Anda di halaman 1dari 10

PLANNING OF ACTION

(P O A)

PROGRAM ISPA
BATUK, NAFAS CEPAT....
SEGERA PERIKSAKAN....

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI


DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANYUWANGI
UPTD. PUSKESMAS KABAT
TAHUN 2015
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rakhmat dan
bimbingan-Nya kami selaku penanggungjawab wilayah di Puskesmas Kabat dapat
melaksanakan kegiatan Pembuatan Planning Of Action (POA) 2017 yang meliputi
seluruh kegiatan yang didanai oleh JPKMB, BOK dan Kapitasi JKN Puskesmas Kabat.
Dalam kegiatan Pembuatan Planning Of Action (POA) Puskesmas Kabat tahun
2016 untuk rencana kegiatan tahun 2017 berisi tentang hasil analisa dari capaian
program Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) tahun 2015 yang telah diverifikasi oleh
Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, survey kebutuhan masyarakat dan kegiatan
SMD-MMD / Musrenbangdes di masing masing wilayah. serta
Harapan kami semoga dengan adanya Planning Of Action (POA) Puskesmas
Kabat tahun 2017 ini dapat bermanfaat bagi kami selaku pelaksana program di
Puskesmas, untuk menyusun manajemen puskesmas dalam bentuk Rencana Usulan
Kegiatan (RUK) dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) di tiap program kesehatan
baik UKM, UKP dan Jaringannya di Puskesmas Kabat.
Kami menyadari kemungkinan adanya kekurangan dan kekeliruan dalam
penyusunan Planning Of Action (POA) Puskesmas Kabat tahun 2017 ini, maka dengan
senang hati kami menerima kritik dan saran untuk perbaikannya.

Penyusun

HERI FIRMANSYAH
BAB I
A. PENDAHULUAN
Dalam melaksanakan fungsinya puskesmas memiliki program wajib. Salah
satu program wajib tersebut adalah upaya pencegahan penyakit menular
(P2M) termasuk program pencegahan dan penularan penyakit Pneumonia.
Sejak 1990 Departemen Kesehatan telah mengadaptasi, menggunakan dan
menyebarluaskan pedoman tata laksana pneumonia Balita yang bertujuan
untuk menurunkan angka kematian Balita karena Pneumonia.

B. LATAR BELAKANG
Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih merupakan
penyebab utama kesakitan dan kematian balita di indonesia yaitu sebesar
28%. WHO memperkirakan kematian akibat pneumonia mencapai 10%
20% pertahun dari seluruh jumlah bila tidak diberi pengobatan2. Kematian
balita karena pneumoni secara nasional diperkirakan 6 per 1000 balita per
tahun atau sekitar 150.000 balita pertahun1. Salah satu sasaran
pemberantasan penyakit ISPA pada balita adalah menurunkan angka
kematian balita akibat pneumonia. ISPA hingga saat ini merupakan masalah
kesehatan masyarakat di Puskesmas kabat tahun 2015 yaitu 19 (12%) dari
target 147 (100%)dimana pasien pneumonia di wilayah Puskesmas Kabat
sangat minim sekali.
Hal yang perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan program Pneumonia di
Puskesmas Kabat adalah:
Kuantitas penemuan penderita Pneumonia
Kualitas pelayanan pengobatan Pneumonia
A. TUJUAN
1. Tujuan jangka pendek
Tercapainya cakupan angka penemuan penderita Pneumonia
sehingga dapat mencapai 100% dari tagret
2. Tujuan jangka panjang
Menyediakan dukungan biaya, sarana dan prasarana untuk
upaya pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Meningkatkan kualitas manajemen Puskesmas, terutama
dalam perencanaan tingkat Puskesmas dan lokakarya mini
Puskesmas.
Meningkatkan upaya untuk menggerakkan potensi
masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatannya.
Meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan yang bersifat
promotif dan preventif yang dilakukan oleh Puskesmas dan
jaringannya.
IDENTIFIKASI MASALAH
NO PROGRAM TARGET MINIMAL TARGET PENCAPAIAN KESENJANGAN
1 Penemuan Penderita Pneumonia Balita Ditangani 100% 147 12,93% 87,07%
2 Cakupan Penemuan Penderita Pneumonia Balita 100% 19 100% -
PENYEBAB MASALAH KURANGNYA CAKUPAN PELAYANAN ISPA
TAHUN 2015

LINGKUNGAN ALAT METODE


Kurangnya
Rendahnya penyuluhan
Tidak adanya
Pengetahuan tentang
alat untuk
masyarakat Pneumonia
penyuluhan
tentang Rendahnya
(Poster)
penyakit Penemuan
Pneuomonia Penderita
Pneumonia
Balita Ditangani
yaitu sebesar
12,93% dari
target 100% di
wilayah
Dana penyuluhan dari Puskesmas
dana BOK Kabat pada
Petugas terbatas untuk
Tahun 2015
melaksanakan
penyuluhan tentang
Pneumonia

MATERIAL MANUSIA
PEMECAHAN MASALAH

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH


MASALAH TERPILIH
Rendahnya Penemuan Penderita 1. Kurangnya pengetahuan 1. Melatih Kader untuk 1. Penyuluhan tentang
1
Pneumonia Balita Ditangani yaitu tentang penyakit ISPA mengenal penyakit ISPA Penyakit ISPA
sebesar 12,93% dari target 100% di 2. Kurangnya penggunaan 2. Memberikan penyuluhan
wilayah Puskesmas Kabat pada Tahun fasilitas kesehetan tentang penyakit ISPA
2015 3. Kurang pedulinya
masyarakat terhadap
penyakit ISPA
4. Kurangnya pelatihan kader
kesehatan
RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK)

NO UPAYA KEGIATAN TUJUAN SASARAN TARGET SUMBER DAYA INDIKATOR SUMBER


KESEHATAN KEBERHASILAN PEMBIAYAAN
DANA SDM ALAT

1. Peogram Memberikan Meningkat Ibu-ibu dan kader 9 Desa Kue, Bidan, Leaflet, Meningkatnya BOK
ISPA Penyuluhan kan BBM Perawat Lembar Penemuan
tentang Pengetahu Petugas, Kader Balik Penderita
Penyakit an Leaflet Pneumonia Balita
ISPA masyaraka Ditangani
t tentang
Penyakit
ISPA
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN (RPK)

N PROGRAM KEGIATAN TUJUAN SASARAN TARGET VOLUME RINCIAN KEGIATAN LOKASI SDM SUMBE
O KEGIATAN KEGIATAN R DANA

1. ISPA Memberikan Meningkatkan Ibu-ibu dan 9 Desa 1 kali Balai Desa Bidan, BOK
Penyuluhan Pengetahuan kader Peraw
tentang masyarakat at
Penyakit ISPA tentang Kader
Penyakit ISPA
RENCANA DAN JADWAL KEGIATAN PROGRAM ISPA
TAHUN 2015

NO URAIAN SASARAN RINCIAN KEGIATAN PELAKSANAAN SUMBER


KEGIATAN JAN PEB MRT APR MEI JUN JUL AGST SEP OKT NOP DES DANA
1 Memberikan Masyarakat 1 1 1 1 1 1 1 1 1 BOK
Penyuluhan wilayah
tentang Penyakit Puskesmas
ISPA Kabat

Kabat, 31 Desember 2015


Mengetahui,
KepalaPuskesmasKabat Pelaksana Program ISPA
Puskesmas Kabat

Dadang Tripitoko, S. Kep Heri Firmansyah, Amd.Kep


NIP. 19710619 199403 1 003