Anda di halaman 1dari 73

PANDUAN APLIKASI KKP

PROSEDUR LAYANAN
PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP

PUSAT DATA DAN INFORMASI PERTANAHAN, TATA RUANG DAN LPPB

KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /


BADAN PERTANAHAN NASIONAL

Versi 2
April2017
pusdatin@bpn.go.id

1
KATA PENGANTAR

Dalam rangka menjamin kepastian hukum hak atas tanah sebagai bukti hak kepemilikan,
pemerintah berkewajiban menyelenggarakan pendaftaran tanah di seluruh Republik Indonesia, hal
ini sebagaimana yang diamanatkan pasal 19 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang
Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).
Hingga saat ini, jumlah tanah terdaftar baru sekitar 44% dari + 100 juta bidang tanah di
Indonesia. Oleh karena itu perlu dilakukan percepatan pendaftaran tanah untuk dapat mengejar
ketertinggalan pendaftaran tanah dimaksud. Percepatan pendaftaran tanah ini dilaksanakan secara
massal dan lengkap desa/kelurahan demi desa/kelurahan. Kementerian Agraria dan Tata Ruang /
Badan Pertanahan Nasional sebagai Lembaga Pemerintah yang memiliki tugas pokok dan fungsi
dibidang pendaftaran bidang tanah terus berusaha untuk mewujudkan percepatan sertipikasi bidang
tanah dimaksud, yang salah satunya melalui program Percepatan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah
Sistematis Lengkap yang merupakan salah satu Program Prioritas Nasional sebagaimana diatur
dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 35
Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap dan Peraturan
Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 Tahun 2017 tentang
Perubahan Atas Peraturan Menteri Agraria Tentang Percepatan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah
Sistematis Lengkap.
Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang dan Lahan Pertanian Pangan
Berkelanjutan selaku unit kerja yang bertanggung jawab dalam mendukung kegiatan percepatan
pendaftaranan tanah tersebut telah melakukan pengembangan Aplikasi Komputerisasi Kegiatan
Pertanahan (KKP) terhadap Prosedur Layanan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap sebagai sarana
penunjang pelaksanaan kewenangan, tugas/fungsi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan
Pertanahan Nasional berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan mengacu pada alur,
persyaratan, waktu, biaya dan kewenangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Oleh karena itu, demi kelancaran proses pelaksanaan program tersebut, perlu dibuat Buku
Petunjuk Pengunaan Aplikasi sebagai panduan bagi Panitia Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap
(PTSL) yang ditunjuk oleh Kantor Pertanaha untuk melakukan tugas Pendaftaran Tanah. Besar
harapan Kami panduan ini dapat membantu sebagaimana yang diharapkan.

1
DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar Isi
I. PENDAHULUAN.......................................................................................................... 3

II. SUMBER DAYA YANG DIBUTUHKAN ........................................................................... 3

III. DIAGRAM ALUR ......................................................................................................... 4

IV. PANDUAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) .................................. 6

1. Persiapan ...................................................................................................................... 6
2. Pengolahan Data Yuridis dan Data Fisik ....................................................................... 8
3. Pembuatan Surat Ukur ................................................................................................ 36
4. Persetujuan Dokumen ................................................................................................ 38
5. Pembuktian Hak .......................................................................................................... 38
6. Pengesahan Pengumuman .......................................................................................... 41
7. Pembuatan Draft Surat Keputusan............................................................................. 45
8. Persetujuan Draft Surat Keputusan ............................................................................. 46
9. Pembuatan Surat Keputusan....................................................................................... 47
10. Pembukuan nomor Hak ............................................................................................... 48
11. Pengesahan dan Penandatanganan Buku Tanah dan Sertipikat ................................. 51
12. Penyerahan Sertipikat ................................................................................................. 52
13. Lanjutan Berkas Kluster 3 ke Kluster 1 ........................................................................ 54
14. Pelaporan .................................................................................................................... 62
15. Panduan Installasi kkpweb office ............................................................................... 64
16. Panduan Pencetakan Buku Tanah/Sertipikat ............................................................. 65
17. Panduan Pencetakan Surat Ukur ................................................................................ 68

2
I. PENDAHULUAN

A. Tujuan
Buku Petunjuk Penggunaan Aplikasi ini dibuat dengan tujuan sebagai berikut :
1. Menggambarkan dan menjelaskan penggunaan Aplikasi Komputerisasi Kegiatan
Pertanahan (KKP) terhadap Prosedur Layanan Pendaftaran Tanah Secara Sistematis
Lengkap bagi Administrator Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dan pengguna
(user) pada Panitia Adjudikasi Percepatan PendaftaranTanah.
2. Sebagai panduan penggunaan aplikasi Layanan Pendaftaran Tanah secara sistematis
danlengkap.

Panduan aplikasi ini ditujukan kepada Panitia Ajudikasi Percepatan Pendaftaran Tanah
Sistematis Lengkap yang terdiri dari:
1. Satuan Tugas (Satgas)Yuridis
2. Satuan Tugas (Satgas)Fisik
3. Petugas Pembuktian Hak
4. Petugas Pembukuan Hak
5. Ketua Panitia Adjudikasi Percepatan
6. Kepala Kantor Pertanahan

B. Deskripsi Umum
Pengembangan aplikasi ini meliputi semua informasi yang bersifat teknis terhadap
pendaftaran tanah pertama kali secara massal yang meliputi semua obyek pendaftaran
tanah yang belum didaftar maupun yang telah terdaftar dalam suatu wilayah
desa/kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

II. SUMBER DAYA YANGDIBUTUHKAN


A. PERANGKAT LUNAK
I. Internet
II. Browser
III. AplikasiKKP
IV. GeoKKPWeb +Autocad
V. KKPweboffice + Microsoftoffice

B. PERANGKATKERAS
I. PC/Laptop
II. Printer

C. SUMBER DAYAMANUSIA
Sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam penggunaan aplikasi ini adalah
pelaksana tugas kantor pertanahan, Surveyor Pertanahan, ASP yang tertuang dalam SK
Tim pelaksana Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Petugas harus memahami antar
muka komputer dan proses Pendaftaran Tanah Secara Sistematis Lengkap sesuai
jabatan/posisinya.
3
III. DIAGRAMALUR
A. Prosedur Pendaftaran Tanah Pertama Kali Pemberian Hak
Adapun diagram alur kegiatan PTSL untuk Prosedur Pendaftaran Tanah Pertama Kali
Pemberian Hak, seperti pada gambar 1.

Gambar : Diagram alur prosedur pendaftaran tanah pertama kali pemberian hak.

B. Prosedur Pendaftaran Tanah Pertama Kali Konversi /Pengakuan/Penegasan Hak.


Alur kegiatan PTSL untuk Prosedur Pendaftaran Tanah Pertama Kali Konversi / Pengakuan
4
/ Penegasan Hak, dapat dilihat di gambar 2.

Gambar : Diagram alur prosedur pendaftaran tanah pertama kali konversi / penegasan
/ pengakuan hak.

C. Pemetaan di Satuan Tugas Fisik


Urutan/ flow pemetaan dapat dilihat pada gambar 3.

Gambar : Diagram alur Pemetaan Bidang oleh Satuan Tugas Fisik.

5
IV. PANDUAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL)

A. Persiapan
Kegiatan Persiapan untuk Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap di Aplikasi Kegiatan
Komputerisasi Kantor Pertanahan (KKP) :
1.) Tahap I
Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota melakukan inventaris data buku tanah yang
belum tervalidasi dan yang belum dipetakan dari Aplikasi KKP melalui menu
DashboardKualitas Data sesuai dengan desa/kelurahan lokasi kegiatan PTSL.
Buku tanah yang belum dipetakan adalah yang masuk kategori KW4, KW5 dan
KW6. Kegiatan ini dilakukan dengan maksud Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota
memiliki data awal kondisi data buku tanah yang belum tervalidasi dan bidang
tanah yang belum terpetakan yang merupakan target dari bidang K4 (Klaster 4)
pekerjaan PTSL.
Langkah-langkahnya :
1.1. Pilih menu Dashboard Kualitas Data
Gambar : Menu Kualitas Data

1.2. Akan ditampilkan daftar rekap Kualitas Data setiap wilayah


Hasilnya dapat di export ke Excel dengan klik tombol icon excel.

6
Gambar : Rekap Kualitas Data per Wilayah

1.3. Menampilkan detil kualitas data suatu wilayah, klik tombol disamping jumlah
buku tanah pada wilayah yang dipilih.
Gambar : Menampilkan Detil Kualitas Data

1.4. Akan ditampilkan daftar detil buku tanah, hasilnya dapat di export ke file Excell.
Gambar : Detil Kualitas Data

7
Gambar : Hasil export detil kualitas data di Excell

2.) Tahap II
Pada tahap ini kegiatan yang harus dilakukan adalah kegiatan yang secara tugas
dan fungsi menjadi tanggung jawab Administrator Kantor Pertanahan
Kabupaten/Kota, antara lain:

a. Menambah dan mengatur profilpegawai;


b. Membuat Daftar Proyek dan Input Target (Volume) di Menu Administrasi
AplikasiKKP;
berikut langkah-langkah yang harus dilakukan oleh Administrator Kantor
Pertanahan dalam Aplikasi KKP di tahap persiapan adalah :
a. Menambah dan Mengatur ProfilPegawai

Jenis Profil Pegawai yang digunakan pada Kegiatan PTSL ini berbeda dengan
Pendaftaran APBN tahun sebelumnya. Administrator Kantor Pertanahan harus
terlebih dahulu menambahkan dan mengatur Profil Pegawai dari semua
pengguna yang akan menjalankan PTSL pada aplikasi KKP sesuai Profil Panitia
Ajudikasi seperti yang disebutkan diatas.

Cara menambah dan mengatur profil pegawai, yaitu : pilih menu


administrasiprofil pegawai cari nomor NIP atau nama lengkap pegawai
klik tombol tambah pilih nama profil input tanggal Sejak sesuai tanggal
SK Tim klik tombol simpan.

8
Gambar : Mengatur profil pegawai

b. Membuat daftar proyek dari : administrasiDaftar ProyekPilih kegiatan


Pendaftaran Tanah Sistematis LengkapPilih Nama Proyekkemudian
isi kolom : Nama Proyek, nomor SK kegiatan, tanggal SK kegiatan dan target
ProyekklikSimpan

Gambar : Pembuatan Daftar Proyek

3.) Tahap III


Tahap III hanya dilakukan dari login kepala kantor, apabila ada pelimpahan
kewenangan dari kepala kantor ke ketua panitia adjudikasi percepatan untuk
penandatanganan Buku Tanah dan Sertipikat yang terbit pada proses PTSL.

Cara membuat pelimpahan kewenangan, yaitu : klik menu


ToolsPelimpahanBuat Pelimpahan BaruPilih Nama Pelayanan yang akan
dilimpahkan pilih Dokumen yang dilimpahkan penandatanganannya pilih
9
Nama Jabatan yang akan dilimpahkan untuk melakukan penandatanganan Klik
tombol Simpan.

Gambar : Pembuatan Pelimpahan Kewenangan

B. Pengolahan Data Yuridis dan DataFisik

Proses pengolahan data yuridis dan data fisik pada Aplikasi KKP dilakukan secara
bersamaan, untuk pengolahan data yuridis dilaksanakan oleh Satgas yuridis sedangkan
untuk pengolahan data fisik dilaksanakan oleh satgas fisik.
Pengolahan Data Yuridis

Pengolahan data yuridis di Aplikasi KKP meliputi tahapan :

1.) Pembuatan nomorberkas


2.) Entri kelengkapanberkas
3.) Pencetakan STTD, SPS danKwitansi
4.) Gambar Ukur
5.) PembuatanDI 201

Selanjutnya secara detail proses pengolahan data yuridis di Aplikasi KKP oleh satgas yuridis
adalah sebagai berikut:

1.) Pembuatan nomorberkas.

Satgas yuridis membuat nomor berkas berdasarkan kluster data yuridis yang telah
diinventarisasi sebelumnya, berdasarkan Juknis Yuridis Nomor 1/JUKNIS-400/XII/2016
tanggal 30 Desember 2016 pengelompokan inventarisasi data yuridis, terdiri dari 4
kluster, yaitu :

a. Kluster 1 : bidang tanah yang data yuridisnya memenuhi syarat untuk sampai
diterbitkan hak atas tanahnya.

b. Kluster 2 : bidang tanah yang data yuridisnya memenuhi syarat untuk


diterbitkan sertifikat namun terdapat perkara di pengadilan.

c. Kluster 3 : bidang tanah yang data yuridisnya tidak dapat dibukukan dan

10
diterbitkan sertifikat karena :

c.1.Subyek Warga Negara Asing, BUMN/BUMD/BHMN, Badan Hukum Swasta,


subyek tidak diketahui, subyek tidak bersedia mengikuti pendaftaran tanah
sistematis lengkap;

c.2. Obyek merupakan tanah P3MB, Prk 5, Rumah Golongan III, Obyek
Nasionalisasi, Tanah Ulayat, Tanah Absente;

c.3. Obyek tanah milik adat, dokumen yang membuktikan kepemilikan tidak
lengkap, peserta tidak bersedia membuat surat pernyataan penguasaan fisik
bidang tanah.
d. Kluster 4 : bilamana subyek dan obyek tidak memenuhi syarat untuk
Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap karena sudah bersertipikat.

Pembuatan nomor berkas/penginputan berkas hanya dapat dilakukan pada data yuridis
yang masuk pada kategori kluster 1 sampai kluster 3. Untuk kluster 4 tidak dapat
dimasukkan pada berkas.

Tahapan tahapan pembuatan nomor berkas pada kegiatan Ajudikasi PTSL adalah
sebagai berikut :

1. Pilih salah satu menu input berkasberdasarkan data yuridis yang telah di inventaris
sesuai kategori pembagian kluster diatas.

1.1 Entri berkas untuk kategori kluster 1

Klik Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematik pilih Input Berkas Kluster


1Buat Berkas Baru pilih Nama Proyek pilih Jenis Pelayanan input
JumlahBerkas Klik tombol Proses. Apabila berkas berhasil dibuat, akan
keluar jendela informasi yang menginfokan nomor berkas yang terbentuk. Untuk
input jumlah berkas Aplikasi KKP memberikan batasan maksimal per input jumlah
berkas sebanyak 50 berkas, jadi jika target sebanyak 200 berkas maka dilakukan
input jumlah berkas sebanyak 4 kali.

Gambar : Menu input berkas kluster 1

Gambar : Pilih nama proyek, prosedur, dan jumlah berkas yang akan dibuat.

11
Gambar : Notifikasi berkas telah terbentuk

Proses selanjutnya adalah Entri Kelengkapan Berkas, untuk entri kelengkapan


berkas prosesnya sama baik untuk kluster 1, kluster 2, kluster 3 maupun kluster 4
dan untuk lebih jelasnya akan di uraikan di cara entri kelengkapan berkas.

1.2 Entri berkas untuk kategori kluster 2

klikKegiatan Pendaftaran Tanah Sistematik pilih Input Berkas Kluster 2Buat


Berkas Baru pilih Nama Proyek pilih Jenis Pelayanan input
JumlahBerkas Klik tombol Proses. Apabila berkas berhasil dibuat, akan
keluar jendela informasi yang menginfokan nomor berkas yang terbentuk.

Gambar : Menu input berkas kluster 2

Gambar : Notifikasi berkas telah terbentuk

12
1.3 Entri berkas untuk kategori kluster 3

klikKegiatan Pendaftaran Tanah Sistematik pilih Input Berkas Kluster 3Buat


Berkas Baru pilih Nama Proyek pilih Jenis Pelayanan input
JumlahBerkas Klik tombol Proses. Apabila berkas berhasil dibuat, akan
keluar jendela informasi yang menginfokan nomor berkas yang terbentuk.

Gambar : Menu input berkas kluster 3

Gambar : Notifikasi berkas telah terbentuk

13
1.4 kategori kluster 4

Kategori kluster 4 adalah untuk bidang tanah yang sudah terdaftar dan memiliki
Hak sehingga tidak bisa di buatkan Nomor berkas di Aplikasi KKP, hasil
inventarisasi satgas yuridis untuk bidang tanah yang sudah memiliki hak dan
sudah terdaftar adalah di buatkan Berita Acara Kluster 4 dan hasilnya di upload di
Aplikasi KKP. Klik Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematik pilih Input Berita
Acara Kluster 4 klik Buat Berita Acara Kluster 4
Gambar : Menu input Berita Acara kluster 4

Gambar : Menu Buat Berita Acara Kluster 4 Baru

14
klikBuat Berita Acara Kluster 4 Baru, maka akan tampil menu isian Berita Acara sebagai
berikut di Gambar :

Gambar : Menu Isian Berita Acara Kluster 4

Input kelengkapan Berita Acara sebagai berikut : Nomor, Tanggal, Perihal,


Penandatanganan dan Upload file pdf Berita Acara.
Gambar : Notifikasi Berita Acara Kluster sukses di upload.

15
Catatan : Satu berita acara kluster 4 dapat terdiri dari beberapa dokumen hak.

Langkah selanjutnya adalah melakukan inventaris sertipikat aktif yang dipetakan untuk
memperoleh Daftar Sertipikat Kluster 4caranya Input Nomor Berita Acara dan Tanggal
yang telah tersimpan klik Cari, maka akan muncul menu sesuai Gambar :

Gambar : Menu Pencarian Berita Acara Kluster 4

Kemudian lakukan pemilihan Nama Proyek, kecamatan, desa dan tipe hak, kemudian
klik tombol maka akan muncul menu sesuai pada Gambar :

Gambar : Menu Daftar Sertipikat Aktif yang dipetakan

Check list Nomor Hak kemudian

pindahkan ke Daftar Sertipikat Kluster 4 dengan klik tombol , sesuai pada Gambar :

Gambar : Menu Daftar Sertipikat AKtif yang sudah dipetakan ke Daftar Sertipikat
Kluster 4.

16
Gambar : Daftar sertipikat kluster 4

2. Entri Kelengkapan Berkas untuk Kluster 1/Kluster2/Kluster 3


Kelengkapan berkas yang perlu dientrikan pada berkas, antara lain :

a. Nama Pemohon.

Input data Pemohon dapat dilakukan pada form yang terletak pada bagian kanan
atas.
Gambar : Input nama Pemohon

Di kanan kolom perncarian tersebut terdapat lima icon yang


memiliki fungsi berbeda. Berikut fungsi dari masing masingicon:

17
1.) berfungsi menghapus data Pemohon terpilih jika pengguna melakukan
kesalahan penginputan namaPemohon,
2.) berfungsi untuk mencari nama Pemohon berdasarkan NIK pada data yang
terdapat di aplikasiKKP,
3.) berfungsi untuk mencari nama Pemohon berdasarkan NIK pada data yang
disediakan oleh Kementerian Dalam Negeri(Kemendagri)

4.) berfungsi untuk menvalidasi datapemohon


5.) berfungsi untuk menampilkan no name (diinputkan pada berkas tanpa
pemohon).

Pengisian Data Pemohon :

1.) Pada langkah pertama, pengguna dapat mengklik icon untuk melakukan
pencarian awal. Lalu penguna akan memasuki halamanpencarian,
2.) Klik tombol Input Baru dan isi kelengkapan informasi pada formisian
yangada.

Gambar : Input Pemohon Baru

3.) Isi kelengkapan informasi pada form pemohon, Klik tombolsimpansetelah


data terisi lengkap dan pengguna yakin dengan kebenaran data yang
telahdimasukan.
Gambar : Input Kelengkapan Pemohon Baru

18
Selanjutnya klik tombol Pilih
Gambar : Klik Pilih

Gambar : Hasil input nama pemohon

Apabila bidang tanah yang didaftarkan tidak diketahui nama pemiliknya


atau subyek tidak bersedia mengikuti pendaftaran tanah sistematis lengkap,
maka pada aplikasi tetap dapatdiinputkan nama pemohon yaitu No
Name.

Gambar : Tombol penginputan No Name

19
Klik tombol agar tampilan pemohon No Name keluar seperti gambar
di bawah ini :

Gambar : Tampilan setelah mengklik tombol No Name

b. Dokumen yang dientri.

1.) Bukti alas hak.

Saat melakukan penginputan pada bukti alas hak, pastikan inputannya


dilengkapi semua dan untuk nomor alas haknya diharapkan tidak
menggunakan tanda stirp (-). Apabila nomor alas hak tidak ada, sebaiknya
menggunakan nomor/angka 0 Klik tombol Simpan agar bukti alas hak
tersimpan.

Catatan :

Bukti alas hak tidak wajib diinput apabila pemohon yang diinputkan pada
berkas (khusus berkas kluster 3)adalah No Name.

Gambar : Penginputan alas hak

Setelah menginput bukti alas hak, lanjutkan ke tab berikutnya dengan


menginputkan pemilik alas hak. Apabila pemilik alas hak sama dengan nama
pemohon, cukup dengan mengklik tombol ambil data dari pemohon.

20
Gambar : Input pemilik alas hak

2.) Permohonan Pengukuran.


Permohonan pengukuran perlu diinputkan apabila bidang yang akan didaftarkan
pada PTSL belum pernah diukur. Inputkan luas inputkan penggunaan tanah
(pertanian atau non pertanian) Simpan. Jika bidang tanah sebelumnya telah
dilakukan pengukuran, maka permohonan pengukuran tidak perlu diisi, tetapi
inputkan pada inputan persil.

Gambar : Input permohonan pengukuran

3.) Fotocopy Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Inputan PBB merupakan salah satu komponen yang wajib diinputkan saat
pengentrian data apabila bidang yang akan didaftarkan ada pemohonnya (bukan

21
no name). Saat penginputan fotocopy PBB, satgas yuridis melakukan :
memilih alas hak input No.SPPT (NOP) input Tahun input luas(m2) dan
NJOP Tanah per M2 klik Simpan.

Catatan:

Inputan PBB juga tidak wajib diinputkan pada berkas Kluster 3 (K3)

Gambar : Input fotocopy PBB

c. Kelengkapan Dokumen lainnya.


Kelengkapan dokumen lainnya adalah dokumen-dokumen yang disertakan oleh
pemohon yang dapat mendukung proses pendaftaran tanah. Lakukan centang
dokumen-dokumen yang disertakan oleh pemohon.

Gambar : Kelengkapan dokumen lainnya.

3. Pencetakan
Klik menu pencetakan pada bagian kiri atas, setelah itu lakukan pencetakan dari Surat
Tanda Terima Dokumen (STTD), Surat Perintah Setor (SPS) dan yang terakhir cetak
kwitansi.

22
Gambar : Posisi Menu Pencetakan

a. Cetak Surat Tanda Terima Dokumen(STTD).


Gambar : STTD

23
b. Pencetakan Surat Perintah Setor (SPS)
Gambar : SPS

c. Pencetakan Kwitansi

Gambar : SBS/Kwitansi

24
4. Melengkapi Gambar Ukur
Melengkapi tab GU dapat dilakukan setelah bidang telah link dengan berkas
pendaftaran tanah, dengan cara klik tab "Gambar Ukur" kemudian perhatikan bagian
kiri pada form "Tetangga", pilih salah satu konten dan isi kolom sesuai dengan batas
bidang dilapangan, kemudian klik "Tambah". karena pada conten ada empat pilihan
yaitu Utara, selatan, barat dan timur sehingga batas tetangga maksimal dilakukan
sebanyak empat kali batas.

Gambar : Input batas Tetangga

25
Pengolahan Data Fisik :
Pengolahan Data Fisik di Aplikasi KKP meliputi tahapan :

1.) Pengukuran danPemetaan


2.) Pembuatan Peta BidangTanah (PBT), Penggambaran Bidang dan Validasi Bidang Tanah
3.) Pembuatan DaftarTanah
Selanjutnya secara detail proses pengolahan data fisik di Aplikasi KKP oleh satgas fisik adalah
sebagai berikut :

1.) Pengukuran danPemetaan

Sebelum melakukan proses pengukuran di lokasi Pendafataran Tanah Sistematik Lengkap,


Satuan tugas fisik harus melakukan persiapan di Aplikasi GeoKKP yaitu menyiapkan peta
kerja, import batas desa, import peta bidang tanah yang sudah terdaftar (bidang
K4). Setelah prosespengukuran dilakukan tugas selanjutnya adalah melakukan
pembuatan peta bidang tanah (PBT), penggambaran bidang tanah, integrasi bidang,
melinkkan berkas dengan nomor induk bidang (NIB), plotting peta, cetak peta bidang
tanah dan tutup.

Gambar : Peta Kerja

26
2.) Pembuatan Peta Bidang Tanah(PBT)
Pembuatan Peta Bidang Tanah di Aplikasi GeoKKP Web dilakukan dengan langkah-langkah:
a. Login ke GeoKKPWeb
Login ke GeoKKP Web gunakan dan masukkan Nama pemakai dan Password yang
sudah terdaftar, kemudian klik Login.

Gambar : Tampilan form Login GeoKKP Web

b. Membuat Peta Bidang Tanah(PBT)

Pembuatan Peta Bidang Tanah (PBT) dilakukan dengan cara memilih Pelayanan
MassalKlik Buat PBTpilih kegiatan sesuai dengan nama proyek yang
dibuatProses.

Gambar : Menu pelayanan massal

27
Gambar : Membuat peta bidang

Apabila PBT berhasil dibuat akan keluar notifikasi seperti pada gambar di bawah.

Gambar : Notifikasi peta bidang berhasil dibuat

Setelah pembuatan peta bidang tanah, kita lanjutkan dengan penggambaran bidang
dapat dilakukan dengan cara klik "Gambar Batas bidang" kemudian mulai
penggambaran bidang tanah.

28
Gambar : Icon batas bidang ReClean dan Topology bidang guna penggambaran
bidang

Gambar : Penggambaran Bidang

lakukan ReClean sampai angka nol (0) semua.

Gambar : ReClean, sukses dilakukan.

29
Buat Topologi Bidang

Gambar : Topologi bidang berhasil dibuat

IntegrasiBidang
Integrasi bidang dilakukan dengan cara klik SimpanPilih Kecamatan dan Desaisi
validasi jumlah bidangValidasiProses.
Gambar : Integrasi Bidang

Selanjutnya akan keluar pesan bahwa apakah petugas yakin bahwa desa dan kecamatan
yang akan divalidasi sudah benar. Jika sudah benar, klik tombol OK.
Gambar : Integrasi Bidang

30
Apabila integrasi bidang telah berhasil, maka pesan yang keluar :

Gambar : Bidang tanah berhasil diintegrasi

Gambar : Hasil integrasi Bidang

Melakukan Link berkas dengan Nomor Induk Bidang(NIB)


Link berkas dengan NIB dapat dilakukan dari klik Masukkan Bidang Ke Berkas masukkan
nomor berkas dan tahunCari. Klik tombol >> (lihat kotak merah) dibawah, icon itu untuk
melinkkan berkas dengan NIB.

31
Gambar : link berkas dengan NIB

PlottingPeta

Jika bidang yang akan di plotting sudah ada gambar bidang dalam peta kerja
dikantor pertanahan dapat dilakukan buka file Open. pilih peta kerja yang
sudah ada.
Gambar : Pilih peta kerja

32
Gambar : Hasil pilih peta kerja

Selanjutnya NIB hasil Integrasi dapat di copy Paste to Original Coordinates ke


peta kerja. Hapus regid (strip pada gambar bidang) setelah itu lakukan Plotting
Peta.

Gambar : Hasil copy Paste to Original Coordinates ke peta kerja

33
Gambar : Plotting Peta

Cetak PetaBidang

Klik pencetakan kemudian pilih Tebal Garis lakukan check pada Tambah Selection
(untuk kegiatan missal) kemudian klik cetak. Lihat prosesnya sesuai Gambar :
Gambar : Cetak peta bidang

34
Hasil Pencetakan Peta Bidang Tanah (PBT) seperti pada Gambar :

Gambar : Hasil cetak PBT

Keterangan :

Nomor NIB dengan garis bidang tebal adalah nomor NIB yang akan diumumkan.

Tutup Penggambaran Bidang

Jika sudah selesai tugas pengerjaan di GeoKKP, silahkan klik tutup. Sehingga akan
muncul pemberitahuan bahwa proses spasial sudah selesai. Lihat prosesnya sesuai
Gambar :

35
Gambar : Tutup penggambaran bidang

Setelah proses tutup sukses dilakukan maka aplikasi memberikan notifikasi Proses spasial
sudah dihentikan Lihat prosesnya sesuai Gambar :

Gambar : Notifikasi proses spasial selesai

Notifikasi diatas merupakan pesan dari aplikasi KKP bahwa tugas satuan tugas fisik telah
selesai dilakukan pada aplikasi GeoKKP Web.

3. Pembuatan Surat Ukur.


Berkas yang dikirim dari satuan tugas (satgas) yuridis selanjutnya masuk pada tahapan
pembuatan surat ukur. Klik tombol agar nomor surat ukur terbentuk.
Klik nomor surat ukur agar data surat ukur keluar di tab sebelah kanan. Lengkapi kolom isian:
Keadaan Tanah, Tanda-tanda Batas,Penunjukan dan Penetapan Batas, serta kolom Hal
Lain-lain. Setelah melengkapi keempat kolom isian surat ukur, klik tombol simpan.

Catatan :
Untuk berkas kluster 3 tidak melalui tahapan pembuatan surat ukur. Tahapan pembuatan surat
ukur akan dilalui apabila berkas kluster 3 didaftarkan untuk dilanjutkan menjadi kluster 1.

36
Gambar : Pembuatan Surat Ukur

Gambar : Simpan data surat ukur yang telah dilengkapi.

37
4. Persetujuan dan validasi dokumen pengukuran.
Setelah surat ukur berhasil disimpan, dilanjutkan pada persetujuan dan validasi NIB pada peta
pendaftaran.
Gambar : Persetujuan dan Validasi dokumen pengukuran

5. Pembuktian Hak
Pertama-tama yang dilakukan untuk pembuktian hak : centang nama calon pemilik, NIB dan
input persil simpan.
Gambar :Input nama calon pemilik hak

38
Langkah berikutnya yang dilakukan : pilih menu pengumuman data fisik dan data yuridis
centang nomor-nomor berkas yang ingin diumumkan secara kolektif klik tombol buat
pengumuman. Produk pada pembuatan pengumuman yaitu nomor pengumuman atau daftar
isian 201B.

Gambar : Menu Pengumuman Data Fisik dan Data Yuridis

39
Gambar : Membuat Nomor Pengumuman

Gambar : Pengumuman Berhasil Dibuat.

Jangka waktu pengumuman data fisik dan data yuridis adalah 14 hari kerja. Untuk mengecek
apakah masa pengumuman sudah selesai atau belum dapat dilihat di menu Monitoring
Pengumuman Data Fisik dan Data Yuridis dengan cara inputkan keyword, misalnya nomor
pengumuman dan tahun kemudian klik tombol cari. Di tab sebelah kanan akan ditampilkan
nomor pengumumannya. Apabila masa pengumuman telah selesai, maka tombol selesai di
sebelah kanan nomor pengumuman akan aktif dan berkas dapat dikirim ke tahapan pengesahan

40
pengumuman.

Gambar : Monitoring Data Fisik dan Data Yuridis.

6. Pengesahan Pegumuman.
Pengesahan pengumuman data fisik dan data yuridis dapat dapat dilakukan secara kolektif. Di
menu Berita Acara Pengumuman Data Fisik dan Data Yuridis dari nomor pengumuman dan
tahun klik nomor pengumuman yang keluar klik tombol Buat DI202. Walaupun
pengesahan dapat dibuat secara kolektif, namun untuk pengiriman berkas hanya dapat
dilakukan per berkas dikarenakan petugas perlu mencetak DI202.

Gambar : pembuatan pengesahan pengumuman (DI202) secara kolektif.

41
Gambar : Notifikasi berita acara pengumuman (DI202) telah selesai/dibuat.

Gambar : Pencetakan Berita Acara Pengesahan (DI202).

42
Gambar : Berita Acara Pengesahan Pengumuman (DI202).

Apabila yang diinputkan adalah berkas kluster 3 (K3), pada keadaan dilapangan bidang tanah
yang data yuridisnya tidak dapat dibukukan dan diterbitkan sertipikat karena :

a. Subyek Warga Negara Asing, BUMN/BUMD/BHMN, Badan Hukum Swasta, subyek tidak
diketahui, subyek tidak bersedia mengikuti pendaftaran tanah sistematislengkap;
b. Obyek merupakan tanah P3MB, Prk 5, Rumah Golongan III, Obyek Nasionalisasi, Tanah
Ulayat, TanahAbsente;
c. Obyek tanah milik adat, dokumen yang membuktikan kepemilikan tidak lengkap,
peserta tidak bersedia membuat surat pernyataan penguasaan fisik bidangtanah.

Terhadap bidang tanah yang tidak dapat dibukukan dan diterbitkan sertipikatnya dicatatdalam

43
daftar tanah. Secara aplikasi proses berkas selesai namun status berkas telah selesai dengan
status K3.
Gambar : Penginputan Alasan K3

Gambar : Update Data Alasan K3

44
Gambar : Status berkas selesai K3

7. Membuat Draft Surat Keputusan.


Jika prosedur yang dipilih yaitu Pendaftaran Tanah Pertama Kali Pemberian Hak, kita akan
masuk pada tahapan pembuatan draft surat ukur. Namun, apabila prosedurnya pendaftaran
tanah pertama kali konversi/penegasan dan pengakuan hak, perjalanan berkasnya tidak akan
masuk pada tahapan/alur pembuatan draft surat keputusan.
Pembuatan draft surat keputusan dapat dilakukan dengan cara : klik menu Draft Surat
Keputusan pilih berkas yang akan dibuat menjadi satu nomor drat SK pindahkan ke tab
sebelah kanan dengan mengklik gambar klik proses agar draft surat keputusan terbentuk
lengkapi data draft SK klik simpan.

45
Gambar : Pembuatan Draft Surat Keputusan

Gambar : Draft Surat Keputusan berhasil dibuat.

8. Persetujuan Draft SK
Draft SK yang sudah terbentuk selanjutnya perlu untuk mendapatkan persetujuan dari ketua
adjudikasi agar dapat dibentuk surat keputusannya. Ketua adjudikasi mengecek dan mengklik
tombol setuju apabila draft SK yang sudah terbentuk sudah benar.

46
Gambar : Persetujuan Draft SK

9. Pembuatan Surat Keputusan

Proses selanjutnya adalah Membuat SK Final meliputi tahapan :


a. Penerbitan NomorSK
b. Upload File SK yang telah di tandatangani
Selanjutnya secara detail proses pembuatan Surat Keputusan hampir sama dengan pembuatan
draft SK. Namun, pembuatan SKnya dilakukan di menu Surat Keputusan centang berkas
yang akan dibuatkan 1 nomor surat keputusan pindahkan ke tab sebelah kanan klik proses
upload file surat keputusan simpan.
Gambar : Tahapan pembuatan surat keputusan

47
Gambar : Surat Keputusan

10. Pembukuan Nomor Hak.


Proses pembukuan nomor hak meliputi tahapan :

a. Pembuatan nomor hak dengan mengklik tombol Buat Buku Tanah Hak Atas Tanah

b. Lengkapi isian dokumen buku tanah di tab sebelah kanan kemudian simpan.

c. Pencetakan buku tanah menggunakan KKPWeb Office.


Gambar : Pembuatan Buku Tanah

48
Gambar : Notifikasi buku tanah telah berhasil disimpan.

Gambar : Melengkapi Data Buku Tanah

Jika berkas yang dijalankan termasuk kedalam kluster 2 (K2), maka setelah pembuatan nomor
sertifikat, klik tab Penjelasan Hasil Penelitian Data Fisik dan Data Yuridis. Di tab ini, petugas
harus memilih salah satu dari :

Tidak keberatan : apabila bidang yang didaftarkan tidak ada sanggahan ke pengadilan.

49
Ada keberatan dan sudah dapat diselesaikan : apabila ada sanggahan tetapi sudah dapat
diselesaikan.

Ada keberatan yang belum ada penyelesaian : apabila ada keberatan/sanggahan yang
sedang berjalan di pengadilan.
Apabila penjelasan hasil penelitian telah dipilih dan diinputkan alasannya, klik tombol
update agar dapat tersimpan. Dan bila data yang dipilih itu ada keberatan yang belum ada
penyelesaian, berarti proses berkas pada tahap ini sudah selesai. Namun, apabila petugas
mengirim berkasnya, berkas tidak dapat terkirim dan akan keluar notifikasi Berkas selesai
Kluster 2. Berkas kluster 2 terhenti pada tahap ini.

Gambar : Status K2, berkas ada sanggahan.

Gambar : Notifikasi berkas selesai K2

50
11. Pengesahan dan Penandatanganan Buku Tanah dan Sertifikat.
Pengesahan dan penandatanganan buku tanah dilakukan pada berkas yang dengan status K1.
Tugas ini dilakukan oleh kepala kantor atau jika ada pelimpahan, penandatanganan dapat
dilakukan oleh Ketua Panitia Adjudikasi Percepatan. Klik tombol setuju agar persetujuan
tercentang dan berkas dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Pengesahan dan
penandatanganan buku tanah dan sertifikat ditandai dengan keluarnya daftar isian 208 dan
daftar isian 307.

Catatan :
Setelah berkas dikirim dari kepala kantor/ketua adjudikasi maka secara otomatis
dokumen buku tanah tervalidasi.
Gambar : Persetujuan sertifikat oleh kepala kantor/ ketua panitia adjudikasi.

51
12. Penyerahan Produk.
Penyerahan produk buku tanah adalah tahap akhir dari pelaksanaan kegiatan PTSL. Produk pada
tahap ini adalah daftar isian 301A. Klik tombol cetak tanda terima agar DI 301A keluar.

Gambar : Menu pencetakan tanda terima

52
Gambar : Hasil pencetakan tanda terima (DI301A).

Gambar : Tombol serahkan

53
13. Lanjutan Berkas Kluster 3 ke Kluster 1.

Ada beberapa kemungkinan yang memungkinkan berkas yang sudah selesai kluster 3 untuk
dilanjutkan ke kluster 1. Misalnya, berkas yang statusnya selesai hanya sampai kluster 3 karena
tidak ada pemohon / subyek tidak diketahui / no name. Apabila pemohonnya sudah ada, maka
berkas status selesai K3 dapat didaftarkan menjadi K1.

Caranya : pilih menu Lanjutan Berkas Kluster 3 ke Kluster 1 cari nomor berkas Keluar
notifikasi Silakan klik proses ke K1 untuk melanjutkan berkas klik tombol OK pada

notifikasi yang keluar Klik tombol Keluar notifikasi apakah yakin melanjutkan berkas
kluster 3 ke kluster 1? Klik tombol Yainput nama pemohon apabila nama pemohon
sebelumnya adalah no name (jika sebelumnya sudah ada pemohon tidak perlu diinputkan lagi)
Inputkan bukti alas hak kirim berkas.

Gambar : Menu lanjutan berkas kluster 3 ke kluster 1, cari berkas.

54
Gambar : Notifikasi apakah yakin melanjutkan berkas

a. Penginputan Bukti Alas Hak.

Untuk menginputkan bukti alas hak, langkah-langkah yang dilakukan :

Buka kolom bukti alas hak

Lengkapi data alas hak kemudian simpan

Inputkan nama calon pemilik buku tanah( untuk mempersingkat waktu, apabila nama
pemohon sama dengan nama calon pemilik, petugas dapat mengklik tombol ambil dari
data pemohon.

Klik tombol selesai


Apabila bukti alas hak telah diinputkan, maka berkas dapat dikirim ke tahapan selanjutnya.

b. Pembuatan Surat Ukur.

Tahap selanjutnya yaitu pembuatan surat ukur. Klik tombol Buat Surat Ukur. Apabila surat
ukur telah terbentuk, lengkapi data surat ukur di tab sebelah kanan kemudian simpan agar
berkas dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Gambar : Pembuatan Surat Ukur pada lanjutan kluster 3 ke kluster 1.

55
c. Persetujuan dan Validasi surat ukur

Tahap selanjutnya yaitu persetujuan dan validasi dokumen pengukuran.

Gambar :Persetujuan dan Validasi surat ukur

56
d. Pembuatan Draft Surat Keputusan

Untuk Prosedur Pendaftaran Tanah Pertama Kali Pemberian Hak pada lanjutan kluster 3 ke
kluster 1 ini perlu dilakukan pembuatan draft SK dan pembuatan SK, namun jika
Prosedurnya Pendaftaran Tanah Pertama Kali Konversi/Penegasan/Pengakuan Hak, tahapan
ini tidak dilalui.

Klik tombol Buat Draft Surat Keputusan seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar : Buat draft surat keputusan

57
e. Persetujuan draft SK

Persetujuan draft SK dilakukan oleh Ketua Panitia Adjudikasi Percepatan.

Gambar : Persetujuan draft SK

f. Pembuatan Surat Keputusan

Klik Buat Surat Keputusan agar nomor surat keputusan keluar. Lengkapi data surat
keputusan di tab sebelah kanan.

58
Gambar : Surat Keputusan

g. Pembuatan Buku Tanah

Klik tombol Buat Buku Tanah kemudian pilih tipe hak yang akan dibuat (sesuai draft SK
yang dibuat sebelumnya).

Gambar : Pembuatan Buku Tanah.

59
h. Pengesahan dan Validasi Buku Tanah

Pengesahan dan validasi buku tanah dilakukan oleh kepala kantor atau dilimpahkan pada
panitia adjudikasi.

Gambar : Pengesahan Buku Tanah

i. Penyerahan Produk

Pada penyerahan produk, sama seperti penjelasan di atas, adalah tahap terakhir pada
kegiatan PTSL. Produk di petugas penyerahan produk yaitu : daftar isian 301A.

60
Gambar : Cetak Tanda Terima

Gambar : Pencetakan DI301A

61
14. Pelaporan

Pelaporan kegiatan PTSL di aplikasi KKP WEB dapat dicek di menu :

a. Rekapitulasi Pendaftaran Tanah Sistematis

Gambar : Dashboard

Pada menu rekapitulasi pendaftaran tanah sistematis, petugas dapat melihat pelaporan
dengan cara pilih nama proyek pilih tahun laporan klik cari. Laporan akan ditampilkan
seperti gambar di bawah.

Gambar : Tampilan laporan1

Klik tombol untuk melihat detail laporan pada dashboard rekapitulasi pendaftaran
tanah sistematis.

Gambar : Tampilan Laporan2

62
b. Menu Laporan.

Pelaporan kegiatan PTSL dapat juga dilihatdi menu laporan program strategis

Gambar : Laporan

63
Aplikasi Pencetakan KKPWeb Versi 1.2.0.0

http://support.bpn.go.id/forum/showthread.php?tid=52156

1. Untuk pencetakan pada Aplikasi KKPWeb dapat di download disini.

Langkah instalasi :

Khusus untuk yang sudah pernah melakukan instalasi KkpWebOffice, backup template cetakan

yang ada pada folder C:\Program Files\KkpWebOffice2007\Templates kemudian Uninstall

aplikasi KkpWebOffice

2. Install Aplikasi KkpWebOffice dari file yang sudah di download

3. Timpa template cetakan pada folder C:\Program Files\KkpWebOffice2007\Templates dengan

backup file tamplate sebelumnya

Untuk file template yang belum lengkap dapat didownload pada attachment

Link template :
Templates.rar : http://support.bpn.go.id/forum/attachment.php?aid=18952
Updatekkpweboffice : http://support.bpn.go.id/forum/attachment.php?aid=20522

Alternatif cara update:


1. download updatekkpweboffice.rar dan templates.rar
2. extract updatekkpweboffice.rar misal ke direktori C:\updatekkpweboffice
3. jalankan / dobel klik file KkpWebOffice.vsto
4. maka akan muncul menu kkpweb di office
5. pilih menu kkpweb>about
6. copy alamat assembly
7. Dengan windows explorer browse ke alamat assembly
8. extract templates.rar ke direktori <alamat assembly>\templates

64
Panduan Pencetakan Sertipikat Tanah

1. Buka Word yang sebelumnya telah diinstall dan disetting KKPWeb Officenya.
2. Klik menu KKP Web

3. Klik menu buku tanah

4. Lakukan pencarian nomor hak yang akan dicetak

5. Klik tombol cetak sesuai dengan ukuran kertas/blanko. Pada menu ini disediakan pencetakan
untuk kertas ukuran A4 dan A3

6. Hasil pencetakan ukuran kertas A4 dapat dilihat di halaman berikutnya.

65
3 3 0 4 0 7 0 2 1 0 0 0 5 6

Milik 00056
Papua
Puncak Jaya
DKI

6152/2017, Tanggal
JAKARTA
04/04/2017
7740/2017, Tanggal
04/04/2017
Milik
00056 3DIMAS
3 0 4
BASKORO 0 7 0 2 1 0 0 0 5 6
JAKARTA
31/08/1988
33040702.00330
Puncak Jaya II IV A
RT.14, RW 04
puncak jaya, 04/04/2017

Kabupaten Puncak Jaya


Kabupaten Puncak Jaya

TOAY, S.Kom
19650725198903103

66

puncak jaya, 04/04/2017


7. Print dokumen buku tanah

8. Kiik tombol OK

67
Panduan Pencetakan Surat Ukur

1. Buka Word yang sebelumnya telah diinstall dan disetting KKPWeb Officenya.
2. Klik menu KKP Web

3. Klik menu Surat Ukur

4. Lakukan pencarian nomor surat ukur yang akan dicetak

5. Klik tombol cetak sesuai dengan ukuran kertas/blanko. Pada menu ini disediakan pencetakan
untuk kertas ukuran A4 dan A3

6. Hasil pencetakan ukuran kertas A4 dapat dilihat di halaman berikutnya.

68
3 3 0 4 0 7 0 2 1 0 0 0 5 6 33040702.00330

00069/2017

Papua
Puncak Jaya
DKI
JAKARTA

26.185-16-5 C3

Datar

Patok 7A, 7B, 7C, 7D

418 m2 (Empat Ratus Delapan belas Meter Persegi)

Patok 7A, 7B, 7C, 7D

04/04/2017 2490/2017
04/04/2017 6149/2017

04/04/2017
puncak jaya, 04/04/2017
puncak jaya, 04/04/2017

Kabupaten Puncak Jaya Kabupaten Puncak Jaya

PROF., DR., IR. PERMENAS SAPARI ASPARI PROF., DR., IR. PERMENAS SH
BAHARI S.Kom, SH., Msc
195802191982031002
195802191982031002

69
3 3 0 4 0 7 0 2 1 0 0 0 5 6 33040702.00330

00069/2017

Papua
Puncak Jaya
DKI
JAKARTA

26.185-16-5 C3

Datar

Patok 7A, 7B, 7C, 7D

418 m2 (Empat Ratus Delapan belas Meter Persegi)

Patok 7A, 7B, 7C, 7D

04/04/2017 2490/2017
04/04/2017 6149/2017

04/04/2017
puncak jaya, 04/04/2017
puncak jaya, 04/04/2017
Kabupaten Puncak Jaya
Kabupaten Puncak Jaya
195802191982031002

PROF., DR., IR. PERMENAS SAPARI ASPARI PROF., DR., IR. PERMENAS SAPARI ASPARI BAHARI
BAHARI S.Kom, SH., Msc S.Kom, SH., Msc
195802191982031002

70
3 3 0 4 0 7 0 2 1 0 0 0 5 6 33040702.00330

00069/2017

Papua
Puncak Jaya
DKI
JAKARTA

26.185-16-5 C3

Datar

Patok 7A, 7B, 7C, 7D

418 m2 (Empat Ratus Delapan belas Meter Persegi)

Patok 7A, 7B, 7C, 7D

04/04/2017 2490/2017
04/04/2017 6149/2017

04/04/2017
puncak jaya, 04/04/2017
puncak jaya, 04/04/2017

Kabupaten Puncak Jaya Kabupaten Puncak Jaya

PROF., DR., IR. PERMENAS SAPARI ASPARI PROF., DR., IR. PERMENAS SAPARI, SH
BAHARI S.Kom, SH., Msc
195802191982031002 195802191982031002

71
1. Print dokumen buku tanah

2. Klik tombol OK

72

Anda mungkin juga menyukai