Anda di halaman 1dari 4

Arus listrik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-
elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. [1] Arus listrik
dapat diukur dalam satuan Coulomb/detik atau Ampere.[1] Contoh arus listrik dalam
kehidupan sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikroAmpere ( )
seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang sangat kuat 1-200 kiloAmpere (kA) seperti
yang terjadi pada petir.[2][3] Dalam kebanyakan sirkuit arus searah dapat diasumsikan
resistansi terhadap arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir dalam
sirkuit bergantung pada voltase dan resistansi sesuai dengan hukum Ohm.[1]

Arus listrik merupakan satu dari tujuh satuan pokok dalam satuan internasional.[4] Satuan
internasional untuk arus listrik adalah Ampere (A).[4] Secara formal satuan Ampere
didefinisikan sebagai arus konstan yang, bila dipertahankan, akan menghasilkan gaya sebesar
2 x 10-7 Newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas penampang yang
dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang hampa udara.[4]

Daftar isi
1 Fisika
o 1.1 Arah arus
o 1.2 Rapat arus
o 1.3 Kelajuan hanyutan
2 Referensi

Fisika

Arus yang mengalir masuk suatu percabangan sama dengan arus yang mengalir keluar dari
[5]
percabangan tersebut.

Untuk arus yang konstan, besar arus dalam Ampere dapat diperoleh dengan persamaan:
di mana adalah arus listrik, adalah muatan listrik, dan adalah waktu (time).

Sedangkan secara umum, arus listrik yang mengalir pada suatu waktu tertentu adalah:[6]

Dengan demikian dapat ditentukan jumlah total muatan yang dipindahkan pada rentang
waktu 0 hingga melalui integrasi:[5]

Sesuai dengan persamaan di atas, arus listrik adalah besaran skalar karena baik muatan
maupun waktu merupakan besaran skalar.[5] Dalam banyak hal sering digambarkan arus
listrik dalam suatu sirkuit menggunakan panah,[5] salah satunya seperti pada diagram di atas.
Panah tersebut bukanlah vektor dan tidak membutuhkan operasi vektor.[5] Pada diagram di
atas ditunjukkan arus mengalir masuk melalui dua percabangan dan mengalir keluar melalui
dua percabangan lain. Karena muatan listrik adalah kekal maka total arus listrik yang
mengalir keluar haruslah sama dengan arus listrik yang mengalir ke dalam[5] sehingga
. Panah arus hanya menunjukkan arah aliran sepanjang penghantar,
bukan arah dalam ruang.[5]

Arah arus

Definisi arus listrik yang mengalir dari kutub positif (+) ke kutub negatif (-) baterai
(kebalikan arah untuk gerakan elektronnya)[5]

Pada diagram digambarkan panah arus searah dengan arah pergerakan partikel bermuatan
positif (muatan positif) atau disebut dengan istilah arus konvensional.[7] Pembawa muatan
positif tersebut akan bergerak dari kutub positif baterai menuju ke kutub negatif.[5] Pada
kenyataannya, pembawa muatan dalam sebuah penghantar listrik adalah partikel-partikel
elektron bermuatan negatif yang didorong oleh medan listrik mengalir berlawan arah dengan
arus konvensional.[5] Sayangnya, dengan alasan sejarah, digunakan konvensi berikut ini:[5]

Panah arus digambarkan searah dengan arah pergerakan seharusnya dari pembawa
muatan positif, walaupun pada kenyataannya pembawa muatan adalah muatan
negatif dan bergerak pada arah berlawanan.[5]
Konvensi demikian dapat digunakan pada sebagian besar keadaan karena dapat diasumsikan
bahwa pergerakan pembawa muatan positif memiliki efek yang sama dengan pergerakan
pembawa muatan negatif.[5]

Rapat arus

Rapat arus (bahasa Inggris: current density) adalah aliran muatan pada suatu luas
penampang tertentu di suatu titik penghantar.[5] Dalam SI, rapat arus memiliki satuan Ampere
per meter persegi (A/m2).[5]

di mana adalah arus pada penghantar, vektor J adalah rapat arus yang memiliki arah sama
dengan kecepatan gerak muatan jika muatannya positif dan berlawan arah jika muatannya
negatif, dan dA adalah vektor luas elemen yang tegak lurus terhadap elemen.[5] Jika arus
listrik seragam sepanjang permukaan dan sejajar dengan dA maka J juga seragam dan sejajar
terhadap dA sehingga persamaan menjadi:[5]

maka

di mana adalah luas penampang total dan adalah rapat arus dalam satuan A/m2.[5]

Kelajuan hanyutan

Saat sebuah penghantar tidak dilalui arus listrik, elektron-elektron di dalamnya bergerak
secara acak tanpa perpindahan bersih ke arah mana pun juga.[5] Sedangkan saat arus listrik
mengalir melalui penghantar, elektron tetap bergerak secara acak namun mereka cenderung
hanyut sepanjang penghantar dengan arah berlawanan dengan medan listrik yang
menghasilkan aliran arus.[5] Tingkat kelajuan hanyutan (bahasa Inggris: drift speed) dalam
penghantar adalah kecil dibandingkan dengan kelajuan gerak-acak, yaitu antara 10-5 dan 10-4
m/s dibandingkan dengan sekitar 106 m/s pada sebuah penghantar tembaga.[5]

Referensi
1. ^ a b c (Inggris)Nave, Carl Rod (2006). "HyperPhysics - Electric Currents".
Department of Physics and Astronomy, Georgia State University. Diakses 2010-04-
28.
2. ^ (Inggris)"Discovery and Role of Neural Microcurrents". Diakses 2010-04-28.
3. ^ (Inggris)"Electric Current through a Lightning Bolt". Diakses 2010-04-28.
4. ^ a b c (Inggris)"BIPM - base units". BIPM: Bureau International des Poids et
Mesures. Diakses 2010-04-28.
5. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u (Inggris)Halliday, David; Resnick, Robert; Walker,
Jearl. Fundamentals of Physics (dalam bahasa Inggris) (ed. 6th). John Wiley & Sons,
Inc. hlm. 612-616. ISBN 9971-51-330-7.
6. ^ "Arus Listrik". Tim Olimpiade Fisika Indonesia. Diakses 2010-04-28. Unknown
parameter |filetype= ignored (help)
7. ^ "besaran pokok dan besaran turunan : Gudang Ilmu Fisika Gratis". Diakses 2010-
04-29.