembentuk gel yang
penting dalam sifat kekentalan produk dengan karakteristik bubuk berwarna putih,
ringan dan mudah lengket jika terkena air. Gliserin digunakan sebagai humektan
yang akan menjaga kelembaban kulit tangan. Bioetanol digunakan sebagai bahan
yang bersifat antiseptik dan juga sebagai pelarut dari minyak atsiri. Minyak atsiri
yang digunakan sebagai pemberi aroma produk adalah minyak jahe, minyak
lemon, mint oil, green tea oil minyak jeruk nipis, minyak jeruk manis, dan minyak
kemangi. Minyak atsiri tersebut diperoleh dari Kreasi Aroma, online shop Lansida,
dan suplier dari Jogjakarta. Bahan lain yang digunakan yaitu aquades, NaOH 1N
digunakan sebagai penetral polimer, larutan garam fisiologis, media Plate Count
Agar (PCA), dan swab cotton.
metode
2. Buah asam gelugur dicuci, ditiriskan, dipotong dan dijemur dengan menggunakan
penutup kain berwarna hitam. Simplisia buah asam gelugur yang telah kering dipotong
lebih kecil lagi dan direndam dalam etanol 96% dalam bejana maserasi yang terlindung
dari cahaya matahari, didiamkan selama 5 hari. Simplisia yang dimaserasi diaduk beberapa
kali untuk mendapat konsentrasi jenuh. Hasil yang didapatkan disaring dan dilakukan
remaserasi 2x. Maserat hasil maserasi dan remaserasi diuapkan dengan rotory evaporator
dan dilanjutkan dengan waterbath pada suhu 60 oC sampai diperoleh ekstrak kental.

Tahapan formulasi gel pembersih tangan (handsanitizer) dilakukan dengan


mengacu metode pembuatan gel bioetanol pada penelitian Meilianti (2009) yang
dimodifikasi. Metode yang digunakan yaitu melarutkan juga poliakrilat pada air.
Pelarutan carbomer ini dibantu dengan menggunakan magnetik stirer dengan
kecepatan pengadukan 1 200 rpm selama 30 menit. Setelah poliakrilat telah
terdispersi sempurna pada air selanjutnya ditambahkan basa NaOH untuk
menetralkan poliakrilat. Kemudian campuran diaduk secara manual selama 5
menit hingga diperoleh gel yang kental dan bening. Etanol ditambahkan dengan
jumlah disesuaikan dengan konsentrasi yang ingin digunakan. Secara bersamaan
ditambahkan juga gliserin yang telah dilarutkan pada etanol terlebih dahulu.
Setelah semua bahan telah dimasukkan terakhir ditambahkan formula minyak
atsiri yang telah diformulasikan sebelumnya dengan melarutkan terlebih dahulu
pada etanol 99%. Setelah itu dihomogenkan dengan homomixer berkecepatan
2000 rpm selama satu jam.