Anda di halaman 1dari 3

PRE WORK

NAMA PEMBELAJARAN : SUPERVISORI EDUCATION (SEI) BATCH 5 (ICT)


MATERI PELAJARAN: DEVELOPING PEOPLE
NAMA INSTRUKTUR : SAIFUL ALI
HARI / TANGGAL : KAMIS / 10 AGUSTUS 2017
NAMA PESERTA / NIP : DESSY HARIANTO / 7594068 A
UNIT KERJA : PT. PLN (Persero) SEKTOR PEMBANGKITAN BELAWAN

Lesson Learn :
Setiap orang membutuhkan pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan untuk membantu
mereka menjadi lebih efektif, dan mengambil tantangan yang lebih besar.
Bawahan anda membutuhkan bantuan untuk belajar keterampilan baru yang menjadi prasyarat
pekerjaan dan mendukung proses perubahan yang sering terjadi di dalam organisasi.
Sebagai atasan memiliki tanggung jawab untuk pengembangan potensi yang ada pada
bawahannya, Potensi manusia yang nantinya ditunjukkan dalam aspek yang salah satunya adalah
kualitas, hanya dapat dicapai dengan adanya Pengembangan SDM.
Dalam Pengembangan orang lain terdapat 3(tiga) unsur yang terkandung:
1. Memulai dari diri sendiri
Dalam pengembangan orang lain, Anda yang menjadi orang pertama yang harus
dikembangkan. Sikap Anda dalam mencari pengetahuan dan berhasrat dalam pengembangan
akan menentukan cara anda mengembangkan orang lain.
Sikap positif dan antusias Anda sangat dibutuhkan bawahan ketika mereka akan
dikembangkan. Bawahan anda dapat merasakan bahkan mengikuti ritme Anda dalam
melakukan pengembangan. Ketika Anda bersungguh - sungguh meningkatkan keterampilan
anda sendiri maka sikap anda akan menjadi antusias, penuh gairah dan menunjukkan
semangat. Bawahan Anda juga akan merasakan hal itu dan tertular oleh semangat positif Anda.
2. Mendorong orang lain.
Ketika anda dapat membangun sikap positif dalam pengembangan diri sendiri, maka Anda
memiliki modal yang cukup dalam mendorong pengembangan orang lain.
Dalam mengembangkan orang lain, Anda perlu memiliki kesadaran untuk mendorong
pengembangan bawahan Anda. Anda perlu memperluas kemampuan untuk dapat memahami
kebutuhan, menggali potensi dan meningkatkan ketrampilan.
3. Menerima Manfaat
Setelah Anda mengembangkan orang lain, saatnya Anda memetik keuntungan. Evaluasi dan
gali hal hal yang sudah dipelajari dari orang lain. Anda mulai belajar untuk memahami
dampak proses pengembangan. Anda mulai mencari tahu hal hal yang dapat dilakukan untuk
memperkuat hasil pengembangan. Tanpa disadari, Anda juga belajar dari bawahan Anda. Anda

Simple Inspiring Performance Phenomenal


Resume Maximal 2 halaman 1
PRE WORK

NAMA PEMBELAJARAN : SUPERVISORI EDUCATION (SEI) BATCH 5 (ICT)


MATERI PELAJARAN: DEVELOPING PEOPLE
NAMA INSTRUKTUR : SAIFUL ALI
HARI / TANGGAL : KAMIS / 10 AGUSTUS 2017
NAMA PESERTA / NIP : DESSY HARIANTO / 7594068 A
UNIT KERJA : PT. PLN (Persero) SEKTOR PEMBANGKITAN BELAWAN

menjadi lebih perhatian dan mampu memperhatikan perubahan perubahan dalam diri
bawahan Anda.
Dalam menjalankan paradigma pengembangan SDM terdapat 5(lima) langkah yang harus
dilakukan yakni :
Langkah. 1 : MEMAHAMI POTENSI & KOMPETENSI
Untuk memahami potensi harus mengenali kemampuan bawahan karena kemampuan dan
karakteristik setiap bawahan pasti berbeda dari masing masing individu. Dengan beberapa
metode untuk mengenali bawahan antara lain: asusmsi umum, bertanya kepada bawahan
secara langsung, mencari referensi orang lain, pengamatan lapangan secara acak, observasi
lapangan dan data-data kinerja, interview dengan bawahan
Langkah . 2 : MERENCANAKAN PENGEMBANGAN
Setelah memahami kebutuhan bawahan, seorang atasan harus mampu merencanakan
pengembangan kompetensi bawahannya. Pengembangan kompetensi dapat dilakukan
dengan langkah sebagai berikut::
Pelatihan lokakarya,Pengkayaan Pekerjaan, Penugasan Khusus,e-learning, on the job
development,Mentoring, , seminar, action based learning, coach dan conceling, dll.
Banyak metode dalam pengembangan, sehingga perlu rencana yang tepat sehingga proses
pengembangan berhasil sesuai dengan kebutuhan dan hasil yang diharapkan.
Langkah. 3 : MELAKUKAN COACH DAN COUNCELING
Banyak masalah yang muncul jika tidak melakukan coaching & counseling, antara lain:
Bawahan tidak dapat mengembangkan kemampuan, Memiliki permasalahan sendiri yang
menimbulkan perilaku negatif dalam bekerja dan terjadi konflik,Coaching dan counseling
diperlukan untuk pengembangan SDM sehingga dapat melaksanakan tugas dengan
baik.Coaching dapat dilakukan dengan secara serentak,antara atasan dengan beberapa
bawahan,sedangkan consellig sebaiknya dilakukan dengan cara face to face atau secara
langsung dengan bawahan secara individual,agar dapat lebih terbuka dan focus dalam
penyelesaian karena conselling lebih bersifat pribadi.

Langkah.4.: MEMBERIKAN CONTOH DAN DEMONSTRASI

Simple Inspiring Performance Phenomenal


Resume Maximal 2 halaman 2
PRE WORK

NAMA PEMBELAJARAN : SUPERVISORI EDUCATION (SEI) BATCH 5 (ICT)


MATERI PELAJARAN: DEVELOPING PEOPLE
NAMA INSTRUKTUR : SAIFUL ALI
HARI / TANGGAL : KAMIS / 10 AGUSTUS 2017
NAMA PESERTA / NIP : DESSY HARIANTO / 7594068 A
UNIT KERJA : PT. PLN (Persero) SEKTOR PEMBANGKITAN BELAWAN

Mendemo suatu pekerjaan atau meemberikan contoh secara langsung pada sebuah
pekerjaan dalam rangka mengembangkan bawahan, maka seorang atasan terlebih dahulu
memahami dan menguasai secara penuh jenis pekerjaan yang akan didemontrasikan.
Selain demo langsung dengan cara membuat modul pelaksanaan kerja atau SOP dari
pekerjaan yang disertai ukuran indikator kinerja.juga dianggap efektif dan yang terpenting
adalah membuat dokumentasi pelaksanaan demontrasi.
Langkah 5.: MENGEVALUASI PEMBERDAYAAN
Progres pekerjaan merupakan dasar dari sebuah evalusai dari suatu pekerjaan ,Evaluasi
kemajuan dilaksanakan untuk melihat apakah proses pengembangan SDM dapat berjalan
dengan baik. Setiap evaluasi bisa mengetahui hasil yang dicapai sehingga bisa memberikan
apresiasi kepada bawahan yang sudah menunjukkan peningkatan perilaku dan dapat
memotivasi perubahan perilaku kepada bawahan. Jika belum tercapai hasil sebaiknya
evaluasi akan memberikan gambaran dimana kendala sehingga pengembangan orang lain
tersebut tidak berhasil.

Simple Inspiring Performance Phenomenal


Resume Maximal 2 halaman 3