Anda di halaman 1dari 9

SOAL UAS SISTEM INTEGUMEN STIKES MAHARATU PEKANBARU

Waktu : 60 menit

Soal kasus 1 :
1. Pasien Tn.X datang ke UGD dengan luka bakar daerah kepala, leher, kedua tangan
seluruhnya, disertai bulu hidung terbakar. Penanganan pertama menurut kegawatan yang
paling tepat untuk pasien ini, kecuali :
a. Memberikan cairan yang tepat dan monitor ketat intake output

b. Air way manajemen

c. Observasi fungsi nafas

d. Ventilasi supporotive bila diperlukan

e. Observasi hemodinamik

2. Pada pasien diatas dikatagorikan:


a. Luka bakar ringan
b. Luka bakar sedang
C. Luka bakar berat
d. Luka bakar grade I
e. Perawatan ruang biasa
3. Menurut rule of nine luas luka bakar pada pasien diatas adalah:
a. 20%
b. 27%
c. 30%
d. 35%
e. 40%
4. Yang kurang tepat tentang luka bakar grade III adalah:
a. Sembuh spontan dalam waktu kurang dari 1 bulan
b. Mengenai semua lapisan kulit
c. warna pucat sampai hitam
d. Tidak terdapat nyeri
e. Permukaan lebih rendah dari kulit yang sehat
5. Berikut ini yang kurang tepat tentang resusitasi cairan pada pasien luka bakar adalah:
a. Resusitasi yang cepat dan tepat dapat mencegah terjadinya gagal ginjal akut
b. Cairan yang digunakan harus banyak mengandung kalori
c. Cairan yang digunakan osmolaritasnya harus sesuai dengan cairan tubuh
d. Cairan yang digunakan bisa dikombinasi antara cairan yang bersifat koloid dan
kristaloid
e. Cairan koloid mempunyai berat molekul yang tinggi sehingga mempengaruhi
osmolaritas cairan tubuh dan akan berbahaya bila diberikan tersendiri untuk
resusitasi.
Soal kasus 2 :
Tn. M, 30 tahun, berat badan 50 kg, datang dengan luka bakar karena air panas daerah punggung
seluruhnya, kedua tangan seluruhnya, kaki kanan seluruhnya. Hampir seluruh luka terdapat
bulla, dari tempat kejadian langsung dibawa ke Rumah Sakit.
6. Dari kasus diatas menurut rule of nine luas luka bakar sebesar
a. 30%
b. 35%
c. 40%
d. 50%
e. 54%
7. Tingkat keparahan luka termasuk katagori:
a. ringan
b. sedang
c. berat
d. sedang berat
e. sangat berat
8. Derajat luka bakar pasien diatas:
a. I
b. II dangkal
c. II dalam
d. III
e. IV
9. Pada kasus diatas resusitasi cairan hari pertama yang tepat menurut Baxter/Parkland
sebanyak? Konstanta yang digunakan 3cc.
a. 8000cc
b. 8100cc
c. 8800cc
d. 9000cc
e. 9100cc
10. Tindakan yang paling tepat menurut kegawatan adalah:
a. Air way manajemen
b. Ventilasi supporotive jika diperlukan
c. resusitasi cairan yang tepat
d. Pemantauan fluid balance
e. c dan d benar
11. Masalah keperawatan yang paling prioritas kasus diatas adalah:
a. Gangguan pertukaran gas
b. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
c. Resiko tinggi terjadi infeksi
d. Gangguan rasa nyaman; nyeri
e. gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

12. Yang merupakan lapisan kulit paling luar adalah:

a. Sub kutan

b. Dermis

c. Epidermis

d. Lapisan yang terdapat appendix kulit

e. Lapisan yang mengandung ujung syaraf sensori

13. Fase Luka bakar yang paling diwaspadai dan perlu tindakan segera adalah:
a. Fase akut

b. Fase subakut

c. Fase lanjut

d. Fase penutupan luka

e. Fase peradangan sistemik

14. Yang bukan merupakan ciri luka bakar grade I adalah:

a. Mengenai superficial epidermis

b. Kulit kering dan tidak ada bulla

c. Contohnya luka bakar karena sengatan matahari

d. Sembuh sepontan dalan 5-10 hari

e. Apendix kulit rusak sebagian


15. Yang bukan tujuan dari skin graft adalah:
a. menghentikan evaporative heat loss yang berlebih yang menyebabkan gangguan
metabolisme.
b. Mengatasi permukaan terbuka dengan upaya menutup luka biologic terbaik bagi tubuh
c. mengupayakan agar proses penyembuhan luka sesingkat mungkin
d. menghemat biaya
e. Membersihkan luka yang kotor dan membuang jaringan yang necrotic

Soal kasus 3 :

Tn. R, 40th, datang dengan luka bakar karena api, daerah yang terkena muka, leher, kedua tangan
dan sebagian punggung, bulu hidung terbakar. Kejadian kurang lebih 2 jam yang lalu, tanda-
tanda vital TD 130/80, RR 26x/mnt, HR 92x/mnt, suhu 37,80c.

16. Masalah keperawatan yang paling utama kasus diatas adalah:

a. Gangguan pertukaran gas

b. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit

c. Resiko tinggi terjadi infeksi


d. Gangguan rasa nyaman nyeri

e. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

17. Sebagai seorang perawat, tindakan utama yang paling tepat untuk kasus di atas adalah:

a. Memberikan obat antinyeri

b. Memberikan obat antibiotic

c. Observasi ketat pernafasan dan monitor hemodinamik

d. Memasang endotrakeal tube untuk membebaskan jalan nafas


e. Memberikan banyak minum bila lambung memungkinkan
18. Pada luka decubitus, yang termasuk faktor intrinsik etiologi dekubitus :
1. Terfiksasi pada posisi tertentu dalam jangka waktu lama
2. Penuaan
3. Kebersihan alat tenun
4. Status gizi

19. Yang termasuk faktor ekstrinsik etiologi dekubitus :


1. Penyakit DM
2. Posisi yang tidak tepat
3. Dehidrasi
4. Perubahan posisi yang kurang

20. Bagian tubuh yang sering terkena dekubitus :


1. Sikut
2. Tumit
3. Punggung
4. Bokong

21. Tanda perkembangan dekubitus stadium II :


1. Adanya luka lecet/lepuh
2. Eritema
3. Kerusakan pada epitel kulit
4. Nekrosis jaringan

22. Adanya eritema atau kemerahan pada kulit setempat yang menetap, adalah dekubitus stadium
...
A. I
B. II
C. III
D. IV
E. V

23. Hilangnya lapisan kulit secara lengkap, meliputi kerusakan atau nekrosis dari jaringan
subkutan atau lebih dalam, tapi tidak sampai pada fascia, adalah dekubitus stadium ...
A. I
B. II
C. III
D. IV
E. V

24. Faktor yang mempengaruhi perkembangan dekubitus :


1. Imobilitas
2. Inkontinensia
3. Malnutrisi
4. Tekanan arteriolar yang rendah

25. Manifestasi klinis dekubitus :


1. Edema
2. Hiperemis
3. Kerusakan otot.
4. Kerusakan jaringan kulit.

Soal Kasus 4 :
Seorang ibu Ny. L dibawa ke IGD karena mengalami luka bakar akibat tersiran minyak panas.
Keadaan umum waktu datang : GCS 15, klien mengeluh lukanya sangat nyeri, kulit tampak
melepuh, dasar luka berbintik bintik merah, TD 120/70 mmHg, Suhu 37C, nadi 84 x/m, BB
pasien 45 Kg. Daerah yang terkena luka bakar adalah :
Depan Belakang

26. Masalah yang terjadi pada luka bakar di fase sub akut adalah dibawah ini kecuali
1. Airway
2. Gangguan pigmentasi
3. Deformitas dan kontraktur.
4. Kerusakan atau kehilangan jaringan
27. Gejala luka bakar derajat 1 adalah :
1. Kesemutan
2. Hematuria
3. Hiperestesia
4. Sensitif terhadap udara yang dingin.
28. Ny. L mengalami luka bakar derajat :
a. Derajat I
b. Derajat I Dalam
c. Derajat II
d. Derajat III
e. Derajat IV
29. Berdasarkan metode Role Of Nine luas luka bakar NY. L adalah :
a. 22.5 %
b. 31.5 %
c. 49.5 %
d. 58.5 %
e. 45 %
30. Berdasarkan American College of Surgeon luka bakar pada pasien NY.L masuk dalam
katagori :
a. Critical
b. Moderate
c. Semi moderate
d. Minor
e. Semi minor

31. Tujuan dari skin graff pada luka bakar adalah :


1. Menghentikan evaporative heat loss berlebihan
2. Mengatasi permukaan terbuka (raw surface)
3. Mengupayakan agar proses penyembuhan menjadi lebih cepat.
4. Mencegah deformitas.

32. Syarat Jaringan resipien yang dapat menerima skin graft adalah harus:
1. Jaringan tsb sudah bersih,
2. Bebas infeksi
3. Vaskularisasi baik (tidak pernah diradiasi)
4. Jaringan granulasi sehat (berwarna merah seperti beef)

33. Donor yang berpotensi menyebabkan terjadinya reaksi penolakan adalah:


a. Xenograft
b. Autograft
c. Heterograft
d. Retrograft
e. monograft

34. Kriteria luka bakar dilakukan skin graft adalah :


1. Kasus luka bakar dalam
2. Diperkirakan mengalami penyembuhan lebih dari 3 minggu
3. Tersedia donor yang cukup untuk menutup luka.
4. Kondisi pasien semakin memburuk.

35. Sebagai seorang perawat, tindakan utama yang paling tepat untuk kasus di atas adalah:
a. Memberikan obat antinyeri
b. Memberikan obat antibiotic
c. Observasi ketat pernafasan dan monitor hemodinamik
d. Memasang endotrakeal tube untuk membebaskan jalan nafas
e. Memberikan banyak minum bila lambung memungkinkan
kunci jawaban :
1. A 19. C
2. C 20. E
3. B 21. B
4. A 22. A
5. B 23. C
6. E 24. E
7. C 25. E
8. B 26. D
9. B 27. B
10. E 28. C
11. B 29. B
12. C 30. A
13. A 31. A
14. E 32. E
15. E 33. C
16. A 34. A
17. C 35. C
18. C