Anda di halaman 1dari 8

LEMBAR KERJA HARIAN MAHASISWA

Nama ` : Ana Dwiyana Arief S.kep


Tanggal : 08 Juni 2017
Jam datang : 07.00 - 14.00

A. Peran sebagai agen perubahan


Peran sebagai Perawat Primer

Peran individu dalam project hari ini


Kegiatan :
1. Memimpin timbang terima dengan dinas malam.
2. Mengevaluasi Pre Comptrence dan post comprence dengan Tim II
3. Melakukan identifikasi pasien kelolaan
4. Membagi pasien pada Tim II
Nasiyani : Ny.Bakrowati
: Ny.EVI
Pare Tasik : Ny.Irma
Ny Mariam
Musba : Ny. Supatningsih
Ny.Aswati

5. Melakukan Supervisi pada Tim II


N Waktu Supervi Yang di supervisi Materi Supervisi
O sor
1 Tgl 08 Juni 2017 Ana Nasiyani Kelengkapan
jam 10.00 Wita pendokumentasia
n ASKEP pada
status pasien.

2 Tgl 08. Juni 2017 Ana Pare Tasik Perawatn Luka


jam 12.00

3. Tgl 08 Juni 2017 Ana Musba Manajemen Nyeri

Hasil dan Evaluasi :


1. Pre comprence telah dilaksanakan sesuai prosedur, masing masing PA
telah di bagi pasien sesuai tingkat ketergantungan pasien.
2. Setiap PA memegang tanggung jawab terhadap 2 Pasien.
3. Proses pemberian asuhan keperawatan berjalan baik, adapun dalam
pelaksanaan nya masih dilakukan secara kerjasama.

B. Peran dalam Pengelolaan Ruangan


Tanggal : 08 Juni 2017
Peran Sebagai : Perawat Primer
Nama Anggota : Nasiyani, pare tasik, Musba

I. Identifikasi masalah :
No Nama Pasien Keadaan Umum TK.Ketergantungan
1 Ny. Bakrowati Pasien dengan diagnosa SCC Tingkat
Lidah, pada leher sebelah kiri ketergantungan
terlihat bengkak, sehingga pasien Parsial Care.
terlihat kesulitan membuka mulut,
pasien mengeluh nyeri leher, dan
terdapat luka pada benjolan di
leher, diagnosa Keperawatan
yang diangkat adalah Nyeri akut,
dilakukan manajemen nyeri dan
perawatan luka. Pasien di
rencanakan bisa pulang pada tgl
10 Juni 2017.
2 Ny.Evi Pasien dengan SST Supra Tingkat
Clavikula sinistra, keluhan saat ini ketergantungan
mual, dan nyeri ulu hati pada saat Parsial Care
post operasi. Pasien rencana
dilakukan insisi pada hari jumat 9
juni 2017.
3 Ny Irma Pulang
4 Ny. Mariam Pasien dengan hidronefrosis,
kesadaran composmentis, GCS
E4 M6 V5, Tensi : 110/80, Hr: 80
x/ mnt, RR:20x/mnt .Keluhan
yang dirasakan nyeri pada
pinggang sebelah kanan bila
bergerak, klien hanya ingin tidur
saja untuk menghilangkan nyeri
nya. Diagnosa keperawatan yang
di angkat adalah Nyeri Akut,
dengan tindakan keperawatan
manajemen nyeri.. Pasien
direncanakan operasi Nefrothomy
, waktu nya belum di tentukan.
5 Ny. Supatningsih Pasien dengan Diabetes Melitus
type II, dengan Diabetik Foot
pedis sinistra. Keadaan umum
lemah,kesadaran Composmentis,
GCS E4 M6 V5, luka pada kaki
terbungkus perband, klien
mengeluh kurang nyaman
dengan kaki nya yg luka,
diagnosa Keperawatan yang
diangkat gangguan integritas
kulit, dengan tindakan
keperawatan ganti balutan 2 hari
sekali, mengurangi penekanan
pada lukan.Klien direncanakan
operasi BKA ( amputasi ), tinggal
menunggu jadwal kamar operasi.
Gula darah tidak stabil dilakukan
pengecekan gula darah jam
22.00 - 06.00.
6 Ny.Aswati Pulang

2. Rencana Keperawatan
Prioritas pasien yang memerlukan tindakan keperawatan

Nama : Ny. Supatningsih


Diagnosa : DM type II dan Foot Diabetik

No Diagnosa Keperawatan NOC NIC


1 Doamin 11 kelas 2 Integritas jaringan kulit dan Manajemen tekanan
Kerusakan Integritas kulit membran mukosa Definisi : meminimalkan
Setelah dilakukan tindakan tekanan pada bagian
Batasan Karakteristik: keperawatan selama 3x 24 tubuh.
Kerusakan lapisan kulit jam, di harapkan Jaga kebersihan kulit
Gangguan permukaan Suhu kulit 1,2,3,4,5 agar tetap bersih dan
kulit Sensasi kulit 1,2,3,4,5 kering
Gangguan pada bagian Elastisitas 1,2,3,4,5 Mobilisasi pasien
tubuh Perfusi jaringan 1,2,3,4,5 ( ubah posisi)
Dengan indikator skala : Monitor aktifitas dan
Faktor yang berhubungan : 1. Sangat terganggu mobilisasi pasien
Faktor mekanik ( tertusuk 2. Banyak terganggu Monitor regulasi gula
paku) 3. Cukup terganggu darah

4. Sedikit terganggu Monitor status nutrisi

5. Tidak terganggu pasien

Nama : Ny Mariam
Diagnosa : Hydronefrosis
3. Implementasi
No Diagnosa Keperawatan NOC NIC
1 Domain 12, kelas 1 Kontrol nyeri Manajemen nyeri
Nyeri akut Setelah dilakukan tindakan Lakukan pengkajian
keperawatan selama 3x24 nyeri secara
Batasan karakteristik : jam, diharapkan nyeri komprehensif
Ekspresi wajah meringis terkontrol dengan indikator Sediakan lingkungan
Sikap melindungi nyeri Mengenal faktor yang nyaman
Melaporkan prilaku nyeri prnyrbab nyeri 1,2,3,4,5 Kurangi faktor yang
Posisi menghindari nyeri Mengenal onset nyeri dapat menambah
1,2,3,4,5 nyeri
Tindakan pertolongan Ajarkan tehnik
Faktor yang berhubungan non farmakologik relaksasi
Agen cidera biologis 1,2,3,4,5 Tingkatkan istirahat
( infeksi) Nyeri terkontrol 1,2,3,4,5 yg kuat

Indikator skala:
1. Tidak pernah
menunjukan
2. Jarang menunjukan
3. Kadang menunjukan
4. Sering menunjukan
5. Secara konsisten
menunjukan.

Nama Klien : Ny.Supatningsih


Umur : DM type II, Foot Diabetik
N Diagn Implementasi Evaluasi proses Paraf
o osa
1 DX 1 1.1.menaga kebersihan kulit agar tetap Pasien mandi masih di
bersih dan kering ( membantu pasien bantu
mandi)
1.2.Mobilisasi pasien ( ubah posisi) Posisi mika/ miki
1.3.Monitor aktifitas dan mobilisasi pasien
( membantu mobilisasi) Mobilisasi di bantu
1.4.Monitor regulasi gula darah
1.5 .Monitor status nutrisi Gula darah serial 243 mg/dl
Makan hanya 1/2 porsi
Nama : Ny. Mariam
Diagnosa : Hydronefrosis

No DX Implementasi Evaluasi Proses Paraf


1 Dx 1 1.1 Lakukan pengkajian nyeri secara Nyeri skala 3 (ringan),
komprehensif nyeri hilang timbul.

1.2 Sediakan lingkungan yang nyaman Lingkungan sekitar pasien


tenang
1.3 Kurangi faktor yang dapat Bila terasa nyeri pasien di
menambah nyeri anjurkan istirahat
1.4 Ajarkan tehnik relaksasi Mengajarkan tehnik
relaksasi nafas dalam
1.5 Tingkatkan istirahat yg kuat Klien dapat istirahat pagi
maupun malam hari

4. Evaluasi

Nama : Ny.Supatningsih
Diagnosa : DM Type II dan Foot Diabetik
Tanggal / No. Diagnosa Catatan perkembangan
8 Juni 2017/ Diagnosa 1 S : kaki saya berbau
O :terdapat luka pada kaki sebelah kiri,
tebalut perband, kondisi luka basah
A : Gangguan integritas kulit
P : 1.1 Jaga kebersihan kulit agar tetap
bersih dan kering
1.2 Mobilisasi pasien ( ubah
posisi)
1.3 Monitor aktifitas dan mobilisasi
pasien
1.4 Monitor regulasi gula
darah
1.5 Monitor status nutrisi pasien

Nama : Ny. Mariam


Diagnosa : Hydronefrosis

Tanggal / No Diagnosa S : Perut saya nyeri


O : nyeri perut sebelah kiri, skala nyeri
3 ( ringan),nyeri hilang timbul
A : Nyeri ringan
P :1.1 Lakukan pengkajian nyeri secara
komprehensif
1.2 Sediakan lingkungan yang nyaman
1.3 Kurangi faktor yang dapat
menambah nyeri
1.4 Ajarkan tehnik relaksasi
1.5 Tingkatkan istirahat yg kuat
Rencana kegiatan harian
1. Rencana Kegiatan Harian Perawat Primer.

Nama : Ana Dwiyana Arief


Ruangan : Cempaka
Tanggal : 08 Juni 2017
Jumlah perawat : PP 1 orang, PA 3 orang
Jumlah pasien : 6 orang
Waktu Kegiatan Keterangan
07.00 Operan
Pre conference (jika jumlah anggota tim lebih dari 1
orang)
Membimbing makan dan memberi obat pasien

08.00 Morning care


Membersihkan tempat tidur, dan lingkungan pasien

09.00 Supervisi perawat


Nasiyani : Kelengkapan askep .
Pare Tasik : Perawatn Luka
Musba : Manajemen Nyeri

10.00 Koordinasi dengan Kepala ruang

11.00 Pasien Ny. Supatningsih mengganti balutan luka.

Pasien Ny. Evi melakukan skin test ceftriaxon


Melakukan observasi pasien
Ny. Bukrowati
Ny. Mariam
Ny. Aswati

12.00 Membimbing makan dan memberi obat pasien


Ishoma
13.00 Post conference dan menulis dokumentasi
Memeriksa kelengkapan dokumentasi askep
Alokasi pasien sesuai dengan perawat yang dinas
14.00 Operan

IV. Pembahasan

V. Evaluasi diri

Mahasiswa Pembimbing

Ana Dwiyana Arief S.kep Ns. Sertha Siahaan S.Kep