Anda di halaman 1dari 5

Makna Gerakan-gerakan Dalam Sholat

Apa arti sholat ?

Shalat secara bahasa adalah Doa dengan kebaikan secara Syar;an adalah : Ucapan ucapan,
gerakan gerakan tertentu yg diawali dengan Takbiratul ihram dan diakhiri dg salam. Mengenai
gerakan gerakannya merupakan rukun shalat, bersandarkan pd Hadist hadits Shahih.

Apa arti dan maksud dari gerakan dalam sholat ?

1. Niyyah (Niat Sholat):

Niat adalah keputusan hati, pernyataan dari alasan-alasan di balik perbuatan. Ia artinya berniat
untuk mengatakan ya kepada Allah (swt) dengan melaksanakan perintah-perintah-Nya.

2. Takbir Iftitah (Takbir Pembukaan)

Dengan mengucapkan Allahu Akbar, kita melemparkan seluruh urusan duniawi di belakang
kita dengan tangan kita dan memohon perlindungan dalam kasih sayang Allah (swt). Ia untuk
menegaskan bahwa Allah Maha Besar dengan mengucapkan takbir (Allahu Akbar).
penyerahan totalitas pada yang Maha Awal bahwa karenaNya kita ada dan karenaNYa kita
melakukan perjalanan hidup

3. Qiyam (berdiri):

Dengan prinsip ini di dalam sholat, manusia merepresentasikan para malaikat dan pepohonan
yang senantiasa berdiri dan memuji Allah (swt). Qiyam adalah berdirinya manusia di hadapan
Zat (swt) Yang Maha Kekal dengan raga dan hatinya.Kepala yang tertunduk saat qiyam
mencerminkan ketiadaan kesombongan dan kerendahan hati.
Dalam perjalanan hidup akan tunduk dan patuh pada segala hukum dan kehendak Allah.
Kedua tangan mendekap ulu hati, simbol bahwa hati harus selalu dijaga kebersihannya dalam
perjalanan hidup

4. Qiraat (Bacaan):

Qiraat adalah untuk mensyukuri kesempurnaan Allah yang tanpa cacat, keindahan yang tidak
dapat diserupai, dan kasih sayang Allah yang tiada batas dengan mengucapkan
Alhamdulillah.Juga, Qiraat menunjukkan bahwa segala perbuatan dapat terwujud dengan
pertolongan Allah dan pujian hanya bagi Dia.Untuk terhubung dengan Zat Yang Maha
Kekal(swt) dengan mengucapkan
(Ya Tuhan Hanya kepada-Mu aku menyembah dan hanya kepada-Mu aku memohon
pertolongan). (Iyyaka nabudu wa iyyaka nastain).
5. Ruku
Dalam posisi ini manusia mewakili ibadahnya para malaikat yang menyembah Allah dalam
posisi ini secara konsisten dan hewan-hewan yang selalu berdiri dalam rukunya di atas
empat kaki mereka. Ruku artinya mengagungkan Kebesaran Sang Pencipta beserta seluruh
alam semesta yang melihat kelemahan dan kemiskinan manusia dengan melafazkan subhana
robbial azim untuk berusaha menanamkan akarnya di dalam hati kita dan untuk
mengangkat kepala kita dari ruku dengan harapan memperoleh rahmat Allah dengan cara
mengulang-ulang kebesaran Allah (swt).

6. Itidal (Puja- puji pada Allah)

Kemudian kita berdiri lagi untuk mengisi perjalanan hidup dengan penuh puja dan puji pada
Allah serta penuh syukur setiap saat sehingga tercipta kepatuhan dan ketaatan. Dengan
mengetahui hasil ciptaan Allah, maka akan tumbuh kekaguman dan kecintaan pada Allah
sehingga tumbuh rasa cinta dan iklas atau dengan senang hati akan menjalani menjalani hidup
ini sesuai Kehendak Allah.

7. Sujud:

Dengan posisi ini manusia mewakili ibadahnya para malaikat yang secara terus menerus
bersujud dan binatang melata yang nampaknya hampir selalu bersujud seumur
hidupnya.Sujud adalah meninggalkan segala sesuatu selain dari pada Allah (swt) dengan
mengucapkan subhanarobial ala dengan kerendahan hati kepada Keindhan Allah, asma
Allah dan segala sifat-Nya. Seorang hamba menjadi paling dekat dengan Tuhannya ketika
bersujud. Maka, perbanyaklah doa dalam sujud (Muslim).
Dangan sujud hati dan fikiran kita direndahkan serendahnya sebagai tanda ketundukan total
pada atas segala kuasa dan kehendak Allah. Menyatu kan kehendak Allah dengan Kehendak
kita
a. Sujud pertama merupakan penyatuan Kehendak Allah dengan Kehendak ruhani/ hati/ jiwa
kita. Diselangi permohonan pada duduk antara 2 sujud dengan doa : Rabbighfirli (ampuni
aku), warhamni (sayangi aku), Wajburni (cukupkanlah kekuranganku), warfani (tinggikanlah
derajadku), warzuqni (berilah aku rezeki), wahdini (tunjukilah aku), wafani (sehatkan aku),
wafuanni (maafkan aku).
b. Sujud kedua merupakan pernyataan pengagungan Allah secara lebih personal antara
makhluk dengan Sang Pencipta, pernyataan ingin kembali pada Sang Pencipta akhir dari
perjalanan. Dan pada waktu itu juga, kita dianjurkan untuk memanjatkan doa dalam sujud kita
yang panjang

8. Duduk diantara 2 Sujud (Permohonan)

Dengan posisi ini manusia mewakili ibadahnya para malaikat yang menyembah-Nya sambil
duduk dan juga gunung-gunung, bebatuan juga Nampak dalam bentuk yang sedang duduk.
Manusia menegaskan bahwa segala sesuatu yang dia miliki sebenarnya adalah milik Allah
dengan mengucapkan tahiyyat. Dia memperbarui imannya dengan mengucapkan dua kalimat
syahadat ( Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya). Di dalam sholat-
semacam Miraj bagi orang beriman- tasyahud adalah mengingat percakapan antara Nabi
Muhammad (saw) dengan Allah (swt) pada saat Miraj
Pengungkapan berbagai permohonan pada Allah untuk memberikan segala kebutuhan yang
diperlukan dalam bekal perjalanan menuju pertemuan denganNya, butuh sumber dukungan
hidup jasmani dan ruhani, serta pemeliharaan dan perlindungan jasmani ruhani agar tetap
pada jalan Allah.

9. Attahiyat : Pernyataan Ikrar


Tahap pemantapan, karena perjalanan hidup itu naik turun dan fitrah manusia tidak lepas dari
sifat lupa, maka perlu pemantapan yang di refresh dan diulang untuk semakin kokoh, yaitu
dengan Ikrar Syahadat, dengan simbol pengokohan ikrar melalui telunjuk kanan. Sebelum
Ikrar, memberikan penghormatan untuk para Utusan Allah dan ruh hamba- hamba sholeh
(Auliya) yang melalui merekalah kita mengenal Allah dan melalui ajaranya kita dibimbing ke
jalanNya, serta menjadikan mereka menjadi saksi atas Ikrar kita.
Sholawat menjadi pernyataan kebersediaan mengikuti apa yang diajarkan Rosululloh
Muhammad SAW, dan menempatkannya sebagai pimpinan dalam perjalanan kita. Salam
penghormatan kepada Bapak para Nabi (Ibrohim) yang menjadi bapak induk ajaran Tauhid.
Kemudian diakhir dengan permohonan doa dan permohonan perlindungan dari kejahatan
tipuan Setan dan Jin agar kita dapat tetap istiqomah dan berhasil mencapai Allah.
Menunjukkan jari ketika sedang tahiyat
Merupakan Ittiba; lirrasul saw (berpanut pd perbuatan Rasul saw)

10. Salam

Salam adalah ucapan yang mengakui adanya manusia lain yang sama- sama melakukan
perjalanan dalam hidup ini (aspek kemasyarakatan). Menunjukkan bahwa hidup ini tidak
sendiri, sehingga hendaknya menyebarkan salam dan berkah kepada sesama untuk saling
bahu membahu menegakkan kehidupan yang harmonis (selaras) dan tegaknya kedamaian,
kesejahteraan dan keselamatan di bumi. Salam adalah penutup sekaligus awal dari mulainya
praktek aplikasi sholat dalam bentuk aktivitas kehidupan di lapangan hingga ke sholat
berikutnya. Nah salam itu simbol dari putaran yang dimulai dari kanan ke kiri dengan poros
badan. Jika dihubungkan dengan Hukum Kaidah Tangan Kanan berarti arah energi ke atas,
simbolisasi bahwa perjalanan digantungkan pada Allah SWT (di atas) sebagai penjamin
keselamatan dalam perjalanan.
Dapat juga diartikan bahwa umat islam harus mempraktekkan nilai-nilai sholat dalam
kehidupan agar membawa selamat kepada umat disekitarnya.
Manfaat Gerakan Sholat

Gerakan sholat tidak hanya sampai pada persoalan makna saja, akan tetapi sholat memiliki
manfaat disetiap geraknya terutama untuk kesehatan tubuh. Dari sudut pandang ilmiah telah
membuktikan bahwa shalat adalah obat yang paling mujarab untuk segala macam penyakit.
Berikut ulasan manfaat gerakan shalat:
1. Takbiratul Ihram
Pada takbiratul ihram, posisi badan kita berdiri tegak, sambil mengangkat kedua tangan
sejajar pada telinga, lalu melipatnya pada area depan perut atau dadaa bagian bawah. Posisi
ini bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, getah bening atau limfe dan untuk melatih
kekuatan otot lengan. Posisi jantung yang ada dibawah otak akan memungkinkan darah untuk
mengalir secara lancar mengarah ke seluruh tubuh. Di saat mengangkat kedua tangan, otot
bauh yang meregang sehingga aliran darah mengandung banyak oksigen akan bergerak
lancar. Kemudian pada kedua tangan yang didekatkan pada area depan atau dada bagiann
bawah, gerakan ini untuk menghidarkan dari segala macam gangguan persendian, khususnya
pada tubuh bagian atas.
2. Ruku
Pada posisi ruku dimana rukuk yang sempurna itu ditandai dengan tulang belakang yang
lurus sehingga apabila diletakkan segelas air diatas punggung maka air tersebut tidak akan
tumpah. Kemudian posisi kepala mesti lurus selurus dengan tulang belakang. Gerakan ruku
ini bermanfaat untuk menjaga bentuk kesempurnaan posisi dan fungsi pada tulang belakang
(corpus vertebrae) sebagai cara untuk menyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung akan
sejajar dengan otak, sehingga dapat mengalirkan darah secara maksimal pada tubuh bagian
tengah. Kemudian tangan yang bertumpu pada lutut akan berfungsi merelaksasi otot-otot bahu
sampai kebawah, selain itu rukuk ialah latihan kemih untuk menghindarkankan gangguan
prostat.
3. Itidal
Pada posisi itidal atau bangun dari rukuk, dimana tubuh kembali ditegakkan, kemudian
mengangkat kedua tangan setinggi telinga yang bermanfaat untuk melatih alat pencernaan kita
dimana organ-organ yang ada dalam perut akan mengalami pijatan dan relaksasi secara
bergantian yang akan berefek melancarkan pencernaan.
4. Sujud
Pada gerakan sujud dimana kita akan menungging dengan meletakkan kedua tanggan,
ujungkaki dan lutut serta dahi pada lantai. Gerakan sujud ini bermanfaat untuk mengalirkan
getah bening dan memompa mengarah ke bagian ketiak dan leher. Kemudian untuk posisi
jantung yang ada diatas otak menyebabkan otak akan dialiri darah yang kaya oksigen. Aliran
darah ke otak ini akan berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukanlah sujud
dengan tumaninah, janganlah tergesa-gesa supaya darah dapat mencukupi seluruh ruang di
otak. Pada posisi sujud juga akan menghindarkan dari gangguan wasir. Terkhusus untuk
wanita maka ruku dan sujud memiliki manfaat yang sangat luar biasa untuk kesuburan dan
kesehatan pada organ kewanitaan
5. Duduk
Pada posisi duduk, terdiri atas dua macam yaitu tahiyat awal dan tahiyyat akhir. Perbedaannya
pada posisi telapak kakinya. Gerakan ini bermanfaat dimana pada saat iftrosy atau tahiyya
awal dimana kita bertumpu diarea pangkal paha yang menghubungan dengan syaraf nervus
Ischiadius. Posisi tahiyyat awal ini juga akan menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang
seringkali menyebabkan penderita tidak mampu berjalan. Kemudian pada posisi duduk
tawarruk atau tahiyyat akhir memiliki manfaat yang sangat baik untuk pria sebab tumit akan
menekan aliran kandung kemih (uretra), kelenjar kelamin pria (prostataa) dan saluran vas
deferens. Jika dapat dilakukan dengan benar maka dengan posisi ini dapat mencegah
impotensi. Variasi posisi telapaak kaki pada iffirosy dan tawarruk akan menyebabkan pada
seluruh otot tungkai akan turut meregang dan relaks kembali. Gerak dan tekanan yang
harmonis inilah yang akan menjaga kekuatan dan kelenturan pada organ-organ gerak tubuh
kita.
6. Salam
Pada gerakan salam dimana kita memutar kepala mengarah ke kanan dan ke kiri secara
maksimal yang bermanfaat untuk merelaksasi otot pada area leher dan kepala akan
menyempurnahkan aliran darah yang ada di kepala. Gerakan ini juga dapat mencegah
terjadinya sakit kepala dan akan menjaga kekencangan pada kulit wajah.