Anda di halaman 1dari 3

PEMELIHARAAN CHART PROYEKTOR

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


21.03.88 A 1/3

RSUD PROF. Dr. H. M. DITETAPKAN OLEH :


ANWAR MAKKATUTU DIREKTUR,
BANTAENG TANGGAL TERBIT :

STANDAR PROSEDUR 12 JANUARI 2017


OPERASIONAL (SPO) dr. H. SULTAN, M.Kes
NIP 197102062003121011
Prosedur tetap pemeliharaan alat Chart Proyektor adalah bentuk
standar mengenai langkah-langkah teknis yang harus diikuti oleh
teknisi Elektromedik dalam melaksanakan pemeliharaan alat
Chart Proyektor yang berdasarkan prasyarat dan prosedur yang
harus dipenuhi. Prosedur ini disusun berdasarkan pada service
PENGERTIAN manual dan petunjuk lain yang terkait, dengan urutan kerja :
pembersihan, pelumasan, pengencangan, pengecekan fungsi
dan kondisi bagian alat, penggantian bahan pemeliharaan,
pemeriksaan kinerja, aspek keselamatan kerja dan penyetelan /
adjustment serta verifikasi. Kesimpulan hasil pemeliharaan alat
baik atau alat tidak baik

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pemeliharaan


TUJUAN alat Chart Proyektor

SK Direktur BLUD RSUD Prof.Dr.H.M.Anwar Makkatutu


KEBIJAKAN Bantaeng No. 25/RSU-BTG/01/I/2017 tentang tugas dan fungsi
IPSRS
1. Persiapan
a. Siapkan Surat Perintah Kerja (SPK)
b. Siapkan lembar ceklist maintenace dan kartu
pemeliharaan alat.
c. Siapkan
PROSEDUR - Buku Servis Manual.
- Protap pemeliharaan dan protap pengoperasian alat.
d. Siapkan alat kerja dan alat ukur
e. Siapkan bahan pemeliharaan, bahan operasional dan
material bantu.
f. Pemberitahuan kepada Unit Pelayanan pengguna alat

2. Pelaksanaan pemeliharaan. ( perhatikan service manual )


a. Lakukan pembersihan bagian casing menggunakan
cairan desinfektan dan kain lap yang kering.
b. Satu tahun sekali lakukan pembersihan bagian dalam
alat meliputi papan komponen elektronik (PCB)
menggunakan kuas, vakum cleaner, blower dan contact
cleaner PCB (warna biru) secara hati-hati ( dengan
melihat tanda peringatan yang biasanya ditempel di
PCB)
PEMELIHARAAN CHART PROYEKTOR

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


21.03.88 A 2/3

c. Lakukan pembersihan pada koneksi kabel power serta


cek kualitas kabel power menggunakan multimeter.
d. Lakukan pengecekan kemungkinan terjadi korosif pada
alat, jika ada lakukan pembersihan dengan contact
cleaner logam (warna merah)
e. Cek baut/sekrup pengait, konektor kabel power lakukan
pengencangan / tightening, jika ada yang kendur.
f. Lakukan pengecekan fungsi dan kondisi per bagian alat
(saklar, sekering, lensa, lampu, tombol dan bateray
remote)
g. Lakukan penggantian komponen jika terjadi aus ataupun
usia teknis sudah habis.
h. Lakukan pemeriksaan kinerja dan aspek keselamatan
kerja
i. Lakukan penyetelan / adjustment, jika terjadi
penyimpangan hasil kinerja alat.
j. Kalibrasi alat oleh pihak yang berwenang.
k. Kesimpulan hasil pemeliharaan.
PROSEDUR
3. Pencatatan
a. Lakukan pengisian lembar ceklist maintenance, kartu
pemeliharaan
b. Simpulkan hasil pemeliharaan
- Alat layak pakai
- Alat tidak layak pakai
c. Pengguna alat menandatangani lembar ceklist
maintenance sebagai bukti pemeliharaan alat telah
dilaksanakan

4. Pengemasan .
a. Cek alat kerja dan alat ukur, sesuaikan dengan lembar
kerja.
b. Cek dan rapikan dokumen teknis penyerta
c. Kembalikan alat kerja, alat ukur dan dokumen teknis
penyerta ke tempat semula
d. Bersihkan lokasi pemeliharaan

5. Laporan.
a. Laporkan hasil pemeliharaan alat kepada Unit
Pelayanan pengguna alat dan serahkan kembali alat
Chart Proyektor yang telah dipelihara.
b. Laporkan hasil pemeliharaan alat kepada pemberi tugas

1. Instalasi Rawat Jalan ( Poliklinik Mata)


UNIT TERKAIT 2. IPSRS