Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN ANALISIS KEBUTUHAN DAN HARAPAN MASYARAKAT

UPTD PUSKESMAS KECAMATAN PONTIANAK SELATANTAHUN 2015

I. PENDAHULUAN
Analisis kebutuhan merupakan kegiatan utama yang melandasi pembangunan
masyarakat, alasan pokoknya adalah menghindari terjadinya kesalahan definisi
kebutuhan (needs) dengan keinginan (wants). Meski perbedaan antara keduanya cukup
kontras, analisis penting dilakukan, karena kebutuhan terkait dengan konsep prioritas,
kerelativan, kenyataan, dan perasaan. Kebutuhan dirumuskan untuk dipenuhi
berdasarkan urutan kepentingannya. Praktek pemenuhan kebutuhan mengikuti apa
yang dinamakan felt needs (kebutuhan yang dirasakan), masalahnya adalah seringkali
ia berbeda dengan real needs (kebutuhan nyata).

II. LATAR BELAKANG


a. Analisis kebutuhan adalah suatu cara yang sistimatis untuk memilih dan
menentukan prioritas kebutuhan sebagai masukan dalam pengambilan alternatif
kebijakan tentang masyarakat bagi para pemimpin/pelaksana kegiatan. Keputusan
diambil pada tahap perencanaan sebagai persiapan penyelenggaraan suatu
program, yang didasarkan atas layak tidaknya kondisi masyarakat
b. Kebutuhan Masyarakat terdiri dari : Kebutuhan Terasa yaitu Kebutuhan yang segera
dirasakan dan diketahui oleh masyarakat baik secara individual maupun kelompok.
Misal: peningkatan pendapatan, Bahan makanan, Biaya sekolah. Dan Kebutuhan
Terduga Kebutuhan yang tidak segera dirasakan oleh masyarakat baik secara
individual maupun kelompok, namun diperkirakan sebelumnya.

III. PENGORGANISASIAN DAN TATA HUBUNGAN


A. Pengorganisasian

Kepala Lurah dan LS


Puskesmas terkait

TIM SMD

PELAKSANA RW/RT KADER


INTERNAL

B. Tata Hubungan dan alur pelaporan


1. Tata Hubungan kerja
Kepala Puskesmas bertugas menentukan kebijakan tentang pelaksanaan SMD
di Puskesmas dan wilayah kerjanya dengan membentuk SK dan tim SMD,
mendukung penganggaran da pengadaan sarana seperti dana dan ATK untuk
pelaksanaan SMD di masyarakat. Selain itu kepala puskesmas melakukan
koordinasi dengan pihak lintas sektoral dalam pelaksanaan SMD serta hasil
SMD.
Lurah dan lintas sektoral bertugas menyampaikan dan mengkoordinir/
menggerakkan timnya untuk melaksanakan SMD sesuai dengan hasil rapat
koordinasi dengan kepala Puskesmas baik berupa penyampaian tertulis maupun
melalui forum pertemuan.
Pelaksana internal terdiri dari pihak Puskesmas, kader dan RW/ RT bertugas
melaksanakan SMD melalui wawancara kepada masyarakat diwilayah kerjanya.
Koordinator Tim SMD menyiapkan kerangka acuan kegiatan, surat edaran dan
instrument SMD serta kebutuhan dalam pelaksanaan SMD serta hasil SMD.

2. Pelaporan
Pelaporan hasil pelaksanaan dikoordinir oleh tim SMD dimana bertugas merekap
hasil, membuat jadwal pembahasan hasil dan rapat selanjutnya sampai
diperoleh keputusan bersama anata puskesmas dan lintas sektoral dan
masyarakat.

IV. TATA NILAI


1. Orientasi pelayanan
2. Integritas
3. Komitmen
4. Disiplin
5. Kerjasama
6. Kepemimpinan

V. TUJUAN
TUJUAN UMUM
Menganalisa kebutuhan dan harapan masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas
Kecamatan Pontianak SelatanTahun 2016.
TUJUAN KHUSUS
1. Memperoleh data mengenai permasalahan dan kebutuhan yang diinginkan oleh
sasaran
2. Untuk mempermudah dalam menentukan skala prioritas dalam perencanaan
program kegiatan kesehatan.
3. Memperlancar pelaksanaan program kegiatan kesehatan.

VI. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Analisis kebutuhan dan harapan masyarakat, dilakukan sebagai berikut :
1. Melakukan wawancara berdasarkan instrument
2. Merekap hasil wawancara
3. Mengidentifikasi hasil kesenjangan
4. Menentukan sebab-sebab terjadinya kesenjangan
5. Mengidentifikasi prioritas masyarakat
6. Mengidentifikasi rencana tindak lanjut
7. Menyampaikan hasil rencana tindak lanjut dan jadwal kegiatan kepada lintas
sektoral dan masyarakat

VII. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Angket (quisioner)
2. Wawacara mendalam
3. Observasi Partisipasi
4. Menggali Dokumen

VIII. JADWAL PELAKSANAAN


1. Bulan Desember 2015 pemberitahuan kepada Lintas sektoral
2. Bulan Desember 2015 s/d Mgu pertama januari tahun 2016 Pendataan/
pelaksanaan SMD di masing-masing kelurahan
3. Minggu ke 3 bulan Januari 2016 melaksanakan identifikasi hasil SMD dan
menetukan perencanaan Puskesmas
4. Minggu pertama Februari 2016 melaksanakan pertemuan Lintas sektoral

IX. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


1. Catat
2. Daftar (tabulatian)
3. Sajikan (display)
4. Reduksi
5. Verifikasi/tentukan skala prioritas
6. Pilihan/kesimpulan

X. PENUTUP
Demikian Kerangka Acuan Kegiatan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Pontianak, Desember 2015

Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan


Pontianak Selatan.

Drg. Popong Solihat


NIP. 197402272002122002