Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dalam kegiatan penganggaran terdapat yang dinamakan budget piutang atau anggaran
piutang, Anggaran piutang (receivable budget) merupakan anggaran yang merencanakan secara
lebih terperinci tentang jumlah piutang perusahaan beserta perubahan-perubahannya dari waktu
kewaktu selama periode yang akan datang. Anggaran piutang menunjukan besarnya piutang
yang terjadi dari waktu ke waktu karena perusahaan mengadakan teransaksi-transaksi penjualan
secara kredit, menunjukan jumlah piutang yang tertagih dari waktu ke waktu, serta menunjuakan
pula sisa piutang yang belum tertagih dari waktu ke waktu selama periode yang akan datang.
Selain itu memiliki beberapa resiko, diantaranya adalah resiko tertanamnya harta dalam piutang
dan resiko tidak tertagihnya sebagian atau seluruh piutang. Oleh karena itu perlu ditentukan
besarnya anggaran piutang tak tertagih dengan cara menyediakan cadangan pengahpusan piutang
sebagai akibat kemungkinan tidak tertagih. Dengan demikian, kerugian piutang tidak tertagih
tidak dianggap sebagai hal yang tidak terduga. Apa saja lengkapnya budget piutang itu? Dan apa
saja Faktor-faktoryang mempengaruhinya? Bagaimana contoh perhitungannya? Dalam makalah
ini semuanya akan dikaji dan dijelaskan lebih rinci. Sehinggan pembaca dapat mengetahui lebih
detail tentang Budget Piutang.

1.2 Tujuan
Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas matakuliah akuntansi biaya
dan untuk mengetahui lebih jelas mengenai perhitungan biaya standar.

1
BAB II

BUDGET PIUTANG

2.1Pengertian
Budget yang merencanakan secara sistematis dan lebih terperinci tentang jumlah piutang
beserta perubahannya dari waktu ke waktu (bulan ke bulan) selama periode tertentu yang
akan dating

Budget yang merencanakan secara lebih terperinci tentang jumlah piutang perusahaan
beserta perubahan-perubahan dari waktu kewaktu selama periode yang akan datang.

Piutang sebagian besar timbul karena terjadinya penjualan secara kredit, penjualan
secara kredit dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah penjualan, sehingga keuntunganpun
akan mengalami kenaikan. Tetapi penjualan secara kredit ini akan menimbulkan beban
berupa: biaya modal, biaya administrasi hutang, adanya piutang tidak tertagih (bad debt)

2.2 Manfaat piutang bagi perusahaan :

-. Merupakan upaya untuk meningkatkan omzet penjualan, sehingga keuntungan juga dapat
di tingkatkan
-. Pada jenis usaha tertentu, kredit jangka panjang dapat menciptakan keuntungan tambahan
tertentu bagi perusahaan
-. Dapat mempererat hubungan dagang antara perusahaan dengan relasinya

2.3 Faktor-faktor yang mempengaruhi penyusunan budget piutang:

Budget penjualan
Keadaan persaingan dipasar
Posisi perusahaan dalam persaingan
Syarat pembayaran yang ditawarkan perusahaan
Kebijakan perusahaan dalam penagihan piutang

2
Rencana perusahaan untuk melakukan penjualan-penjualan secara kredit

2.4Data yang dibutuhkan dalam menyusun Budget Piutang :


1. Rencana penjualan yang tertuang dalam budget penjualan, khusunya rencana tentang jenis
(kualitas), jumlah (kuantitas) serta harga barang yang akan dijual dari waktu ke waktu.
2. Keadaan persaingan di pasar.
3. Posisi perusahaan dalam persaingan
4. Syarat pembayaran (term of payment) yang diguanakan oleh perusahaan pada calon
pembeli
5. Kebijakan perusahaan dalam penagihan piutang.

Berbicara syarat pembayaran, misalkan perusahaan menetapkan sebesar 8/10, n / 30, ini
berarti :

a. Apabila pihak pembeli membayar dalam waktu 10 hari sejak tanggal transaksi pembelian,
maka kepadanya diberikan potongan (discount) sebesar 8 % dari jumlah pembelian
b. Apabila pihak pembeli membayar setelah batas waktu 10 hari terlewatkan, maka
kepadanya tidak diberikan potongan(discount), sehingga harus membayar penuh jumlah
pembeliannya
c. Batas waktu pembayaran paling lambat adalah 30 hari sejak tanggal transaksi pembelian.
Apabila sampai dengan batas tanggal 30 hari tersebut pihak pembeli belum juga belum
membayar, berartio akan di berikan sanksi

2.5 Bentuk Budget Piutang


Contoh soal : Berdasar target yang telah di tentukan dalam budget penjualan selama
tahun 2008, PT Anugrah Ilahi menawarkan syarat pembayaran (term of payment) kepada
para calon pembelinya sebesar 4/10, n/30 untuk produk Titan dan sebesar 5/10, n/30 untuk
produk aktiva.

Pemahaman ketentuan : (untuk Produk Titan

3
a. Sebanyak 40 % dari transaksi penjualan, dilakukan secara tunai (cash and carry),
sehingga diberikan potongan penjualan (sales discount).
b. Sebanyak 20 % dari transaksi penjualan, dilakukan secara kredit (piutang), kurang dari
batas waktu 10 hari, dengan pelunasan pembayaran dilakukan pihak debitur pada bulan
yang sama pada saat terjadi transaksi dng demikian kepada pembeli di berikan potongan
pemjualan
c. Sebanyak 30 % dari tarnsaksi penjualan, dilakukan secara kredit (piutang), lebih dari
batas waktu 10 hari dengan pelunasan pembayaran di lakukan oleh pihak debitur pada
bulan yang sama maka tidak di berikan discount

d. Sebanyak 10 % dari transaksi-transaksi penjualan, dilakukan secara kredit (piutang), lebih


dari batas waktu 10 hari, dengan pelunasan pembayaran oleh pihak debitur pada bulan
berikutnya dari bulan terjadinya transaksi tersebut. Dengan demikian kepada pembeli
yang bersangkutan tidak akan diberikan potongan penjualan.

Pemahaman ketentuan : (untuk Produk Titan

a. Sebanyak 50 % dari transaksi penjualan, dilakukan secara tunai (cash and carry),
sehingga diberikan potongan penjualan (sales discount).
b. Sebanyak 20 % dari transaksi penjualan, dilakukan secara kredit (piutang), kurang dari
batas waktu 10 hari, dengan pelunasan pembayaran dilakukan pihak debitur pada bulan
yang sama pada saat terjadi transaksi dengan demikian kepada pembeli di berikan
potongan penjualan
c. Sebanyak 20 % dari tarnsaksi penjualan, dilakukan secara kredit (piutang), lebih dari batas
waktu 10 hari dengan pelunasan pembayaran di lakukan oleh pihak debitur pada bulan
yang sama dimana terjadinya transaksi maka tidak di berikan discount

d. Sebanyak 10 % dari transaksi-transaksi penjualan, dilakukan secara kredit (piutang), lebih


dari batas waktu 10 hari, dengan pelunasan pembayaran oleh pihak debitur pada bulan
berikutnya dari bulan terjadinya transaksi tersebut. Dengan demikian kepada pembeli
yang bersangkutan tidak akan diberikan potongan penjualan

Misalkan, Budget penjualan perusahaan januari 2008, diketahui bahwa produk titan
direncanakan terjual sebanyak 115.000 botol dengan harga jual sebesar Rp. 482.200.000,00,

4
sementara produk adiva direncanakan terjual sebanyak 800.000 kaleng dengan harga jual
Rp. 204.300.000,00 ? Berapakah piutang yang akan diperoleh perusahaan dario kedua
produk tersebut dan bagaimana bentuk anggaran baudgetnya ?

Jawaban :

1. Perkiraan transaksi penjualan Untuk Produk Titan

a. Sebanyak 40 % x Rp. 481.200.000,00 = Rp. 192.480.000,00

potongan 4 % x Rp. 192.480.000,00 = Rp. 7.699.200,00

Diterima Tunai untuk bulan januari 2008 = Rp. 184.780.800,00

b. Sebanyak 20 % x Rp. 481.200.000,00 = Rp. 96.240.000,00

Potongan 4 % x Rp. 96.240.000,00 = Rp. 3.849.600,00

Tagihan piutang untuk bulan januari 2008 = Rp. 92.390.400,00

c. Sebanyak 30 % x Rp. 481.200.000,00 = Rp. 144.360.000,00

(tagihan piutang bulan januari 2008, tanpa potongan )

d. Sebanyak 10 % x Rp. 481.200,00 = Rp. 48.120.000,00

(tagihan Piutang bulan pebruari 2008, tanpa potongan)

2. Perkiraan transaksi penjualan Untuk Produk Adiva

a. Sebanyak 50 % x Rp. 204.300.000,00 = Rp. 102.150.000,00

potongan 5 % x Rp. 102.150.000,00 = Rp. 5.107.750,00

Diterima Tunai untuk bulan januari 2008 = Rp. 97.042.500,00

b. Sebanyak 20 % x Rp. 204.300.000,00 = Rp. 40.860.000,00

Potongan 5 % x Rp. 40.860.000,00 = Rp. 2.043.000,00

5
Tagihan piutang bulan januari 2008 = Rp. 38.817.000,00

c. Sebanyak 20 % x Rp. 204.300.000,00 = Rp. 40.860.000,00

(tagihan piutang bulan januari, tanpa potongan )

d. Sebanyak 10 % x Rp. 204.300,00 = Rp. 20.430.000,00

(tagihan Piutang bulan pebruari 2008, tanpa potongan)

2.6 Contoh 1

Rencana penjualan perusahaan selama semester II tahun 2000 sebagai berikut:

Bulan Penjualan (Rp)


Juli 18.000.000
Agustus 17.000.000
September 16.000.000
Oktober 19.000.000
Nopember 19.000.000
Desember 20.000.000
Syarat pembayaran ditentukan 5/10, n/30 dengan pola pembayaran sebagai berikut:

Sebanyak 40% penjualan dilakukan tunai


Sebanyak 30% penjualan dilakukan kredit, dengan pembayaran kurang dari 10 hari dan
dilakukan pada bulan yang sama dengan bulan transaksi penjualan itu
Sebanyak 15% penjualan dilakukan secara kredit , dengan pembayaran setelah 10 hari,
dan dilakukan pada bulan yang sama dengan bulan transaksi penjualan itu.
Sebanyak 10% penjualan dilakukan secara kredit, dengan pembayaran setelah 10 hari,
dan dilakukan pada bulan berikutnya dari bulan transaksi penjualan itu
Sisanya merupakan penjualan kredit dengan pembayaran setelah 10 hari , dan dilakukan
dua bulan dari bulan transaksi penjualan

6
Dengan data diatas, Saudara di minta untuk:

a. Menyusun penerimaan dari penjualan tunai


b. Menyusun anggaran penerimaan dari mereka yang menggunakan hak discount
c. Menyusun anggaran penerimaan dari mereka yang tidak menggunakan hak discount
d. Menyususn anggaran penerimaaan kas keseluruhan

jawab :

Perhitungan dari penerimaan dari penjualan tunai

Bulan Penjualan Potongan Penerimaan


tunai harga neto
Juli 7.200.000 360.000 6.840.000
Agustus 6.800.000 340.000 6.460.000
September 6.400.000 320.000 6.080.000
Oktober 7.600.000 360.000 7.220.000
Nopember 7.600.000 380.000 7.220.000
Desember 8.000.000 400.000 7.600.000

Anggaran penerimaan dari penjualan kredit dengan discount

Bulan Penjualan dg Discount Penerimaan


disc. neto
Juli 5.400.000 270.000 5.130.000
Agustus 5.100.000 255.000 4.845.000
September 4.800.000 240.000 4.560.000
Oktober 5.700.000 285.000 5.415.000
Nopember 5.700.000 285.000 5.415.000
Desember 6.000.000 300.000 5.700.000
Jumlah 32.700.000 1.635.000 31.065.000

7
Anggaran penerimaan dari penjualan tanpa discount

Bulan Juli Agust Septe Oktob Nope Dese


us m er m m
ber ber ber
Juli 2.700.000 1.800.000 900.000
Agustus - 2.550.000 1.700.000 850.000
September - - 2.400.000 1.600.000 800.000
Oktober - - - 2.850.000 1.900.000 950.000
Nopember - - - - 2.850.000 1.900.000
Desember - - - - - 3.000.000
Jumlah 2.700.000 4.350.000 5.000.000 5.300.000 5.550.000 5.850.000

Anggaran penerimaan penjualan keseluruhan

Nope Dese
Agust Septem Oktob
Keterangan Juli mb mb
us ber er
er er
Penj. tunai 6.840.000 6.460.000 6.080.000 7.220.000 7.220.000 7.600.000
Penjualan
kredit 5.130.000 4.845.000 4.560.000 5.415.000 5.415000 5.700.000
(disc)
Penj. kredit
tanpa 2.700.000 4.350.000 5.000.000 5.300.000 5.550.000 5.850.000
disc.
Jumlah 14.670.000 15.655.000 15.640.000 17.935.000 18.185.000 19.150.000

8
2.7 Contoh 2

Rencana penjualan PT ABC untuk tahun 2007 adalah sebagai berikut:

Triwula Penjuala
n n
Tw I 85.000.0
00
Tw II 75.000.0
00
Tw III 100.000.
000
Tw IV 140.000.
000

Dari penjualan tersebut 30% merupakan penjualan kredit jangka waktu 1 bulan. Untuk
penjualan tunai perusahaan memberikan potongan harga 5%. Pola penerimaan piutang
berdasarkan pengalaman perusahaan dengan para debitur adalah:

a. 80% diterima pada Triwulan transaksi penjualan


b. 20% diterima pada triwulan berikutnya
c. bad debt diperkirakan sebesar 1%

Data lain yang tersedia adalah:

a. Penjualan pada
TW III tahun 1995 60.000.000
TW IV tahhun 1995 64.000.000
pola penerimaan piutang tahun 1995 sama dengan tahun 1996

b. Saldo kas awal tahun 1996 sama dengan tahun 1996

9
c. Rencana pengeluaran perusahaaan lainnya adalah:
Pada triwulan II perusahaan merencanakan membeli mesin senilai Rp 20. juta
Pembelian material pada Tw II Rp 75.juta Tw III 120 juta dan pada Tw IV Rp 95 juta
Rencana pembayaran deviden pada Tw IV sebesar Rp 40 juta
Rencana pelunasan hutang ke bank sebesar Rp 25 juta pada Tw I

Dari data diatas diminta:

1. Menyusun anggaran penagihan piutang tahun 1996


2. Menyusun anggaran penerimaan kas tahun 1996
3. Menyusun anggaran kas sementara tahun 1996

Jawab

PENERIMAAN DARI PENJUALAN TUNAI

Tw Penjualan Potongan harga Penerimaan


tunai (5%) neto
I 25.500.000 1.275.000 24.225.000
II 22.500.000 1.125.000 21.375.000
III 30.000.000 1.500.000 28.500.000
IV 42.000.000 2.100.000 39.900.000

10
ANGGARAN PENGUMPULAN PIUTANG (dalam ribuan)

T Penj Kredit bad debt Piutang neto TW I TWII TW III TW IV


w
9 44.800. 448 44.352 8870,4 - - -
I 59.500 595 58.905 47.124 11.781 - -
I 52.500 525 51.975 - 41.580 10.395 -
I 70.000 700 69.300 - - 55.440 13.860
6 98.000 980 97.020 - - - 77.616
32.480 3.248 321.552 55.994,4 53.361 65.835 91.476

ANGGARAN PNERIMAAN KAS TAHUN 2007

penerimaan Tw I Tw II Tw III Tw IV
Penjualan tunai 24.225.000 21.375.000 28.500.000 39.900.000
Penjualan 55.994.400 53.361.000 65.835.000 91.476.000
kredit
Jumlah 80.219.400 74.736.000 94.335.000 131.376.000

ANGGARAN KAS SEMENTARA

keterangan Tw I Tw II Tw III Tw IV
Saldo kas awal 125.000.000 180.219.400 159.955.400 134.290.400
Total penerimaan 80.219.400 74.736.000 94.335.000 131.376.000
Total kas masuk 205.219.400 254.955.400 254.290.400 265.666.400
pengeluaran
Pembelian mesin - 20.000.000 - -
Pembelian BB - 75.000.000 120.000.000 95.000.000
Pembyr deviden - - - 40.000.000
Pelunasan Ht 250.000.000 - - -
Kas keluar (25.000.000) (95.000.000) (120.000.000) (135.000.000)
Saldo akhir 180.219.400 159.955.400 134.290.400 130.666.400

11
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Budget yang merencanakan secara sistematis dan lebih terperinci tentang jumlah piutang
beserta perubahannya dari waktu ke waktu (bulan ke bulan) selama periode tertentu yang akan
datang.

Manfaat piutang bagi perusahaan :


-. Merupakan upaya untuk meningkatkan omzet penjualan, sehingga keuntungan juga dapat di
tingkatkan
-. Pada jenis usaha tertentu, kredit jangka panjang dapat menciptakan keuntungan tambahan
tertentu bagi perusahaan
-. Dapat mempererat hubungan dagang antara perusahaan dengan relasinya

Faktor-faktor yang mempengaruhi penyusunan budget piutang:


Budget penjualan
Keadaan persaingan dipasar
Posisi perusahaan dalam persaingan
Syarat pembayaran yang ditawarkan perusahaan
Kebijakan perusahaan dalam penagihan piutang

Data yang dibutuhkan dalam menyusun Budget Piutang :

1. Rencana penjualan yang tertuang dalam budget penjualan, khusunya rencana tentang jenis
(kualitas), jumlah (kuantitas) serta harga barang yang akan dijual dari waktu ke waktu.
2. Keadaan persaingan di pasar.
3. Posisi perusahaan dalam persaingan
4. Syarat pembayaran (term of payment) yang diguanakan oleh perusahaan pada calon pembeli
5. Kebijakan perusahaan dalam penagihan piutang.

12
3.2 Saran

Hendaknya mahasiswa lebih mengerti tentang penerapan sistem biaya standar dan dapat
menerapkannya dalam dunia bisnis.

13