Anda di halaman 1dari 22

PLAN OF ACTION

(P O A)
PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK
PUSKESMAS KERTOSARI

*
*
*
*
*
*
*

TAHUN 2016
PUSKESMAS KERTOSARI
DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANYUWANGI

1
KATA PENGANTAR

Puskesmas Kertosari melaksanakan 6 program esensial di Puskesmas dari beberapa


program kesehatan yang di laksanakan salah satunya adalah program KIA ( Kesehatan Ibu
dan Anak ). Program KIA di Puskesmas di bebani dengan target program yang di harapkan
dapat tercapai dengan baik dalam kurun waktu yang telah ditentukan

Sebagai upaya memenuhi target tersebutlah diharapkan adanya suatu sistem yang
terarah yang berisi susunan rencana kegiatan pokok Puskesmas yang akan di laksanakan
selama satu tahun yang dikenal dengan nama P O A.

P O A berfungsi mengontrol atau memberi petunjuk bagi petugas untuk melaksanakan


kegiatan, dimana dan bagaimana kegiatan itu dilaksanakan.

Sudah barang tentu terwujudnya P O A tahun ini berkat bantuan dari semua pihak,
untuk itu kepada semua pihak yang membantu menyelesaikan P O A ini kami ucapkan terima
kasih.

Mudah-mudahan apa yang telah kami buat ini dapat di pergunakan sebagai bahan yang
bisa di pertimbangkan sebagai alat pemantau program.
Usul dan saran sangat kami harapkan demi kesempurnaan penyusunan P O A di masa yang
akan datang.

Banyuwangi, 2 Januari 2016


Penanggung Jawab Program

YULI ROCHMATIN
NIP . 19771201 200501 2 0k14

2
BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan tingkat dasar memiliki peran yang
besar dalam melayani kesehatan masyarakat dengan upaya promotif,preventif, kuratif
dan rehabilitative. KIA sebagai salah satu upaya kesehatan esensial di Puskesmas
memiliki permasalahan yang harus diselesaikan.
Permasalahan kesehatan ibu dan anak merupakan masalah nasional yang
penyelesaiannya memerlukan kerjasama berbagai pihak. Adanya kematian ibu dan
anak di wilayah kerja Puskesmas Kertosari adalah gambaran masih belum tuntasnya
permasalahan ini . Untuk itu perlu upaya dalam penyelesaian masalah , salah satunya
adalah dengan membuat perencanaan kegiatan KIA.
Perencanaan adalah suatu usaha menyusun serangkaian kegiatan untuk
mencapai tujuan yang telah di tetapkan dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada
secara efektif dan efisien. Dengan adanya perencanaan, sumber daya yang ada dapat
dimanfaatkan secara optimal demi mencapai tujuan.
Dasar pembuatan POA kegiattan KIA mengacu pada kondisi lingkungan
makro yang mensyaratkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan pencapaian MDGs
yang harus dicapai puskesmas, sehingga penyusunan perencanaan haruslah mampu
mengarahkan agar hasil kinerja puskesmas nantinya dapat memenuhi SPM dan
capaian MDGs dan PKP ( Penilaian Kinerja Puskesmas ).
Bagi Puskesmas Kertosari terutama program KIA, situasi tersebut merupakan
momentum untuk mendokumentasikan halhal yang melatarbelakangi proses
perencanaan dalam POA sekaligus menterjemahkan intangible asset puskesmas agar
dapat didistribusikan pada yang berkepentingan guna membangun partisipasi dan
peran serta. Kesemuanya bermula dari Visi dan Misi Puskesmas Kertosari

2. Tujuan
a. Agar Penanggung Jawab Program KIA Puskesmas Kertosari dapat melaksanakan
kegiatan dengan efisien dan efektif sesuai dengan tujuan yang telah di tetapkan
b. Agar Kepala Puskesmas dan Penanggung Jawab Program KIA dapat
melaksanakan pemantauan dan penilaian kegiatan secara benar dan terarah.

B A B II

3
ANALISA SITUASI

KEADAAN UMUM.
NO DATA YANG JENIS DATA JUMLAH
DIPERLUKAN
1 Penduduk - Total penduduk 24.823
- Laki-laki 12.214
- Perempuan 12.609
2 Penduduk sasaran KIA -PUS 5.147
-WUS 6.622
-Bumil 438
-Bulin 419
-Bufas 419
-Abal 1575
-Apras 850
-Bayi 380
3 Data wilayah dan fasilitas - Luas wilayah 5.85 km2
kesehatan
- Jumlah KK 8.723
4 Peran serta masyarakat - Dukun terlatih 0
- Dukun tak terlatih 0
- Jumlah kader Posyandu
- Kader aktif
- Kader BKB
- Kader lansia

B A B III
HASIL PENCAPAIAN KINERJA PROGRAM KIA

Hasil Kegiatan Program KIA di Puskesmas Kertosari Sampai Bulan Desember Tahun
2015 :
1. Berdasarkan pencapaian PKP

4
NO JENIS PROGRAM TARGET PENCAPAIAN KESENJANGAN
1. KESEHATAN IBU
1.1. K1 416 450 0
1.2 Cakupan kunjungan ibu hamil k4 416 434 0
1.3 DO K1-K4 < 5% 3,65% 0
1.4 Pelayanan persalinan oleh tenaga 377 442 0
kesehatan yang berkompeten
1.5 377 438 0
Pelayanan Nifas Lengkap sesuai standar
1.6 70 131 0
Pelayanan Maternal Risti/komplikasi yang
ditangani
2. KESEHATAN BAYI
2.1. 46 60 0
Pelayanan Neonatal Risti/Komplikasi yang
ditangani

2.2. 342 447 0


Pelayanan Neonatal sesuai standar (KN
lengkap)
2.3. pelayanan bayi paripurna 342 372 0
3. Upaya Kesehatan Balita dan Anak Pra Sekolah
4.1 Pelayanan kesehatan anak Balita 1417 1552 0
4.2 Pelayanan kesehatan Anak Pra Sekolah 740 850 0

2. Target MDGs ( indicator 4 dan 5 )


a. MDGs 4 : Menurunkan angka kematian anak ( AKB )
- Kematian bayi tahun 2015 sebesar 11
b. MDGs 5 : Meningkatkan kesehatan ibu ( Menurunkan AKI )
- Kematian ibu tahun 2015 : 1

BAB IV
ANALISA PERMASALAHAN

A.MENENTUKAN PENYEBAB MASALAH


Masalah I ( Adanya kematian ibu sebanyak 1 di tahun 2015 ) :
a. Kurangnya dukungan lintas sektor (kader, tomas) dalam penanganan bumil resiko
tinggi
b. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang faktor resiko tinggi pada ibu hamil
c. Kurangnya monitoring secara intens dari petugas, kader pada bumil resiko tinggi
saat menjelang persalinan

5
Masalah II ( Adanya kematian bayi sebanyak 11 di tahun 2015) :
a. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan
balita setiap bulan di posyandu
b. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pemantauan bayi/balita sakit
c. Kurangnya pemantauan petugas bayi/balita resiko tinggi

MASALAH 1 (ADANYA KEMATIAN IBU & ANAK )


Manusia
Metode

Pengetahuan masya --

Penyuluhan
Pendampingan
Pencatatan -
Koordinasi linsek
Koordinasi linprog -

Kematian Ibu
dan bayi

Sosek Adanya kematian ibu


Sanitasi lingkungan- Keterbatasan dana petgs
(1) th 2015

Lingkungan Dana
B. MENETAPKAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN METODE CARL
a. Adanya kasus kematian ibu ( AKI )

No PEMECAHAN SKOR Hasil Ranking


MASALAH C A R L CxAxRxL

1 Penyuluhan ibu hamil , bulin 5 3 4 4 210 3


dan bufas
2 Pemantauan dan pendampingan 4 3 4 5 240 2
bumil & bulin
3 Koordinasi lintas program 2 4 3 2 48 4
4 Stikerisasi P4 K 3 3 3 4 36 5
5 Kelas ibu 4 5 5 3 300 1

a. Adanya kasus kematian bayi ( AKB )

No PEMECAHAN SKOR Ranking

6
MASALAH C A R L Hasil
CxAxRxL
1 Penyuluhan ibu bersalin dan 5 3 4 4 210 2
bufas
2 Pemantauan dan pendampingan 4 3 4 5 240 1
bayi 0-11 dan BBLR
3 Koordinasi lintas program 2 4 3 2 48 3

Metode CARL merupakan metode yang cukup baru di kesehatan. Metode CARL juga
didasarkan pada serangkaian kriteria yang harus diberi skor 0 10.
C = Capability (ketersediaan sumber daya (dana, sarana, dan peralatan)
A = Accessibility (kemudahan, masalah yang ada mudah diatasi atau tidak.
Kemudahan dapat didasarkan pada ketersediaan metode / cara / teknologi serta penunjang
pelaksana seperti peraturan)
R = Readiness (kesiapan dari tenaga pelaksana maupun kesiapan sasaran, seperti
keahlian atau kemampuan motivasi)
L = Leverage (seberapa besar pengaruh kriteria yang satu dengan yang lain dalam
pemecahan masalah yang dibahas)

C. CARA PEMECAHAN MASALAH


NO PRIORITAS PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN KET
MASALAH PEMECAHAN MASALAH
MASALAH TERPILIH
1 Kematian a. Kurangnya dukungan a. Penyuluhan ibu 1. Kelas Ibu
ibu lintas sektor (kader, hamil , bulin dan 2. Pemantauan

tomas) dalam bufas dan


b. Pemantauan dan Pendampingan
penanganan bumil
Pendampingan bumil & bulin
resiko tinggi
b. Kurangnya kesadaran bumil & bulin 3. Stikerisasi

masyarakat tentang c. Koordinasi lintas


program
faktor resiko tinggi pada
d. Stikerisasi P4 K
ibu hamil
c. Kurangnya monitoring e. Kelas ibu

secara intens dari


petugas, kader pada
bumil resiko tinggi saat
menjelang persalinan

2 Kematian a. Kurangnya pengetahuan a. Penyuluhan ibu 1. Pemantauan


bayi masyarakat tentang bersalin dan dan

7
pentingnya pemantauan bufas pendampingan
pertumbuhan balita b. Pemantauan dan bayi 0-11 dan

setiap bulan di posyandu pendampingan BBLR


b. Kurangnya kesadaran bayi 0-11 dan 2. Penyuluhan ibu
masyarakat tentang BBLR bersalin dan
pemantauan bayi/balita c. Koordinasi lintas bufas

sakit program
c. Kurangnya pemantauan
petugas bayi/balita
resiko tinggi

8
B A B 1V
RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK) PROGRAM KIA PUSKESMAS KERTOSARI TAHUN 2016
1. RUK PROGRAM KIA

KEBUTUHAN SUMBER DAYA INDIKATOR SUMBER


TARGET
UPAYA
NO KEGIATAN TUJUAN SASARAN DANA ALAT TENAGA KEBERHASILAN PEMBIAY
KESEHATAN
(Rp) AAN
1 Upaya PMT Bumil KEK Meningkatkan Bumil KEK 100 % 3,375,000 Blangko,ATK, Bidan,Niu Peningkjatan status BOK
Kesehatan Ibu kesehatan bumil bumil KEK bahan2PMT tritionis gizi bumil
Pelaksanaan P4K Mencegah Bumil 100 % 1,440,000 Transport, Bidan Persalinan oleh BOK
kematian Ibu bumil blanko,stiker wilayah Nakes
P4K
Deteksi dini risiko Bumil, , 100% 1,800,000 Transport, Bidan Penurunan AKI BOK
tinggi Wus dan blanko,leaflet wilayah
Bulin
Pemantauan bumil Mencegah Bumil Risti 100 % 2,400,000 Transport, Bidan Penurunan AKI BOK
risiko tinggi kematian Ibu bumil risti blanko,leaflet wilayah
Pelaksanaan kelas Meningkatkan 100 % Leaflet, Penurunan AKI BOK
ibu kesehatan dan bumil lembar balik,
keselamatan transpotr,kons Bidan
ibu Bumil 11,740,000 umsi,materi wilayah
Persalinan 100 % 540,000 Penurunan AKI BOK
&Kunjungan bumil Transport, Bidan
rumah timester III Bumil blanko,leaflet wilayah

9
Kunjungan rumah Bufas 100 % bufas 240,000 Penurunan AKI BOK
(termasuk yang Transport, Bidan
drop out) blanko,leaflet wilayah
Pemantauan ibu Bufas 100 % bufas 600,000 Transport, Bidan Penurunan AKI BOK
nifas risiko tinggi blanko,leaflet wilayah
2 Upaya Pendataan Bayi Mencegah BBL dan Bayi 0-11 120,000 Transport, Penurunan AKB BOK
kesehatan dan Neonatus kematian bayi bayi umur bulan blanko,leaflet
Neonatus dan 0-11 bln Bayi BBLR Bidan
bayi wilayah
Pemantauan BBLR, 900,000 Transport, Penurunan AKB BOK
kesehatan neonates asfiksia, blanko,leaflet
termasuk neonates Hipotermi,
risiko tinggi Kelaianan Bidan
Kongenital wilayah
Pemantauan 180,000 Penurunan AKB BOK
Kesehatan Bayi
(pengukuran
pertumbuh,
pemantauan
perkembangan,
pemberian vitamin
A, imunisasi dasar Meningkatkan Transport, Bidan
lengkap) kesehatan bayi blanko,leaflet wilayah
Penyuluhan ASI Bayi Umur 100% 360,000 BOK
Ekslusif dan MP Meningkatkan 0- 11 bln Transport, Bidan Peningkatan ASI
ASI kesehatan bayi blanko,leaflet wilayah Exklusif
Kunjungan rumah/ bumil, Wus, 360,000 BOK
pendampingan Bufas Peningkatan
untuk anak gizi Meningkatkan Transport, Bidan intervensi gizi
kurang/gizi buruk kesehatan bayi blanko,leaflet wilayah kurzng/ buruk
Pemberian PMT bayi dan 100% 3,375,000 Peningkatan BOK
Penyuluhan/ PMT Meningkatkan balita gizi Blangko,ATK, Bidan,Niu intervensi gizi
Pemulihan status gizi bayi buruk bahan2PMT tritionis kurzng/ buruk

10
3 Upaya Pemantauan Balita, 100% 180,000 BOK
Kesehatan Kesehatan Anak Meningkatkan Anak
balita dan Balita dan Pra kesehatan Prasekolah Transport, Bidan,Niu
Apras sekolah akbal & apras blanko,leaflet tritionis DDTK
Surveilance dan bayi dan 100% 120,000 Penurunan AKB BOK
pelacakan Gizi balita gizi
Buruk buruk

a. Kohort Ibu ATK 100 % 1.000,000 Tertib administrasi JKN


b. Kohort bayi
c. Kohort balita
Meningkatkan Transport,
d. Kohort apras
kesehatan bayi
e. Register Tumbang blanko,leaflet Bidan,Niu
balita (DDTK) & anak tritionis
f. Bolpoint + Spidol+ Pensil
g. Kertas HVS 4 rim Kertersediaan Administrasi
4 ATK ATK KIA Bidan

11
2. RUK SARANA DAN PRASARANA
No Jenis Peralatan Poli KIA Jumlah Jumlah PKM Pengajuan
Standart
A Set Pemeriksaan Kehamilan Dan Nifas
1 Alat Medis:
a. Tensimeter air raksa 1 1 0
b. Stetoskop dewasa 1 1 0
c. Stetoskop janin Pinard/Laenec 1 1 0
d. Pocket Fetal Heart Rate Monitor (Doppler) 1 1 0
e. Termometer klinis 1 1 0
f. Reflek Hammer 1 1 0
g. Spekulum vagina (Sims) 2 2 0
h. Lampu Halogen 1 1 0
i. Bengkok 1 1 0
j. Bowel metal 1 0 1
k. Spekulum vagina (cocor bebek) besar, sedang dan 3 3 0
kecil @1
l. Sudip lidah, logam, panjang 16,5 cm 2 2 1
m. Gunting pembalut (lister) 1 0 1
n. Korentang, lengkung, penjepit alat steril, 23 cm 1 0 1
(Cheattle)
o. Silinder korentang steril 1 0 1
p. Baki logam tempat alat steril 1 0 1
q. Toples kapas/kasa steril 1 1 0
r. Torniket karet 1 0 1
s. Ambubag/resusitator 1 0 1
t. Tabung oksigen besar/kecil 1 0/1 1/0
u. Tromol 20 cm 1 0 1
Jumlah 21 Jenis 13 Jenis 8 Jenis

2 Alat Non Medis


a. Tempat tidur periksa/examination bed 1 1 0
b. Timbangan dewasa dengan pengukur tinggi badan 1 1 0
(detecto)
c. Pita pengukur lengan atas (LILA) 1 1 0
d. Meteran/metline 1 1 0
e. Senter 1 0 1
f. Selimut 1 1 0
g. Lemari kaca (untuk menyimpan alat/obat) 1 1 0
h. Trolly 1 0 1
i. Meja (untuk petugas) 1 2 0
j. Kursi 2 8 0
Jumlah 10 Jenis 8 Jenis 2 Jenis

B Set Pemeriksaan Bayi dan Anak


1 Alat Medis:
a. Temperatur axiller 1 1 0
b. Tensimeter anak 1 1 0

12
c. Stetoskop anak 1 0 1
d. ARI timer (Penghitung respirasi) 1 1 0
e. Spatula lidah 5 1 4
Jumlah 5 Jenis 3 Jenis 2 Jenis

2 Alat Non Medis:


a. Timbangan berat badan bayi (Baby scale) 1 1 0
b. Microtoize 1 1 0
c. Pita pengukur LILA 1 1 0
d. Meteran 1 1 0
e. Skrining kit 1 0 1
f. Infantometer 1 0 1
Jumlah 6 jenis 4 Jenis 2 Jenis

3 Bahan Habis Pakai Poli KIA


a. Sarung tangan steril/ DTT 5 psg 5 psg 0
b. Sabun antiseptik 1 1 0
c. Alkohol 70% 1 lt 0 1 lt
d. Spuit disposible 1 ml,3 ml, 5 ml 1 1 0
e. Kassa steril/ DTT secukupnya 0 1
f. Jelly 1 0 1
g. Bayclin/ Chlorin 1lt 0 1 lt
h. Safety box 1 0 1
i. Tempat Sampah 2 2 0
j. Plastik penutup instrumen steril 1 0 1
k. Perlak alas tidur 1 1 0
l. Sprei 2 0 2
m. Sarung bantal dan bantal 2 2 0
n. Hand towel/hand tissue 2 0 2
Jumlah 14 Jenis 6 Jenis 8 Jenis

C Set Persalinan Normal


1 Partus Set 2 set
a. Bak Instrumen medium dengan tutup 2 0 2
b. Gunting episiotomy 14 cm 2 0 2
c. Gunting tali pusat 16 cm 2 0 2
d. Klem Kocher (penjepit tali pusat) 4 2 2
e. Klem Kocher pemecah ketuban 2 1 1
Jumlah 5 Jenis 2 Jenis 5 Jenis

2 Hechting Set 2 set


a. Bak Instrumen kecil dengan tutup 2 0 2
b. Needle holder 14 cm 2 0 2
c. Gunting benang 14 cm 2 0 2
d. Pinset anatomis 14 cm 2 1 1
e. Pinset chirurgis 14 cm 2 0 2
Jumlah 5 jenis 2 jenis 5 Jenis
3 Resusitasi Set

13
a. Penghisap lendir De Lee/ Bola karet 2 1 1
b. Resusitator (balon dan sungkup) 2 1 1
Jumlah 2 Jenis 2 Jenis 2 Jenis

4 Peralatan umum:
a. Partus bed/Bed persalinan yang bisa dilepas 1 1 0
b. Meja resusitasi dengan lampu (Dop) 60 watt 1 0 1
c. Tromol untuk alat steril 1 0 1
d. Tromol kasa diameter 20 cm 1 0 1
e. Standar infus 2 1 1
f. Jam/ARI sound timer 1 1 0
g. Langseng dengan sarangan berlubang besar 1 0 1
h. Sterilisator listrik 2 pintu/table autoclave 1 0 1
i. Bak plastik tempat plasenta 2 1 1
j. Bowel metal dengan tutup 2 0 2
k. Bengkok 2 0 2
l. Nelaton kateter 14 cm 5 0 5
m. Kateter karet no. 10,12,14,16 (nelaton) Sesuai 0 Sesuai
kebutuhan kebutuhan
n. Bengkok stainless steel 2 0 2
o. Gelas Ukur 2 1 1
p. Lampu sorot/lampu periksa halogen 1 1 0
q. Senter 1 0 1
r. Pispot sodok stainless steel 2 0 2
s. Meja trolley stainless steel 1 0 1
t. Tempat sampah injak dan bertutup 2 0 2
Jumlah 20 jenis 6 Jenis 17 Jenis

5 Bahan Habis Pakai Ruang Bersalin Sesuai


kebutuhan
a. Jarum jahit tajam dengan penampang bulat 1 amplop 0 1 amplop
(ukuran 9 dan 11)
b. Benang Catgut Chromic 2.0/3.0 1 0 1
c. Sarung tangan DTT/steril no 7,7 , 20 0 20
d. Sikat alat 1 0 1
e. APD (Apron panjang dan tebal, tutup kepala, kaca 2 set 1 set 1 set
mata gogel & sepatu boot)
f. Perlak, tebal, lunak 200X90 cm 1 1 0
g. Tabung suntik 2,5 atau 3 cc dengan jarum steril Cukup Sesuai 0
(sekali pakai) Kebutuhan
h. Tabung suntik 10 ml dan jarum steril (sekali 1 0 1
pakai), diameter 22, 14 cm
i. IV kateter (Abbocath no.18)/infus set 1 0 1
j. Benang/pita tali pusat 1 0 1
k. Jarum jahit tajam dengan penampang segi tiga 1 amplop 0 1 amplop
(ukuran 9 dan 11)
l. Hand towel 6 0 6
m. Chlorin / Bayclin 2 lt 0 2 lt
n. Safety box 1 0 1

14
o. Plastik penutup instrumen steril 2 0 2
p. Perlak alas tidur 2 1 1
q. Sprei 2 0 2
r. Sarung bantal dan bantal 2 1 1
s. Selimut 2 1 1
t. Sarung tangan bedah (panjang) 2 set 2 set 0
u. Duk 6 0 6
v. Kasa dan kapas Sesuai 0 Sesuai
Kebutuhan Kebutuhan
w. Deterjen Sesuai 0 Sesuai
Kebutuhan Kebutuhan
x. Gliserin Sesuai 0 Sesuai
Kebutuhan Kebutuhan
y. Alkohol 70% 1 lt 0 1 lt
z. Sarung tangan rumah tangga 2 0 2
Jumlah 26 Jenis 9 Jenis 22 Jenis

D Bidan Kit Mobile


1 Partus Set 1 set 0 1 set
a. Bak Instrumen medium dengan tutup 1 0 1
b. Gunting episiotomy 14 cm 1 0 1
c. Gunting tali pusat 16 cm 1 0 1
d. Klem kocher (penjepit tali pusat) 2 0 2
e. Klem kocher pemecah ketuban 1 0 1
Jumlah 5 jenis 0 5 Jenis

2 Hechting Set 1 set 0 1 set


a. Bak Instrumen kecil dengan tutup 1 0 1
b. Needle holder 14 cm 1 0 1
c. Gunting benang 14 cm 1 0 1
d. Pinset anatomis 14 cm 1 0 1
e. Pinset chirurgis 14 cm 1 0 1
Jumlah 5 jenis 0 5 Jenis

3 Resusitasi Set
a. Penghisap lendir De Lee/Bola karet 1 0 1
b. Resusitator (balon dan sungkup) 1 0 1
Jumlah 2 jenis 0 2 Jenis

4 Peralatan Umum Bidan Kit Mobile


1. Jarum jahit tajam dengan penampang bulat 1 amplop 0 1 amplop
(ukuran 9 dan 11)
2. Benang Catgut Chromic 2.0/3.0 1 amplop 0 1 amplop
3. Sarung tangan DTT/steril no 7 3 set 0 3 set
4. Jarum jahit tajam dengan penampang segi tiga 1 amplop 0 1 amplop
(ukuran 9 dan 11)
5. Sarung tangan bedah (panjang) 1 0 1
6. Kasa 1 dus 0 1 dus
7. Kapas Secukupnya 0 secukupnya

15
8. Alkohol 70% 100 ml 0 100 ml
9. Bayclin 1 btl kecil 0 1 btl kecil
10. Sikat alat 1 0 1
11. Handuk/ tissu 1 0 1
12. Senter 1 0 1
13. Bengkok 1 0 1
14. Nelaton kateter 14 cm 1 0 1
15. IV kateter (Abbocath no.18) 1 0 1
16. Benang/pita tali pusat 1 0 1
17. Infuse set 1 0 1
18. Tabung suntik 3 cc dengan jarum steril ( sekali 2 0 2
pakai)
19. Cairan infus RL 1 0 1
20. Hb Sahli 1 0 1
21. Tensimeter 1 0 1
22. Stetoskop dewasa/anak 1 0 1
23. Stetoskop janin (Funandoscop) 1 0 1
24. ARI sound timer 1 0 1
25. Safety box 1 0 1
Jumlah 25 jenis 0

B. STANDART RUANG BERSALIN


NO RUANG STANDART PKM

1 Bersalin Pertolongan persalinan normal dan tindakan BELUM


kebidanan lain bila ada komplikasi (kuret, IUD, ADA
Pengajuan
penjahitan dll), dengan kriteria:
a. Tidak boleh merupakan tempat lalu lalang orang. untuk
b. Harus ada kamar mandi/toilet yang berhubungan
menyediak
dengan kamar bersalin
an ruang
c. Tinggi pintu minimal 2,10 meter, lebar minimal
bersalin
1,20 meter
d. Pintu dibuat dengan 2 (dua) daun pintu dan
membuka kedalam
e. Plafon harus rata, dipasang tanpa nat dan terbuat
dari bahan keras
f. Mempunyai jendela, cahaya dan udara yang
cukup
g. Tidak berjendela terbuka tetapi mempunyai
jendela atas
h. Mempunyai fasilitas untuk cuci tangan
i. Tempat tidur dengan tirai pemisah/isolasi
j. Pertemuan antara dinding vertikal dan lantai

16
tidak boleh patah tegas
k. Dilengkapi minimal 3 (tiga)steker
l. Ibu bersalin terjaga privacynya, dimana keluarga
dapat menemani.
m.Untuk Puskesmas rawat inap/PONED maka:
1) Lokasi ruang persalinan harus berada di
bagian depan Puskesmas, mudah dijangkau
oleh masyarakat dengan tanda-tanda yang
jelas dari dalam dan luar Puskesmas.
2) Ruangan harus cukup untuk minimal 2 bed
obgyn, lemari, meja alat, meja resusitasi dan
kamar mandi

17
RENCANA DAN JADWAL KEGIATAN PROGRAM KIA
TAHUN 2016

Nama Program : KESEHATAN IBU & ANAK


Penanggung jawab program : YULI ROCHMATIN

Pelaksana Bulan
NO URAIAN KEGIATAN KET
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Pendataan ibu hamil (bumil) Kader, Tokoh Masyarakat, BOK
petugas kesehatan, dll

2 Promosi Kesehatan Ibu Hamil Bersalin dan Nifas Kader, Tokoh Masyarakat, Lintas BOK
Sektor, Masyarakat (ibu hamil,
suami atau keluarga ibu hamil)

3 Pendampingan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Bidan, Kader (Pendamping) BOK

4 Bidan, kader pendamping BOK

5 Ibu hamil, kader

6 Kunjungan Rumah Petugas BOK


Pemantauan, deteksi dini Kesehatan,
Neonatal/Bayi resiko tinggi dan atau Kader
tindak lanjut pelayanan neonatal

18
7 Kunjungan rumah Petugas BOK
Bayi yang tidak kunjung periksa ulang, tidak datang untuk Kesehatan,
mendapatkan pelayanan paripurna Kader

8 Kunjungan rumah Petugas Kesehatan, BOK


Pendataan Bayi dan Balita (Bila diperlukan) Kader

9 Promosi Pelayanan Kesehatan Balita paripurna Kader, bumil


(pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita
pemberian Vit. A usia 1-5 tahun)

10 Kunjungan rumah Kader, bidan wilyah BOK


Balita yang tidak kunjung periksa ulang, tidak datang
untuk mendapatkan pelayanan paripurna

Refreshing petugas/ kader/ guru TK/PAUD dg materi Kader, petugas BOK


SDIDTK

19
VI
PENUTUP

KESIMPULAN

Dari hasil pembahasan di depan, tidak terdapat masalah karena dari hasil pencapaian
program sudah memenuhi target dan tidak ada nilai kesenjangan.
Adanya kasus kematian ibu dan bayi menjadi permasalahan pokok yang harus segera
diselesaikan program KIA,Perlu pemantapan koordinasi lintas sector dan lintas program
dalam pencegahan kematian ibu , bayi dan anak. Salah satunya dengan pendampingan kepada
ibu , bayi dan keluarga risti secara terpadu lintas program , lintas sector , kader, keluarga dan
masyarakat.

SARAN
Demi mempertahankan hasil pencapaian yang sudah baik di harapkan adanya kerja
sama dan peninjauan kembali dari lintas sektor dan bidan wilayah terkait agar semua kegiatan
program tercapai target sesuai dengan yang telah di tetapkan. Untuk memperbaiki dan
mempertahankan mutu KIA lebih baik agar administrasi seperti kohort yang sudah baik
untuk lebih ditertibkan lagi. Dan petugas ataupun kader lebih memonitoring secara intens pd
faktor resiko tinggi bayi/bumil untuh mencegah AKI/AKB. Dan maenjalin kerjasama linsek
yg baik.

20
21
22