Anda di halaman 1dari 1

SKRINING PASIEN DI RAWAT JALAN

No. Dokumen
No. Revisi Halaman
Yan/Med/IRJ/003
Pemerintah Kabupaten 1/1
01 /2017
Garut
RSUD dr.Slamet Garut
Ditetapkan Oleh :
Direktur RSUD dr. Slamet
Kabupaten Garut
Standar Prosedur Tanggal terbit
Operasional 24 Agustus 2017

dr. H. Maskut Farid, MM


NIP. 19670625 199803 1 004
Indentifikasi awal pelayanan yang dibutuhkan pasien saat
Pengertian
datang ke Rumah Sakit

Tujuan Sebagai acuan pelaksanaan skrining pasien

Skrining dilakukan pada kontak pertama di dalam atau pun di


Kebijakan
luar Rumah Sakit
1. Skrining pasien dilakukan oleh petugas skrining
2. Pasien yang datang langsung ke Rumah sakit, masuk
melalui pintu utama dan bertemu dengan petugas skrining,
akan dinilai kebutuhan pasien apakah pasien memerlukan
pelayanan Rawat Jalan (sesuai dengan poliklinik yang
dibutuhkan oleh pasein dan tersedia di RS) atau pasien
memerlukan penanganan Gawat Darurat yang akan
dilakukan di IGD (Instalasi Gawat Darurat ) RS
3. Pasen rawat jalan didaptarkan sesuai poli tujuan.
4. Pasen gawat darurat akan diantarkan petugas ke IGD.
5. Memisahkan pasen dengan kendala khusus, seperti orang
Prosedur tua untuk didahulukan.
6. Pasen yang dicurigai memiliki penyakit infeksi menular
lewat udara , diberi masker dan didahulukan.
7. Jika pasien hanya membutuhkan pelayanan penunjang,
maka pasien dapat mengetahui informasi apakah pelayanan
tersebut dapat dilakukan di RS atau tidak dan setiap
pemeriksaan penunjang yang akan dilakukan harus selalu
ada rujukan ke Laboratorium atau ke Radiologi dari dokter.
8. Dalam pelaksanaannya petugas skrining dapat
berkoordinasi dengan petugas pendaftaran, petugas
Poliklinik, atau pun petugas IGD

1. Pendaftaran
2. Poliklinik
Unit terkait
3. Instalasi Gawat Darurat
4. Penunjang Medis