Anda di halaman 1dari 2

PASIEN OBSERVASI

No. Dokumen /SOP/C/0102/IV/2017


No. Revisi 00
SOP
Tanggal Terbit 01 April 2017
Halaman 1 dari 2

PUSKESMAS SUKASARI dr. Gumilar Farto Siswoyo


KECAMATAN CILAKU NIP.198202012010011013

1. Pengertian Pasien observasi adalah pasien yang karena kondisinya memerlukan


pengawasan setelah mendapatkan pengobatan dalam waktu tertentu.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk tatalaksana pasien
observasi di Puskesmas Kecamatan Pademangan
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Sukasari Nomor 79 Tahun 2017
Tentang Standar Layanan Klinis
4. Referensi 1. Undang-Undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
2. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
5. Alat dan Bahan 1. ATK
2. Lembar Konsul Internal
3. Lembar Infromed Consent (bila diperlukan)
4. Lembar Stabilisasi Pasien
5. Tempat tidur/Brangkar
6. Sphygmomanometer
7. Termometer
8. Senter
9. Stetoskop
6. Langkah-langkah 1. Perawat menerima pasien dan melakukan pemeriksaan TTV
2. Dokter melakukan anamnesa kepada pasien/keluarga pasien
3. Dokter melakukan pemeriksaan fisik kepada pasien
4. Dokter memberikan informasi pada keluarga pasien bahwa pasien
perlu untuk diobservasi.
5. Mengobservasi kondisi pasien tiap 5 15 menit sesuai dengan
tingkat kegawatannya
6. Hal yang perlu diobservasi:
a) Keadaan umum pasien
b) Kesadaran pasien
c) Kelancaran jalan napas
d) Kelancaran pemberian oksigen
e) TTV (TD, nadi, pernapasan, dan suhu)
f) Kelancaran tetesan infuse (jika diberikan infuse)
7. Dapat dilakukan Pemeriksaan Penunjang (bila diperlukan)
8. Menjelaskan kepada pasien dan keluarga pasien tentang tindakan
yang akan dilakukan
9. Meminta pasien/keluarga pasien mengisi dan menandatangani
lembar informed consent sesuai SOP Informed Consent (Bila ada
tindakan)
10. Dokter memberikan terapi kepada pasien selama observasi.
11. Dokter memberikan lembar konsul internal kepada keluarga pasien
yang harus diserahkan bagian kasir untuk proses penyelesaian
administrasi.
12. Dokter melakukan observasi selama maksimal 2 jam, kemudian
ditentukan apakah pasien dipulangkan atau dirujuk ke rumah sakit
sesuai SOP Rujukan dengan Ambulans.
13. Perkembangan pasien selama diobservasi dicatat di lembar
stabilisasi pasien dan rekam medis
7. Bagan Alir
8. Hal-hal yang perlu
diperhatikan
9. Unit Terkait RGD 24 Jam
10. Dokumen Terkait 1. Rekam Medis
2. SOP Informed Consent
3. SOP Rujukan dengan Ambulans
11. Riwayat Perubahan No Yang diubah Isi Perubahan Tgl diberlakukan
Dokumen

Pasien Observasi

SOP/UKP/PAD/IGD/93 2