Anda di halaman 1dari 4

10 Jenis Motif Batik Paling Populer di Indonesia

Batik berasal dari bahasa Jawa, yaitu amba yang berarti menulis dan titik yang
bermakna titik, sehingga apabila digabungkan kurang lebih bermakna menulis titik-titik.

Motif Batik Sekar Jagad

Motif ini adalah salah satu motif yang sangat khas di Indonesia. Batik jenis ini berasal dari
Jawa, lebih tepatnya Yogyakarta. Batik Jogja ini mempunyai makna segar jagad adalah
keindahan atau kecantikan yang membuat orang yang melihatnya jadi terpesona.
Ada juga yang menafsirkan bahwa motif yang berbentuk seperti pulau-pulau ini maksudnya
adalah sesuai namanya, yaitu sekar jagad. Dalam bahasa Jawa, kar jagad memiliki arti peta
dunia.

Motif Batik Sidomukti Magetan

Motif batik asal kabupaten Magetan ini memiliki motif dasar gambar bambu. Sebagaimana
batik-batik lainnya, biasanya batik ini dipakai pada acara-acara resmi atau upacara adat.
Makna dan filosofi dari motif batik sidomukti ini adalah harapan untuk mendapatkan
ketenangan lahir batin.

Motif Batik Kraton


Pada awalnya, motif batik keraton sangat eksklusif. Rakyat biasa tidak diperkenankan untuk
memakai motif ini karena yang boleh memakai hanya Sultan dan keluarganya saja. Namun
belakangan, peraturan tersebut dicabut dan rakyat biasa sudah boleh memakai motif ini.

Motif Batik Jepara

Motif batik Jepara bisa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu motif lama dan motif baru. Motif
batik jepara lama memiliki pola dengan warna lung hitam, gajah coklat, flora dan fauna daun
ulir hijau dan lainnya. Sedangkan batik baru Jepara adalah batik tulis yang banyak
variasinya. Batik Jepara sendiri juga terkenal dengan sebutan Batik kartini. Kamu bisa
menemukan berbagai macam motif batik di kota Jepara.
Motif Batik Solo

Ciri khas batik dari solo yang sering disebut juga sebagai batik sogan adalah warna motifnya
yang berwarna kecokelatan. Batik Solo juga masih menerapkan konsep tradisional dengan
hanya memakai bahan-bahan alami sebagai pewarnanya. Filosofi motif batik Solo adalah
gelombang-gelombang sungai bengawan solo yang membawa ketenangan.

Motif Batik Kawung

Motif batik kawung ini mungkin sangat dikenal oleh kakek-kakek kita sejak dulu. Hal ini
disebabkan karena motif ini merupakan salah satu motif batik tertua di Indonesia. Dahulu,
motif ini hanya boleh dipakai oleh orang-orang kerajaan sebagai kain sarung raja maupun
permaisurinya. Motif kawung ini merupakan gambaran dari buah kawung alias buah aren.

Motif Batik Tasik

Batik memang bukan hanya ada di daerah Jawa saja, berbagai macam motif batik kini juga
berkembang di Tanah Sunda. Sebagaimana setiap daerah memiliki ciri khas dan filosofi
tersendiri untuk motif batiknya, motif Tasik ini juga mempunyai ciri khas tersendiri. Batik-
batik yang berasal dari Tasikmalaya ini umumnya berbentuk rerumputan, fauna dan hal-hal
yang berkaitan dengan alam. Sedangkan pewarnaannya, kebanyakan berwarna biru, merah
padam dan coklat.

Motif Batik Malang

Batik malang terkenal dengan motif batiknya yang cenderung cerah, seperti memiliki warna
dasar biru kemudian di timpa dengan warna putih, kemudian bahan berwarna putih di timpa
dengan merah.

Ratarata batik Malangan ini berpola tanaman atau simbol-simbol kota Malang seperti candi-
candi yang ada di dalamnya.
Motif Batik Pekalongan

Kebanyakan motif dari pekalongan dipengaruhi oleh kebudayaan-kebudayaan luar yang


datang karena faktor perdagangan. Hal ini disebabkan karena letak kota Pekalongan sangat
strategis sekali untuk lokasi perdagangan disebabkan mudah dicapai dari segala penjuru.

Sebagian motif batik Pekalongan ini didominasi dengan bentuk-bentuk fauna, namun
kebanyakan tetap didominasi dengan motif tumbuh-tumbuhan.

Motif Batik Mega Mendung

Motif yang berasal dari kota Cirebon ini memiliki ciri khas tersendiri dalam membuat motif.
Diantara motif yang paling populer bahkan menjadi ciri khas kota Cirebon adalah batik Mega
Mendung. Batik mega mendung diisi dengan pola-pola berbentuk awan dengan diberi warna
yang gelap seperti biru tua, merah tua, hijau tua dan sebagainya.