Anda di halaman 1dari 3

SOP PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN

UPTD PUSKESMAS CIKEMBULAN


KABUPATEN PANGANDARAN

SOP :
KEPALA UPTD PUSKESMAS
CIKEMBULAN
UPTD PUSKESMAS
CIKEMBULAN
TATI HARYATI, AM.Keb
NIP. 19680313 199003 2 007

Pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui tingkat kekekurahan protein


1. PENGERTIAN yang terdapat pada urine.

Untuk mengetahui kadar protein dalam urine pada ibu hamil atau pasien
2. Tujuan
umum.

1. SK Kepala UPTD Puskesmas Cikembulan No. . Tahun . Tentang


Pemberlakuan Standar Operasional Prosedur unit Laporatoium
UPTD Puskesmas Cikembulan.
3. Kebijiakan 2. SK kepala UPTD Puskesmas Cikembulan No. Tahun . Tentang
Pelayanan Laboratorium UPTD Puskesmas Cikembulan.
3. SK Kepala UPTD Puskesmas Cikembulan No . Tahun . Tentang
Standar Operasional Prosedur Pemeriksaan Protein Urine.

1. Petujuk Pemeriksaan Laboratoirum Puskesmas, Departemen


Kesehatan RI. Tahun 1991
2. Pedoman Penyelenggartaan Praktek Laboratorium Pus Lab Kes
4. Referensi Dep.Kes. RI Jakarta Tahun 1999
3. ..
4. ..
5. ..

1. Tabung reaksi 6. Bunsen


2. Penjepit Tabung 7. Beker Glass
5. Peralatan dan
3. Rak Tabung reaksi 8. Asam Asetat 6 %
Bahan
4. Corong 9. Sampel Urine
5. Pipet Volume 10. Urine Patologis

6. Prosedur
Setiap Petugas laboratorium wajib mengikuti sesuai prosedur dan
mencatat segala hasil pemeriksaan.

1. Menyiapkan semua peralatan dan bahan yang akan digunakan


dalam pemeriksaan protein urine.
2. Isi sampel urine pada tabung 1 dan urin patologis pada tabung 2
hingga tabung terisi
3. Miringkan ke dua tabung, panaskan bagian atas urin sampai
mendidih.
4. Perhatikan apakah terjadi kekeruhan dibagian atas urin tersebut
dengan cara membandingkan dengan urin pada bagian bawah
tabung.
5. Jika urine dalam tabung tidak terjadi kekeruahn maka hasil negatif
6. Jika urin dalam tabung terjadi kekeruhan , tambahkan asam
asetat 6 % sebanyak 3 5 tetes.
7. Panaskan kembali hingga mendidih, jika urin kembali bening atau
kekeruhan menghilang maka hasilnya negatif. Jika kekeruhan tetap
ada maka hasilnya positif.
8. Beri penilaian terhadap hasil pemeriksaan tersebut.
- Negatif : tidak terdapat kekeruhan.
- Postif + : kekeruhan ringan tanpa butiran ( 0.01-0.05% protein )
- Postitif ++ : kekeruhan mudah dilihat dan terdapat buriran
( 0.05-0.2% protein)
- Positif +++ : Urine jelas keruh dan kekeruhan dengan kepingan
( 0-2-0.5% protein)
- Positif ++++ : urin sangat keruh dan kekeruhan dengan
gumpalan ( >5% protein )
9. Beritahukan kepada pasien hasil pemeriksaan.
10. Setelah selesai bereskan kembali meja periksa , dan lakukan
tindakan sterilisasi pada area kerja.

7. Diagram / Bagan
Alur Pemeriksaan Kadar
Hemoglobin Darah

Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan.

Masukan Larutan Asam Klorida 0.1 N dalam tabung


pengencer Hemometer

Usap jari dengan alcohol swab, dan tusuk dengan


Blood lancet steril

Ambil darah dengan pipet dan masukan dalam


tabung pengencer hemometer yang telah berisi
Asam Klorida tunggu hingga terbentuk asam
hematin

Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk


hingga warna menyamai warna standar

Amati dan catat hasil dalam gr%

Merapihkan kembali meja periksa setelah selesai


melakukan pemeriksaan sampel.

Segera lakukan penanganan


pada sampel darah untuk
dilakukan pemeriksaan.
1. Laboratoium
2. Poli umu
8. Unit terkait
3. Poli KIA

Samio
Dibuat oleh Petugas Laboratoirum

Disetujui oleh ???????????????