Anda di halaman 1dari 7

NAME : BUDI HARYANDI M

STUDENT ID : 1901549474
COURSE : INFORMATION SYSTEM STRATEGIC PLANNING

Tugas Personal ke-2


(Minggu 2 / Sesi 2)

The Structure and Culture of Enterprise


Kerjakan soal essay berikut ini .
1. Jelaskan apa analogi seorang arsitek dalam Home Architecture Analogy?

Seorang arsitek perlu memahami komposisi, preferensi, dan aktifitas penghuni untuk
dapat menghasilkan desain yang efektif untuk rumah baru ataupun rumah yang akan
direnovasi. Bagaimana penghuni akan menggunakan kamar, pola aktifitas mereka,
dan kebutuhan penyimpanan barang merupakan beberapa faktor yang harus
dipertimbangkan oleh arsitek dalam merancang arsitektur.
Membangun sebuah ruangan pada suatu rumah tanpa cetak biru (blue print) untuk
keseluruhan rumah dapat menyebabkan hasil yang buruk. Hal ini sejalan dengan
mengembangkan organisasi, unit bisnis, program, dan sistem tanpa arsitektur
enterprise-wide sebagai referensi. Akibatnya terjadi duplikasi dan inefisiensi sumber
daya, dan kurangnya kelincahan organisasi secara menyeluruh

2. Jelaskan tentang struktur enterprise menurut model Parson/ Thompson.

Model struktur organisasi umum yang dikembangkan oleh Talcott Parson pada tahun
1950an dan dikembangkan lebih jauh oleh seorang sosiolog James Thompson pada
tahun 1960an merupakan model struktur organisasi umum yang ditunjukkan dengan
tiga tingkatan (three-level). Penelitian Parson mengidentifikasi 3 tingkatan umum
yang lazim pada sebagian besar organisasi sosial yaitu Technical, Managerial, dan
Institutional.

<<M0244>> - <<Information System Strategic Planning>>


Organizational Parson's Purpose of Each Thompson's Activities of the
Level Level Level
Dimana organisasi menyusun Organisasi sangat terbuka
aturan dan hubungan dengan terhadap lingkungan untuk
masyarakat yang lebih luas menentukan area/domainnya,
untuk mendapatkan menetapkan batas-batas dan
Institutional legitimasi, arti, dan dukungan legitimasi yang aman.
tingkat tinggi, sehingga
memungkinkan untuk
mengimplementasikan tujuan
organisasi
Dimana perantaraan antara Perantaraan yang dinamis terjadi
organisasi dan tugas terhadap pada lingkungan yang kurang
lingkungan yang mendesak formal dan terdapat aktifitas
terjadi, dimana urusan politik
Managerial
internal organisasi dikelola,
dan dimana produk-produk
organisasi dikonsumsi dan
sumber daya yang disediakan
Dimana "Produk" aktual dari Organisasi adalah "rasional"
suatu organisasi diproses karena membawa fungsi produksi
Technical (input/output) dan mencoba
untuk menutup fungsi tersebut
dari lingkungan luar.

<<M0244>> - <<Information System Strategic Planning>>


3. Jelaskan tentang hubungan model struktur Parson/ Thompson dengan EA3
Cube Architecture Documentation Framework.

Hubungan antara model Parson/Thompson dengan EA3 Cube, terlihat pada gambar
diatas bahwa model Parson/Thompson yang berbentuk lingkaran di bagian kanan.
Gambar tsb menyediakan gambaran yang berkaitan antara EA3 Cube dengan model
Parson/Thompson, dimana masing-masing level model Parson/Thompson secara tepat
diarahkan kepada masing-masing level dari EA3 Cube yang dapat
mendokumentasikan fungsi organisasi.
Relasi diatas memberikan gambaran organisasi sosial (Goals & Initiatives, Product &
Services pada EA3 Cube) yang berinteraksi dengan lingkungannya melalui
Institutional Level pada Parson/Thompson model, memfasilitasi sumberdaya internal
(Product & Service, Data & Information, System & Application pada EA3 Cube)
melalui Managerial Level, dan melindungi inti dari proses penting dan sumber daya
(System & Application, Network & Infrastructure pada EA3 Cube) pada Technical
Level model Parson/Thompson.

<<M0244>> - <<Information System Strategic Planning>>


4. Jelaskan tentang model jaringan organisasi

Organisasi/perusahaan pada model ini, efisiensi biaya yang lebih besar dan misi yang
lebih fleksibel dicapai dengan menghapus lapisan manajemen yang tidak dibutuhkan
pada operasional yang bersifat desentralisasi. Tim ini secara aktual merupakan
kelompok-kelompok kecil yang memiliki level manajemen sendiri-sendiri dan level
technical dengan proses inti, sehingga masih akan menunjukkan beberapa
karakteristik dari model organisasi Parson/Thompson. Perbedaan yang terlihat disini
adalah struktur organisasi berdasarkan pada tim ini dan pekerja jarak jauh, dimana
tujuan dan fungsi organisasi dapat berubah tergantung pada pengaruh internal dan
eksternal.
Pada organizational Network Model, Executive Team menetapkan kebijakan dan
tujuan, persetujuan sumberdaya, dan mengevaluasi hasil, sementara semi-otonom
Functional Teams (tim fungsional) dan Independent Workers (pekerja independent)
mengelola program/line of business yang sedang berlangsung, pengembangan proyek
baru, dan sumberdaya tim yang khusus. Tim fungsional dan pekerja independent
menerima kebijakan, tujuan, dan arahan secara umum dari Executive Team, kemudian
melaksanakan fungsi organisasi dengan cara sendiri-sendiri/independent atau
bersama-sama/cooperative, tergantung pada tujuan.

<<M0244>> - <<Information System Strategic Planning>>


5. Jelaskan hubungan team-team fungsional dengan LOB(line of business) EA.

Enterprise/perusahaan normalnya terdiri dari komponen vertical, horizontal, dan


extended. Komponen vertical (yang dikenal juga dengan lines of business atau
segments) adalah bidang kegiatan yang khusus untuk satu bidang usaha/line of
business, misalnya research and development. Komponen horizontal (yang dikenal
juga dengan crosscutting enterprises) adalah bidang kerja yang lebih umum yang
melayani banyak bidang usaha/line of business. Komponen extended terdiri lebih dari
satu organisasi, misalnya extranets dan supply chain.
Jadi, Functional Team pada Organizational Network Model merupakan Vertical
components pada EA3 Cube Framework.

6. Jelaskan 4 cara mengelola perubahan dengan stakeholder.


EA Stakeholders adalah siapapun yang merasakan dampak dari program EA dan
mereka adalah orang-orang yang paling mungkin untuk menolak/menerima program
atau perubahan yang dianggap produk dari program EA.
Jika program EA mendorong perubahan di dalam enterprises/perusahaan, dan orang
sering menentang terhadap perubahan dengan tipe apapun ketika mereka tidak
memiliki beberapa tingkatan pengendalian, maka program EA mungkin akan ditolak
oleh stakeholders kecuali kalau sesuatu dilakukan untuk meningkatkan tingkat

<<M0244>> - <<Information System Strategic Planning>>


pengendalian mereka. Meningkatkan tingkat pengendalian mereka membantu
mengelola perubahan yang sukses, dan bisa dikerjakan dalam 4 cara :
Melibatkan stakeholders (pemangku kepentingan) dalam pembentukan dan
manajemen program Enterprise Architecture (EA)
Satu hal yang harus dipastikan oleh EA program manager adalah bahwa terdapat
keterlibatan Stakeholders dalam banyak aspek program EA. Hal ini termasuk
kegiatan tata kelola (governance) dan pengawasan, pemilihan framework dan
metodologi EA, berpartisipasi dan memeriksa aktifitas dokumentasi, dan
berpartisipasi dalam pengembangan dan pembaharuan EA Management Plan.
Mengkomunikasikan aktifitas EA secara teratur dan efektif kepada
stakeholders
Mengkomunikasikan aktifitas EA termasuk dokumen formal seperti EA Program
Communication Plan, EA Management Plan, dan pemberitahuan terkait update
periodik pandangan EA saat ini dan dimasa yang akan datang. Termasuk juga
komunikasi informal secara berkelanjutan dengan semua stakeholders untuk
memastikan partisipasi dan dukungan dari mereka dikelola dengan baik.
Memungkinkan stakeholders memberikan masukan pada perencanaan dan
pengambilan keputusan EA
Sangat penting untuk memberikan tempat di meja untuk sebanyak mungkin
stakeholders yang dapat diakomodasi. Hal ini akan meningkatkan proses
pembentukan kebijakan EA dan proses pengambilan keputusan, serta keberhasilan
menerapkan perubahan yang dibutuhkan dalam arsitektur masa depan.
Mengelola ekspektasi/harapan stakeholders tentang apa yang bisa dilakukan
program EA.
Pengelolaan ekspektasi adalah cara lain untuk mempromosikan keberhasilan
program EA dan membantu stakeholders menghadapi perubahan. Expectation
Management/mengelola ekspektasi adalah tentang mengidentifikasi output dan
hasil yang realistis. Hal tersebut dapat dilakukan dengan bersama-sama menilai
kemampuan dari program EA untuk mendokumentasikan arsitektur saat ini dan
masa depan, timeframe dan sumber daya yang akan diambil, dan hambatan untuk
penerimaan oleh para stakeholders. Manajemen ekspektasi merupakan aspek
berkelanjutan dari program EA.

<<M0244>> - <<Information System Strategic Planning>>


Referensi :
Bernard, S.A. (2012). An Introduction to Enterprise Architecture. 3rd Edition.
Authorhouse. Bloomington, Chapter 2
Lecture Note

*** Selamat Mengerjakan ***

<<M0244>> - <<Information System Strategic Planning>>