Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA

Anggana, Arinda. 2010. Pengaruh Preeklamsia Berat pada Kehamilan Terhadap


Keluaran Maternal dan Perinatal di RSUP Dr. Kariadi Semarang Tahun
2010. Semarang : UNDIP. (Skripsi)

Behrman, 2002.Ilmu Kesehatan Anak Nelson, Jakarta : EGC, pp:41 7

Brooks. 2005. Pregnancy,Preeclampsia.


http://epmenet.columbia.edu/texts/geps/geps0047.html. (12 Maret 2012)

Cunningham, F. G., 2006. Obstetric William. Edisi 21. Jakarta : EGC, pp :422-40;
624 73;825-50

Deborah,E. 2010. Pre-eclampsia . http://emedicine.medscape.com/article/953579-


overview (10 November 2012 )

Delahaije, D., 2010. Cost-effectiveness of recurrence risk guided care versus care
as usual in women who suffered from early-onset preeclampsia including
HELLP syndrome in their previous pregnancy (the PreCare study). BMC
Pregnancy & childbirth. 10:60

Dina, S., Luaran Ibu dan Bayi pada Penderita Preeklampsia Berat dan
Eklampsia. http://library.usu.ac.id/download/fk/obstetri-sarah%20dina.pdf.
(03 April 2012)

Duff, P., Edwards,. 2004. Obstetric and Gynecology. Boston : Mc Graw Hill Co.,
pp :51

Greenberg, M. 2007. Pre-eklampsia/Eklampsia dalam Teks Kedokteran


Kedaruratan Jilid 2 . Jakarta : Penerbitan Erlangga, pp:378-79

Haram, K., 2009. The HELLP syndrome: Clinical issues and management. A
Review. BMC.9:8

Hacker, N. F., George, M., 2001. Esensial Obstetri dan Ginekologi Ed. 2. Jakarta:
Penerbit Hipokrates, pp: 164;179-91;275-86.

Kim, H. Y., 2006. Neonatal Outcome after Preterm Delivery in HELLP


Syndrome. Yonsei.Med. J. 47:393 - 98

Manuaba, I. B. G., 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta : Penerbit Buku


Kedokteran EGC.

44
45

Murti, B. 2006. Desain dan Ukuran Sampel Untuk Penelitian Kuantitatif dan
Kualitatif di Bidang Kesehatan. Yogyakarta : Gajah Mada University Press,
pp: 68 - 9.
Norwitz, Errol .R and John O. Schorge. 2008. At a Glance Obstetri dan
Ginekologi Edisi Kedua. Jakarta: Erlangga, pp: 88-9.

Prawirohardjo, S., 2009. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal


dan Neonatal. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo.

___________ , 2009. Ilmu Kebidanan. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono


Prawirohardjo.

Rambulangi, J.: Sindrom HELLP,


http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/11_151_SindromHELLP.pdf/11_151_
SindromHELLP.html. (13 Maret 2012)

Rozikhan. 2007. Faktor Faktor Risiko Terjadinya Pre-eklampsia Berat di Rumah


Sakit Dr. H. Soewondo Kendal. Semarang : UNDIP (Thesis)

Ryadi, P. D. U. 2008. Eklampsia : Introduction. Holistic and Comprehensive


Management Eclampsia. Surakarta : FK UNS, Pp:5.

Robert, J. M., Hubel, C. A. 2004. Oxydative Stress in Preeclampsia. American


Journal of Obstetric & Gynecology, pp:117-118.

Roeshadi, H.R., 2006. Upaya Menurunkan Angka Kesakitan dan Angka Kematian
Ibu pada Penderita Pre-eklampsia dan Eklampsia: USU. (Thesis)

Saifuddin, A. B., 2006. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal


dan neonatal. Jakarta: YBSP, pp:37-9.

Sastroamoro, S.,Imael, S., 2006. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis.


Jakarta:CV Sagung Seto, pp:97-109

Sibai, B., Dekker, G., Kupferminc, M., 2005. Pre-eclampsia.


http://web.squ.edu.om/med-Lib/med/net/ETALC9/html/clients/lancet/pdf/PI
IS0140673605179872.pdf. (13 Maret 2012)

Sihwiyana, Bambang. 2003. Hubungan Antara Stress Psikologis dalam


Kehamilan dengan Preeklamsia Berat. Surakarta. Bagian/ SMF Obstetri dan
Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. (Thesis)

Sudhaberata, K., 2001. Penanganan Pre-eklampsia dan Eklamsia.


http://www.kalbe.co.id./files/cdk/files/10_PenangananPre-
eklampsiaBerat.pdf.html. (12 Maret 2012)
46

Sunaryo, R. , 2008. Diagnosis dan Penatalaksanaan pre-eklampsia-Eklamsia, in :


Holistic and Comprehensive Management Eclampsia. Surakarta: FK UNS,
pp:14

Taufiqurrahman MA., 2008. Pengantar Metodologi Penelitian untuk Ilmu


Kesehatan. Surakarta : UNS Press, pp: 130-1.

Wada, Y., 2009. HELLP Syndrome, Multiple Liver Infarctions, and Intrauterine
Fetal Death in a Patient with Systemic Lupus Erythematosus and
Antiphospholipid Syndrome.Internalmedicine. 48: 1555-58

Wibowo., Rachimhadi. 2006. Proteinuria dalam Ilmu Penyakit Dalam Jilid 1


edisi 5. Jakarta: Penerbit FKUI, pp:519-23.

Wijayarini. 2002. Save motherhood : Modul Eklamsia-Materi Pendidikan


Kebidanan. Jakarta : EGC. Pp: 1-11

Wiknjosastro, H., Saifuddin, A. B., Trijatmo, Rachimhadhi., 2007. Ilmu


Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Pp:
246-72;723-36.

World Health Organization. 2007. Maternal Mortality in 2005.


http://www.who.int/whosis/mme_2005.pdf. (13 Maret 2012)

Yulianti, Veny., 2010. Hubungan Kadar Hematokrit dengan Derajat


Preeklamsia. Surakarta: UNS