Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

PELACAKAN KASUS GIZI

I. PENDAHULUAN
Pelacakan kasus gizi adalah suatu kegiatan kunjungan rumah/pelacakan yang
dilakukan oleh petugas gizi / petugas kesehatan untuk memantau secara langsung
kasus gizi buruk atau gizi kurang yang terjadi disuatu wilayah tertentu.Pelacakan
ditujukan untuk kelompok atau golongan masyarakat yang ada kasus gizi terutama gizi
buruk atau gizi kurang. Diharapkan adalah pemahaman perilaku aspek kesehatan dalam
kehidupan sehari-hari. Sehingga Dalam melaksanakan pendidikan/penyuluhan gizi
harus berkoordinasi dengan tenaga promosi kesehatan sehingga kegiatan pendidikan
gizi berjalan lancar.

II. LATAR BELAKANG


Masih rendahnya tingkat pengatahuan masyarakat tentang masalah gizi yang
diperlukan untuk pertumbuan dan perkembangan bagi manusia. Masih banyaknya kasus
penyakit yang terjadi di masyarakat yang sebagian besar disebabkan karena masalah
gizi.

III.TUJUAN
a. Tujuan Umum :
Mengubah pengetahuan, sikap, dan prilaku masyarakat mengacu pada Pedoman
Gizi seimbang (PGS) dan sesuai dengan resiko/masalah gizi.
b. Tujuan Khusus :
1. Masyarakat mampu mengatasi masalah gizi dan masalah kesehatan dalam
keluarganya.
2. Perubahan perilaku masyarakat sesuai dengan yang dianjurkan.

IV.KEGIATAN
Kegiatan penyuluhan gizi dilakukan di dalam gedung dan di luar gedung, di luar
gedung dilakukan lewat pertemuan2 di desamis pengajian dll, juga di posyandu. Didalam
gedung dilakuakan melalui pojok gizi yang ada di puskesmas Namlea.

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1 Petugas menerima laporan dari Bidan Desa, kader, masyarakat, atau petugas
kesehatan yang lain.
2 Petugas berkoordinasi dengan bidan desa setempat/ lintas program untuk
merencanakan kunjungan ke sasaran
3 Petugas menyiapkan peralatan & administrasi yang diperlukan untuk melakukan
pelacakan.
4 Petugas memberikan salam, bersikap ramah dan menjelaskan maksud & tujuan
kunjungan.
5 Petugas melakukan wawancara dengan menggunakan form pelacakan.
Petugas melaporkan/mengkonsultasikan hasil pelacakan ke Dokter Puskesmas & ke
DKK untuk menentukan rencana tindak lanjut
VI. SASARAN
Kelompok masyarakat pada usia tertentu

VII. JADWAL PELAKSANAAN


Kegiatan dilaksanakan setiap saat menyesuaikan dengan jadwal pertemuan
yang ada di desa (untuk kegiatan luar gedung) untuk kegiatan di dalam gedung
dilakukan setiap hari kerja/hari buka pelayanan di puskesmas Namlea

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Masyarakat / sasaran mengerti tentang masalah gizi dan akibat yang
ditimbulkan. Karena kesalahan tentang cara mengkonsumsi zat gizi. Bidan desa
melaporkan hasil kegiatan penyuluhan gizi di desa kepuskesmas Namlea yang
kemudian direkap oleh puskaesmas bersama hasil kegiatan yang di laksanakan di
puskesmas Namlea.

IX. PENCATATAN PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Hasil kegiatan di desa dan di puskesmas direkap kemudian dilaporkan kedinas
kesehatan kabupaten Buru. Kegiatan dinyatakan berhasil bila 5 % dari semua kunjungan
yang ada di puskesmas telah dilakukan penyuluhan tentang gizi.
PEMERINTAH KABUPATEN BURU

DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS NAMLEA

Jln. Anggrek No. 2 Desa Namlea, Kec. Namlea, Kode Pos: 97571

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


PELACAKAN KASUS GIZI

PROGRAM GIZI

TAHUN 2017