Anda di halaman 1dari 13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah SMAN 7 MANADO


Mata pelajaran Matematika
Kelas/Semester XI/1
Alokasi Waktu 12 JP

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak
secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3. 2 Menjelaskan program linear dua variabel 3.2.1 Mendefinisikan program linear dua
dan metode penyelesaiannya dengan variabel
menggunakan masalah kontekstual

3.2.2 Menjelaskan program linear dua


variabel

3.2.3 Menjelaskan metode penyelesaian


program linear dengan menggunakan
masalah kontekstual
4.2 Menyelesaikan masalah kontekstual yang 4.2.1 Membuat penyelesaian yang sesuai
berkaitan dengan program linear dua variabel untuk menyelesaikan masalah program
linear terkait masalah nyata

C. Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran diharapka siswa dapat :
1. Menjelaskan program linear dua variabel
2. Menjelaskan metode penyelesaian program linear dengan
menggunakan masalah kontekstual
3. Membuat penyelesaian yang sesuai untuk menyelesaikan
masalah program linear terkait masalah nyata

D. Materi Pembelajaran
1. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel
2. Program Linear Model Matematika
3. Menetukan Nilai Optimum Fungsi Objektif

E. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama : 2 X 45 Menit menggunakan model Problem Based Learning
Indikator Pencapaian Kompetensi:
3.2.1 Mendefinisikan program linear dua variabel

Langkah
Deskripsi Kegiatan Alokasi
Pembelajaran
waktu
Pendahuluan 10 Menit

Berdoa memulai pembelajaran dan guru mengkondisikan


peserta didik
Guru memberikan motivasi dengan memberikan gambaran
tentang pentingnya memahami konsep, system persamaan dan
pertidaksamaan linear dua variabel
Sebagai apersepsi, peserta didik diminta menjelaskan bentuk
pengertian bentuk persamaan dan pertidaksamaan linear dua
variabel.
Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai yaitu
mendefinisikan program linear dua variabel
Guru menjelaskan tentang cakupan materi pembelajaran yaitu
persamaan dan pertidaksamaan linear dua variabel.
Guru menjelaskan mekanisme pembelajaran yang akan
dilakaukan.
Kegiatan inti 70 Menit
Fase 1 :
Orientasi peserta didik kepada masalah.
Guru bersama peserta didik menyiapkan sumber belajar
khususnya buku siswa kelas XI Mapel Matematika.
Dengan menggunakan LCD, guru menayangkan bentuk-bentuk
persamaan dan pertidaksamaan linear dua variabel
Peserta didik diminta untuk mengamati, berfikir dan bertanya
terkait apa yang ditayangkan.

Fase II :
Mengorganisasikan peserta didik
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, setiap
kelompok terdiri atas 4 5 orang.

Fase III :
Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.
Peserta didik diminta berdiskusi kelompok untuk menentukan
persamaan dan pertidaksamaan linear dua variabel Mereka
dapat menggunakan berbagai sumber belajar dan
mengembangkan sikap kerjasama.
Guru mengamati peserta didik dalam kelompoknya masing-
masing. Kelompok yang mengalami kesulitan diberi bimbingan
atau petunjuk dengan teknik scaffolding baik secara individu,
kelompok ataupun klasikal.

Fase IV :
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
Wakil kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, dilanjutkan
dengan diskusi dan tanya jawab.
Peserta didik mengamati dan memperhatikan presentasi yang
sedang dilakukan wakil kelompok yang ditunjuk
Peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab
terkait presentasi wakil kelompok.
Mendiskusikan hasil kerja kelompok yang telah dipresentasikan.

Fase V :
Mengalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan dan koreksi dari
guru terkait pembelajaran bentuk persamaan dan
pertidaksamaan linear dua variabel.

Penutup 10 Menit
Di akhir Peserta didik diminta menyimpulkan tentang persamaan dan
pembelajaran pertidaksamaan linear dua variabel
diharapkan : Guru melakukan umpan balik untuk mengetahui sejauhmana
pembelajaran terjadi pada peserta didik.
Guru melakukan tes tulis singkat.
Guru memberikan PR beberapa soal mengenai persamaan dan
pertidaksamaan linear dua variabel
Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.
Berdoa mengakhiri pembelajaran

Pertemuan berikutnya : 2 X 45 Menit menggunakan model Problem Based Learning


Indikator Pencapaian Kompetensi:
3.2.2 Menjelaskan program linear dua variabel

Langkah
Deskripsi Alokasi
Pembelajaran
waktu
Pendahuluan 10 Menit

Berdoa memulai pembelajaran dan guru mengkondisikan


peserta didik
Guru memberikan motivasi dengan memberikan gambaran
tentang pentingnya memahami model matematika.
Sebagai apersepsi, peserta didik diminta menjelaskan bentuk
model matematika.
Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai yaitu
menjelaskan program linear dua variabel
Guru menjelaskan tentang cakupan materi pembelajaran yaitu
model matematika.
Guru menjelaskan mekanisme pembelajaran yang akan
dilakaukan.
Kegiatan inti 70 Menit

Fase 1 :
Orientasi peserta didik kepada masalah.
Peserta didik diminta mengamati/menyimak masalah pada
buku siswa halaman 3-8,
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
membuat minimal 3 pertanyaan/dugaan awal/kesimpulan awal.

Fase II :
Mengorganisasikan peserta didik
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, setiap
kelompok terdiri atas 4 5 orang.

Fase III :
Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.
Peserta didik diminta berdiskusi kelompok untuk menentukan
model matematika. Mereka dapat menggunakan berbagai
sumber belajar dan mengembangkan sikap kerjasama.
Guru mengamati peserta didik dalam kelompoknya masing-
masing. Kelompok yang mengalami kesulitan diberi bimbingan
atau petunjuk dengan teknik scaffolding baik secara individu,
kelompok ataupun klasikal.

Fase IV :
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
Wakil kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, dilanjutkan
dengan diskusi dan tanya jawab.
Peserta didik mengamati dan memperhatikan presentasi yang
sedang dilakukan wakil kelompok yang ditunjuk
Peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab
terkait presentasi wakil kelompok.
Mendiskusikan hasil kerja kelompok yang telah dipresentasikan.

Fase V :
Mengalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan dan koreksi dari
guru terkait pembelajaran bentuk model matematika.

Penutup 10 Menit
Di akhir Peserta didik diminta menyimpulkan tentang model
pembelajaran matematika.
diharapkan : Guru melakukan umpan balik untuk mengetahui sejauhmana
pembelajaran terjadi pada peserta didik.
Guru melakukan tes tulis singkat.
Guru memberikan PR beberapa soal mengenai model
matematika
Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.
Berdoa mengakhiri pembelajaran

Pertemuan berikutnya : 2 X 45 Menit menggunakan model Problem Based Learning


Indikator Pencapaian Kompetensi:
3.2.3 Menentukan prosedur yang sesuai untuk menyelesaikan masalah program linear terkait
masalah nyata
Langkah
Deskripsi Alokasi
Pembelajaran
waktu
Pendahuluan 10 Menit

Berdoa memulai pembelajaran dan guru mengkondisikan


peserta didik
Guru memberikan motivasi dengan memberikan gambaran
tentang pentingnya memahami program linear dengan metode
grafik.
Sebagai apersepsi, peserta didik diminta menjelaskan bentuk
program linear dengan metode grafik.
Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai yaitu
memahami program linear dengan metode grafik.
Guru menjelaskan tentang cakupan materi pembelajaran yaitu
memahami program linear dengan metode grafik.
Guru menjelaskan mekanisme pembelajaran yang akan
dilakaukan.
Kegiatan inti 70 Menit

Fase 1 :
Orientasi peserta didik kepada masalah.
Peserta didik diminta mengamati/menyimak contoh 1.1 .
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
membuat minimal 3 pertanyaan/dugaan awal/kesimpulan awal.

Fase II :
Mengorganisasikan peserta didik
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, setiap
kelompok terdiri atas 4 5 orang.

Fase III :
Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.
Peserta didik diminta berdiskusi kelompok untuk menentukan
program linear dengan metode grafik. Mereka dapat
menggunakan berbagai sumber belajar dan mengembangkan
sikap kerjasama.
Guru mengamati peserta didik dalam kelompoknya masing-
masing. Kelompok yang mengalami kesulitan diberi bimbingan
atau petunjuk dengan teknik scaffolding baik secara individu,
kelompok ataupun klasikal.

Fase IV :
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
Wakil kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, dilanjutkan
dengan diskusi dan tanya jawab.
Peserta didik mengamati dan memperhatikan presentasi yang
sedang dilakukan wakil kelompok yang ditunjuk
Peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab
terkait presentasi wakil kelompok.
Mendiskusikan hasil kerja kelompok yang telah dipresentasikan.

Fase V :
Mengalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan dan koreksi dari
guru terkait pembelajaran program linear dengan metode grafik
dan sebaliknya.
Pertemuan berikutnya : 2 X 45 Menit menggunakan model Problem Based Learning
Indikator Pencapaian Kompetensi:
3.1.4 Menganalisis prosedur yang sesuai untuk menyelesaikan masalah program linear terkait
masalah nyata
Langkah
Deskripsi Alokasi
Pembelajaran
waktu
Pendahuluan 10 Menit

Berdoa memulai pembelajaran dan guru mengkondisikan


peserta didik
Guru memberikan motivasi dengan memberikan gambaran
tentang pentingnya memahami daerah bersih dalam grafik
kartesius.
Sebagai apersepsi, peserta didik diminta menjelaskan bentuk
daerah bersih dalam grafik kartesius.
Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai yaitu
menentukan daerah bersih dalam grafik kartesius.
Guru menjelaskan tentang cakupan materi pembelajaran yaitu
daerah bersih dalam grafik kartesius.
Guru menjelaskan mekanisme pembelajaran yang akan
dilakaukan.
Kegiatan inti 70 Menit

Fase 1 :
Orientasi peserta didik kepada masalah.
Peserta didik diminta mengamati/menyimak masalah pada
buku siswa halaman 18-23.
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
membuat minimal 3 pertanyaan/dugaan awal/kesimpulan awal.

Fase II :
Mengorganisasikan peserta didik
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, setiap
kelompok terdiri atas 4 5 orang.

Fase III :
Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.
Peserta didik diminta berdiskusi kelompok untuk menentukan
daerah bersih dalam grafik kartesius. Mereka dapat
menggunakan berbagai sumber belajar dan mengembangkan
sikap kerjasama.

Guru mengamati peserta didik dalam kelompoknya masing-


masing. Kelompok yang mengalami kesulitan diberi bimbingan
atau petunjuk dengan teknik scaffolding baik secara individu,
kelompok ataupun klasikal.

Fase IV :
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
Wakil kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, dilanjutkan
dengan diskusi dan tanya jawab.
Peserta didik mengamati dan memperhatikan presentasi yang
sedang dilakukan wakil kelompok yang ditunjuk
Peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab
terkait presentasi wakil kelompok.
Mendiskusikan hasil kerja kelompok yang telah dipresentasikan.

Fase V :
Mengalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan dan koreksi dari
Pertemuan berikutnya : 2 X 45 Menit menggunakan model Problem Based Learning
Indikator Pencapaian Kompetensi:
4.2.1 Membuat penyelesaian yang sesuai untuk menyelesaikan masalah program linear terkait
masalah nyata

Langkah
Deskripsi Alokasi
Pembelajaran
waktu
Pendahuluan 10 Menit

Berdoa memulai pembelajaran dan guru mengkondisikan


peserta didik
Guru memberikan motivasi dengan memberikan gambaran
tentang pentingnya memahami garis selidik.
Sebagai apersepsi, peserta didik diminta menjelaskan bentuk
garis selidik.
Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai yaitu garis
selidik.
Guru menjelaskan tentang cakupan materi pembelajaran yaitu
garis selidik.
Guru menjelaskan mekanisme pembelajaran yang akan
dilakaukan.
Kegiatan inti 70 Menit

Fase 1 :
Orientasi peserta didik kepada masalah.
Peserta didik diminta mengamati/menyimak masalah pada
buku siswa halaman 24-28 serta contoh dan alternatif
pemecahan masalah.
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
membuat minimal 3 pertanyaan/dugaan awal/kesimpulan awal.

Fase II :
Mengorganisasikan peserta didik
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, setiap
kelompok terdiri atas 4 5 orang.

Fase III :
Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.
Peserta didik diminta berdiskusi kelompok mengenai garis
selidik. Mereka dapat menggunakan berbagai sumber belajar
dan mengembangkan sikap kerjasama.
Guru mengamati peserta didik dalam kelompoknya masing-
masing. Kelompok yang mengalami kesulitan diberi bimbingan
atau petunjuk dengan teknik scaffolding baik secara individu,
kelompok ataupun klasikal.

Fase IV :
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
Wakil kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, dilanjutkan
dengan diskusi dan tanya jawab.
Peserta didik mengamati dan memperhatikan presentasi yang
sedang dilakukan wakil kelompok yang ditunjuk
Peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab
terkait presentasi wakil kelompok.
Mendiskusikan hasil kerja kelompok yang telah dipresentasikan.

Fase V :
Mengalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan dan koreksi dari
guru terkait pembelajaran garis selidik.

Penutup 10 Menit
Di akhir Peserta didik diminta menyimpulkan tentang invers matriks
pembelajaran garis selidik.
diharapkan : Guru melakukan umpan balik untuk mengetahui sejauhmana
pembelajaran terjadi pada peserta didik.
Guru melakukan tes tulis singkat.
Guru memberikan PR beberapa soal mengenai garis selidik.
Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.
Berdoa mengakhiri pembelajaran

F. Teknik Penilaian
1. Teknik penilaian

a. Penilaian Kompetensi Sikap


1) Observasi
2) Penilaian melalui jurnal

b. Penilaian Kompetensi Pengetahuan


1) Tes Lisan
2) Tes tertulis.
(1) pilihan ganda
(2) uraian
3) Penugasan

c. Penilaian Kompetensi Keterampilan


1) Unjuk kerja

2. Instrumen penilaian (Terlampir)

G. Media/alat, bahan, dan Sumber Belajar

1. Media/alat :
- Charta,
- Spidol,
- Laptop, dan
- LCD projector.
2. Bahan :
- Lembar aktivitas siswa.
- Power point.
-
3. Sumber Belajar :
Buku Guru Mata Pelajaran Matematika Kelas XI (Hal 3 -35), Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia, Tahun 2015
Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kelas XI (Hal 2 -33), Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia, Tahun 2015

Lampiran-lampiran:

1. Materi Pembelajaran Pertemuan

2. Instrumen Penilaian Pertemuan 1

Indikator Soal HOTS/LOTS Rumusan Soal


Disajikan beberapa LOTS Gambarlah grafik himpunan penyelesaian
pertidaksamaan, siswa dapat berikut:
mengelompokkan menentukan
daerah penyelesaian dari
pertidaksamaan

Instrumen Penilaian Berikutnya

Indikator Soal HOTS/LOTS Rumusan Soal


Disajikan beberapa LOTS
pertidaksamaan, siswa dapat
menentukan bentuk sistem
persamaan linear dua variabel
sistem pertidaksamaan linear
dua variabel dalam pemecahan
masalah program linear.

Instrumen Penilaian Berikutnya

Indikator Soal HOTS/LOTS Rumusan Soal


Disajikan beberapa LOTS
pertidaksamaan, siswa dapat
menentukan daerah bersih
dalam grafik kartesius

Instrumen Penilaian Berikutnya

Indikator Soal HOTS/LOTS Rumusan Soal


Disajikan beberapa LOTS
pertidaksamaan, siswa dapat
menentukan siswa dapat
menentukan daerah bersih
dalam grafik kartesius

Instrumen Penilaian Berikutnya

Indikator Soal HOTS/LOTS Rumusan Soal


LOTS
Menyelesaian sistem
pertidaksamaan linier dan
menentukan nilai optimum
dengan menggunakan fungsi
selidik yang ditetapkan

Mengetahui Manado, Juli 2016


Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Kartini Tewal, S.Pd., MM. Melisa Mongkaren, S.Pd


NIP. 19580106 198210 2 001