Anda di halaman 1dari 2

Nama Maba : Hendike Yuniar P

Nama Amerta : Neurology

BENIGN POSITIONAL VERTIGO

Benign Positional Vertigo adalah salah satu penyebab vertigo yang paling
umum, terjadi sensasi mendadak yang membuat anda merasa berputar atau bagian
dalam kepala anda berputar. Benign positional vertigo juga disebut Benign
Postional Paroxymal Vertigo (BPPV). BPPV menyebabkan pusing ringan yang
berdurasi singkat sampai intens. Hal ini biasanya dipicu oleh perubahan spesifik
pada posisi kepala anda. Ini mungkin terjadi saat anda menekan kepala ke atas
atau ke bawah, saat anda berbaring, saat anda membalik atau duduk di tempat
tidur.

Seringkali, tidak diketahui penyebab BPPV, ini disebut BPPV idiopatik.


Bila penyebabnya bisa ditentukan, BPPV sering dikaitkan dengan pukulan ringan
sampai berat di kepala anda. Penyebab BPPV jarang terjadi karena gangguan yang
merusak telinga bagian dalam anda atau dapat juga kerusakan yang terjadi selama
operasi telinga atau selama posisi berkepanjangan di punggung anda, seperti saat
di kursi dokter gigi. BPPV juga telah dikaitkan dengan migrain.

Di dalam telinga anda terdapat organ mungil yang disebut labirin


vestibular. Ini mencakup tiga struktur berbentuk loop (kanal setengah lingkaran)
yang mengandung cairan dan sensor rambut halus yang memonitor rotasi kepala
anda. Struktur lain (organ otolit) di telinga anda memonitor gerakan kepala anda
ke atas dan ke bawah, kanan dan kiri, bolak-balik dan posisi kepala anda
berhubungan dengan gravitasi. Organ otolit ini mengandung kristal yang membuat
anda sensitif terhadap gravitasi. Karena berbagai alasan, kristal ini bisa copot.
Saat kristal copot, mereka bisa bergerak ke salah satu kanal setengah lingkaran,
terutama sering terjadi saat anda berbaring. Hal ini menyebabkan kanal setengah
lingkaran menjadi sensitif terhadap perubahan posisi kepala yang tidak ditanggapi
dengan normal oleh syaraf, itulah yang membuat anda merasa pusing.

Tanda dan gejala Benign Paaroxymal Postional Vertigo dapat mencakup


pusing, perasaan bahwa Anda atau lingkungan Anda berputar atau bergerak,
kehilangan keseimbangan, mual, dan muntah. Tanda dan gejala BPPV bisa datang
dan pergi, dengan gejala yang biasanya berlangsung kurang dari satu menit.
Durasi gejala BPPV ini dapat hilang untuk beberapa lama dan kemudian kambuh
kembali. Aktivitas yang membawa tanda dan gejala BPPV bisa bervariasi dari
orang ke orang, namun hampir selalu terjadi ketika posisi kepala anda berubah.
Beberapa orang juga merasa tidak seimbang saat berdiri atau berjalan. Gerakan
mata berirama yang tidak normal (nistagmus) biasanya menyertai gejala vertigo
posisi paroxysmal jinak.

Daftar Pustaka

Hilton, M,P,, et al. The Epley (Canalith Repositioning) Manoeuvre For Benign
Paroxysmal Positional Vertigo. Cochrane Database of Systematic Reviews.
http://www.cochrane.org/CD003162/ENT_the-epley-manoeuvre-for-benign-
paroxysmal-positional-vertigo-bppv. Diakses pada 8 Agustus 2017. Jam 8.08.

Barton, J.J.S., Benign Paroxysmal Positional Vertigo.


http://www.uptodate.com/home. Diakses pada 8 Agustus 2017. Jam 8.12.

Furman, J.M., Pathophysiology, Etiology, and Differential Diagnosis of Vertigo.


http://www.uptodate.com/home. Diakses pada 8 Agustus 2017. Jam 8.30.

Mayo Clinic Staf. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV).


http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/vertigo/basics/preparing-for-your-
appointment/con-20028216. Diakses pada 8 Agustus 2017. Jam 9.00.

Woodhouse, S. (n.d.). Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV).


http://vestibular.org/understanding-vestibular-disorders/types-vestibular-
disorders/benign-paroxysmal-positional-vertigo. Diakses pada 8 Agustus 2017.
Jam 12.20.