Anda di halaman 1dari 5

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional study.

Metode penelitian adalah metode survei dan menggunakan kuesioner sebagai alat

pengumpul data yang pokok.

3.2 Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian ini akan dilaksanakan selama 2 bulan yaitu mulai bulan Januari-

Februari 2015 yang bertempat di Desa Maroangin Kecamatan Maiwa Kabupaten

Enrekang.

3.3 Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel

3.3.1 Populasi

Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di desa

Maroangin, kec. Maiwa, kab. Enrekang.

3.3.2 Sampel

Sampel adalah responden yang menggunakan air sungai

sebagai air untuk mandi dan memiliki keluhan penyakit kulit sesuai

dengan kriteria seleksi


3.3.3 Teknik Pengambilan Sampel

Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling.

Teknik purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel penelitian yang

ditentukan berdasarkan pertimbangan subyektif yang mempunyai kriteria tertentu

untuk dipilih (kriteria inklusi) dan menolak yang tidak memiliki kriteria (kriteria

eksklusi). Perhitungan besar sampel ditentukan dengan menggunakan rumus

penentuan sampel yaitu :

N
n= = 98
N . 2 +1
Keterangan :
n : jumlah sampel = 98 orang dibulatkan menjadi 100 orang
N : jumlah populasi = 4992 orang
: taraf signifikansi dari 4992 = 0,01
3.4 Kriteria Seleksi
3.4.1 Kriteria Inklusi
1. Responden yang menggunakan air sungai untuk mandi
2. Responden yang memiliki keluhan dan riwayat penyakit kulit karena

pencemaran air sungai


3. Responden yang bersedia mengikuti penelitian
3.4.2 Kriteria Eksklusi
1. Responden yang sedang dalam pengobatan penyakit kulit.
2. Responden yang mengalami penyakit kulit bukan karena pencemaran air

sungai
3.5 Alat Penelitian
Prosedur penngumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan

angket berupa kuesioner berisi pertanyaan yang sudah tersusun dengan baik yang

dibagikan kepada responden. kemudian responden tinggal memberikan tanda-tanda

terterntu.

3.6 Jenis Data

Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah data primer. Data

primer merupakan data yang dikumpulkan secara langsung oleh peneliti dari subjek

penelitian. Data yang dikumpulkan berupa kuesioner yang telah diisi oleh responden.

3.7 Variabel Penelitian

1. Variabel sebab : Air sungai


2. Variabel akibat : Penyakit kulit
3. Variabel antara : Umur, Jenis kelamin, Pekerjaan, Pendidikan, Status

Sosial Ekonomi
3.8 Definisi Operasional Variabel
1. Air sungai : Aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara

terus menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Air sungai dapat

dimanfaatkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk

mandi, mencuci, buang air, mengaliri sawah, empang, dll.


2. Penyakit kulit : Penyakit yang paling umum yang dapat

dialami oleh segala usia. Penyebabnya adalah karena

kontaminasi bakteri, jamur, parasit, dll. Timbulnya suatu

penyakit kulit ditandai dengan adanya eritema (kemerahan),


papul (tonjolan kurang dari 5mm), vesikel (tonjolan cairan

dibawah 5mm), dan melepuh.


3. Infeksi : suatu proses terjadinya peradangan.

3.9 Kriteria Objektif

Ciri umum pada penderita penyakit kulit adalah adanya eritema (kemerahan),

edema (bengkak) , papul (tonjolan kurang 5mm), vesikel (tonjolan cairan dibawah

5mm), adanya perubahan warna,melepuh dan tidak dibedakan berdasarkan kualitas

(ringan,sedang,berat).11

3.10 Analisis Data

Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji chi square. Uji

Chi Square berguna untuk menguji hubungan atau pengaruh dua

buah variabel dan mengukur kuatnya hubungan antara variabel

yang satu dengan variabel lainnya, kemudian disajikan dalam

bentuk diagram dan tabel distribusi frekuensi dengan bantuan SPSS

(statistical product and service solution).

3.11 Alur Penelitian

Pencarian subjek

Masyarakat

Kriteria inklusi Kriteria ekslusi

Pembagian kuisioner

Pemeriksaan
Hasil
kesimpulan
penelitian
kulit
Hasil pemeriksaan

Analisis data

3.12 Etika Penelitian

a. Meminta persetujuan (informed consent) responden setelah mendapatkan

penjelasan mengenai penelitian ini.

b. Kepentingan responden diutamakan.

c. Responden tidak dikenakan biaya apapun