Anda di halaman 1dari 20

Fungsi Logaritmik,

Eksponensial, Hiperbolik
Bilangan Natural
Logaritma natural adalah logaritma dengan menggunakan basis
bilangan e

Bilangan e ini, seperti halnya bilangan , adalah bilangan-nyata


dengan desimal tak terbatas. Sampai dengan 10 angka di belakang
koma, nilainya adalah
e = 2,7182818284

ln e 1
ln e a a ln e a
Fungsi Logaritma Natural
Definisi ln x 6
y 5
luas bidang antara fungsi 1/t dan sumbu-x
4
1/t ln x yang dibatasi oleh t = 1 dan t = x
3
x1
ln x 1 t dt
2
1
0 t
0 1 2 x 3 4

Kurva y = ln x
y 2
1,5 y = ln x
ln e 1 1
0,5
0
-0,5
0 1 2 e 3 x 4

-1
-1,5 e = 2,7182818284..
-2
Sifat-Sifat ln ax ln a ln x
x
ln ln x ln a;
a
ln x n n ln x
ln e 1
ln e x x
ln x bernilai negatif untuk x 1
Fungsi Eksponensial

Antilogaritma Antilogaritma adalah inversi dari logaritma

x ln y

Fungsi Eksponensial
y ex
Fungsi eksponensial yang sering kita jumpai adalah fungsi
eksponensial dengan eksponen negatif

y e axu( x) ; x 0

Faktor u(x) membuat fungsi ini muncul pada x = 0

Namun demikian faktor ini biasa tidak lagi dituliskan


dengan pengertian bahwa fungsi eksponensial tetap
muncul pada t = 0
Kurva Fungsi Eksponensial y e ax
1
y Makin negatif eksponen fungsi
0,8 e x
ini, makin cepat ia menurun
0,6 e2x
mendekati sumbu-x
0,4

0,2

0
0 0,5 1 1,5 2 2,5 3 3,5 x 4

Penurunan kurva fungsi eksponensial ini sudah mencapai sekitar 36%


dari nilai awalnya (yaitu nilai pada x = 0), pada saat x = 1/a

Pada saat x = 5/a, kurva sudah sangat menurun mendekati sumbu-x,


nilai fungsi sudah di bawah 1% dari nilai awalnya

Oleh karena itu fungsi eksponensial biasa dianggap sudah bernilai


nol pada x = 5/a
Persamaan umum fungsi eksponensial dengan amplitudo A
dengan waktu sebagai peubah bebas adalah

y Ae atu(t ) Ae t / u(t )

yang dituliskan dengan singkat y Ae at Ae t /

= 1/a disebut konstanta waktu


makin kecil , makin cepat
fungsi eksponensial menurun

Pada saat t = 5, nilai fungsi sudah di bawah 1% dari A


fungsi eksponensial dianggap sudah bernilai nol pada t = 5
Gabungan Fungsi Eksponensial

A y1 Ae t / 1
y 2 Ae t / 2

y A e t / 1 e t / 2

0 1 2 3 4 t/ 5
Fungsi Hiperbolik
Definisi
Kombinasi tertentu dari fungsi eksponensial membentuk
fungsi hiperbolik, seperti
cosinus hiperbolik (cosh) dan sinus hiperbolik (sinh)

e x e x e x ex
cosh x ; sinh x
2 2

Fungsi hiperbolik yang lain

sinh x e x e x cosh x e x e x
tanh x ; coth x
cosh x e e
x x sinh x e x e x

1 2 1 2
sech x ; csch x
cosh x e x e x sinh x e x e x
Kurva-Kurva Fungsi Hiperbolik

4
y
3

1 1 e x ex
y1 e x y sinh x
2 0 2
-2 -1 0 1 x 2
-1
1 x
y2 e
-2 2
-3

-4
e x ex
4
y
cosh x 3
2
2

1
1
y1 e x y sinh x
2 0
-2 -1 0 1 x 2
-1

-2

-3

-4
4
y
y cosh x
3

1
1
y sech x
cosh x
0
-2 -1 0 1 x 2

-1
1
y csch x
sinh x
4
y
3

2
y sinh x

0
-2 -1 0 1 x 2
-1

-2

-3

-4

y csch x
4
cosh x
y
3
y coth x
sinh x
2

1
sinh x
y tanh x
0 cosh x
-2 -1 0 1 x 2
-1

-2

y coth x -3

-4
Identitas
Jika untuk sin x dan cos x kita kenal hubungan:
cos 2 x sin 2 x 1
untuk sinh x dan cosh x terdapat hubungan

e 2 x 2 e 2 x e 2 x 2 e 2 x 4
cosh x sinh x
2 2
1
4 4 4

Beberapa Identitas: cosh2 v sinh 2 v 1

1 tanh2 v sech2v

coth 2 v 1 csch2v

cosh v sinh v e v

cosh v sinh v e v
CourseWare

Fungsi Logaritmik,
Exponensial, Hiperbolik
Sudaryatno Sudirham