Anda di halaman 1dari 18

Kuliah : Rekayasa Hidrologi II

TA : Genap 2015/2016
Dosen : 1. Novrianti.,MT

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
1
Materi :
1.Limpasan:
Limpasan
Metoda Rasional
2. Unit Hidrograf & Hidrograf Satuan
Metoda SCS
Statistik Hidrologi
Metode Gumbel
Metode Normal
Metoda Log Pearson Type III
3. Aliran Air Tanah

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
IV. STATISTIK HIDROLOGI

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
1. BEBERAPA DEFINISI STATISTIK
Istilah/pengertian statistik yang sering dipakai dalam analisa
frekuensi antara lain seperti yang dijelaskan dibawah ini:
a. Variabel adalah sesuatu yang menguraikan penomena,
misalnya dalam hidrologi yang termasuk variabel adalah
debit, evaporasi, curah hujan.
b. Populasi adalah kumpulan objek.
c. Sampel adalah bagian dari populasi.
d. Variate adalah suatu nilai dari suatu variabel tertentu
biasanya disimpulkan dengan huruf (X).
e. Frekuensi adalah jumlah kejadian suatu nilai tertentu f(X).
4

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
f. Distribusi atau sebaran frekuensi adalah bentuk atau pola
yang didapat bila jumlah kejadian atau frekuensi diplot
sebagai ordinat terhadap nilai variate sebagai absis.
f (X)

X
Gambar 4.1 Distribusi Frekuensi

g. Distribusi frekuensi kumulatif menyatakan prosentase


jumlah kejadian/variate yang kurang atau lebih dari suatu
harga tertentu, f ( X < atau > x ) terhadap jumlah kejadian
secara keseluruhan.

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
h. Kurva Frekuensi adalah bentuk/fungsi yang didapat bila
nilai frekuensi kumulatif kejadian-kejadian, f (X < atau > x)
diplot sebagai absis dan nilai variabel sebagai ordinat.
X

f (X< atau > x)


Gambar 4.2 Kurve Frekuensi

i. Probabilitas suatu peristiwa (suatu variate tertentu dapat


dirumuskan sebagai perbandingan antara jumlah terjadinya
peristiwa tertentu (i) terhadap total terjadinya semua
peristiwa (n) atau : P ( X = r ) = i
n

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
j. Periode ulang adalah suatu waktu rata-rata (biasanya
dalam tahun) dimana suatu peristiwa dengan nilai tertentu
dianggap mungkin berulang kembali atau dilampaui satu kali.
Notasinya : Tr ( X > x )
k. Kurva distribusi probabilitas adalah bentuk/pola yang
didapat, bila nilai probabilitas variabel acak diplot terhadap
variate.
l. Probabilitas kumulatif adalah jumlah probabilitas variabel
acak dari kejadian-kejadian yang mempunyai nilai sama atau
lebih kecil atau lebih besar dari nilai tertentu.
Notasinya : P ( X x ) 1
P ( X x ) = 1 P ( X x ) = Tr ( X x)

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
m. Analisa regresi adalah studi untuk mencari hubungan dari
dua atau lebih variabel, dalam bentuk garis atau kurva atau
persamaan matematis. Kurva atau persamaan regresi yang
dihasilkan akan dipergunakan untuk meramalkan nilai suatu
variabel dengan menggunakan nilai-nilai variabel lainnya
yang diketahui.
n. Sifat-sifat variabel meliputi n
Rata-rata hitung ( x ) = i 1 i
X
n
dimana :
n = jumlah kejadian;
xi = nilai kejadian/variate ke i

Variansi (2) =
Xi X
n
i 1
2

ni

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
Xi X
n 2

i 1
Standar deviasi () =
n 1

Koefisien variasi (Cv) =
X
n 2 M 3c
Koefisien skewness (Cs) =
n 1n 2 3
dimana :

M 3c

n
Xi X
i 1
3

Koefisien skewness adalah koefisien yang


menunjukkan ketidaksimetrisan suatu distribusi.

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
n 3 M 4c
Koefisien kurtosis (Ck) =
n 1n 2n 3 3
dimana :

M4

n
Xi X
i 1
4

n
Koefisien kurtosis adalah koefisien yang menunjukkan
ketajaman grafik distribusi.

10

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
2. SEBARAN/DISTRIBUSI FREKUENSI
Dalam analisa frekuensi hujan atau banjir, distribusi probabilitas
yang sering dipakai adalah:
a. Distribusi Gumbel eksponensial ganda, log gumbel
b. Distribusi Pearson, log pearson
c. Distribusi Normal, log Normal

11

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
2.1 DISTRIBUSI PROBABILITAS GUMBEL
Persamaan regresi dari distribusi kumulatifnya bisa ditentukan
dengan cara analitis dan grafis. Parameter statistik distribusi
gumbel adalah: Cs = 1,1396 dan Ck = 5,4.
a. Cara Analitis
Rumus persamaan regresi:
XTr X S . K .................. (4.1)
dimana:
XTr= besarnya nilai x untuk periode ulang Tr
X = nilai rata-rata sampel
S = standar deviasi

= .................. (4.2)
Xi = variate

12

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
K = faktor frekuensi untuk nilai-nilai ekstrim
= Yt Yn .................... (4.3)
Sn
Sn = reduced standar deviasi, nilainya tergantung jumlah
data (n)
Yn = reduced mean, nilainya tergantung jumlah data (n)
Yt = reduced variate, nilainya tergantung Tr
= -ln [-ln{(tr-1)/(Tr}] .................... (4.4)
b. Cara Grafis
Langkah-langkah kerja cara grafis adalah:
Urut data dari kecil ke besar dan plot pada kertas
probabilitas sebagai ordinat
Hitung probabilitas kumulatif kemudian diplot sebagai
absis pada kertas probabilitas dengan cara Weibul:
P(Xi) = i .................... (4.4)
ni
Tentukan garis regresi secara grafis (dengan bantuan
tangan) 13

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
2.2 DISTRIBUSI PROBABILITAS NORMAL
Distribusi Normal mempunyai sifat sbb:
Nilai probabilitas kejadian = nilai probabilitas kegagalan
adalah sama dengan 0,5
Probabilitas stabil
Parameter statistik Cs = 0 dan Ck = 3
a. Cara Analitis
Rumus persamaan regresi:
XTr X K Tr . S x .................. (4.6)
dimana:
XTr= nilai variate dengan periode ulang Tr
X = nilai rata-rata sampel
Sx = standar deviasi

= .................. (4.7)
KTr = variabel reduksi gauss
14

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
2.3 DISTRIBUSI PROBABILITAS LOG PEARSON TYPE III
a. Cara Analitis
Rumus persamaan regresi:
.................. (4.8)
dimana:
= besarnya curah hujan rencana untuk periode ulang
T tahun
= harga rata-rata dari data =
= simpangan baku
=

= koefisien frekuensi, didapat berdasarkan hubungan


nilai Cs dengan periode ulang T
= .................. (4.9)

16

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
b. Cara Grafis
Kertas probabilitas yang dipakai adalah kertas probababilitas
Log Pearson Type III. Langkah-langkah pengerjaannya sama
dengan cara grafis Gumbel dan Normal.

17

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II
18

Novrianti.,MT_Rekayasa Hidrologi II