Anda di halaman 1dari 9

DESAIN KOLAM TUJUAN SETTLING

PENGENDAPAN
POND

(SETTLING POND) DATA-DATA UNTUK


MEMBUAT SETTLING
REKAYASA LINGKUNGAN TAMBANG POND
Lecture :
Meinarni Thamrin, ST., MT.
MENENTUKAN
DIMENSI SETTLING
POND

WAKTU
PENGERUKAN
ANGGA AL-AMIN HUSAIN SETTLING POND
D62113301
Student of Mining Engineering,
Hasanuddin University TEKNIK
2016 PERTAMBANGAN

1|Page
TUJUAN PEMBUATAN KOLAM PENGENDAPAN DISUATU LOKASI TAMBANG

Tujuan Pembuatan kolam pengendapan disuatu lokasi tambang


yaitu memastikan bahwa limbah cair yang keluar ke badan air akibat dari proses
penambangan akan memenuhi baku mutu yang disyaratkan oleh pemerintah.
Diharapkan air yang keluar dari daerah penambangan sudah bersih dari partikel
padatan sehingga tidak menimbulkan kekeruhan pada sungai atau laut sebagai
tempat pembuangan akhir. Selain itu juga tidak menimbulkan pendangkalan sungai
akibat dari partikel padatan yang terbawa bersama air. Di kolam pengendap
tersebut bisa dilakukan treatment berupa pengapuran, pemberian alum,aerasi, dan
perlakuan-perlakuan lainnya sesuai dengan kondisi kandungan limbahnya.
Kolam pengendap (sediment pond) adalah tempat untuk menangkap runoff
dan menahan air ketika tanah dan kotoran lain dalam air mengendap menjadi
sedimen. Kebanyakan kolam pengendap diperlukan karena air keluaran yang
mengandung banyak Total Suspended Solid atau residu tersuspensi yang
melampaui baku mutu kualitas keluaran air.

Gambar: Foreshore settling pond of Shenzhou Mining Group Corp.

Kolam pengendap selain sebagai tempat untuk mengendapkan material


tersuspensi, di area tambang juga berfungsi sebagai penampungan air limbah yang
mengandung logam berat (Fe dan Mn) dan air yang mengandung asam (pH < 6),
dimana di dalam tampungan tersebut dilakukan perlakuan penetralan air limbah
atau tercemar sehingga bisa menjadi normal sesuai ambang batas baku mutu yang

2|Page
disyaratkan oleh Pemerintah. Di kolam pengendap tersebut bisa dilakukan
treatment berupa pengapuran, pemberian alum,aerasi, dan perlakuan-perlakuan
lainnya sesuai dengan kondisi kandungan limbahnya.

Rancangan (design) kolam pengendapan (settling pond) untuk air lumpur


penirisan tambang atau air limbah pencucian pasir.
UKURAN SETTLING POND
Luas kolam pengnendapan secara analisis dapat dihitung berdasarkan parameter
(assumption) sebagai berikut:
1. Hukum Newton berlaku karena persentasi padatan adalah 55%
2. Diameter partikel padatan tidak lebih dari 9 106
3. Kekentalan air adalah 1,61 106 /
4. Partikel padatan dalam lumpur adalah meterial sejenis
5. Ukuran partikel yang boleh keluar dari kolam pengendap diketahui
6. Kecepatan pengendapan partikel dianggap sama

Data yang diperlukan untuk menganalisis dengan Hukum Newton :


1. Nilai koefisien tahanan (Fg) adalah
2. Material yang akan diproses (Qmat) adalah 5,75 /
3. Ukuran Partikel padatan yang boleh lewat (Ukur)
4. Kepadatan partikel padatan (ps) adalah 3500 /3
5. Kekentalan air (Vis) adalah 1,61 106 /
6. Persen padatan (Sol) adalah 55%
7. Persen Air (Air) adalah 45%

Maka dapat dibuat perhitungan sebagai berikut :

Berat padatan per :


3 =
3 = 55% 5,75 / 1000
3 = 3162,5 /

Berat Air per :


3 = 1000
3 = 45% 5,75 / 1000
3 = 2587,5 /

Volume padatan per detik:



=

3162,5 /
=
3500 /3
0,9035714 3
=

3|Page
0,9035714 3
=
3600
= 0,000251 3

Volume air per detik:



=

2587,5 /
=
1000 /3
2,5875 3
=

2,5875 3
=
3600
= 0,0007187 3

Total Volume
= 0,000251 3

= 0,0007187 3

= +
= 0,0002513 / + 0,00071873 /
= 0,0009697 3 /

Kecepatan Pengendapan
= 0,7988 /
= 0,0033 /
= 0,0002 /

Luas Kolam Pengendapan



=

0,0009697 3 /
= = 0,0012139 2
0,7988 /
0,0009697 3 /
= = 0,2938485 2
0,0033 /
0,0009697 3 /
= = 4,8485000 2
0,0002 /

Ukuran Kolam Pengendapan Menurut Perhitungan dengan Newton


Qmat ps Vis Sol Air Ukur Vt A
/ /3 / % % / 2
5,75 3500 55 45 0,062 0,7988 0,0012139

4|Page
0,004 0,0033 0,2938485
1,61 106
0,001 0,0002 4,8485000

Penentuan Dimensi
Geomoetri kolam pengendap harus disesuaikan dengan ukuran back hoe yang biasanya
dipakai perawatan kolam pengendap, yaitu mengeruk lumpur yang telah mengendap
didalam kolam pengendap. Contoh:

Bila dipakai back hoe dengan :


Jangkauan gali horizontal : 1
Jangkauan gali vertikal :2
Lebar terluar rantai : 1,5

Maka ukuran kolam pengendapan adalah


Lebar kolam (i) : 2 1 = 2
Lebar penyekat (a) : 1,5 + 0,5 () = 1
Kedalaman Kolam (d) : 2 1 = 1
Panjang Kolam (p) tergantung dari volume lumpur yang ingin ditampung dan jadwal
pengerukan lumpur.
Panjang = Luas / Lebar kolam
52
= = 2,5
2

Waktu Penggerukan
.
=
.
3(2,5 2 1)
=
0,000251 3
15 3
=
21 3
= 1
Jadi, sesuai dengan ukuran kolam dengan luas volume kolam Sehingga
pengerukan lumpur dari dasar kolam dapat dilakukan dengan interval sekali,
supaya air dari kolam pengendapan menjadi bersih.

5|Page
Rancangan (design) kolam pengendapan (settling pond) untuk air lumpur
penirisan tambang atau air limbah pencucian pasir.
UKURAN SETTLING POND
Luas kolam pengnendapan secara analisis dapat dihitung berdasarkan parameter
(assumption) sebagai berikut:
1. Hukum Stokes berlaku karena persentasi padatan adalah 30%
2. Diameter partikel padatan tidak lebih dari 9 106
3. Kekentalan air adalah 1,31 106 /
4. Partikel padatan dalam lumpur adalah meterial sejenis
5. Ukuran partikel yang boleh keluar dari kolam pengendap diketahui
6. Kecepatan pengendapan partikel dianggap sama

Data yang diperlukan untuk menganalisis dengan Hukum Newton :


1. Nilai koefisien tahanan (Fg) adalah
2. Material yang akan diproses (Qmat) adalah 7,50 /
3. Ukuran Partikel padatan yang boleh lewat (Ukur)
4. Kepadatan partikel padatan (ps) adalah 3000 /3
5. Kekentalan air (Vis) adalah 1,31 106 /
6. Persen padatan (Sol) adalah 30%
7. Persen Air (Air) adalah 70%

Maka dapat dibuat perhitungan sebagai berikut :

Berat padatan per :


3 =
3 = 30% 7,5 / 1000
3 = 2250 /

Berat Air per :


3 = 1000
3 = 70% 7,5 / 1000
3 = 5250 /

Volume padatan per detik:



=

2250 /
=
3000 /3
0,75 3
=

0,75 3
=
3600
= 0,0002083 3

6|Page
Volume air per detik:

=

5250 /
=
1000 /3
5,25 3
=

5,25 3
=
3600
= 0,001458 3

Total Volume
= 0,0002083 3

= 0,001458 3

= +
= 0,0002083 3 + 0,001458 3
= 0,001666 3 /

Kecepatan Pengendapan
= 0,7988 /
= 0,0033 /
= 0,0002 /

Luas Kolam Pengendapan



=

0,001666 3 /
= = 0,0020856 2
0,7988 /
0,001666 3 /
= = 0,50485 2
0,0033 /
0,001666 3 /
= = 8,333 2
0,0002 /

Ukuran Kolam Pengendapan Menurut Perhitungan dengan Stokes


Qmat ps Vis Sol Air Ukur Vt A
/ /3 / % % / 2
0,062 0,7988 0,0020856
7,50 3000 1,31 106 30 70 0,004 0,0033 0,5048500
0,001 0,0002 8,3300000

7|Page
Penentuan Dimensi
Geomoetri kolam pengendap harus disesuaikan dengan ukuran back hoe yang biasanya
dipakai perawatan kolam pengendap, yaitu mengeruk lumpur yang telah mengendap
didalam kolam pengendap. Contoh:
Bila dipakai back hoe dengan :
Jangkauan gali horizontal : 2
Jangkauan gali vertikal :3
Lebar terluar rantai : 1,5

Maka ukuran kolam pengendapan adalah


Lebar kolam (i) : 2 2 = 4
Lebar penyekat (a) : 1,5 + 0,5 () = 1
Kedalaman Kolam (d) : 3 1 = 2
Panjang Kolam (p) tergantung dari volume lumpur yang ingin ditampung dan jadwal
pengerukan lumpur.
Panjang = Luas / Lebar kolam
8,5 2
= = 2,125
4

Waktu Penggerukan
.
=
.
3(2,125 4 2)
=
0,0002083 3
51 3
=
18 3
= 3
Jadi, sesuai dengan ukuran kolam dengan luas , volume kolam
Sehingga pengerukan lumpur dari dasar kolam dapat dilakukan dengan
interval sekali, supaya air dari kolam pengendapan menjadi bersih.

8|Page
Laboratorium:
Lingkungan Tambang
Meinarni Thamrin, ST., MT.
Jabatan
Kepala Laboratorium
Lingkungan Tambang
Bidang
Mine Environmental
Keahlian
Email
meinarni@unhas.ac.id ;
meinarnithamrin@gmail.com
Mata Hidrogeologi
kuliah : Hidrologi Tambang
Ventilasi Tambang
Rekayasa Lingkungan
Tambang
Pengembangan Wilayah

9|Page