Anda di halaman 1dari 3

Cara ternak kambing

Cara ternak kambing dengan untung besar Kambing merupakan salah satu hewan yang
pasti tidak asing lagi di kehidupan kita karena hewan tersebut dapat dengan mudah dijumpai
diberbagai tempat terutama didaerah-daerah pedesaan, hal tersebut menurut saya wajar
karena kebanyakan masyarakat dipedesaan menjadikan kambing sebagai hewan ternak yang
menguntungkan untuk dibudidayakan. Kebanyakan masyarakat yang memilih kambing
sebagai hewan ternak karena mudah dibudidayakan, selain itu pakan atau makanan yang
dibutuhkan kambing tidak perlu membeli alias gratis karena pakan tersebut dapat dicari yang
berupa rumput, dedaunan atau yang sejenisnya jadi keuntungan yang akan diperoleh semakin
menggiurkan.
Keuntungan budidaya kambing akan semakin menggiurkan apabila kambing yang dibudidaya
dijual pada periode tertentu, priode ini terjadi pada saat hari-hari tertentu seperti Hari Raya
Idul Adha atau Hari Raya Qurban, pada saat itu harga hewan ternak salah satunya kambing
akan mengalami peningkatan, hal itu dikarenakan kebutuhan akan kambing yang meningkat
pesat untuk dijadikan hewan qurban, kesempatan itulah yang sering dimanfaatkan para
peternak kambing untuk menjual kambing mereka karena pasti harga jualnya jauh lebih
tinggi dibandingkan hari biasa. Nah hal itu lantas bisa saja kita coba untuk ikut beternak
kambing, namun yang sering menjadi permasahan adalah cara ternak kambing yang benar,
apalagi bagi orang awam yang belum pernah beternak kambing pasti akan mengalami
kesulitan dalam hal seperti memilih bibit, persiapan kandang, perawatan dan lain sebagainya,
untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips ternak kambing yang mudah
dan dapat menghasilkan keuntungan tentunya, nah bila kalian tertarik mencobanya maka bisa
melihat caranya dibawah ini.

PERSIAPAN MEMILIH BIBIT KAMBING


Bila kalian ingin memilih bibit kambing yang akan dijadikan indukan sebaiknya dengan
cermat memilih kambing yang sehat dan tidak cacat tentunya, kriteria indukan betina yang
baik yaitu umurnya lebih dari 12 bulan, beratnya lebih dari 20 kg, memiliki 2 puting susu,
sedangkan yang jantang sebaiknya pilih yang besar dan umurnya lebih dari satu setengah
tahun namun untuk mengetahui umur kambing secara pasti hanya orang-orang yang sudah
paham terhadap kambing yang bisa tahu, untuk itu kalian bisa mengajak orang yang lebih
berpengalaman terhadap kambing untuk antisipasi saja apabila ada penjual yang tidak jujur.
Indukan itu sendiri dapat dibeli dipasar ataupun secara langsung dari peternak kambing yang
ada didaerah kalian masing-masing.

PERSIAPAN KANDANG KAMBING


Sebelum membeli bibit sebenarnya hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu adalah
kandangnya karena apabila sudah membeli kambing namun kandangnya belum siap lalu mau
ditaruh dimana kambing tersebut? maka dari itu sebaiknya mempersiapkan kandang terlebih
dahulu sebelum mencari bibit indukan. Kandang yang biasanya digunakan peternak kambing
terbuat dari kayu atau bambu yang dibuat seperti panggung, tujuannya adalah agar
kotorannya dapat langsung turun kebawah dan menjadikan kandang tidak mudah kotor dan
mencegah penyakit. Pakan kambing bisa ditaruh pada tempat yang dibuat pada depan
kandang. Untuk ukuran kandangnya dapat disesuaikan dengan jumlah kambing, semakin
banyak kambing maka semakin luas kandang yang harus dibuat. Bila kalian ingin
memisahkan kambing tersebut maka bisa dibuat sekat didalam kandang, tujuan dari
penyekatan ini untuk memisahkan anak kambing nantinya.
PERAWATAN DAN PEMBERIAN PAKAN
Perawatan bisa dilakukan dengan rutin membersihkan kandang dari kotorannya, hal ini
bertujuan selain untuk menjaga kebersihan kandang juga dapat menghindarkan kambing dari
berbagai penyakit dari bakteri yang berkembang dalam kotoran. Untuk pakan kambing
sendiri tidaklah sulit dicari, biasanya kambing dapat diberikan pakan berupa rerumputan,
rendeng atau daun kacang tanah, daun nangka dan sebagainya. Apabila pakan tersebut sulit
didapatkan bisa diberikan pakan khusus seperti ampas tahu namun yang menjadi kendala
biasanya tidak semua daerah terdapat ampas tahu dan untuk mendapatkannya biasanya harus
membeli pada tukang pembuat tahu dan itu memerlukan biaya, jadi kalau bisa pakan yang
diberikan didapatkan dari hasil mencarinya sendiri suapaya tidak ada biaya tambahan dan
tentunya untung penjualan nantinya akan semakin besar.

PROSES REPRODUKSI
Kambing bisa bereproduksi atau siap dikawinkan pada umur 10 12 bulan atau saat
bobotnya sudah mencapai 55 60 kg, diusia tersebut kambing akan mulai birahi dan lama
birahinya sendiri antara 24-45 jam. Kambing yang sedang birahi akan merasa gelisah, nafsu
makan menurun, ekornya sering dikibaskan, sering kencing serta kemaluannya terlihat
bengkak. Bila kambing kalian terdapat tanda seperti itu maka kemungkinan kambing tersebut
dalam masa birahi dan siap untuk dikawinkan, proses perkawinannya sendiri bisa dengan
menyatukan kambing jantan dan betina dalam satu kandang, setelah itu kalian tinggal
menunggu proses perkawinan terjadi. Bila perkawinan sukses maka dalam kurun waktu
kurang lebih 5 bulan maka kambing sudah siap melahirkan.

MEMANEN KAMBING
Kambing bisa dipanen atau siap dijual pada usia 1 tahun atau lebih, kambing siap potong
untuk aqiqoh, qurban atau yang lainnya biasanya ditandai dengan giginya yang copot atau
bila didaerah saya sering disebut poel. Bila kalian menginginkan harga jual kambing tinggi
maka kalian bisa menjualnya pada saat hari tertentu seperti Hari Raya Qurban karena pada
saat itu banyak orang yang membutuhkan kambing untuk qurban.