Anda di halaman 1dari 4

1

PEMASANGAN DAN PEMELIHARAAN GIGITIRUAN


15 SEBAGIAN LEPASAN
-------------------------------------------------------------------------

I. PENDAHULUAN 1. Arah pasang gigitiruan (yang telah


Setelah proses pembuatan GTSL diketahui sewaktu melakukan survei
selesai, tahap berikutnya adalah tahap model ).
pemasangan GTSL kedalam mulut 2. Pengamatan terhadap gigitiruan yaitu
pasien. Pada tahap pemasangan ada a. Permukaan poles/permukaan
beberapa tahap yang penting untuk mekanis. Permukaan poles yang
dilakukan yaitu: cara memasang dan dipoles sempurna mengakibatkan :
melepaskan GTSL, memelihara - pemakaian gigitiruan terasa nya-
kebersihan mulut dan gigi geligi serta man.
gigitiruan. - penumpukan plak dapat
Perlu dijelaskan kepada pasien dihindari.
bahwa memakai gigitiruan menyebabkan - otot-otot sekitar gigitiruan terhin-
rongga mulut lebih rentan terhadap dar dari iritasi.
karies dan penyakit periodontal sehingga Dengan demikian permukaan poles
diperlukan standar kebersihan mulut, ini berperan dalam meningkatkan
gigi geligi sisa serta gigitiruan yang retensi (walaupun retensi utama
tinggi. telah diperoleh dari cangkolan).
Pemeriksaan pasca pemasangan Karena otot-otot disekitar
secara teratur merupakan bagian yang gigitiruan melekat pada permukaan
tidak terpisah dari perawatan dan juga yang tidak kasar, sehingga otot-otot
sebagai upaya pencegahan kerusakan tersebut turut berperan dalam
lebih lanjut. Diberitahu juga kepada menahan gigitiruan.
pasien bahwa keadaan mulutnya selalu b. Permukaan yang menghadap ke
berubah, begitu pula dengan jaringan mulut/permukaan
gigitiruannya perlu dilakukan anatomis. Permukaan yang kasar
penyesuaian kembali. dan tajam akan menimbulkan rasa
sakit dan setiap penyebab rasa sakit
II. PEMASANGAN GIGITIRUAN harus dihilangkan untuk menjamin
SEBAGIAN LEPASAN kenya-manan pemakaian
gigitiruan. Penyebab umum
A. TAHAP PERSIAPAN timbulnya rasa sakit dari
Ada satu tahap yang harus dilalui permukaan anatomis ini, adanya
sebelum masuk ke tahap pemasangan tonjol-tonjol kecil akrilik, hal ini
gigitiruan, yaitu tahap persiapan dan hal- dapat diketahui dengan :
hal yang harus diperhatikan pada tahap - perabaan jari tangan.
persiapan ini adalah : - mengusapkan kain kasa yang
lembut atau gulungan kapas pada
permukaannya hingga ada

ha2001 pemasangan dan pemeliharaan gigitiruan sebagian lepasan


2

benang yang tersangkut pada - adaptasi basis terhadap mukosa


gelembung-gelembung kecil baik.
akrilik tersebut. - tahanan telah berada di bawah garis
survei.
- Verkeiling telah masuk ke inter-
dental.
3. Stabilitas gigitiruan.
Stabilitas gigitiruan diperiksa dengan
merekam gigitiruan pada bagian
depan dan belakang serta kanan dan
kiri. Jika gigitiruan bergerak, ini
menandakan stabilitas gigitiruan
Gambar 1. Tonjolan kecil akrilik (T) pada per-
cukup baik. Cara ini tidak dapat
mukaan anatomis gigitiruan. diterapkan pada kasus dengan
perluasan distal karena pene-kanan ini
3.Cangkolan, ujung cangkolan harus akan menyebabkan gigitiruan
dipoles. Karena ujung yang tajam bergerak ke arah mukosa.
dapat melukai jaringan mulut. 4. Tepi sayap yang panjang atau terlalu
tebal akan mengganggu pergerakan
B. TAHAP PEMASANGAN otot-otot sewaktu berfungsi.
Setelah tahap persiapan selesai, Perbaikan tepi-tepi sayap gigitiruan
tahap berikutnya adalah tahap pemasa- akan me-nambah stabilitas gigitiruan
ngan gigitiruan. yang bermanfaat untuk retensi dan
Hambatan pada permukaan gigi kenya-manan dalam pemakaian
atau jaringan yang dijumpai pada saat gigitiruan.
pemasangan dapat dihilangkan dengan 5. Oklusi dan artikulasi.
mengasah permukaan gigitiruan. Pemeriksaan berikutnya menyangkut
Pengasahan ini harus dilakukan dengan aspek oklusi pada posisi sentrik,
hati-hati. Kontak antara permukaan gigi lateral dan antero posterior. Kertas
atau jaringan dengan gigitiruan jangan artikulasi atau malam indikator
sampai hilang, karena dapat oklusal diletakkan diantara gigi atas
menyebabkan terjebaknya sisa makanan dan bawah kemudian pasien diminta
dengan akibat lanjut berupa : untuk mengatup-ngatupkan mulutnya
- karies maupun gingivitis. bebera-pa kali. Titik-titik pada
- berkurangnya stabilitas gigitiruan. permukaan oklusal karena kontak
Setelah hambatan dihilangkan oklusal dapat dilihat setelah kertas
dan gigitiruan telah dimasukkan ke artikulasi diangkat dan pada keadaan
dalam mulut pasien, dilakukan normal, titik-titik ini tersebar merata
pemeriksaan terhadap : pada gigi geligi asli maupun
1. Basis gigitiruan, basis harus beradap- gigitiruan.
tasi secara merata terhadap mukosa Bila oklusi sentrik sudah diper-
mulut. baiki, pasien diminta untuk melakukan
2. Kecekatan gigitiruan, hal ini tercapai gerakan ke lateral dan antero posterior
bila : dalam batas normal sebagaimana layak-
nya seorang yang sedang mengunyah.

ha2001 pemasangan dan pemeliharaan gigitiruan sebagian lepasan


3

Kertas artikulasi tetap diletakkan Bila gigitiruan tidak dipakai pada


diantara gigi atas dan bawah, setiap malam hari, gigitiruan tersebut
kontak yang menghambat pergerakan- sebaiknya direndam dalam suatu tempat
pergerakan tersebut dibuang dengan cara berisi air bersih untuk menghindari
pengasahan, sehingga diperoleh terjadinya proses pengeringan atau
artikulasi yang baik. berubahnya bentuk basis resin.
Setelah dilakukan pemeriksaan
hal-hal tersebut di atas, pasien diberitahu Cara membersihkan gigitiruan :
cara memasang dan melepas gigitiruan- Gigitiruan dibersihkan tiap
nya sesuai dengan arah pasang yang selesai makan, membersihkannya di atas
telah ditetapkan pada waktu survei wadah berisi air untuk memperkecil
model. Penggunaan cermin muka sangat kemungkinan patahnya gigitiruan bila
mem-bantu bagi pasien pemula. terlepas dari tangan.
Melepaskan gigitiruan dengan Membersihkan gigitiruan dapat menggu-
jalan menarik cnegkeramannya tidak nakan :
dianjurkan, karena hal ini dapat me- - sikat gigi dan pasta gigi.
nyebabkan distorsi lengan cangkolan, - cairan perendam (polydent).
akibatnya gigitiruan tidak retentif lagi. Jika gigitiruan tidak dibersihkan
Lepaslah gigitiruan rahang atas dengan akibatnya :
jari telunjuk dan gigitiruan bawah - sisa makanan melekat pada gigitiruan.
dengan ibu jari melalui tepi bukal - terjadi perubahan warna.
sayapnya. - bau mulut tidak enak.
- dapat terjadi denture stomalitis.
II. TAHAP PEMELIHARAAN
Belajar menggunakan gigitiruan B. PEMELIHARAAN GIGI GELIGI
baru membutuhkan waktu dan DAN JARINGAN LUNAK
kesabaran, terutama bagi pemakai Berbagai penelitian menunjukkan
pemula. Beberapa hari sampai beberapa bahwa pemakaian GTSL mempunyai
minggu merupakan periode penyesuaian potensi dalam mengakibatkan
dan gigitiruan dapat dipakai siang dan perubahan-perubahan patologik dalam
malam agar diperoleh adaptasi yang mulut. Bertambahnya akumulasi plak,
baik. Setelah terbiasa di-anjurkan untuk mening-katnya frekwensi karies,
membukanya pada malam hari. memburuknya kebersihan mulut,
inflamasi gingiva dan goyangnya gigi
A. PEMELIHARAAN GIGITIRUAN dapat terjadi sebagai akibat pemakaian
SEBAGIAN LEPASAN gigitiruan. Tetapi jika perawatan mulut
Setelah melewati masa penye- dilaksanakan dengan baik dan gigitiruan
suian, gigitiruan harus dikeluarkan dari dibuat dengan berpegang teguh pada
mulut pada malam hari (akan tidur), prinsip-prinsip desain, setelah jangka
gunanya : waktu pemakaian dua tahun, hanya
- mengurangi kemungkinan patahnya sedikit saja kerusakan jaringan yang
gigitiruan terutama bagi pasien dengan timbul. Oleh karena itu diminta
kebiasaan jelek (bruxism). perhatian yang besar pada pasien untuk
- agar kebersihan gigitiruan tetap memelihara kebersihan mulutnya.
terjaga.

ha2001 pemasangan dan pemeliharaan gigitiruan sebagian lepasan


4

Pasien harus memelihara keber-


sihan gigi geligi asil dengan
menyikatnya setiap selesai makan,
karena plak gigi adalah etiologi utama
terjadinya karies dan gingivitis.
Pemeliharaan terhadap jaringan
lunak mulut sama pentingnya dengan
pemeliharaan gigi geligi asli. Seluruh
permukaan jaringan lunak yang tertutup
oleh gigitiruan harus dibersihkan setiap
hari dengan sikat gigi berbulu lembut,
umumnya mukosa yang terletak di
bawah gigitiruan terlindung dari aksi
masase yang normalnya dihasilkan oleh
lidah dan makanan, karena itu pasien
harus memberikan aksi masase
pengganti melalui penyikatan agar
mukosa tetap sehat.

ha2001 pemasangan dan pemeliharaan gigitiruan sebagian lepasan