Anda di halaman 1dari 11

Big Assigment

Business Ethics in Panama


Papers

Alfiyatul Mubarokah 2813100002


Desideria Amadea D 2813100008
Alit Trihernindya K P 2813100019
Farah Rusyda S 2813100035
Adinda Saraswati 2813100046
1. Background Panama Papers

Kejadian Panama Papers adalah kejadian kebocoran informasi terbesar yang


belum pernah terjadi sebelumnya. Kebocoran berjumlah 11,5 Milyar files dari database
perusahaan hukum terbesar keempat di dunia, Mossack Fonseca. Rekaman yang ada
diperoleh dari sumber tanpa identitas oleh penerbit koran dari Jerman bernama
Sddeutsche Zeitung, dimana mereka membagi juga dengan International Consortium
of Investigative Journalists (ICIJ). Dimana setelah itu ICIJ membagi data pada network
besar dengan partner internasional, termasuk The Guardian dan BBC.

Apa yang dibocorkan?

Dokumen yang tersedia menunjukkan banyak sekali cara bagaimana orang-


orang kaya dan berpengaruh mengekspoitasi diam-diam offshore tax mereka. Terdapat
12 pemimpin dari 143 politikus, dimana keluarga dan juga kerabat dekat mereka dari
seluruh penjuru dunia telah melakukan perlindungan menggunakan offshore tax havens.
Teman baik dari presiden Rusia, menjadi pusat dari skema dimana uang dari bank di
Rusia disembunyikan oleh offshore. Dari beberapa pemimpin dunia dengan kekayaan
offshore adalah Nawaz Sharif, perdana menteri Pakistan, Ayad Allawi, mantan
sementara perdana menteri dan mantan wakil presiden Iraq, Petro Poroshenko,
presiden dari Ukraina, Alaa Mubarak, anak dari mantan presiden Mesir, dan perdana
menteri Iceland, Sigmundur David Gunnlaugsson. Ada juga dana investasi offshore
yang dijalankan oleh ayah dari perdana menteri David Cameron yang menghindari
pajak di Inggris dengan cara menyewa pasukan tentara kecil dari Bahama untuk
menandatangani persetujuan. Pajak telah didaftarkan pada HM Revenue dan Customs
sejak saat itu terjadi pengembalian pajak untuk setiap tahunnya. Berikut hanya
beberapa contoh dari dokumen yang terbocorkan pada Panama Papers.

Apa itu Mossack Fonseca?

Mossack Fonseca merupakan perusahaan hukum yang berbasis di Panama yang


memberikan layanan termasuk menggabungkan perusahaan-perusahaan pada yuridiksi
offshore seperti British Virgin Islands. Layanan offshore ini memerlukan biaya tahunan,
sedangkan layanan lainnya termasuk manajemen kekayaan.

Dimana Mossack Fonseca berada?

Perusahaan merupakan perusahaan dari Panama namun beroperasi secara


mendunia. Websitenya sendiri mengunggulkan global network dengan 600 orang yang
bekerja pada 42 negara. Perusahaan ini memiliki franchise di seluruh dunia, dimana
secara terpisah dimiliki oleh afiliasi pelanggan dan mempunyai hak eksklusif untuk
menggunakan brand. Mossack Fonseca mengoperasikan tax havens termasuk
Switzerland, Cyprus dan British Virgin Islands, dan pada kemahkotaan Inggris yang
bergantung pada Guernsey, Jersey dan Islen of Man.

Mentransfer Kekayaan

Tempat Tersembunyi

Data Mossack Fonseca dilihat oleh Guardian yang berhubungan dengan lebih
dari 200.000 perusahaan-perusahaan yang menjadi agen pendaftar, Biasa digunakan
secara hukum maupun anonim memegang properti dan akun bank, dimana perusahaan
tersebut terdaftar pada tax haven dan skema di bawah ini menunjukkan lokasi
terpopuler pada pelanggan, yaitu British Virgin Island terbentuk lebih dari 100.000
perusahaan.
Perantara

Daripada melakukan negosiasi secara langsung dengan pemilik-pemilik


perusahaan, Mossack Fonseca biasanya beraksi pada instruksi melalui perantara, yang
biasanya adalah akuntan, pengacara, bank dan perusahaan terpercaya. Di Eropa,
fasilitator offshore berkonsentrasi pada Switzerland, Jersey, Luxembourg and United
Kingdom.

Pemilik Bersembunyi

Darimana aliran uang offshore berasal? Informasi ini susah untuk dicari karena
pemilik sebenarnya bersembunyi di belakang calon-calon, yaitu orang yang tidak
memiliki kontrol dan aset sebenarnya pada perusahaan yang secara mudah
menggunakan identitas kita. Sampel kecil dari 13.000 pemilik perusahaan dari seluruh
dunia, baru-baru ini dikumpulkan oleh Mossack Fonseca, memberikan beberapa
indikasi, dimana China dan Rusia merupakan negara utama pada bagian tersebut.

Seberapa besar Mossack Fonseca?

Mossack Fonsesa adalah penyedia layanan offshore terbesar keempat di dunia.


Perusahaan ini telah melayani lebih dari 300.000 perusahaan. Mossack Fonseca sendiri
memiliki hubungan khusus yang kuat dengan United Kingdom. Lebih dari setengah
dari perusahaan terdaftar pada British-administered tax havens, sama dengan hanya
pada United Kingdom sendiri.

Seberapa banyak data yang bocor?

Kebocoran data kali ini merupakan yang terbesar yang pernah ada, bahkan lebih
besar dari pada kebocoran yang terjadi pada WikiLeaks di tahun 2010 mengenai
diplomasi US, dan dokumentasi rahasia intelijen yang diberikan pada wartawan
bernama Edward Snowden pada tahun 2013. Karena terdapat 11,5 Milyar dokumen
dan 2,6 terabytes informasi yang dibocorkan dari database internal Mossack Fonseca.
Apakah semua pengguna struktur offshore berarti melakukan tindakan
kriminal?

Sebenarnya menggunakan struktur offshore adalah legal. Terdapat banyak


alasan yang diperbolehkan dalam melakukan hal itu. Pebisnis di berbagai negara
seperti Rusia dan Ukraina banyak meletakkan aset mereka secara offshore untuk
melindungi mereka dari serangan kriminal, yang ingin mendapatkan pembatasan mata
uang. Beberapa pihak menggunakan offshore dengan alasan warisan dan rancangan
aset.

Apakah beberapa orang yang menggunakan struktur offshore berarti melakukan


tindakan kriminal?

Pada pidato yang dilaksanakan pada tahun 2014 di Singapur, David Cameron
berkata bahwa koruptor, kriminal dan pencuci uang mengambil manfaat dari struktur
perusahaan yang tidak dikenal. Pemerintah berusaha untuk melakukan sesuatu
menanggulangi hal ini. Dimana pemerintah pusat akan membuat pendaftaran terpusat
untuk menunjukkan pemilik-pemilik perusahaan yang mengambil manfaat dengan
menggunakan offshore.

Apa yang dikatakan Mossack Fonseca mengenai kebocoran?

Perusahaan ini tidak memberikan keterangan secara spesifik tentang yang


mereka lakukan. Mereka juga tidak mengatakan apa yang telah mereka perbuat adalah
suatu tindakan yang tidak baik. Mengenai offshore yang mereka lakukan, menurut
mereka adalah permintaan pelanggan terhadap perusahaan mereka. Mengenai
pencucian uang yang dilakukan oleh perusahaan dengan bantuan mereka, mereka
merasa kurang teliti dan untuk kedepannya lebih ketat lagi dalam membantu
pelanggannya. Dan menurut mereka hal itu tidak dapat disalahkan pada kesalahan yang
dilakukan oleh perantara, termasuk bank, perusahaan hukum dan akuntan.
2. Penyebab Terjadinya Panama
Panama papers merupakan sebuah kebocoran dokumen finansial yang
mengungkapkan bagaimana 12 kepala negara (mantan dan yang masih menjabat)
memiliki perusahaan di yuridiksi bebas pajak (offshore) yang dirahasiakan. Dokumen
yang sama membongkar bagaimana orang-orang yang dekat dengan Presiden Rusia
Vladimir Putin mengatur transfer dana sebesar US$ 2 miliar lewat berbagai bank dan
perusahaan bayangan. Kebocoran dokumen ini merupakan kebcoran dokumen terbesar
yang pernah terjadi sebelumnya. Dokumen ini terdiri atas 11,5 juta file dari database
Mossack Fonseca yang merupakan firma hukum yang mengurusi bebas pajak terbesar
keempat yang berbasis di Panama. File-file ini berisi tentang bagaimana orang-orang
terkenal dan kaya raya seperti menyembunyikan kekayaannya dari kewajiban
membayar pajak. Secara total, kebocoran ini berisi informasi tentang lebih dari 214
ribu entitas bebas pajak yang terhubung ke orang-orang kaya di lebih dari 200 negara.
Terjadinya kebocoran dokumen finansial ini bermula saat adanya koalisi media
internasional International Consortium of Investigative Journalism (ICIJ) dan surat
kabar Jerman Sueddeutsche Zeitung menerima data dari seorang sumber anonim, lebih
dari setahun yang lalu. Menurut ICIJ, data itu berupa e-mail spreadsheet keuangan,
paspor, dan catatan-catatan perusahaan yang merinci bagaimana orang-orang kuat ini
memanfaatkan bank, firma hukum, dan perusahaan-perusahaan kategori shell company
untuk menyimpan aset mereka. Data itu membentang sekitar 40 tahun, dari 1977
hingga akhir 2015. Kebocoran dokumen finansial terbesar ini telah membuka
kebenaran mengenai bagaimana individu maupun organisasi menggunakan offshore
taxuntuk menyembunyika kekayaannya dan mengurangi kewajiban untuk membayar
pajak.
Proses terjadinya Panama Paper
Penyebab terjadinya panama papers adalah seseorang yang tidak mengingikan
untuk uang yang dimilikinya tersebut tidak terkena pajak di negara tempat client A
tersebut tinggal. Kemudian ada perusahaan asing yaitu Mosssack Fonseca yang
menawarkan jasa agar uang tersebut tidak terkena pajak, dengan syarat klien tersebut
harus memiliki wakil atau teman yang yang dimiliki oleh A, kemudian ditunjuklah B
sebagai wakil dariklien A. B tidak boleh sedarah dengan A, karena apabila wakil
tersebut sedarah akan menyebabkan gampang terdeteksi aliran dana yang diberikan
oleh A ke B. Kemudian B mendatangi perusahaan mosssack fonseca, dan akan ada
bank yang juga di ajak bekerjasama. Terdapat 2 bank yang terkuak dalam kasus ini
yaitu bank UBS dan HSBC. Kedua bank tersebut sudah berkali-kali mengalami
kejadian seperti ini dan telah berkali-kali ditegur atau dingatkan oleh negara asalnya.
Kemudian bank dan mossack membuat perusahaan cangkang. Dikatakan perusahaan
cangkang Karena sebenarnya oerusahaan ini adalah fiktif yang hanya ada diluarnya
atau bangunannya, namun jika diperiksa secara mendalam, sistematika, syarat, dan
pembayaran pajaknya tidak ada atau nihil. Mossack dan bank membuatperusahaan
cangkang atasnama B yang telah dipilih oleh A, sehingga uang yang diberikan A
kepada B tersebut masuk ke perusahaan cangkang. Dengan begitu,nanti A akan dapat
dengan mudah untuk mengambil uang yang ada diperusahaan cangkang yang secara
tidak langsung adalah milik A, namun uang yang dimiliki oleh A tersebut tidak
terdeteksi oleh pihak analisa transaksi keuangan yang ada pada suatu negara. Negara
Panama digunakan sebagai negara tempat beroperasi karena negara Panama tesebut
memiliki pajak yang rendah.
Pada kasus panama papers ini terdapat beberapa ethical issue yang terjadi pada
Mossack Fonseca. Ethical tersebut adalah tindakan FRAUD yang secara tidak langsung
dapat merugikan pembayaran pada negara yang bersangkutan. Ethical issue lain yang
dialami oleh panama adalah adanya dilemma. Dilemma tersebut menyakut penipuan
yang berkaitan dengan tidak dibayarnya pajak. Sebagian besar perusahaan sangat
berusaha unutk bekerja dangan baik dan melakukan pembayaran pajak secara teratur.
Namun disisi lain terdapat perusahaan besar yang dengan cara yang berbeda berusaha
untuk menghindari pajak yang berlaku di negara. Cara yang dilakukan oleh Mossack
Fonseca merupakan suatu penipuan, namun Mossack Fonseca tidak sepenuhnya
bersalah atas kasus ini, karena Mossack Fonseca adalah suatu perusahaan jasa yang
menyediakan fasilitias tersebut. Rthical issu yang dialami oleh Mossack Fonseca
adalah ethical issu berkaitan dengan moral perusahaan, dimana perusahaan
mendapatkan keuntungan dari kerugian yang dialami oleh orang lain.
3. Solusi
Solusi Untuk Negara

1. Solusi untuk pemerintah di Indonesia dalam mengatasi Panama Papers adalah


dengan memberlakukan reformasi pajak.
Dimana dampak dari adanya Panama Papers dapat meningkatkan sistem pajak
internasional yang adil sesuai dengan keadaan dalam Panama Papers.
Reformasi pajak dapat dibantu melalui adanya forum G20, yaitu forum yang
menghimpun perekonomian negara maju dan berkembang sesuai dengan tren
perekonomian global. Hal tersebut dapat mendukung solusi reformasi pajak
dengan mempromosikan kerjasama internasional dalam hal bisnis. Reformasi
pajak dapat membantu pemerintah untuk mengotrol pendapatan negara yang
bersumber dari luar negeri secara efisien.
2. Pemerintah membuat program darurat mafia perpajakan untuk membasmi
pelaku kejahatan perpajakan.
Terkait sistem perpajakan Indonesia, pemerintah dapat melakukan transparansi
data perpajakan dan perbankan. Selain itu, pemerintah Indonesia juga harus
menjaga hubungan dengan pihak internasional terkait dengan pertukaran
informasi mengenai dana Indonesia yang dihasilkan di luar Indonesia.
3. Pembentukan Badan Perpajakan Dunia di bawah naungan PBB, sebagai
lembaga pegawas perpajakan antar negara.
Dengan adanya lembaga ini dapat mengetahui keadaan perpajakan yang ada di
setiap Negara. Selain itu lembaga ini dapat memberikan saran dan evaluasi
kepada badan perpajakan Negara yang tentunya berguna bagi kelangsungan
penarikan dan pengelolaan pajak pada Negara tersebut. Jika semua
warganegara taat terhadap pajak, maka pemerintah akan semakin mudah untuk
melakukan program kerjanya yang akan berujung pada kesejahteraan warga
negaranya.
Solusi untuk Perusahaan

1. Memperkuat program keamanan IT perusahaan dengan melibatkan people,


process dan technology secara efektif.
Ketiga elemen ini sebaiknya dapat terintegrasi dengan baik. Hal ini dikarenakan
peran ketiga elemen ini berbeda-beda. Jika ketiga elemen ini berjalan sendiri-
sendiri akan tidak menjadi efektif. Apabila salah satu dari ketiganya tidak
terintegrasi, maka akan terjadi pembobolan informasi data internal perusahaan
yang bersifat rahasia. Maka dari itu penting untuk melakukan integrasi.
Perusahaan dapat melakukan Security Assessment secara berkala untuk
memastikan kondisi jaringan IT perusahaan agar tetap aman.
2. Membuat Security Policy and Plan dengan tujuan untuk melakukan
pencegahan terhadap kejahatan IT.
Langkah ini sebaiknya dilengkapi dengan strategi prevention, resolutin dan
restitution. Untuk memastikan strategi dilaksanakan dengan baik, maka perlu
dilakukan evaluasi dan dilakukan revisi setiap 6 bulan sekali.
3. Melakukan Security Awareness
Hal ini sangat penting untuk memastikan karyawan atau pegawai perusahaan
tidak melakukan kejahatan IT yang dapat berakibat fatal untuk keamanan data
perusahaan. Maka dari itu pada saat perekrutan perusahaan harus benar-benar
mengetahui karakteristik yang diinginkan sebagai pegawai. Perusahaan juga
sebaiknya memberikan kesejahteraan kepada pegawai supaya pegawai merasa
betah dan tidak melakukan hal yang tidak diinginkan oleh perusahaan.
4. Melakukan Security Control
Hal ini sangat penting untuk memastikan jaringan perusahaan siap setiap saat,
agar dapat menghidari pembobolan jaringan IT perusahaan secara ilegal.
5. Implementasi pengamanan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya harus
dilakukan secara profesional untuk memastikan efektif bahwa semua berjalan
dengan efektif dan efisien. Cara paling efektif dan efisien adalah dengan
memindahkan data perusahaan ke cloud provider yang terpercaya. Dengan
melakukan kerjasama tersebut dapat membuat data perusahaan menjadi lebih
aman dan perusahaan tidak perlu untuk memikirkan mengenai pengamanan
data perusahaan.

Sumber

Asyhad, H. (2016, April 4). Intisari. Retrieved from Intisari: http://intisari-


online.com/read/apa-itu-panama-papers-dan-bagaimana-
kebocoran-data-terbesar-dalam-sejarah-bisa-terjadi

Casterson, S. (2016). The Panama Papers: History's Biggest Data Leak.


Conceptual Kings.

Helostein, V. (2016). Panama Papers: Everything You Should Know. Van


Helostein.

Noor, A. R. (2016, April 11). News: Detik i-Net. Retrieved from Detik i-
Net:
http://inet.detik.com/read/2016/04/11/154619/3185090/398/pelajar
an-berharga-di-balik-skandal-panama-papers?i992202105

Singh, B. (2016, April 8). E-news letter: Green Book. Retrieved from
Green Book: http://www.greenbookblog.org/2016/04/08/the-
panama-papers-and-our-industrys-ethical-compass/