Anda di halaman 1dari 1

Nama: Rosydina Robiaqolbi

NIM: 101614453036
Minat studi: MMK 2016

Contoh kasus cost effectiveness analysis (CEA) dalam bidang kesehatan


Pada poli KIA di Rumah Sakit dr. Suyudi Paciran ingin membandingkan outcome dari
dua program dalam kunjungan antenatal care (ANC). Jika tidak dilakukan intervensi apapun,
jumlah ibu hamil yang melakukan kujungan ANC tidak sesuai dengan standar pelayanan
minimal. Untuk menarik minat kunjungan ANC pada ibu hamil, maka diadakan program
melakukan ajakan melalui visit langsung ke pasien dan program kedua ajakan melalui SMS.
Maka akan dibandingkan mana yang lebih efektif secara perhitungan CER antara ANC dengan
ajakan visit dan ANC dengan ajakan SMS.
Responden diambil masing-masing program 100 orang ibu hamil. Dari 100 orang ibu
hamil tanpa intervensi apapun, terdapat 25 orang yang melakukan kunjungan ANC. Dari 100
orang ibu hamil dengan ajakan melalui visit satu per satu, didapatkan 42 orang yang melakukan
kunjungan ANC. Dari 100 orang ibu hamil dengan ajakan melalui SMS, terdapat 31 orang yang
melakukan kunjungan ANC.
Setelah itu, dilakukan perhitungan total biaya dari masing-masing program. Pada
program ANC dengan ajakan melalui visit didapatkan total biaya sebesar Rp 2.850.000,-
sedangkan pada program ANC dengan ajakan melalui SMS didapatkan total biaya sebesar Rp
850.000,-.
Jika dihitung CER nya (lihat dalam ms.excel), maka akan didapatkan hasil bahwa CER
program kunjungan ANC dengan ajakan melalui visit didapatkan hasil sebesar 67857, sedangkan
CER program kunjungan ANC dengan ajakan melalui SMS didapatkan hasil sebesar 27419.
Dari perbandingan hasil CER kedua program tersebut, dapat disimpulkan bahwa program
ANC dengan ajakan melalui SMS lebih efektif dibandingkan ANC dengan ajakan melalui visit.