Anda di halaman 1dari 15

DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

G.
RENCANA KERJA

Sesuai dengan pemahaman kami dalam menelaah butir-butir yang tertuang


dalam KAK, termasuk tanggapan terhadap KAK dan metoda yang akan
akan kami terapkan , maka secara konsisten kami sampaikan rencana kerja
yang akan kami lakukan, seperti uraian dibawah ini.

G.1. PENDEKATAN DAN DASAR PENYUSUNAN RENCANA.


Pendekatan dan dasar pertimabang dalam menyusun rencana kerja,
adalah :
Lingkup tugas konsultan yang sudah kami jelas sebelumnya, yang
meliputi 2 (dua) aspek pengawasan, yaitu aspek umum dan aspek
khusus.
Lingkup Pekerjaan yang tertuang dalam KAK.
Rencana Kerja dan Lingkup Pekerjaan Pekerjaan Fisik yang kami
perkirakan ada dalam kontrak pekerjaan pemborongan Kontraktor.
Jenis Kegiatan yang akan dilakukan.
Organidasi Tim untuk melaksanakan pekerjaan.
Jumlah Personil dan Volume Pekerjaan yang akan diawasi.

Tahapan Rencana Kerja dapat dilihat pada gambar H.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G-1
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

G.2. TAHAP PERSIAPAN.

a. Persiapan Sebelum Mobilisasi.


Segera setelah kami menerima penunjukan pemenang lelang, kami
akan melakukan persiapan awal, yaitu :
1. Melakukan orientasi ke lokasi pekerjaan, untuk kebutuhan
menyusun rencana kerja pelaksanaan pekerjaan.
2. Menyiapkan Kantor Site.
3. Penyiapan peralatan.
4. Penyiapan personil untuk mobilisasi ke lapangan.
5. Menyelesaikan administrasi Kontrak dengan Pemberi Tugas.
6. Mobilisasi Personil Inti.
7. Melakukan Pre Award Meeting
8. Menandatangan Kontrak.

Seluruh persiapan awal tersebut kami perkirakan dalam selesai


dalam waktu 5 7 hari.

b. Persiapan Setelah Mobiilisasi.


Segera setelah kami menerima Surat Perintah Mulai Kerja, kami
akan mobilisasi seluruh personil dan rekruitment tenaga lokal
disekitar lokasi proyek..
Sesuai dengan uraian metodologi, pada tahap ini, kegiatan yang
akam kami lakukan adalah :
Melakukan konsolidasi Tim Konsultan, Rapat koordinasi pertama
dipimpin ketua Tim.
Melaporkan kegiatan mobilisasi yang telah dilakukan.
Pengumpulan data Proyek.
Pembekalan tugas dan tanggungjawab, dan penyamaan
pemahaman terhadap tujuan pekerjaan superisi yang akan
dilakukan kepada seluruh personil Tim.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G-2
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

Informasi tentang pejabat atau instansi berwenang yang perlu


dihubungi sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan yang
akan dilaksanakan, dan Struktur Organisasi Proyek.
Melakukan pengenalan dan orientasi lapangan (intern konsultan).
Menyusun rencana kegiatan, organisasi pelaksanaan konsultan,
pembagian job deskripsi masing-masing personil, dan
pembekalan prosedur supervisi secara menyeluruh kepada
seluruh personil Tim Supervisi.

Kegiatan ini dilakukan pada Minggu pertama, yang meleibatkan


seluruh anggota Tim, dan dihadiri oleh Penanggungjawab
Perusahaan.

G.3. KEGIATAN PERTEMUAN AWAL (KICK of MEETING)

Kegiatan ini diharapkan dapat dlaksanakan pada minggu pertama di


kantor Proyek, yang dihadiri oleh :
- Tim Proyek, dibawah pimpinan Pemimpin
Proyek.
- Tim dari seluruh Kontraktor, dipimpin Manajer
Proyek..
- Tim Konsultan, dipimpin Ketua Tim.

Materi Pembahasan :
Organisasi Proyek, mekanisme dan organisasi kerja.
Penerapan dan penetapan prosedur administrasi proyek.
Penyamaan persepsi tentang tujuan proyek sesuai tugas dan
tanggungjawab masing-masing sesuai kontrak.
Membahas mekanisme kerja, dan administrasi proyek yang akan
diterapkan, jam kerja, dll.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G-3
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

Menetapkan bentuk Form-form dan format yang dipakai dalam sistem


laporan, isian data monitoring, back up data, dlll.
Penetapan tanggal rapat koordinasi rutin dan berkala.
Prosedur ijin pelaksanaan, request, jadual pemeriksaan, jadual
opnam mingguan, dan mekanisme pembayaran.
Lokasi quarry, Lab. Pengujian
Rencana Field Engineering.
Jadual Rencana Pelaksanaan Pekerjaan Kontraktor, segera dibuat
dan diserahkan ke Konsultan untuk diperiksa dan disetujui.
Rencana pelaksanaan Mutual Chech 0%

G.4. KEGIATAN FIELD ENGINEERING.

Kegiatan ini diharapkan dapat dlaksanakan paling lambat hingga akhir


minggu kedua, yang meliputi seluruh lokasi pekerjaan, agar segera dapat
diketahui:
o Kondisi lapangan terkini dan kesesuaian terhadap volume pekerjaan
dalam kontrak.
o Perlu tidaknya dilakukan review dan revisi terhadap gambar-gambar
perencanaan, berkaitan dengan kondisi dan kebutuhan lapangan.
o Penetapan lokasi yang perlu diprioritaskan atas kebutuhan fungsional
bangunan, dan pertimbangan efektifitas kerja serta metoda
pelaksanaan.

Pelaksanaan Kegiatan :

Dilakukan pembagian tim untuk jumlah lokasi yang akan ditinjau sesuai
volume kegiatan dan jumlah personil, serta pertimbangan jarak dan waktu
tempuh.
Kegiatan ini harus diikuti oleh ketiga pihak (Kontraktor, Proyek dan
Konsultan).

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G-4
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

Dilaksanakan oleh tenaga surveyor dan perlatan dari Kontraktor.


Untuk kebutuhan revisi desain pengukuran akan dilakukan oleh
tenaga surveyor, dan peralatan dari Konsultan.
Hasil Field Engineering dicatat dan dibuat Berita Acara untuk
ditandatangani bersama, dan dijadikan dasar untuk perhitungan
Mutual Check 0%.

Waktu kegiatan : ditargetkan 10 hari .

G.5. KEGIATAN SURVEY PENGUKURAN (STAKING OUT).

Untuk gambar rencana yang tidak perlu direvisi, maka dapat segera
dilakukan staking out, sedangkan untuk gambar yang masih perlu revisi
kontraktor harus menunggu hasil revisi desain dari konsultan, serta
persetujuan proyek.

Teknis Pelaksanakan :
o Dilaksanakan segera setelah kontraktor malakukan persiapan dan
disetujui Konsultan.
o Kontraktor harus memberitahu Konsultan untuk mendapat persetujuan
sesuai prosedur ijin pelaksanaan yang harus dilakukan.
o Lokasi pekerjaan harus sesuai dengan prioritas penanganan yang
telah disepakati.
o Kontraktor harus telah membuat patok referensi sesuai hasil field
engineering.

Waktu Pelaksanaan :
Sesuai jadual rencana yang telah disetujui.
Diluar jadual dapat dilakukan, sepanjang dilakukan sepanjang ada
alasan yang dapat diterima dengan pemberitahuan secara lisan yang
diikuti prosedur tertulis.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G-5
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

Prosedur perlu ditaati dengan maksud, untuk menghindari kesalahan dan


keluruh kegiatan tidak ada yang tidak diketahui oleh pengawas lapangan,
termasuk pertimbangan berlangsungnya pengendalian kualitas dan
kuantitas pekerjaan tetap dapat dilakukan.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G-6
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

G.6. KEGIATAN PERHITUNGAN MC0%.

Teknis Pelaksanaan:
o Kegiatan ini dilakukan bersama oleh Kontraktor dan Konsultan.
o Pihak Proyek memeriksa dan menyetujui.
o Hasil perhitungan dipakai sebagai dasar untuk membuat Revisi
Jadual Rencana Pelaksanaan Pekerjaan.
o Kontraktor menyiapkan perhitungan MC0%, lengkap dengan Back up
data Quantity.
o Bila ada item baru yang belum ada dalam kontrak, harus Kontraktor
harus mengajukan penawaran item yang dimaksud dan dilakukan
negosiasi.
o Konsultan mengeluarkan Sertifikat Change of Order (CCO).
o Kontraktor menggunakan volume CCO untuk dasar menyusun dan
merevisi Jadual Pelaksanaan Pekerjaanan.

Waktu Pelaksanaan Perhitungan MC0%:


Kegiatan ini dijadualkan selesai pada bulan pertama.

Diharapkan laporan progress bulanan sudah mengacu pada Schedle


Revisi.

G.7. KEGIATAN REVISI JADUAL PELAKSANAAN PEKERJAAN.

Teknis Pelaksanaan:
Segera setelah MC0% selesai,
kontraktor mengajukan Revisi Jadual Pelaksanaan Pekerjaan, dan
menyerahkan kepada Konsultan untuk diperiksa.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G-7
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

Konsultan segera memeriksa


untuk menyetujui atau memberikan koreksi, saran dan
rekomendasinya.
Proyek menandatangani Revisi
Jadual Pelaksanaan setelah Konsultan menyetujui.

Waktu Pelaksanaan:
o Kegiatan Revisi Jadual Pelaksanaan akibat adanya MC0% ini
dijadualkan selesai pada bulan pertama.
o Bila diperlukan Revisi Jadual Pelaksanaan kedua dan seterusnya
akan dijadualkan lebih lanjut dengan mempertimbangkan jadual dan
target penyelesaian proyek secara keseluruhan.

G.7. KEGIATAN PELAKSANAAN KONSTRUKSI.

Sesuai metode kerja yang diterakan, rencana kerja konsultan selama


pelaksanaan konstruksi adalah:
Melaksanakan kegiatan pengawasan dan advis kepada
kontraktor secara terus menerus di lapangan.
Melaksanakan administrasi proyek, sesuai prosedur
adminsitrasi yang sudah dijelaskan metodologi dan apresiasi.
Melaksanakan pengendalian mutu, sesuai metode kerja
yang sudah dijelaskan.
Melaksanakan pengendalian waktu berdasarkan jadual
pelaksanaan pekerjaan.
Melakukan mencatatan kegiatan pengawasan dan
pelaposan.
Melakukan sertifikasi dan persejujuan atas pengajuan, ijin
pelaksanaan kontraktor.
Melaksanakan pengukuran untuk kebutuhan revisi desian.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G-8
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

Melaksanakan kegiatan perhitungan desain,


penggambaran untuk diajukan kepada proyek.
Melaksanakan kegiatan koordinasi secara intensif dengan
kontraktor dan proyek, malalui rapat pertemuan rutin, komunikasi
langsung.
Melaksanakan monitoring lapangan secara ketat dan
evaluasi dalam rangka menjamin kontraktor melaksanakan pekerjaan
sesuai target setiap tahapan pekerjaan, dan target waktu secara
keseluruhan.
Melaksanakan pengendalian biaya, terhadap adanya
pekerjaan tambah, tuntutan klaim, dan pembayaran.
Melaksanakan sertifikasi pembayaran kontraktor.
Melakukan pengendalian keluar dan kedalam atas
terjadinya keterlambatan, sesuai yang dijelaskan dalam metodologi.
Membantu proyek, bila dipelukan adanya addendum
kontrak
Membantu proyek pada tahap serah terima pekerjaan.

Seluruh kegiatan tersebut akan dilaksanakan sepanjang perjalanan proyek


day to day.

G.8. KEGIATAN PELAPORAN.

1. Laporan Rencana Mutu Kontrak


Laporan ini akan disiapkan diajukan kepada Direksi Pekerjaan untuk
disetujui dan ditargetkan paling lambat pada akhir minggu kedua
diserahkan (sebanyak 3 buku).

2. Laporan Pendahuluan
Laporan ini berisi metoda kerja dan rencana kerja detail sesuai
pemahaman konsultan setelah mendapat berbagai informasi tambahan

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G-9
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

setelah mempelajari seluruh dokumen proyek, termasuk saran-saran dan


usulan.
Penyerahan akan dilakukan pada akhir bulan pertama.

3. Laporan Mingguan.
Laporan ini berisi mengenai laporan kemajuan pekerjaan, informasi/data
rekapitulasi bahan, peralatan, tenaga kerja, cuaca, permasalahan, yang
dirangkum dari Laporan Harian.
Penyerahan akan dilakukan secara rutin per minggu, yang diserahkan
pada hari pertama minggu berikutnya, rangkap 5 (lima).

4. Laporan Pendukung
Laporan pendukung ini diterjemahkan oleh konsultan sebagai laporan
pendukung berkaitan dengan serah terima pekerjaan dan pendukung
laporan Akhir, dan diserahkan bersama sama dengan laparan akhir.

5. Laporan Khusus (Special Report)


Merupakan laporan yang akan dibuat sesuai kebutuhan atau permintaan
Direksi Pekerjaan, misalnya :
untuk konsumsi misi kunjungan pejabat ADB atau BRR.
Adanya kejadian khusus yang perlu laporan khusus.
Justifikasi teknis untuk mendukung revisi design, pekerjaan
tambah, addendum kontrak, pekerjaan tambah, dll.

6. Draft Laporan Akhir


Laporan Draft Final dibuat konsultan menjelang akhir penugasan, sebagai
bentuk laporan penyelesaian pekerjan fisik (Completion Project Report),
yang merupakan rangkuman dan kesimpulan dari seluruh laporan
mingguan, bulanan, laporan khusus., termasuk realisasi pelaksanaan
RMK dan seluruh hasil kegiatan konsultan lainnya.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G - 10
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

Laporan ini akan diajukan terlebih dulu kepada Proyek untuk diperiksa dan
mendapatkan persetujuan.

7. Laporan Akhir
Laporan ini sebenarnya merupakan menyempurnaan dari drfat laporan
akhir, yang akan diserahkan pada akhir penugasan.

G.9. ANALISIS DAN PEMECAHAN MASALAH.

Permasalah umum yang dijumpai dalam pelaksanaan proyek.


1. Lambat , banyak pekerjaan tanpa kemajuan
2. Mutu sulit dicapai
3. Selalu ada tantangan di lapangan.
4. Selalu ada perlawanan disisi lain.
5. Tempat kerja kotor
6. Klaim Kontraktor
7. Adanya konflik antar pasal dalam kontrak

Pertanyaan :
Apa yang harus diperbuat oleh :
Proyek
Konsultan
Kontraktor

Beberapa kiat yang perlu diketahui oleh pihak pihak yang terlibat dalam
proyek antara lain :
1. Pekerjaan Lambat , tanpa kemajuan.
Target kemajuan dapat dicapai dengan toleransi kelambatan yang
wajar dan dapat diterima bila :

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G - 11
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

o Penyusunan Rencana Kerja disusun atas dasar asumsi-asumsi


benar dan analisa pengalaman.
o Semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pekerjaan mentaati
jadwal rencana dan memberikan informasi yang benar bila terjadi
kendala/hambatan.

Dalam hal ini tugas Konsultan untuk selalu melakukan evaluasi dan
pengecekan terhadap setiap tahapan pelaksanaan.

2. Mutu Sulit dicapai.


Mutu pekerjaan akan dapat dicapai bila menerapan sistem
pengendalian mutu dapat diterapkan dengan benar dan sungguh-
sungguh oleh pihak-pihak yang berkepentingan.
Penerapan disiplin kerja, dengan penempatkan personil yang tepat
sesuai kemampuan, serta terpenuhinya sarana kerja, termasuk
konsistensi dalam menjalankan dokuman kontrak merupakan salah
satu kunci.
Pemberiian panish dan reward perlu diterapkan untuk menciptakan
persaingan yang sehat mencapai prestasi pekerjaan yang bermutu.

Dan merupakan tugas dari konsultan untuk menjamin terlanksananya


metoda pengendalian mutu tersebut.

3. Klaim Kontraktor
Suatu Klaim dapat diselesaikan secara menuaskan semua pihak bila:
o Masing-masing pihak tidak panik.
o Bersikap wajar menghadapi klaim.
o Tidak over protection.
o Tidak over defensif.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G - 12
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

o Memenihu prinsip tidak terduga dan ada pihak yang secara


nyata (bukti) dirugikan.
o Melalaikan rekaman data merupakan suatu awal kekalahan
dalam suatu klaim.

3. Adanya Konflik antar pasal dalam kontrak


Sering pasal-pasal dalam Dokumen kontrak terjadi ketidak
cocokan/konflik antara pasal satu dengan pasal lainnya dan
letentuan yang satu dengan lainnya.
Dalam hal ditemukan perbedaan (konflik antar dokumen atau antar
pasal), maka urutan kekuatan dokumen adalah:
o Pada saat lelang hal tersebut diatasi dengan menerbitkan
Addenda Dokumen Lelang, sedangkan setelah penandatangan
kontrak hal tersebut harus dilakukan dengan
Amandeman/Addendum Kontrak
o Dipilih mana yang paling wajar secara kontektual dan tidak
merugikan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek..
o Bisa terjadi pasal-pasal tersebut gugur bila dianggap sama-sama
tidak wajar atau sama-sama wajar.

G.10. PERAN DAN PEMBAGIAN TUGAS PEKERJAAN.

Rencana pembagian tugas yang akan diterapkan berkaitan dengan


rencana kerja yang telah dijelaskan diatas disajikan seperti tabel dibawah:

1. Ketua Tim.
- Berperan dalam mempersiapkan dan menyusun rencana kerja
secara matang dengan pembertimbangkan berbagai aspek.
- Mempersiapkan struktur organisasi dan pembagian tugas secara
jelas dan rinci sesuai tujuan pekerjaan.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G - 13
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

- Penempatkan personil yang tepat sesuai, dengan sesuai


kapabilitas dan kemampuannya.
- Menyediakan sarana yang dan prasarana yang cukup untuk
mendukung tugas personil yang ditugaskan.
- Sebagai pengendali sekaligus pembina Tim agar tetap solid dalam
menyelesaikan seluruh tugas Tim, secara bersama-sama.
- Mengkoordinir Tim Inti untuk menyelesaikan tugas-tugas khusus
sebagai konsultan supervisi.
- Secara konsisten menerapkan system pengendalian Tim melalui
monotoring, dan rapat koordinasi internal.
- Segera melakukan langkah-langkah dan tindakan menyelesaian
bila terjadi permasalahan.
- Secara sistimatik mendelegasikan dan membagikan tugas-
tugasnya hingga ketingkat bawah sesuai jenjang dan posisi tugas
dalam Tim.

2. Tenaga Ahli.
- Berperan sebagai tenaga inti untuk membantu tugas ketua Tim
dalam menangani permasalahan lapangan sesuai keahliannya.
- Ikut melakukan pembinaan terhadap personil dibawahnya.
- Berperan aktif melakukan pemeriksaan lapangan dan segera
memberikan masukan kepada ketua Tim bila ditemukan hal-hal
yang memerlukan penyempurnaan dari aspek desain.
- Membantu Ketua Tim dalam menyelesaikan tugas-tugas
modivikasi dan rekayasa desain, termasuk menyusun laporan
justifikasi teknis, analisa perhitungan dan gambar perencanaan.
- Mendampingi Ketua Tim dalam mendiskusikan permasalahan
menyangkut aspek desain dengan pihak proyek dan kontraktor.

3. Tenaga Teknis Lapangani.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G - 14
DOKUMEN USULAN TEKNIS SUPERVISI PANTAI ACEH TIMUR

- Bertugas secara terus menerus dilapangan, dengan menerapkan


metoda kerja dan tugas masing-masing.
- Disiplin mencatat dan melaporkan hasil kegiatannya secara rutin,
objeftif kepada ketua Tim atau atasan langsung.
- Menerapkan prinsip-prinsip superfisi.
- Bersikap jujur, terbuka, dan komunikatif.
- Menghargai dan berprilaku sopan berkaitan dengan adat istiadat di
setampat.

3. Tenaga Pendukung.
- Bertugas mendukung kegiatan Tim sesuai tugas masing-masing.

PT. SUWANDA KARYA MANDIRI


G - 15