Anda di halaman 1dari 1

Adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita.

Leher rahim sendiri berfungsi


sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko
menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara
seksual.
Karena itu penting sedari awal untuk mewaspadai berbagai gejala kanker serviks yang timbul,
sebelum terlambat penanggulangannya.
Salah satu penyebab untama penyakit kanker serviks adalah infeksi virus yang bernama Human
Papilloma Virus (HPV). Akan tetapi, jenis virus HPV yang bisa mengakibatkan kanker serviks
adalah jenis virsus HPV tipe 16 dan 18.
Penyebaran virus ini harus diwaspadai, karena ternyata virus HPV bisa menyebar dan berpindah-
pindah tempat dengan sangat mudah. Virus ini bisa berpindah ke tempat lain melalui perantara
cairan, bahkan dengan hanya sentuhan kulit antara individu yang satu dengan yang lainnya.
Faktor lain yang biasanya menjadi penyebab seseorang terinfeksi Human Papilloma Virus adalah
WC yang jarang dibersihkan atau tidak dibersihkan dengan baik. Virus bisa saja sudah bersarang
di WC tersebut dan bisa menginfeksi orang yang menggunakannya.
11 Gejala Kanker Serviks yang Harus Diwaspadai Setiap Wanita:
(01) Cairan yang keluar tanpa berhenti dari vagina dengan bau yang aneh atau berbeda dari
biasanya, berwarna merah muda, pucat, cokelat, atau mengandung darah.
(02) Rasa sakit tiap kali melakukan hubungan seksual.
(03) Perubahan siklus menstruasi tanpa diketahui penyebabnya, misalnya menstruasi yang lebih
dari 7 hari selama 3 bulan atau lebih, atau pendarahan dalam jumlah yang sangat banyak.
(04) Kesulitan buang air kecil karena penyumbatan ginjal atau ureter.
(05) Perubahan pada kebiasaan buang air besar dan kecil.
(06) Penurunan berat badan.
(07) Pembengkakan pada salah satu kaki.
(08) Nyeri pada tulang.
(09) Kehilangan selera makan.
(10) Rasa sakit pada perut bagian bawah serta panggul.
(11) Rasa nyeri pada punggung atau pinggang, ini disebabkan karena terjadi pembengkakan di
ginjal. Kondisi ini disebut sebagai hidronefrosis.
Gejala kanker serviks tidak selalu bisa terlihat dengan jelas, bahkan ada kemungkinan gejala
tidak muncul sama sekali. Sering kali, kemunculan gejala terjadi saat kanker sudah memasuki
stadium akhir. Oleh karena itu, melakukan pemeriksaan secara rutin sangat penting untuk
mendeteksi sel-sel kanker sejak dini.
Salah satu tanda gejala kanker serviks lain adalah mentrusasi yang tidak normal. Umumnya
pendarahan yang normal pada vagina memiliki jadwal yang rutin. Pendarahan tidak normal dari
vagina, termasuk flek adalah gejala yang sering terlihat dari kanker serviks. Ini biasanya terjadi
setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause. Segera temui dokter
untuk melakukan pemeriksaan jika terjadi pendarahan yang tidak normal lebih dari satu kali.
Setiap wanita harus waspada, karena kanker serviks dikenal sebagai pembunuh wanita terbanyak
di Indonesia. Setelah membaca artikel ini, semoga kita semakin mengenal dengan jelas kanker
serviks beserta gejalanya supaya bisa mencegah dan mengatasi penyakit ini sejak dini.
Baca juga rekomendasi herbal untuk pengobatan kanker serviks di sini..