Anda di halaman 1dari 14

Indra Wardani,S.

Pd _Pelatihan K13_LPMP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Sekolah : SMKN 1 Kota Bima


Mata Pelajaran : Seni Budaya (seni rupa)
Kelas/ Semester : X / Ganjil
Materi Pokok : Memahami Konsep Budaya
Alokasi Waktu : 3 x 45 Menit ( 1 X Pertemuan)

A. KOMPETENSI INTI

KI3. Komkpetensi pengerahuan:Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan


faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
KI4.Kompetensi Keterampilan: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret
dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah
keilmuan.

B. KOMPETENSI DASAR Pengembangan IPK untuk mencapai KD

KOMPETENSI DASAR DARI KI 3 KOMPETENSI DASAR DARI KI 4


3.1 Memanami konsep Budaya 4.1 Mempresentasikan konsep Budaya
Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi
(IPK)
3.1.1 Menjelaskan Pegertian Budaya 4.1.1 mempresentasikan hasil
Nusantara pengamatan tentang buaya
3.1.2 Menjelaskan ciri umum budaya nusantara.
nusantara.

Berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran


Discovery Learning pendekatan saintifik, peserta didik dapat memahami
konsep budaya dan ciri umum budaya secara mandiri dan kelompok, serta peserta

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

didik dapat mempresentasikan konsep budaya, dengan rasa ingin tahu, tanggung
jawab, displin selama proses pembelajaran dan bersikap jujur dan percaya diri.

D. MATERI PEMBELAJARAN
Konsep Budaya Nusantara
1. Pengertian budaya nusantara
2. Ciri-ciri umun tentang budaya nusantara

E. PENDEKATAN, METODE dan MODEL PEMBELAJARAN


1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Discoveri learning
3. Metode pembelajaran : Ceramah,diskusi kelompok,tanya jawab dan
penugasan

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama Karakter
a. Pendahuluan / kegiatan awal ( 15 menit )
1. Memberi salam dan berdoa;
2. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan.
3. Merefleksi pengalaman siswa tentang karya-karya seni rupa dua dimensi yang
pernah mereka lihat
4. Menjelaskan kaitannya dengan pengalaman mereka terhadap kompetensi
dasar yang akan di pelajari (oleh guru)
5. Menyamapaikan tujuan pembelajaran (oleh guru)
6. Menjelaskan materi pelajaran secara garis (besar oleh guru)
7. Menyampaiakan lingkup dan kegiatan penilaian

b. Kegiatan Inti ( 115 Menit )


stimulasi
Siswa diberikan stimulus

1. Mengamati permasalahan yang disajikan berkaitan dengan budaya nusantara,


mulai dari konsep budaya nusantara dan ciri umum budaya nusantara.

Contoh bahan pengamatan:

Ketika kalian melihat setiap budaya yang ada di indonesia konsep apa saja yang
ingin di sampaikan setiap budaya nusantara dan ciri umum budaya nusantara
tersebut? Coba kalian amati gambar di bawah ini untuk mengidentifikasi aspek-aspek
tersebut!
Penentuan Pertanyaan Mendasar
Contoh bahan pengamatan yang mengenai konsep budaya nusantara.

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

(sumber kemendikbud, buku seni budaya SMA kelas X/internet)

Berpikir kritis dan pemecahan masalah, Kreatif, dan HOTS

Mengidentifikasi Masalah
2. Berdasarkan keempat gambar tersebut, apa yang dapat kalian simpulkan tentang
konsep,pengertian dan ciri umum budaya nusantara?
3. Siswa melalui diskusi merumuskan hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan yang
disajikan dan bertanya seandainya ada yang belum dipahami.

Critical Thinking
Mengumpulkan Data
4. Siswa dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 4 orang.
5. Siswa mencoba untuk menggali informasi konsep budaya nusantara melalui buku siswa
dan browsing internet.
Literasi

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

Pembuktian / Proses Mengkomunikasikan ( Verification)


6. Siswa mendiskusikan untuk menyusun konsep budaya
nusantara dimulai dari pengertian, dan ciri umum budaya Kolaborasi
nusantara.
7. Siswa dalam kelompok kecil bersama-sama
mendeskripsikan jawabannya dari berbagai sumber dan
bertanggung jawab dengan jujur dalam menyelesaikan Komunikasi
setiap permasalahan yang dihadapi.
8. Siswa menentukan bentuk penyampaian hasil diskusi
9. Siswa mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain
menanggapi

Menarik Kesimpulan (Generalization)


10. Siswa merumuskan kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan.
11. Siswa menyusun kesimpulan
12. Siswa mengerjakan tes tertulis berkaitan dengan materi yang telah dipelajari yaitu
tentang konsep budaya nusantara.

c. Penutup (15 menit)


1. Siswa Membuat rangkuman dan kesimpulan
2. Melakukan refleksi
3. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
4. Berdoa dan salam

G. PENILAIAN PEMBELAJARAN, REMEDIAL DAN PENGAYAAN


Instrumen dan Teknik Penilaian
a. Teknik Penilaian
1. Penilaiain Sikap : Observasi/pengamatan
2. Penilaian pengetahuan : Tes tertulis
3. Penilaian keterampilan : Unjuk Kerja

b. Bentuk Penilaian
1. Observasi : lemar obsevasi
2. Tes tertulis : uraian / pertanyaan lisan
3. Unjuk kerja : lembar penilaian presentasi

c. Instrumen Penilaian (terlampir)

d. Remedial
1. Pembelajaran remedial dilakukan bagi siswa yang capaian KD nya belum
tuntas

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

2. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching


(klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.
3. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali tes remedial
belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas
tanpa tes tertulis kembali.

e. Pengayaan
- Bagi siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran
pengayaan sebagai berikut:
n(ketuntasan) n n(maksimum)
Siwa yang mencapai nilai diberikan
100
materi masih dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai
pengetahuan tambahan
Siwa yang mencapai nilai n n(maksimum) diberikan materi melebihi
cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

H. Media, Alat, Bahan, dan Sumber Belajar

1. Media / Alat : LCD, Laptop, Papan Tulis


2. Sumber Belajar :
1. Internet
2. Gambar Seni
3. Buku Seni Budaya Kelas X, Kementerian dan Kebudayaan Tahun 2016.
4. Buku/ sumber lain yang relevan.

Kota Bima, April 2017


Mengetahui
Mengetahui Kepala SMK N 1 Kobi Guru SENI BUDAYA

MUHTAR.S,Pd.M.Si INDRA WARDANI,S,Pd


NIP. 19670515 199103 1 022 NIP.

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

Catatan Kepala Sekolah :

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

INTRUMEN PENILAIAN SIKAP

Nama Satuan pendidikan : SMK Negeri 1 Kota Bima


Tahun pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : X / Semester I
Mata Pelajaran : Seni Budaya

KEJADIAN/ BUTIR +/
NO WAKTU NAMA TINDAK LANJUT
PERILAKU SIKAP -

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
Dst

Kota Bima, April 2017


Mengetahui
Mengetahui Kepala SMK N 1 Kobi Guru SENI BUDAYA

MUHTAR.S,Pd.M.Si INDRA WARDANI,S,Pd


NIP. 19670515 199103 1 022 NIP.

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

INSTRUMEN TES TERTULIS

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Kota Bima

Mata Pelajaran : Seni Budaya

Kelas : X

Kompetensi dasar : 3.1 Memahami konsep Budaya

Indikator : 3.3.1 Menjelaskan pengertian Budaya


3.3.2 Menjelaskan Ciri umum budaya

Soal:
Dalam beberapa sajian gambar tentang konsep budaya tentunya kamu dapat
menyimpulkan menjadi sebuah definisi atau dapat ciri ciri umum tentang budaya
nusantara.
1. Buat definisi atau pengertian budaya yang kamu pahami!
2. Tentukan 2 fungsi dan manfaat budaya dalam kehidupan sehari-hari?
3. Kemukanan ciri-ciri buadaya nusantara?

Contoh Pedoman pensekoran :


Penyelesaian skor
1. budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki
bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari 2
generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang
rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa,
perkakas, pakaian, bangunan,dan karya seni.

2. Bentuk-bentuk budaya:
1. Pakaian 6
2. Rumah
3. Komunikasi
4. Pangan
5. Nilai atau moral atau
6. Untuk memenuhi kebutuhan fisik masyarakat
7. Untuk memenuhi kubutuhan menata kehidupan bersama
8. Untuk memenuhi kebutuhan emosional spritual (makna
hidup)
9. Untuk memenuhi kebutuhan identitas diri atau kelompok 2
masyarakat.

3. Ciri-ciri budaya daerah


a. Memiliki sifat kedaerahan tertentu.

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

b. Mempunyai adat istiadat yang khas


c. Memiliki unsur kebudayaan asli dan tradisional
d. Dianut oleh penduduk daerah tersebut
e. Adanya bahasa dan seni daerah
f. Adanya unsur kepercayaan
g. Adanya peninggalanxsejarah
Kebudayaan nasisoanal.
a. Mengandung unsur budaya daerah yang sifatnya diakui
secara nasional
b. Mencerminkan nilai luhur dan kepribadian bangsa
c. Merupakan kebanggan seluruh rakyat indonesia
d. Mengandung unsur-unsur yang mempersatukan bangsa.

Total skor 10

Kota Bima, April 2017


Mengetahui
Mengetahui Kepala SMK N 1 Kobi Guru SENI BUDAYA

MUHTAR.S,Pd.M.Si INDRA WARDANI,S,Pd


NIP. 19670515 199103 1 022 NIP.

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

LEMBAR PENGAMATAN PRESENTASI

Aspek yang dinilai


Pelaksana
NO Nama Siswa Persiapan Hasil Nilai Akhir
an
30 40 30

dst

Nilai Akhir = Skor Perolehan x 100

Skor Maksimal

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

MATERI PELAJARAN

Wawasan Seni dan Kebudayaan

A.Pengertian Kebudayaan
Menurut Koentjoroningrat (1986), kebudayaan dibagi ke dalam tiga sistem,
Pertama sistem budaya yang lazim disebut adat-istiadat,
Kedua sistem sosial di mana merupakan suatu rangkaian tindakan yang berpola dari manusia.
Ketiga, sistem teknologi sebagai modal peralatan manusia untuk menyambung keterbatasan
jasmaniahnya.

Untuk lebih jelas dapat diterangkan apa-apa saja yang menggambarkan kebudayaan,
misalnya ciri khas bentuk rumah adat daerah yang berbeda satu dengan daerah lainnya, sebagai
contoh ciri khas rumah adat di Jawa mempergunakan joglo sedangkan rumah adat di Sumatera .

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

B. Pengertian Seni
Konsep seni terus berkembang sejalan dengan berkembangnya kebudayaan dan kehidupan
masyarakat yang dinamis.

Aristoteles mengemukakan bahwa, seni adalah kemampuan membuat sesuatu dalam hubungannya
dengan upaya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan oleh gagasan tertentu.

Leo Tolstoy mengatakan bahwa, seni merupakan kegiatan sadar manusia dengan perantaraan
(medium) tertentu untuk menyampaikan perasaan kepada orang lain.

Ki Hajar Dewantara seni adalah indah, menurutnya seni adalah segala perbuatan manusia yang
timbul dan hidup perasaannya dan bersifat indah hingga dapat menggerakkan jiwa perasaan
manusia lainnya.

Akhdiat K. Mihardja; seni adalah kegiatan manusia yang merefleksikan kenyataan dalam sesuatu
karya, yang berkat bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu
dalam alam rohani si penerimanya.

Erich Kahler, seni adalah suatu kegiatan manusia yang menjelajahi, menciptakan realitas itu
dengan simbol atau kiasan tentang keutuhan dunia kecil yang mencerminkan dunia besar.

Berdasarkan bentuk dan mediumnya seni dapat diklasifikasikan dalam tiga kelompok : seni rupa, seni
pertunjukan, dan seni sastra.

C. Sifat Dasar Seni


Berdasarkan hasil telaah terhadap teori-teori seni, disimpulkan bahwa seni memiliki
sekurang-kurangnya 5 ciri yang merupakan sifat dasar sebagai berikut:
1. Sifat kreatif
Seni merupakan suatu rangkaian kegiatan manusia yang selalu mencipta karya baru.
2. Sifat individualitas
Karya seni yang diciptakan oleh seorang seniman merupakan karya yang berciri personal,
Subyektif dan individual. Sebagai contoh, (1) Lagu ciptaan Iwan Fals terdengar berbeda dari
lagu ciptaan Ebiet G. Ade; (2) Lukisan Lucia hartini yang bercorak Surrealisme menampilkan
kekuatan daya fantasi atau imajinasi alam mimpi melalui penguasaan teknik melukis yang
piawai.
3. Memiliki nilai ekspresi atau perasaan.
Dalam mengapresiasi dan menilai suatu karya seni harus memakai kriteria atau ukuran perasaan
estetis. Seniman mengekspresikan perasaan estetisnya ke dalam karya seninya lalu penikmat
seni (apresiator) menghayati, memahami dan mengapresiasi karya tersebut dengan
perasaannya. Sebagai contoh, lagu Imagine karya John Lennon merupakan ungkapan
kepeduliannya terhadap nilai-nilai humanisme dan perdamaian sehingga menggugah perasaan
siapapun yang mendengar.
4. Keabadian
seni dapat hidup sepanjang masa. Konsep karya seni yang dihasilkan oleh seorang seniman dan
diapresiasi oleh masyarakat tidak dapat ditarik kembali atau terhapuskan oleh waktu. Sebagai
contoh, lagu Indonesia Raya karangan WR. Supratman sampai saat ini masih tetap abadi dan
diapresiasi masyarakat walaupun beliau telah wafat.
5. Universal
Seni berkembang di seluruh dunia dan di sepanjang waktu. Seni tidak dapat dipisahkan dari
kehidupan masyarakat. Sejak jaman pra sejarah hingga jaman modern ini orang terus membuat
karya seni dengan beragam fungsi dan wujudnya sesuai dengan perkembangan
masyarakatnya

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017


Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

D. Fungsi Seni
Fungsi-fungsi seni terdiri atas fungsi ritual, pendidikan, komunikasi, hiburan, artistik dan
fungsi guna.
1. Fungsi Ritual
Suatu pertunjukan yang digunakan untuk sebuah upacara yang berhubungan dengan upacara
kelahiran, kematian, ataupun pernikahan.
Contoh : Gamelan yang dimainkan pada upacara Ngaben di Bali.
Gamelan di Jawa Gamelan Kodhok Ngorek, Monggang, danAgeng.
2. Fungsi Pendidikan
Seni sebagai media pendidikan misalnya musik.
Contoh : Ansambel karena didalamnya terdapat kerjasama, Angklung dan Gamelan juga
bernilai pendidikan dikarenakan kesenian tersebut mempunyai nilai sosial, kerjasama, dan
disiplin.
3. Fungsi Komunikasi
Suatu pertunjukan seni dapat digunakan sebagai komunikasi atau kritik sosial melalui media
seni tertentu seperti, wayang kulit, wayang orang dan seni teater, dapat pula syair sebuah
lagu yang mempunyai pesan.
4. Fungsi Hiburan
Seni yang berfungsi sebagai hiburan, sebuah pertunjukan khusus untuk berekspresi atau
mengandung hiburan, kesenian yang tanpa dikaitkan dengan sebuah upacara ataupun
dengan kesenian lain.
5. Fungsi Artistik
Seni yang berfungsi sebagai media ekspresi seniman dalam menyajikan karyanya tidak untuk hal
yang komersial, misalnya terdapat pada musik kontemporer, tari kontemporer, dan seni
rupa kontemporer, tidak bisa dinikmati pendengar/pengunjung, hanya bisa dinikmati para
seniman dan komunitasnya.
6. Fungsi Guna (seni terapan)
Karya seni yang dibuat tanpa memperhitungkan kegunaannya kecuali sebagai media
ekspresi disebut sebagai karya seni murni, sebaliknya jika dalam proses penciptaan
seniman harus mempertimbangkan aspek kegunaan, hasil karya seni ini disebut seni guna atau
seni terapan.
Contoh : Kriya, karya seni yang dapat dipergunakan untuk perlengkapan/
peralatan rumah tangga adalah Gerabah dan Rotan.
7. Fungsi Seni untuk Kesehatan (Terapi)
Pengobatan untuk penderita gangguan physic ataupun medis dapat distimulasi melalui
terapi musik, jenis musik disesuaikan dengan latar belakang kehidupan pasien.
Terapi musik telah terbukti mampu digunakan untuk menyembuhkan penyandang autisme,
gangguan psikologis trauma pada suatu kejadian, dan lain-lain.
Seperti yang telah dikatakan Siegel (1999) menyatakan bahwa musik klasik menghasilkan
gelombang alfa yang menenangkan yang dapat merangsang sistem limbic jarikan neuron otak.
Selanjutnya dikatakan oleh Gregorian bahwa gamelan dapat mempertajam pikiran.
E. Kegiatan Apresiasi Seni
S.E. Effendi mengungkapkan bahwa apresiasi adalah mengenali karya sehingga
menumbuhkan pengertian,penghargaan, kepekaan untuk mencermati kelebihan dan
kekurangan terhadap karya.
Kegiatan apresiasi meliputi :
1. Persepsi, kegiatan ini mengenalkan akan bentuk-bentuk karya seni , misalnya, mengenalkan
tari-tarian, musik, rupa, dan teater yang berkembang di Indonesia, baik tradisi, maupun moderen.
Pada kegiatan persepsi antara lain meningkatkan kemampuan dengan mengidentifikasi bentuk
seni.
2. Pengetahuan, pada tahap ini pengetahuan sebagai dasar dalam mengapresiasi baik tentang
sejarah seni yang diperkenalkan, maupun istilah-istilah yang biasa digunakan di masing-masing
bidang seni.
3. Pengertian, pada tingkat ini, diharapkan dapat membantu menerjemahkan tema ke dalam
berbagai wujud seni, berdasarkan pengalaman, dalam kemampuannya dalam merasakan musik.
RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017
Indra Wardani,S.Pd _Pelatihan K13_LPMP

4. Analisis, Pada tahap ini, kita mulai mendeskripsikan salah satu bentuk seni yang sedang
dipelajari, menafsir objek yang diapresiasi.
5. Penilaian, Pada tahap ini, lebih ditekankan pada penilaian tehadap karya-karya seni yang
diapresiasi, baik secara subyektif maupun obyektif.
Apresiasi merupakan bagian dari tujuan pendidikan seni di sekolah yang terdiri dari tiga hal
value (nilai ), empathy dan feeling.
Value adalah kegiatan menilai suatu keindahan seni, pengalaman estetis dan makna / fungsi
seni dalam masyarakat.
empathy, kegiatan memahami, dan menghargai.
feeling, lebih pada menghayati karya seni, sehingga dapat merasakan kesenangan pada karya
seni .

RPP_ Seni Budaya _pelatihan _LPMP 2017