Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

UPAYA KESEHATAN GIGI MASYARAKAT DESA (UKGMD)


PUSKESMAS SUKRA INDRAMAYU

I. PENDAHULUAN
Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan Pembangunan Kesehatan
bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi - tingginya dapat terwujud,
Untuk pelaksanaan pembangunan kesehatan antara lain dapat dilakukan melalui
pemberdayaan masyarakat dan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat dalam bidang
kesehatan adalah program Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat Desa (UKGMD).
UKGMD Adalah suatu pendekatan Edukati & yang bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan dan peran serta masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan gigi (Upaya Promoti,
Preventi, secara terpadu (UKBM) dikenal dengan Primery Oral Health Care Aproach yang
dilakukan di sarana sarana UKBM ( Posyandu,Poskesdes, Desa siaga dll ).
Kesehatan gigi dan mulut merupakan dari kesehatan umum yang berperan penting
dalam fungsi pengunyahan, fungsi bicara dan fungsi kecantikan (estetika). Ketiga fungsi
tersebut sangat penting dalam menunjang tumbuh kembang anak (Dep.Kes R.I.,1996).

II. LATAR BELAKANG


Strategi yang digunakan dalam pembangunan masyarakat sebagai upaya untuk
mewujudkan kemampuan dan kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara, dapat dilakukan melalui peningkatan kemampuan masyarakat untuk berperilaku
hidup sehat, mampu mengatasi masalah kesehatan secara mandiri, berperan aktif dalam setiap
pembangunan kesehatan, serta dapat menjadi penggerak dalam mewujudkan pembangunan
berwawasan kesehatan.
Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) merupakan kegiatan yang bersumber
dari masyarakat seperti Poskestren, Posyandu dan Desa Siaga.
Melalui program UKGMD diharapkan terbentuknya derajat kesehatan masyarakat
secara komprehenship.
Posyandu merupakan suatu upaya kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat yang
bekerjasama dengan berbagai lintas sektor seperti puskesmas, pemerintahan desa/kelurahan,
dan lembaga swadaya masyarakat lainnya.
Seluruh pihak tersebut diharapkan memiliki kemampuan kerja sama yang baik,
sehingga dapat bekerja bersama-sama untuk kepentingan masyarakat. Kader sebagai
kelompok penggerak kesehatan di masyarakat tidak dapat bekerja sendiri-sendiri. Tidak hanya
pengetahuan dan keterampilan teknis saja yang harus dimiliki oleh seorang kader posyandu,
namun juga kemampuan untuk berinteraksi dan bekerjasama, baik dalam satu tim maupun
dengan pihak lain. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang diberikan kepada kader
posyandu seyogyanya tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan saja, tetapi juga
mampu melatih keterampilan sosialisasi dan kemampuan bekerjasama sebagai teamwork.
III. TUJUAN
1. Tujuan umum
Mengetahui tingkat keparahan karies gigi diwilayah kerja Puskesmas
2. Tujuan Khusus
Meningkatkan status Kesehatan gigi dan mulut masyarakat secara optimal melalui
upaya Promotif dan Preventif.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Kunjungan UKGMD ke Posyandu dalam rangka Penyuluhan dan pemeriksaan gigi
terhadap balita dan ibu hamil. Diantaranya meliputi 55 posyandu.
Koordinasi dilakukan melalui Ka.Puskesmas, Bidan Desa, Kader Posyandu, yang
membantu pelaksanaan kegiatan ini.

V. METODE/CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN :


1. Ceramah
2. Diskusi
3. Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut

VI. SASARAN
1. Masyarakat,
2. Ibu hamil,
3. Kader

VII. PELAKSANA
1. Dokter Gigi
2. Perawat Gigi

VIII. JADWAL PELAKSANAAN (terlampir)

IX. SUMBER DANA


Sumber dana diambil dari dana BOK Tahun 2017
1 (satu) Orang Petugas gol III B ( 2 x 55 x Rp.50.000,- = Rp. 2.750.000,- )

X. HASIL KEGIATAN (Terlampir)

XI. EVALUASI KEGIATAN DAN PELAPORAN


Untuk menilai hasil kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah dengan
indikator :
1. Jumlah kunjungan ke Posyandu
2. Jumlah sasaran yang diperiksa.

Anda mungkin juga menyukai