Anda di halaman 1dari 78

POLUSI

Jurusan Teknik Mesin


ITENAS
SEKILAS PANDANG TENTANG LINGKUNGAN
LINGKUNGAN
Lingkungan diartikan sebagai kombinasi antara
kondisi fisik yang mencakup keadaan SDA seperti
tanah, air, energi surya, mineral serta flora dan fauna
yang tumbuh di atas tanah maupun yang hidup dalam
lautan.
Lingkungan dibedakan menjadi 3, yaitu:
Lingkungan alami
Lingkungan hidup
Lingkungan abiotik dan biotik
Lingkungan Alami
Lingkungan alami adalah istilah yang juga dapat berarti semua
bahan atau material dan benda-benda hidup termasuk cahaya
matahari atau semua benda hidup dan mati yang terdapat secara
alami di bumi ini.

Sekarang: hampir tidak ada lagi


Mengapa?
Hampir semua habitat yang ada di dalam bumi sudah tersentuh kegiatan
manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung

Contoh:
- Pertanian ? Lingkungan Alami Buatan
- Hutan ? (Taman Nasional, kebun raya,
- Laut ? arboretum, taman satwa,
- Atmosfer ? akuarium, dll)
Taman Nasional (1)

Pandeglang, Banten
Taman Nasional (2)

Lampung, Sumatera
Taman Nasional (2)

Menado, Sulawesi Utara


Kebun Raya (1)
Kebun Raya (2)

Sindanglaya,
Cipanas
Arboretum

Jatinangor, Sumedang
Taman Satwa

Taman satwa Cikembulan, Kab Garut


Akuarium

Taman Pintar, Jogja


Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup yaitu istilah yang dapat mencakup segala makhluk
hidup dan tidak hidup di alam yang ada di bumi atau bagian dari bumi
yang berfungsi secara alami tanpa campur tangan manusia yang
berlebihan.
Menurut pengertian yuridis, dalam UU tentang Pengelolaan
Lingkungan Hidup RI No.23 Tahun 1997 :
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua
benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk manusia
dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan peri
kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup
lain.
Lingkungan Abiotik dan Biotik
Pada dasarnya, lingkungan terdiri dari 2 komponen penting, yaitu
abiotik dan biotik

KOMPONEN ABIOTIK KOMPONEN BIOTIK


Adalah segala sesuatu yang tidak Adalah segala sesuatu yang hidup
hidup atau bernyawa, seperti atau bernyawa, seperti
tanah, udara, air, curah hujan, tumbuhan, hewan, manusia,
kelembaban, cahaya, bunyi, virus, bakteri, fitoplankton,
bahan pencemar, pH, dll. zooplankton, dll.
FAKTA SAAT INI
PENCEMARAN LINGKUNGAN
Pengertian Pencemaran Lingkungan - Pengertian
pencemaran lingkungan menurut menurut UU
Pokok pengelolaan lingkungan hidup adalah
masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat
energi dan atau komponen lain ke dalam lingkungan,
atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan
manusia atau proses alam sehingga kualitas
lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu sehingga
menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak
dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya.
JENIS-JENIS PENCEMARAN LINGKUNGAN

1. Pencemaran Udara
2. Pencemaran Air
3. Pencemaran Tanah
4. Pencemaran Makanan Cari
5. Pencemaran Cahaya contoh
6. Pencemaran Suara masing2!
7. Pencemaran Suhu
8. Pencemaran Visual
Pencemaran Udara
Pencemaran udara adalah masuknya bahan-bahan kimia dan
partikel-partikel ke dalam lingkungan atmosfer.
Bahan pencemar udara dapat dibagi dalam 2 bentuk:
a. Berasal dari sumber buatan manusia
b. Berasal dari bahan alami
Contoh :
- H2S yang berasal dari gunung gunung berapi
- Pembakaran minyak bumi dan batu bara
- CO sebagai hasil pembakaran tidak sempurna kendaraan bermotor
bahaya CO??
- Hujan asam
penyebab hujan asam??
Apakah ada kaitan pencemaran udara
dengan global warming?
Apa yang kalian rasakan dampak global
warming saat ini? Beda udara yang
dirasakan jaman dulu dan sekarang?
Pencemaran Air
Banyak sumber yang dapat mengakibatkan pencemaran air
diantaranya adalah limbah industri, limbah domestik, sampah
organik, bahan-bahan kimia, seperti pupuk, pestisida, klorin yang
berasal dari PAM.
Pencemaran air minum menyebabkan sekitar 14000 orang di negara-
negara berkembang meninggal per hari karena mengkonsumsi air
minum yang terkontaminasi kotoran manusia dan sekitar 500 juta
orang India tidak memiliki toilet yang memenuhi syarat.
Air dapat dicemarkan juga oleh beberapa sumber pencemaran,
yaitu:
1. Pencemaran air tanah dari tangki septik
2. Pencemaran limbah industri dan domestik
3. Pencemaran oleh pupuk pertanian
4. Pencemaran oleh residu pestisida
5. Pencemaran oleh tumpahan minyak
Apakah dampak pencemaran air bagi
manusia?
Kriteria air bersih?
Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah ialah masuknya atau dimasukannya suatu
senyawa organik atau anorganik atau makhluk hidup yang dapat
menurunkan kualitas tanah dan merusak organisme di sekitarnya.
Pencemaran tanah dapat terjadi akibat adanya bahan-bahan kimia
yang masuk ke dalam tanah seperti;
a. Pestisida
b. Pupuk
c. Logam berat seperti Cd dan Pb
d. Tumpahan minyak akibat kebocoran
e. Limbah oli kendaraan bermotor
f. Limbah domestik
g. Sisa cat

Apakah dampak pencemaran tanah bagi


manusia?
Apa yang kalian ketahui tentang 3R?
Pencemaran Makanan
Sumber bahan pencemar utama pada makanan dan minuman
adalah patogen-patogen penyakit (bakteri, jamur, virus dan parasit),
residu pestisida, dan bahan tambahan pangan (bahan pengawet,
pewarna, pemanis, dll).
Contoh kasus:
Tragedi teluk Minamata Jepang tahun 1953 senyawa Air Raksa (Hg)
yang biasanya dihasilkan oleh bahan kimia yang dipakai dalam
fungisida dan industri plastik limbahnya dibuang di sekitar teluk,
masyarakat yang mengkonsumsi ikan dan kerang yang ada di pinggir
teluk tersebut terpapar dalam jangka waktu lama, yang pada akhirnya
menimbulkan penyakit.

Beri contoh jenis makanan yang banyak


mengandung bahan tambahan pangan!
Pencemaran Makanan (2)
Makanan terkontaminasi oleh bahan-bahan kimia, sering
terjadi karena kelalaian atau kecelakaan seperti meletakkan
pestisida dengan bahan makanan kasus terbaru bocah
balita minum racun, lalu meninggal (Bojonegoro, 30
Agustus 2016)
Bahan kimia yang terdapat dalam bahan makanan dengan
kadar yang berlebih akan bersifat toksik bagi manusia.
Beberapa zat yang sering menimbulkan keracunan manusia
adalah :
1. Zinc dan cadmium, pada peralatan dapur akan tereduksi jika
kontak dengan bahan makanan bersifat asam
2. Insektisida, sayur dan buah yg tidak bersih saat dicuci
Pencemaran Makanan (3)
Penggunaan zat aditif
WHO mensyaratkan zat tambahan itu seharusnya memenuhi
kriteria sebagai berikut :
1. Aman digunakan
2. Jumlahnya sekedar memenuhi kriteri pengaruh
yang diharapkan
3. Tidak boleh digunakan untuk penipuan
Sifat toksik yang muncul setelah terpapar dalam rentang
waktu relatif lama, seperti penggunaan sakarin dan siklamat
pemanis buatan) akan meracuni hati, penggunaan
Monosodium Glutamat (penyedap rasa) akan merusak
jaringan otak dan banyak bahaya zat tambahan lain yang bisa
membahayakan kesehatan manusia.
Pencemaran Makanan (4)
Penggunaan bahan makanan seraca alamiah
mengandung racun
Keracunan makanan bisa terjadi akibat racun secara
alamiah terdapat dalam makanan itu sendiri,
keracunan seperti itu terjadi karena kelalaian atau
ketidaktahuan masyarakat yang mengkonsumsinya.
- keracunan singkong karena adanya asam sianida
(HCN) yang pada dosis tertentu bisa menyebabkan
kematian. Singkong yang dikonsumsi tidak dicuci
dengan benar atau tidak sempurna pengolahannya.
- keracunan jengkol karena adanya kristal asam
jenkolat yang bisa menyumbat saluran air seni
apabila kandungan jengkolat yang terakumulasi
dalam tubuh.
Pencemaran Cahaya
Pencemaran cahaya adalah adanya cahaya yang berlebihan, tidak
terarah atau adanya cahaya buatan yang mengganggu manusia (Cinzano
et al, 2000).
Penyebab:
- Adanya iluminasi berlebihan
- Cahaya yang menyilaukan
- Cahaya yang kacau (light clutter)
- Cahaya langit (skyglow)
Polusi cahaya merugikan manusia, tumbuhan dan hewan.
- Manusia??
- Tumbuhan??
- Hewan??
Pencemaran Suara
Pencemaran suara adalah gangguan pada lingkungan yang diakibatka oleh bunyi
atau suara yang mengganggu ketentraman makhluk hidup di sekitarnya.
Pencemaran suara biasanya diukur dalam satuan dB atau desibel.
Pencemaran suara yang bersifat terus-menerus dengan tingkat kebisingan di atas
80 dB dapat mengakibatkan efek atau dampak yang merugikan kesehatan
manusia. Berikut ini adalah beberapa efek samping negatif dari pencemaran
suara :
a. stres
b. gila
c. perubahan denyut nadi
d. tekanan darah berubah
e. gangguan fungsi jantung
f. kontraksi perut
Berikut ini adalah contoh kebisingan yang menimbulkan pencemaran suara :
1. Orang ngobrol biasa = 40 dB
2. Orang ribut / silat lidah = 80 dB
3. Suara kereta api / krl = 95 db
4. mesin motor 5 pk = 104 dB
5. suara gledek / geledek / petir = 120 dB
6. Pesawat jet tinggal landas = 150 dB
Pencemaran Suhu
Pencemaran panas adalah pencemaran yang terjadi karena
memanasnya suhu dan naiknya temperatur di suatu tempat.
Pencemaran panas terutama sering terjadi di kota-kota besar, dan
dapat disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:
1. Pembakaran bahan-bahan bakar pada kendaraan, seperti: kapal
terbang, kapal laut.
2. Pembakaran dalam rumah tangga
3. Penggunaan listrik yang berlebihan
4. Penggunaan AC (Air Conditioner)
5. Pembakaran sampah
6. Efek rumah kaca
Pencemaran Visual
Pencemaran visual seperti pemasangan kabel-kabel listrik yang
besar, pemasangan gambar, baliho dan poster, advertensi di tepi
jalan dapat mengganggu penglihatan dan lingkungan sekitar.
Bentuk pencemaran ini banyak terlihat baik di kota besar maupun
kota kecil, terutama saat pemilihan umum.
Berita Terkini
http://global.liputan6.com/read/2069675/baha
ya-sampah-plastik-menyebar-hingga-kutub
http://bisnis.liputan6.com/read/2354849/pera
n-industri-hulu-minyak-dan-gas-bumi-terhadap-
lingkungan-hidup
https://metro.tempo.co/read/news/2016/02/2
3/083747284/uji-coba-plastik-berbayar-ini-
berbagai-tanggapan-masyarakat
POLUSI
Pendahuluan
Polusi merupakan pengotoran lingkungan
sebagai akibat dari salah satu unsur berikut:
Kemajuan peradaban modern
Meningkatnya penggunaan sumber daya alam
Pertambahan penduduk
Perkembangan industri
Contoh Polusi
Polusi air disebabkan oleh:
buangan air kotor pemukiman/kota (sewage)
buangan zat padat dan air buangan industri, dll.
Polusi udara disebabkan oleh:
gas buangan dari mesin kendaraan bermotor
gas buangan industri, dll
Bentuk polusi lainnya
panas: dari air pendingin, ketel, gas buangan motor bakar
kebisingan: disekitar lapangan udara, jalan raya/kereta api,
sekitar industri yang disebabkan oleh deru mesin-mesin, dsb
Polusi Air
Bahan pengotor (polutan) yang terdapat dalan air dapat berupa:
1. Bahan padat
- anorganik berasal dari buangan:
Kota dan pemukiman
Industri logam dan pertambangan
- organik berasal dari buangan:
Kota dan pemukiman
Penyamakan kulit
Industri pengolahan makanan
2. bahan terlarut dalam air terdiri dari zat anorganik, organik atau
gas.
Zat padat dalam air dapat menyebabkan polusi
dengan cara:
1) Mengkonsumsi dan mengurangi oksigen terlarut
(Dissolved Oxygen = DO) yang sangat penting untuk
kehidupan hewan dan tumbuhan dalam air.
2) Menghambat penetrasi sinar matahari ke dalam air
(untuk asimilasi flora)
3) Menimbulkan bau dan rasa tidak enak
4) Membantu kondisi yang sesuai untuk pertumbuhan
bakteri pathogen.
Zat terlarut dalam air menyebabkan polusi
dengan cara:

1) Menimbulkan rasa dan bau tidak enak


2) Mengkonsumsi oksigen
terlarut
3) Menimbulkan
sifat-sifat korosif
4) Meracuni
organisme hidup.
Bila konsentrasi polutan air meningkat sedemikian, sehingga
menyebabkan air tak memenuhi syarat untuk digunakan,
maka perlu diambil langkah-langkah untuk mengatasinya.

Cara-cara yang digunakan antara lain


adalah:
(1) Sedementasi,
(2) Filtrasi,
(3) Oksidasi secara
biologi,
(4) Adsorpsi
dengan karbon aktif,
(5) Pengendapan
secara kimia, dsb.
Air Buangan (Sewage)
Air buangan berasal dari limbah rumah tangga atau
pemukiman.
Komposisi:
99,95 % air
0,05 % bahan buangan

Bahan buangan merupakan penyebab utama


polusi yang perlu ditangani untuk tujuan:
Menghilangkan bau yang disebabkan oleh senyawa
organik mengandung belerang H2S atau merkaptan
Meningkatkan kesehatan umum
Mengawetkan sumber oksigen terlarut dalam air.
Air buangan yang dihasilkan per kapita: 380 1140
lt/hari.

istilah-istilah:
Turbidity (kekeruhan)
Total solid (padatan total)
Settleable solid (padatan yang dapat diendapkan)
Suspended solid (padatan tersuspensi)
Volatile solid (padatan yang dapat menguap)
Biochemical oxygen demand (BOD)
Chemical oxygen demand (COD)
Padatan

39

Klasifikasi padatan (Metcalf and Eddy, 2004)


Pengertian tentang beberapa istilah:

1. Total solid (padatan total)

Ditentukan dengan menguapkan volume tertentu


air buangan, dikeringkan pada 1050 C dan
ditimbang.

Berat yang diperoleh mencakup:


a. dissolved solid (padatan terlarut)
b. suspended solid (padatan tersuspensi) yang
terdapat dalam air buangan (sewage).
2. Settleable solid (padatan yang dapat diendapkan)

Ditentukan dengan mengendapkan 1 lt air buangan


pada 20 C dalam tabung/imhoff
(imhoff cone) dinyatakan dalam ml/lt

3. Suspended solid (padatan tersuspensi)


Ditentukan dengan menyaring volume tertentu air
buangan dan padatan tersuspensi yang tersaring
ditimbang, dan dinyatakan dalam mg/lt air
buangan.
4. Biochemical oxygen demand (BOD)

Biasanya ditentukan secara eksperimen dan digunakan


sebagai ukuran untuk konsumsi oksigen terlarut oleh
bakteri, untuk mengoksidasi zat organik yang diperlukan
untuk asimilasi. BOD makin besar menyatakan tingkat polusi
makin besar (dalam suatu zat organik 1 atom C memerlukan
1 molekul O2 untuk membentuk 1 molekul CO2).
BOD (Biochemical Oxygen
Demand)
banyaknya oksigen (mg) yang diperlukan
oleh bakteri untuk menguraikan atau
mengoksidasi bahan organik dalam satu
liter limbah selama pengeraman (5 x 24
jam pada suhu 20 C)

BOD menunjukkan jumlah oksigen


terlarut yang dibutuhkan oleh mikroba
untuk memecah atau mengoksidasi
bahan-bahan pencemar yang terdapat di
dalam suatu perairan
Perairan yang baik memiliki nilai BOD 1-2 ppm. 43
5. Dissolved oxygen (DO = Oksigen Terlarut)

Adalah O2 terlarut dalam air dinyatakan dalam mg/lt (pada


suhu 200 C jumlahnya 9 mg/lt).

6. Chemical oxygen demand (COD)

Merupakan ukuran jumlah padatan yang dapat dioksidasi


dalam air buangan, dinyatakan dalam jumlah oksigen yang
diperlukan untuk mengoksidasi padatan tersebut.
COD (Chemical Oxygen Demand)

banyaknya oksigen (mg) yang dibutuhkan


oksidator untuk mengoksidasi bahan/zat
organik dan anorganik dalam satu liter air
limbah

Nilai COD biasanya lebih tinggi dari nilai BOD


karena bahan yang stabil (tidak terurai)
dalam uji BOD dapat teroksidasi dalam uji
COD

Makin besar nilai BOD dan atau COD, makin


tinggi tingkat pencemaran suatu perairan
45
Pengolahan dan Pembuangan Sewage
Sewage/limbah rumah tangga mengandung:
1) Zat padat
a. kotoran manusia
b. sampah
c. kertas
d. Pasir

2. Zat terlarut
a. detergen
b. garam anorganik
Natrium khlorida (NaCl)
Amonium phosphat (NH4)3PO4
Amonium sulfat (NH4)2SO4
3. Bakteri

Cara penanganannya tergantung


kepada:
jumlah air buangan
jenis air buangan
jenis sistem komposisi air buangan
(tercampur/terpisah dengan air hujan)
jenis kemurniannya yang ingin dicapai.
Bentuk bangunan/alat yang dipakai:
1. di kota kecil: septic tank
dikenal sebagai /Imhoff tank: Pipa resapan

Vent

Air buangan RT Air resapan

Reflektor

Lumpur
2. di kota-kota besar

Air buangan dioleh secara terpusat disuatu tempat


khusus.

Pengolahan dilakukan dalam beberapa tahap:

Pengolahan tahap pertama (primary treatment)


Pengolahan tahap kedua (secondary treatment)
Pengolahan tahap ketiga (tertiary treatment)
Buangan Berasal dari Industri
Cairan dari industri yang dibuang tanpa pengolahan akan
menyebabkan polusi air sekitar industri. Buangan industri
berasal dari:
tambang batu bara/bijih logam
industri pelapisan logam (electroplating)
industri tekstil
industri kertas
industri proses bahan makanan
industri pengolahan susu
industri kimia
industri penyamakan kulit
industri pengilangan minyak
Wujud buangan industri berupa:

padat : organik/anorganik
cair : organik/anorganik terlarut

Cara pengolahan buangan industri tergantung jenis


bahan buangannya dan pada umumnya seperti
pengolahan air buangan kota/pemukiman dengan
urutan sebagai berikut:

penyaringan pengendapan oksidasi


aerobik/anaerobik koagulasi penyaringan
pengontrolan ambang batas zat-zat terlarut dibuang
Buangan industri yang dapat dioksidasi dengan bantuan bakteri
dapat pula dioksidasikan dengan cara aerobik dalam kolam
oksidasi (cairan didiamkan beberapa lama dalam kolam) sebelum
dibuang.

Polutan yang tak dapat dihancurkan oleh bakteri misalnya untuk


buangan industri kimia, dihilangkan dengan cara adsorpsi dengan
menggunakan karbon aktif.

Zat-zat anorganik terlarut dipisahkan dengan cara pengendapan


contoh: PO43- dan Mg2+ dengan Ca(OH)2 atau dengan cara
penukaran ion
Cl-, SO42- dengan penukar anion; kation dengan penukar
kation).
Cairan buangan rumah tangga dan industri tekstil/binatu
(laundries) dapat mengandung sabun dan detergen.

Sabun dan detergen dengan gugusan alkyl rantai lurus (soft


detergent) dapat dihancurkan oleh bakteri. Detergen yang tak
dapat dihancurkan oleh bakteri (umpama: alkylbenzene
sulphonetes, ABS) disebut hard detergent.

Detergent membentuk busa yang dapat mengganggu pada


proses pengolahan air buangan.
Pemisahan amonia dan phosphate

phosphate diendapkan dengan Ca(OH)2 (suasana basa).


Ammonia dipisahkan menggunakan scrubber. Ammonia
diserap oleh air.
Ammonia cair yang keluar dari scrubber masuk ke unit
stripper . Dipanaskan untuk meleppaskan ammonia.

Air pendingin buangan menyebabkan polusi panas


berasal dari:

instalasi ketel/boiler
pembangkit tenaga listrik
alat pendingin dalam industri
mesin motor bakar/disel
Bila air pendingin dibuang langsung ke lingkungan,
menyebabkan suhu air naik yang akan mengakibatkan:

dissolved oxygen (DO) menurun


bakteri berkembang biak dengan cepat
bakteri menghabiskan DO terbentuk gas
berbau.

Air buangan panas didinginkan dalam cooling


tower sebelum di buang
To be continue.
BUANGAN BERASAL DARI INDUSTRI
Cairan dari industri yang dibuang tanpa pengolahan akan
menyebabkan polusi air sekitar industri. Buangan industri
berasal dari:
tambang batu bara/bijih logam
industri pelapisan logam (electroplating)
industri tekstil
industri kertas
industri proses bahan makanan
industri pengolahan susu
industri kimia
industri penyamakan kulit
industri pengilangan minyak
Cara pengolahan limbah industri (1)
Cara pengolahan buangan industri tergantung jenis
bahan buangannya dan pada umumnya seperti
pengolahan air buangan kota/pemukiman dengan
urutan sebagai berikut: penyaringan, pengendapan,
oksidasi aerobik/anaerobik, koagulasi, penyaringan,
pengotrolan ambang batas zat-zat terlarut yang
dibuang,
Buangan industri yang dapat dioksidasi dengan
bantuan bakteri dapat pula dioksidasikan dengan
cara aerobik alam kolam oksidasi (cairan didiamkan
beberapa lama dalam kolam) sebelum dibuang.
Cara pengolahan limbah industri (2)
Polutan yang tak dapat dihancurkan oleh bakteri biasa
misalnya untuk buangan industri pengilangan minyak, industri
kimia, dll., dihancurkan dengan bakteri khusus, atau dengan
cara adsorpsi dengan menggunakan karbon aktif.
Zat-zat anorganik terlarut dipisahkan dengan cara
pengendapan (contoh: PO43- dan Mg2+ dengan Ca(OH)2 atau
dengan cara penukaran ion (contoh: Cl-, SO42- dengan penukar
anion; kation dengan penukar kation).
Cairan buangan rumah tangga dan industri tekstil/binatu
(laundries) dapat mengandung sabun dan detergen sabun dan
detergen dengan gugusan alkyl rantai lurus (soft detergent)
dapat dihancurkan oleh bakteri. Detergen yang tak dapat
dihancurkan oleh bakteri (contoh: alkylbenzene sulphonetes,
ABS) disebut hard detergent. Detergent membentuk busa
yang dapat mengganggu pada proses pengolahan air
buangan.
Pemisahan amonia dan phosphate
phosphate diendapkan dengan Ca(OH)2 (suasana
basa).
Ammonia dipisahkan menggunakan udara tekan
dalam packed tower dan selanjutnya dipisahkan
dari udara.
Cairan yang keluar dari packed tower dinetralkan
dengan gas CO2 (CaCO3 mengendap), setelah itu
dibuang.
Limbah air pendingan
Air pendingin buangan menyebabkan polusi panas berasal
dari:
instalasi ketel/boiler
pembangkit tenaga listrik
alat pendingin dalam industri
mesin motor bakar/disel
Bila air pendingin dibuang langsung ke lingkungan,
menyebabkan suhu air naik yang akan mengakibatkan:
dissolved oxygen (DO) menurun
bakteri berkembang biak dengan cepat bakteri
menghabiskan DO terbentuk gas berbau.
Air buangan panas didinginkan dalam cooling tower
sebelum di buang.
Buangan Radioaktif
Buangan radioaktif berasal dari:
tambang uranium
reaktor atom
reaksi nuklir
Dapat dipisahkan dengan:
Reaksi kimia
pengendapan
penukar ion
ceramic binding
Zat radioaktif diserap dalam tanah liat, dibakar (terbentuk
keramik), dimasukkan dalam cor-coran beton dan dikubur
di dasar laut.
POLUSI UDARA
Dapat mengakibatkan:
Gangguan kesehatan (keperluan udara per kepala 16 kg
per hari)
Gangguan pertumbuhan tumbuh-tumbuhan.
Korosi
Sinar matahari terhalang mencapai permukaan bumi
Kerusakan karet dan lapisan pelindung
Terbentuknya polutan baru karena interaksi dengan zat
lain (secondary pollutant)
Wujud polutan udara gas dan cair
Wujud gas : SO2, CO, CO2, Cl2, H2S, gas-gas hidrokarbon
gas SO2
Berasal dari:
Industri metalurgi - Industri asam sulfat
Industri kertas - Pengilangan minyak
Pembakaran minyak/batu bara
Mengakibatkan:
Penyakit alat pernafasan
Kerusakan tumbuh-tumbuhan
Korosi
gas CO
Berasal dari gas buangan motor bakar dan mesin jet. Mengakibatkan
keracunan dalam darah.
gas CO2
Berasal dari gas buangan motor bakar dan mesin jet. Mengakibatkan:
Keracunan (dalam konsentrasi besar)
Korosi dalam udara lembab.
Gas oksida-oksida nitrogen: NOx
Berasal dari:
Industri asam HNO3 - Bahan peledak
Industri pupuk
Mengakibatkan:
Penyakit alat pernafasan
Kerusakan pada tumbuh-tumbuhan
Korosi
Gas Cl2
Berasal dari:
Elektrolisa air laut - Zat pemutih pakaian
Mengakibatkan:
Penyakit alat pernafasan
Keracunan
Korosi
Kerusakan pada tumbuh-tumbuhan
Gas H2S
Berasal dari:
Tungku batu bara - Industri pengilangan
minyak
Pengolahan air buangan (sewage)
Mengakibatkan:
Penyakit pada paru-paru dan hidung (rasa sakit)
Korosi
Merusak cat (jadi hitam)
Menimbulkan bau tidak enak
Gas-gas hidrokarbon
Berasal dari:
Proses-proses kimia - Industri pengilangan minyak
Industri karet - Gas buangan mobil
Wujud polutan udara gas dan cair
Wujud padat
Biasanya berbentuk debu.
Contoh:
debu semen dari industri semen
debu silika dari tambang batu bara dan pemindahan tanah
asap dari industri yang menggunakan bahan bakar batu
bara.
Aerosol: suspensi partikel padat/cair ukuran koloidal (1-100 nm)
dalam gas
Asap: aerosol yang mengandung partikel padat (debu) dan gas
(SO2, H2S, CO, CO2)
Smog: aerosol yang terbentuk antara komponen asap dengan
kabut / uap air (smoke and fog smog).
Cara pemisahan polutan padat

Pemisahan polutan padat paling efektif dilakukan


sebelum menyebar ke dalam udara ialah pada
sumber asal polutan tersebut dengan salah satu alat
tersebut berikut:
Penyaringan melalui fiberglass atau kantong serat
tekstil + silikon untuk gas panas, kantong serat tekstil
untuk gas dingin.
Alat pemisah sentrifugal
Scrubber: untuk partikel yang dapat larut
Electrostatic precipitator
Polutan gas dalam gas buangan industri dapat
dihilangkan dengan cara:

Pembakaran dengan bahan bakar + udara, umpama


untuk gas: NH3, H2S, HCN, dll.
Diserap oleh karbon aktif
Menggunakan Scrubber (terjadi reaksi atau dilarutkan
oleh aliran cairan dalam scrubber)
Direaksikan dengan gas untuk membentuk zat padat
Contoh: SO2 + 2H2S 3S(p) + 2H2O
direaksikan dengan zat padat.
Contoh: SO3 + CaO CaSO4(P)
Gas buangan kendaraan motor bakar
Komponen utama:
Uap air H2O, CO2, CO, HC tidak terbakar, oksida nitrogen (NOx) dan SO2.
Komponen-komponen berbahaya:
CO, HC, NOx dan SO2.
Penanggulangan komponen berbahaya dapat dilakukan dengan 2 metoda:
Metoda prepentif untuk mengurangi jumlah CO dan HC dalam gas
buangan.
peningkatan kondisi operasi mesin
peningkatan bahan bakar yang digunakan.
Pengubahan gas-gas berbahaya dalam gas buangan gas tidak
berbahaya
Contoh reaksi:
CH2 + 3/2 O2 CO2 + H2O
CO + O2 CO2
NO + H2 N2 + H2O
NO N2 + O2
(panas)
POLUSI DALAM BENTUK ZAT PADAT
Kelompok ini dapat berasal dari:
Bahan tak terpakai dalam industri
Contoh: potongan-potongan logam, karet, dll.
Bahan-bahan bekas
Contoh: - kantong plastik bekas
kotak-kotak karton
spare part bekas
mesin-mesin bekas
Contoh-contoh:
1. Berasal dari daerah pemukiman:
kardus - barang plastik dan karet
benda kaca dan kayu - benda-benda logam/kaleng
Cara penanggulangan: dipadatkan, sesudah itu dapat dibawa ke
landfill (tempat pembuangan), dipendam dalam tanah, dibakar
(incineration)
2. Machine scrap (bagian-bagian bekas kendaraan bermotor)
batere - ban mobil
motor bekas - radiator
kerangka mobil
Cara penanggulangan:
Daur ulang bahan-bahan yang masih berharga atau dipadatkan atau
dibakar.
3. Sisa-sisa dari industri
plastik - drum
bubuk (serbuk)
Cara penanggulangan:
Reklamasi untuk dipakai lagi atau dibakar
Penanggulangan tersebut dapat menyebabkan polusi lebih lanjut:
pembakaran polusi udara
landfill polusi air dan udara
Beberapa polutan lain yang perlu memperoleh
perhatian:
1. Plastik
Merupakan bahan yang makin banyak diproduksi karena
penggunaannya praktis menimbulkan masalah polusi
tersendiri karena sukar dihancurkan oleh bakteri.
Penelitian diarahkan kepada pembuatan bahan plastik
yang biodegradable.
2. Pembakaran bahan bakar
menyebabkan konsentrasi CO2 dalam atmosfer
meningkat dengan cepat melebihi CO2 yang diperlukan
untuk asimulasi (bersifat racun dalam jumlah banyak dan
bersifat korosif dalam udara lembab).
3. Senyawa Hg dan Pb, merupakan zat-zat beracun yang
dapat berakumulasi dalam sel-sel hidup, dan bila mencapai
jumlah tertentu akan merusak sel. Senyawa Pb berasal dari:
jaringan pipa air
bahan cat dan pigmen
bahan aditif untuk bahan bakar motor Tetra Etil Lead
(TEL)
Senyawa Hg berasal dari alat-alat yang menggunakan Hg:
lampu TL, alat pengukur tekanan (manometer) dll.
4. DDT untuk membasmi nyamuk malaria dapat menjadi
penyebab punahnya beberapa jenis hewan/satwa karena
keracunan DDT melalui proses biomagnification
5. Herbisida: zat yang digunakan untuk membasmi
tumbuhan tertentu mempunyai efek yang sama
dengan DDT.
Polusi merupakan suatu masalah yang
mempengaruhi segala bidang menyangkut kelanjutan
hidup manusia, hewan/satwa dan tumbuh-
tumbuhan. Untuk mengatasinya diperlukan:
dana yang besar
kesadaran manusia untuk menekan polusi
aturan-aturan/ hukum yang mengaturnya.