Anda di halaman 1dari 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan :
Kelas/Semester : X/1 (Ganjil)
Mata Pelajaran : KIMIA
Materi Pokok : Rumus Empiris dan Rumus Molekul
(Stoikiometri)
Alokasi Waktu : 1 x 35 menit

A. KOMPETENSI INTI
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.

B. KOMPETENSI DASAR
3.11 Menerapkan konsep massa atom relatif dan massa molekul relatif, persamaan
reaksi, hukum-hukum dasar kimia, dan konsep mol untuk menyelesaikan
perhitungan kimia

C. INDIKATOR
1. Menjelaskan definisi rumus empiris dan rumus molekul
2. Menjelaskan hubungan rumus empiris dan rumus molekul
3. Menentukan rumus empiris dan rumus molekul dari suatu zat
4. Menghitung kadar unsur dalam suatu senyawa melalui persentase komposisi
atomnya pada rumus empiris

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat menjelaskan definisi rumus empiris dan rumus molekul
2. Siswa dapat menjelaskan hubungan rumus empiris dan rumus molekul
3. Siswa dapat menentukan rumus empiris dan rumus molekul dari suatu zat
4. Siswa dapat menghitung kadar unsur dalam suatu senyawa melalui persentase
komposisi atomnya pada rumus empiris
E. MATERI PEMBELAJARAN
1. Rumus Empiris dan Rumus Molekul
Rumus kimia suatu zat dapat menjelaskan atau menyatakan jumlah relatif
atom yang ada dalam zat itu. Rumus kimia dapat dibedakan menjadi rumus molekul
dan rumus empiris. Rumus molekul suatu zat menjelaskan jumlah atom setiap unsur
dalam satu molekul zat itu. Misalnya, rumus molekul karbon dioksida adalah CO2,
yaitu setiap molekul karbon dioksida mengandung satu atom karbon (C) dan dua
atom oksigen (O). Rumus molekul glukosa adalah C6H12O6, yaitu setiap molekul
glukosa mengandung 6 atom karbon (C) dan 12 atom hidrogen (H) dan 6 atom
oksigen (O).
Rumus empiris suatu senyawa merupakan rumus paling sederhana yang
memberikan perbandingan jumlah atom untuk setiap jenis atom yang ada di dalam
senyawa tersebut. Misalnya, rumus molekul etana adalah C2H6 dan rumus
empirisnya adalah CH3. Rumus molekul glukosa adalah C6H12O6 dan rumus
empirisnya adlah CH2O. Rumus molekul air adalah H2O dan rumus empirisnya
adalah H2O. Dari contoh dapat dilihat bahwa ada zat yang memiliki rumus molekul
dan rumus empiris yang berbeda dan yang sama. Sedangkan, untuk senyawa ion
rumus kimianya adalah rumus empiris saja. Contoh, NaCl, KOH, dan MgSO4
merupakan rumus empiris.
2. Hubungan Rumus Empiris dan Rumus Molekul
Rumus empiris didapat dengan menyederhakan rumus molekulnya atau dapat
dinyatakan bahwa rumus molekulnya merupakan kelipatan bilangan bulat dari
rumus empiris. Jika rumus empiris disebut RE dan rumus molekul disebut RM,
maka hubungan keduanya dapat dituliskan sebagai berikut :
RM = (RE)n
dimana, n adalah faktor pengali
3. Rumus Empiris dan Persentase Komposisi
Kadar unsur dalam senaywa dapat ditentukan dari persentase komposisi
atomnya dalam rumus empiris dari suatu senyawa. Secara umum, jika rumus
empiris suatu senyawa adalah AxByCz, maka :
x x Ar A
%A= x 100%
Mr RE
y x Ar B
%B= x 100%
Mr RE
z x Ar C
%C= x 100%
Mr RE
Jika persentase A : B : C, maka :
% A : % B : % C = (x x Ar A) : (y x Ar B) : (z x Ar C)
Atau
%A %B %C
x:y:z= : :
Ar A Ar B Ar C

F. MODEL / METODE PEMBELAJARAN


Pendekatan : Scientifik
Model : Inquiry Learning
Metode : Diskusi dan tanya jawab
G. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1. Media
Papan tulis
2. Alat
Spidol
LKS
3. Sumber Belajar
Buku Paket Kimia SMA kelas XI
Buku-buka lain yang relevan
Internet (webpage)

H. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan (5 menit)
No Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu
1 Guru menciptakan suasana kelas yang Siswa menjawab salam dari
religius dengan memberi salam pembuka, guru dan berdoa bersama 1 menit
berdoa bersama siswa sebelum melakukan dengan penuh religious
pelajaran, serta mengecek kehadiran siswa.
2 Memberikan apersepsi kepada siswa : Siswa menjawab dengan benar
dan penuh tanggung jawab
Contoh: pertanyaan yang diberikan oleh

Dalam kehidupan kita sangat bergantung guru.


pada air, bahkan 80% bagian dari tubuh
kita adalah air. Bagaimana rumus kimia
dari air tersebut? Bagaimana cara 3 menit

menentukan rumus molekul air (H2O)

Guru menunjuk salah satu siswa untuk


menjawab pertanyaan yang diberikan oleh
guru. Selanjutnya guru mengkaitkan dengan
materi yang akan dipelajari yaitu bahwa
rumus kimia dapat menjelaskan atau
menyatakan jumlah relatif atom yang ada
dalam zat itu dan dibedakan menjadi rumus
molekul dan rumus empiris.

3 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Siswa menyimak dengan 1 menit


yang hendak dicapai pada pertemuan kali seksama tujuan pembelajaran
ini yang disampaikan oleh guru.

Kegiatan Inti (25 menit)


No Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu
1 Guru menanya kepada siswa apa itu Siswa menjawab dengan 3 menit
rumus molekul dan rumus empiris benar dan penuh tanggung
jawab

Kemudian guru mempertegaskan Memperhatikan penjelasan


kembali mengenai konsep rumus guru dan mencatat materi
molekul dan rumus empiris yang penting.

2 Mengorganisasikan siswa kedalam Siswa duduk dengan 2 menit


kelompok diskusi. Masing-masing kelompok
kelompok terdiri dari 4 5 orang.
Guru memberikan suatu uraian fakta Siswa memperhatikan fakta
mengenai hubungan rumus molekul, rumus yang diberikan
empiris dan kadar unsur dalam suatu
senyawa
3 Guru memberikan LKS (lembar kerja Siswa mendiskusikan tugas 15 menit
siswa) tentang rumus empiris dan rumus yang diberikan serta
molekul mengasosiasikannya

Mengamati

Mengarahkan siswa untuk mengamati fakta


Siswa mengamati fakta yang
yang diberikan mengenai hubungan rumus diberikan
molekul, rumus empiris dan kadar unsur
dalam suatu senyawa

Menanya
Siswa bertanya tentang
Mengarahkan siswa untuk bertanya penjelasan, fakta atau hal yang
tentang penjelasan guru, fakta yang belum dipahami

diberikan atau hal yang belum dipahami

Mengumpulkan data
Siswa mencatat data-data yang
Mengarahkan siswa agar mengumpulkan terdapat pada fakta yang
data yang telah diberikan melalui fakta diberikan

yang diberikan

Mengasosiasi (Associating)
Siswa menganalisis hubungan
Membimbing siswa untuk menganalisis rumus empiris dan rumus
data yang sudah didapatkan molekul
Siswa menganalisis hubungan
rumus empiris dengan kadar
unsur dalam suatu senyawa
Siswa menyimpulkan
hubungan rumus empiris dan
rumus molekul dan kadar
unsur dalam senyawa

Mengkomunikasikan
Siswa mempresentasikan
Meminta siswa untuk mempresentasikan
hasil diskusi yang dilakukan
hasil diskusi yang dilakukan

Guru memberikan penguatan atas Siswa menyimpulkan hasil


diskusi yang dilakukan
kesimpulan yang didapat dari hasil diskusi
siswa
5 Guru meminta perwakilan kelompok untuk Setiap perwakilan kelompok 5 menit
mempresentasikan hasil diskusi mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya. kelompoknya

Kegiatan Penutup (5 menit )


No Kegiatan Guru Kegiatan siswa Alokasi Waktu
1 Guru menyimpulkan materi pelajaran Siswa bersama guru
yang telah diajarkan. memberikan kesimpulan dari 3 menit
Guru memberikan penugasan terkait materi yang telah dipelajari.
materi yang diajarkan dan akan Siswa menerima tugas yang
dikumpulkan dipertemuan selanjutnya diberikan
-

2 Guru mengucapkan salam penutup dan 2 menit


Siswa membalas
meninggalkan kelas

I. PENILAIAN
Penilaian Kognitif
Nilai diperoleh dari penugasan

Penilaian Afektif
Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran
berlangsung.
Lampiran 01

LEMBAR KERJA SISWA

Anggota Kelompok :
1. ....................................................
2. ....................................................
3. ....................................................
4. ....................................................
5. ....................................................
FAKTA
Senyawa glukosa mempunyai rumus empiris yaitu CH2O dan rumus empiris C6H12O6 dengan
Mr = 180. Dalam senyawa glukosa tersebut kadar unsur C, H, dan O adalah persentase atom
C, H dan O dalam rumus empirisnya. Diketahui bahwa persentase massa C, H dan O dalam
senyawa glukosa adalah 40%, 6,7%, 53,3%. (Ar C = 12, Ar H = 1, dan Ar O = 16)

RUMUSAN MASALAH
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................

HIPOTESIS
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................

PEMBUKTIAN HIPOTESIS
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................

KESIMPULAN
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
Lampiran 02

JAWABAN LKS YANG DIHARAPKAN

Anggota Kelompok :
1. ....................................................
2. ....................................................
3. ....................................................
4. ....................................................
5. ....................................................

FAKTA
Senyawa glukosa mempunyai rumus empiris yaitu CH2O dan rumus molekul C6H12O6
dengan Mr = 180. Dalam senyawa glukosa tersebut kadar unsur C, H, dan O adalah
persentase atom C, H dan O dalam rumus empirisnya. Diketahui bahwa persentase massa
atom C, H dan O dalam senyawa glukosa adalah 40%, 6,7%, 53,3%. (Ar C = 12, Ar H = 1,
dan Ar O = 16)

RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana hubungan rumus empiris dan rumus molekul sehingga didapatkan rumus
molekul glukosa C6H12O6 dan rumus empiris CH2O?
2. Apa hubungan Mr dengan rumus molekul dan rumus empiris?
3. Bagaimana cara menentukan kadar unsur dalam senyawa glukosa?

HIPOTESIS
1. Rumus molekul merupakan kelipatan bilangan bulat pada rumus empiris. Misalkan
pada CH2O masing-masing atomnya dikalikan 6, maka didapat C6H12O6.
2. Mr digunakan di dalam menentukan rumus molekul, dimana (Mr RE)n = Mr RM
3. Kadar unsur dalam senyawa glukosa dianggap 100% dan kadar masing-masing atom
C, H, dan O dicari dengan menentukan persentase komposisi atom dalam rumus
empiris senyawa glukosa, CH2O

PEMBUKTIAN HIPOTESIS
Rumus empiris didapat dengan menyederhakan rumus molekulnya atau dapat dinyatakan
bahwa rumus molekulnya merupakan kelipatan bilangan bulat dari rumus empiris. Jika rumus
empiris disebut RE dan rumus molekul disebut RM, maka hubungan keduanya dapat
dituliskan sebagai berikut :
RM = (RE)n
dimana, n adalah faktor pengali
Contoh senyawa glukosa mempunyai RE yaitu CH2O dan Mr = 180, maka :
(Mr RE)n = Mr RM
(Mr CH2O)n = Mr C6H12O6
(12+2+16)n = 180
30 n = 180
n = 6, sehingga
RM = (RE)n
= (CH2O)6
= C6H12O6
Kadar unsur C, H dan O dalam senyawa glukosa, C6H12O6 adalah persentase atom C, H dan
O dalam rumus empirisnya, CH2O, yaitu :
Massa atom C = 1 x Ar C = 12

%C = x 100%

12
= 30 x 100%

= 40 %
Massa atom H = 2 x Ar H = 2

%H = x 100%

2
= 30 x 100%

= 6,7 %
Massa atom O = 1 x Ar O = 16

%O = x 100%

16
= 30 x 100%

= 53,3 %

KESIMPULAN
Rumus empiris didapat dengan menyederhakan rumus molekulnya atau dapat dinyatakan
bahwa rumus molekulnya merupakan kelipatan bilangan bulat dari rumus empiris. Jika rumus
empiris disebut RE dan rumus molekul disebut RM, maka hubungan keduanya dapat
dituliskan sebagai berikut :
RM = (RE)n
dimana, n adalah faktor pengali
Untuk menentukan n, digunakan rumus (Mr RE)n = Mr RM. Dari Mr RM dan masing-
masing Ar diketahui, maka n dapat dicari.
Kadar unsur dalam senyawa ditentukan dari persentase komposisi senyawa dalam rumus
empiris dari suatu senyawa. Kadar unsur C, H dan O dalam senyawa glukosa, C6H12O6
adalah persentase atom C, H dan O dalam rumus empirisnya, CH2O. Secara umum, jika
rumus empiris suatu senyawa adalah AxByCz, maka :
(x/y/z) x Ar (A/B/C)
% (A/B/C) = x 100%
Mr RE
Lampiran 03
TUGAS
1. 5,8 gram senyawa hidrokarbon (senyawa yang terdiri dari unsur C dan H) mengandung
4,8 gram karbon. Mr senyawa hidrokarbon tersebut adalah 58. Tentukanlah rumus
empiris dan rumus molekul senyawa tersebut! (Ar C = 12; H =1)
2. Hitunglah persentase unsur C,H dan O dalam senyawa H2CO3! (Ar H = 1; C = 12; O =
16)
Lampiran 04
Kunci Jawaban Tugas
1. Misalkan rumus empiris senyawa hidrokarbon tersebut adalah CxHy. 5,8 gram CxHy
mengandung 4,8 gram karbon (C), sehingga 1 gramnya adalah hidrogen (H), sehingga

x:y = :

4,8 1
= :1
12

=2:5
Sehingga , Rumus empiris senyawa hidrokarbon tersebut adalah C2H5
(Mr RE)n = Mr RM
(Mr C2H5)n = Mr RM
(12(2)+1(5))n = 58
29 n = 58
n = 2, sehingga
RM = (RE)n
= (C2H5)2
= C4H10
2. Pada senyawa H2CO3
x
% H = H2CO3 x 100%
2x1
= x 100%
62

= 3,2 %
x
% C = H2CO3 x 100%
1 x 12
= x 100%
62

= 19,4 %
x
% O = H2CO3 x 100%
3 x 16
= x 100%
62

= 77,4 %
Lampiran 05
RUBRIK PENILAIAN
Penilaian Kognitif
Jenis tagihan : tugas
Bentuk : uraian
Soal dan kunci jawaban soal (terlampir)

Nomer Soal
No Nama Siswa Skor
1 2
1
2
dst
30
Keterangan :

Setiap soal memiliki skor 1

Nilai = jumlah skor x 100

Penilaian Afektif

Aspek yang dinilai


No. Nama Siswa Jumlah Ket.
1 2 3 4 5

dst

30

Keterangan :
1 = Mengajukan pertanyaan
2 = Menjawab pertanyaan
3 = Mengajukan pendapat
4 = Bekerja sama dalam kelompok
5 = Aktif mendengar
Nilai afektif : - 17-20 = A
- 13-16 = B
- 9-12 =C
- 5-8 =D
Skor : - Amat baik = 4
- Baik =3
- Cukup =2
- Kurang =1